Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
16.031 views

Menag Samakan Adzan dengan Suara Anjing, Tak Pantas!

 

Oleh: Rochma Ummu Arifah

Publik kembali digegerkan dengan statement Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil. Kali ini, Menag membandingkan suara toa masjid yang mengumandangkan adzan dengan suara lolongan anjing yang dianggap menganggu ketenangan dan memberikan kebisingan.

Adzan Bukan Masalah

Sebagai negara dengan mayoritas muslim, keberadaan adzan sejatinya bukanlah satu persoalan yang meresahkan. Sudah menjadi kebiasaan dan pemahaman umum, adzan dikumandangan lima kali sehari sebagai pengingat datangnya waktu shalat dan waktunya kaum muslim menjalankan ibadah penting ini.

Hanya saja, belakangan ini, pihak tertentu mempermasalahan mengenai adzan ini. Sampai, diterbitkannya Surat Edaran sebagai pedoman penggunaan pengeras suara di masjid dan musala. Dalam surat edaran ini, dibedakan dua jenis pengeras suara yaitu pengeras suara luar dan pengeras suara dalam. Serta volume maksimal yang bisa dikeluarkan dari pengeras suara ini tak lebih dari 100 desibel. Adanya aturan ini, menurur Menag bertujuan untuk menciptakan ketentraman dan keharmonisan antar warga.

Sangat wajar, jika aturan ini mendapatkan respon dari kaum muslim. Aturan ini seakan menyiratkan bahwa suara yang berasal dari masjid, terutama adzan, serta suara lainnya semisal ceramah atau pun aktivitas keagamaan lainnya yang dilakukan di masjid menjadi sumber ketidaktentraman dan ketidakharmonisan masyarakat. Sehingga, Menag merasa sangat perlu untuk menciptakan aturan dan pedoman seperti ini.

Islamophobia

Jika dilihat dengan akal sehat, tentu tak ada yang salah dengan adzan. Sebagian masyarakat, baik muslim atau pun nonmuslim sudah terbiasa dengan suara adzan ini. Sudah menganggapnya sebagai hal biasa yang tak perlu dipermasalahkan lagi.

Justru menjadi satu pertanyaan tersendiri, jika adzan kemudian dipermasalahkan, seakan menjadi sumber masalah. Bahkan, mirisnya, saat ini, adzan disamakan dengan suara anjing. Terlebih hal ini diucapkan dari mulut seorang pejabat negara. Bahkan, pejabat dengan kedudukan tertinggi di bidang agama, yaitu sebagai Menteri Agama. Satu sosok yang diharapkan mampu menjadi panutan dan acuan mengenai bagaimana masyarakat Indonesia membangun kehidupan antar umat beragama.

Sungguh sayang, sosok ini bahkan sering kali memberikan statemen tak masuk akal, tak logis, dan tak sesuai dengan ajaran Islam itu sendiri. Hasilnya, Islam digambarkan sebagai satu agama sumber berbagai persoalan.

Ketidakberpihakan pada Islam

Apa yang diucapkan oleh Menag ini semakin membuktikan ketidakberpihakan mereka pada Islam, agamanya sendiri. Sebenarnya, bukan tak sulit untuk menemukan orang dengan karakter yang sama di masa sekarang. Mengaku Islam, tapi justru merendahkan Islam. Memandang syariat Islam biang masalah dan kaum muslim tak boleh bangga dengan agamanya sendiri. Kaum muslim harus menghormati dan menghargai agama lainnya. Bahkan, boleh untuk merendahkan agamanya demi menghormati agama lain. Namun di lain sisi, agama lain seakan tak perlu untuk menghormati Islam ini. Jika Islam bereaksi ingin dihormati dan dihargai, dimunculkanlah slogan Islam intoleran.

Tak hanya mengenai adzan, sejumlah syariat dan simbol Islam yang mulia juga sering kali dilecehkan. Dipertanyakan eksistensinya. Bahkan dibenturkan dengan tradisi dan budaya bangsa. Yang sejatinya tak perlu ada benturan ini karena keduanya masih bisa untuk berjalan beriringan selama tidak ada yang bertentangan. Sebut saja mengenai jilbab dan khimar yang dipakai wanita muslimah. Celana isbal dan jenggot yang dipelihara laki-laki muslim. Semuanya dianggap tak mencerminkan identitas kebangsaan dan tak perlu dibangga-banggakan.

Umat Harus Sadar

Fenomena ini harus membuat umat sadar. Bahwa, umat harus semakin mendekat kepada Islam. Memahami aturan dan syariat Islam dengan lebih sungguh-sungguh lagi. Sehingga memiliki pemahaman yang lengkap dan tepat mengenai Islam. Sehingga, ketika ada sentimen negatif yang menjurus pada Islamophobia, tak ada lagi keraguan, justru keimanan semakin menghunjam. Umat pun harus sadar untuk mulai merangkul sesama saudara, bersatu dan dipimpin oleh keimanan agar memiliki kekuatan melawan kemungkaran dan kemunafikan.

Seribu cara akan dicari oleh musuh-musuh untuk menyerang Islam. Tapi, jika umat muslim bersatu dengan akidah yang kuat dan pemahaman syariat yang benar, semuanya akan mudah untuk dilawan. Guna membuktikan kekuatan Islam serta kemuliaan aturannya. Tak hanya untuk muslim belaka, tapi juga untuk seluruh manusia dan seluruh alam. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Menjadi Tragedi yang Memilukan

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Menjadi Tragedi yang Memilukan

Ahad, 02 Oct 2022 21:55

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Ahad, 02 Oct 2022 21:45

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Ahad, 02 Oct 2022 21:44

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

Ahad, 02 Oct 2022 21:32

Bangun Pagi Bisa Tingkatkan Metabolisme dan Cegah Penyakit Kronis

Bangun Pagi Bisa Tingkatkan Metabolisme dan Cegah Penyakit Kronis

Ahad, 02 Oct 2022 21:23

Pengguna Medsos di Indonesia 191 Juta, MUI Sulsel Ajak Muballigh Giatkan Dakwah Digital

Pengguna Medsos di Indonesia 191 Juta, MUI Sulsel Ajak Muballigh Giatkan Dakwah Digital

Ahad, 02 Oct 2022 21:20

Media Harus Siap Bertransformasi di Era Digital untuk Tetap Bertahan

Media Harus Siap Bertransformasi di Era Digital untuk Tetap Bertahan

Ahad, 02 Oct 2022 21:17

Zelensky: Kota Lyman Telah 'Sepenuhnya Dibersihkan' Dari Pasukan Rusia

Zelensky: Kota Lyman Telah 'Sepenuhnya Dibersihkan' Dari Pasukan Rusia

Ahad, 02 Oct 2022 20:25

Tragedi Kanjuruhan, Ini Penjelasan Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya Soal Bahaya Gas Air Mata

Tragedi Kanjuruhan, Ini Penjelasan Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya Soal Bahaya Gas Air Mata

Ahad, 02 Oct 2022 15:45

Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tragedi Kanjuruhan

Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tragedi Kanjuruhan

Ahad, 02 Oct 2022 15:09

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Jiwa, Ustaz Bachtiar Nasir Sampaikan Belasungkawa

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Jiwa, Ustaz Bachtiar Nasir Sampaikan Belasungkawa

Ahad, 02 Oct 2022 10:26

Isu Bjorka Diburu, Kasus Sambo Jangan Dinego

Isu Bjorka Diburu, Kasus Sambo Jangan Dinego

Ahad, 02 Oct 2022 09:38

Halalkan Cintamu, Bestie!

Halalkan Cintamu, Bestie!

Ahad, 02 Oct 2022 09:21

Rusia Bombardir Idlib Dan Aleppo Untuk Menandai 7 Tahun Intervensi Di Suriah

Rusia Bombardir Idlib Dan Aleppo Untuk Menandai 7 Tahun Intervensi Di Suriah

Sabtu, 01 Oct 2022 21:30

Pasukan Ukraina Masuki Kota Kunci Lyman, Kepung Ribuan Tentara Rusia

Pasukan Ukraina Masuki Kota Kunci Lyman, Kepung Ribuan Tentara Rusia

Sabtu, 01 Oct 2022 21:00

Layanan Komunikasi Terputus Di Kota Tengara Iran Setelah Pembunuhan Kepala Intelijen IRGC

Layanan Komunikasi Terputus Di Kota Tengara Iran Setelah Pembunuhan Kepala Intelijen IRGC

Sabtu, 01 Oct 2022 20:30

Belajar dari Doa dan Keteguhan Nabi Zakaria

Belajar dari Doa dan Keteguhan Nabi Zakaria

Sabtu, 01 Oct 2022 08:17

Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Jum'at, 30 Sep 2022 22:20

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Jum'at, 30 Sep 2022 15:21

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Jum'at, 30 Sep 2022 15:00


MUI

Must Read!
X