Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
18.953 views

Piala Dunia di Qatar, Sinyal Kebangkitan Islam?

 
 
                                                  Oleh. Hana Annisa Afriliani, S.S
                                                     (Penulis Buku, Editor, Guru) 


Perhelatan Piala Dunia 2022 berbeda dari biasanya. Untuk pertama kalinya Piala Dunia diselenggarakan di Bumi Timur Tengah, yakni Qatar. Dengan kucuran dana terbesar yakni senilai 200 miliar dolar AS atau setara Rp3,13 kuadriliun, Qatar berhasil mengalahkan AS,  Jepang, dan negara lain dalam menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Dana sebesar itu merupakan dana terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala Dunia.

Lokasi penyelenggaraan yang merupakan negeri kaum muslimin, tentu saja menyuguhkan hal-hal berbeda, khususnya bagi para suporter yang hadir dari negara Barat. Salah satu larangan ketat Qatar selama perhelatan ini adalah konsumsi minuman keras (bir) di stadion. Akibatnya negara Barat, terutama Jerman dan Inggris yang telah menjadikan miras sebagai tradisi dalam setiap menyaksikan pertandingan sepak bola, melayangkan protes. Akibat hal tersebut Federation Internationale de Football Association (FIFA) terancam rugi Rp.652 miliar sebagai dampak kebijakan Pemerintah Qatar melarang penjualan minuman beralkohol di sekitar stadion. Bagaimana tidak, FIFA telah lama menjalin kerja sama dengan distributor minuman beralkohol setiap perhelatan Piala Dunia, namun kali ini harus ditiadakan. (Merdeka.com/24-11-2022)

Tak hanya itu, Qatar juga melarang para suporter berpakaian terbuka saat menonton pertandingan. Bagi kaum hawa, diatur agar mengenakan pakaian yang tidak terbuka di bagian dada, serta menggunakan celana selutut atau dress. Tak hanya itu, Qatar juga melarang aktivitas berbau pornografi atau seksual selama di stadion.

Bukan itu saja, Piala Dunia di Qatar menyajikan opening yang tak pernah ada di Piala Dunia sebelum-sebelumnya. Sebagaimana dilansir oleh detik.com (21-11-2022), pembukaan piala Dunia di Qatar itu diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran. Kemudian ada juga ada pengumandangan azan oleh seorang muadzin pada setiap waktu salat.
 
Di sisi lain, ada hal menarik yang dapat kita soroti dari perhelatan sepak bola empat tahunan ini, yakni kata sambutan dari Emir Qatar, Tamim bin Hamad At-Thani, yang mengatakan, "Betapa indahnya orang mengesampingkan apa yang memisahkan mereka untuk merayakan keragaman. Semoga turnamen ini penuh dengan hari-hari kebaikan dan harapan yang menginspirasi, dan menyambut semua orang dari berbagai belahan dunia," tutupnya.

Sajian Islami dan Datangnya Hidayah

Dakwah sudah menjadi kewajiban bagi setiap muslim. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Imran: 104:

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung.”

Begitulah kiranya yang dilakukan oleh Qatar melalui ajang Piala Dunia ini. Syiar Islam dipertontonkan kepada khalayak. Mendobrak tradisi dunia pesepakbolaan yang selama ini terlanjur mendarah daging.


Siapa sangka, berkat dakwah Qatar di Piala Dunia, sebanyak 558 orang memutuskan memeluk Islam alias menjadi mualaf. (viva.co.id)

Hal ini tentu saja menuai banyak decak kagum sekaligus keyakinan bahwa kebangkitan Islam kian dekat. Pun kita kian meyakini bahwa kebenaran Islam mutlak adanya. Dan telah menjadi fitrah bagi setiap manusia untuk memahami bahwa Islam lah agama yang benar. Sebab Islam memuat aturan yang menentramkan jiwa dan dapat diterima oleh akal. Alangkah indahnya menyaksikan jika banyak orang yang berbondong-bondong masuk Islam, sebagaimana firman Allah Swt:

 “Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong
, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima tobat.” (TQS. An-Nash:1-3) 


Kebangkitan Islam Tak Cukup Memeluk Islam

Euforia Piala Dunia memang tak pernah redup. Apalagi di Piala Dunia 2022 ini, masuk Islamnya ratusan orang karena syiar Islam yang dilakukan oleh Qatar sebagai tuan rumah, menuai decak kagum kaum muslim sedunia.

Memang di satu sisi hal itu layak kita apresiasi karena membuktikan bahwa sejatinya dakwah Islam bisa diselipkan dalam setip kegiatan apa pun. Namun, di sisi lain kita pun perlu memahami bahwa ada aspek fundamental yang harus lebih menjadi perhatian kita, yakni penerapan aturan Islam itu sendiri dalam sebuah institusi. Karena kebangkitan Islam tak serta-merta terwujud hanya karena banyaknya pemeluk Islam, melainkan perlu ada kesadaran politik di benak umat untuk menjadikan Islam sebagai sistem kehidupan.
 
Jika kita melihat realita yang terjadi di Qatar, larangan meminum bir hanya di stadion saja, tidak berlaku di luar stadion. Artinya, masih ada tebang pilih dalam menegakkan syariat Islam. Jika begini, wajah Islam dengan aturannya yang utuh tentu akan cacat. Sebab sejatinya Islam mengharamkan miras (khamr) di mana pun. 
 
"Khamr atau minuman keras itu telah dilaknat dzatnya, orang yang meminumnya, orang yang menuangkannya, orang yang menjualnya, orang yang membelinya, orang yang memerasnya, orang yang meminta untuk diperaskan, orang yang membawanya, orang yang meminta untuk dibawakan dan orang yang memakan harganya." (Diriwayatkan oleh Ahmad (2/25,71), Ath-Thayalisi (1134), Al-Hakim At-Tirmidzi dalam Al-Manhiyaat (hal: 44,58), Abu Dawud (3674)).

Dengan demikian, banyaknya jumlah pemeluk Islam saja tak menjadi indikator bahwa Islam telah bangkit. Lihat saja, Indonesia memiliki jumlah muslim terbesar, namun nasibnya memprihatinkan. Betapa banyak hak-haknya yang terbengkalai bahkan  eksistensinya terancam dengan adanya narasi radikalisme ekstremisme yang terus diembuskan penguasa. Ini karena tidak ada penerapan Islam, sehingga Islam kerap tersudutkan.

Oleh karenanya, kebangkitan Islam membutuhkan upaya sistematis dan komprehensif dari kaum muslimin, yakni dakwah pemikiran mengubah pemikiran jahiliah menjadi pemikiran Islam. Sehingga umat menyadari bahwa hanya Islam satu-satunya solusi bagi setiap problematika kehidupan. Maka, Islam wajib diterapkan dalam sebuah institusi negara, yakni Khilafah Islamiah. Dengan tegaknya Khilafah inilah kebangkitan Islam sungguh terwujud nyata. Wallahu'alam bis shawab. (rf/voa-islam.com)
 
Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1444 H Jatuh Hari Kamis 23 Maret 2023, Idul Fitri 21 April 2023

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1444 H Jatuh Hari Kamis 23 Maret 2023, Idul Fitri 21 April 2023

Selasa, 31 Jan 2023 18:00

MK Tolak Legalkan Penikahan Beda Agama

MK Tolak Legalkan Penikahan Beda Agama

Selasa, 31 Jan 2023 17:13

Pengadilan Militer SNA Vonis Istri Pemimpin Islamic State Somalia 8 Tahun Penjara

Pengadilan Militer SNA Vonis Istri Pemimpin Islamic State Somalia 8 Tahun Penjara

Selasa, 31 Jan 2023 15:30

Haruskah Basuh Telinga Bagian Dalam Saat Mandi Janabat?

Haruskah Basuh Telinga Bagian Dalam Saat Mandi Janabat?

Selasa, 31 Jan 2023 15:00

Press Release Audiensi Presidium Duta Peradaban dengan Fraksi PKS DPR-RI

Press Release Audiensi Presidium Duta Peradaban dengan Fraksi PKS DPR-RI

Selasa, 31 Jan 2023 14:46

Adab Saat Menguap

Adab Saat Menguap

Selasa, 31 Jan 2023 13:00

Sudan Bebaskan Pria Yang Dinyatakan Bersalah Membunuh Diplomat AS

Sudan Bebaskan Pria Yang Dinyatakan Bersalah Membunuh Diplomat AS

Selasa, 31 Jan 2023 12:55

Hamas Tangkap Drone Mata-mata Israel, Ekstrak 'informasi sensitif' Terkait Pasukan Pendudukan

Hamas Tangkap Drone Mata-mata Israel, Ekstrak 'informasi sensitif' Terkait Pasukan Pendudukan

Selasa, 31 Jan 2023 12:05

59 Orang Tewas Dalam Pemboman Jibaku Di Sebuah Masjid Di Pakistan

59 Orang Tewas Dalam Pemboman Jibaku Di Sebuah Masjid Di Pakistan

Selasa, 31 Jan 2023 11:00

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

Selasa, 31 Jan 2023 10:05

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Selasa, 31 Jan 2023 09:13

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Senin, 30 Jan 2023 19:43

Mantan PM Inggris Boris Johnson Klaim Putin Ancam Bunuh Dirinya Dengan Serangan Rudal

Mantan PM Inggris Boris Johnson Klaim Putin Ancam Bunuh Dirinya Dengan Serangan Rudal

Senin, 30 Jan 2023 17:07

Ulurkan Tangan Bantu Pak Agung, Berjuang Melawan Tumor Ganas!

Ulurkan Tangan Bantu Pak Agung, Berjuang Melawan Tumor Ganas!

Senin, 30 Jan 2023 16:04

Ilhan Omar Sebut Partai Republik Tidak Ingin Ada Seorang Muslim Di Kongres AS

Ilhan Omar Sebut Partai Republik Tidak Ingin Ada Seorang Muslim Di Kongres AS

Senin, 30 Jan 2023 14:41

Surat Kabar Israel Peringatkan Tentang Pecahnya Intifada Pelastina Ketiga

Surat Kabar Israel Peringatkan Tentang Pecahnya Intifada Pelastina Ketiga

Senin, 30 Jan 2023 09:48

Mewaspadai Bencana Alam

Mewaspadai Bencana Alam

Senin, 30 Jan 2023 06:28

Urgensi Mengamalkan As-Sunnah

Urgensi Mengamalkan As-Sunnah

Senin, 30 Jan 2023 05:30

Pelajaran dan Hikmah Dari Bencana

Pelajaran dan Hikmah Dari Bencana

Ahad, 29 Jan 2023 22:09

Nama-Nama Bulan Rajab

Nama-Nama Bulan Rajab

Ahad, 29 Jan 2023 21:07


MUI

Must Read!
X

Sabtu, 28/01/2023 08:27

Nah, Emil Mulai Banjir Kritik