Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.915 views

Perppu Ormas: Inilah Wajah Demokrasi Sebenarnya

Oleh: Carwiti, S.Pd*

Palu DPR telah diketok. Perppu ormas kini telah menjadi undang-undang. Meski banyak pihak yang menolak, bahkan aksi sejuta umat membersamai sidang, kenyataannya keputusan ada di tangan para anggota dewan.

Dari 10 fraksi yang ada di DPR, hanya tiga yang menolak. Ketujuh fraksi lainnya menerima, meski tiga diantaranya menerima dengan catatan. Karena lobi tak menghasilkan mufakat, akhirnya voting pun dilakukan. Hasilnya sudah bisa dipastikan. Suara terbanyak menentukan keputusan. Dan mayoritas anggota dewan yang hadir dalam sidang menerima perppu ormas disahkan menjadi undang-undang.

Ekspresi kekecewaan pun tampak jelas dari kubu penolak perppu ormas. Berbagai kritikan hingga hastag demokrasisudahmati #RIPdemokrasi meramaikan jejaring sosial. Pasalnya, undang-undang ormas yang baru disahkan berpotensi multi tafsir dan dapat menjadi alat untuk membungkam siapa saja yang dianggap menentang pemerintahan. Lantas, benarkah demokrasi telah mati seiring pengesahan perppu ormas menjadi undang-undang?

Jawabnya tentu tidak.

Pengesahan perppu ormas menjadi undang-undang bukan karena demokrasi telah mati, justru inilah demokrasi. Inilah wajah asli demokrasi.

Ya, demokrasi memang merupakan sistem pemerintahan yang memosisikan kedaulatan di tangan rakyat. Karena sangat sulit untuk mengambil satu keputusan saja harus melibatkan seluruh rakyat Indonesia, maka harus ada yang menjadi wakil rakyat. Dan DPRlah yang menjadi wadah perwakilannya.

Sayangnya, demokrasi memiliki banyak kelemahan. Salah satunya adalah saat pemilihan wakil rakyat. Siapa pun boleh mencalonkan. Amanah atau tidak, tak lagi jadi ukuran. Dekat dengan rakyat atau tidak, tak lagi jadi patokan. Asal punya modal semua tak jadi soal.

Di sinilah terbuka peluang bagi para pemilik modal, untuk mengendalikan kekuasaan. Deal-dealan antara penguasa dan pengusaha pun tak bisa dihindarkan. Alhasil, wakil rakyat tak lagi mewakili rakyat yang memilihnya. Melainkan 'rakyat' yang telah memodalinya.

Maka tak heran jika selama ini, kebijakan-kebijakan yang dihasilkan banyak yang tak sesuai dengan kehendak rakyat. Mencabut berbagai subsidi, swastanisasi SDA, pembiaran atas hegemoni asing, dan sebagainya. Termasuk yang terbaru adalah pengesahan perppu ormas.

Kelemahan demokrasi yang lainnya adalah bahwa dalam demokrasi keputusan ditentukan oleh suara terbanyak. Tak lagi melihat benar-salah dalam pandangan syara'. Pengesahan perppu ormas beberapa hari lalu adalah salah satu contohnya. Meski telah banyak pihak mengungkapkan berbagai kecacatannya, namun karena mayoritas anggota dewan yang hadir dalam sidang menyetujuinya, maka perppu pun disahkan.

Begitulah demokrasi. Karena hukumnya dibuat oleh manusia, maka pasti tak sempurna. Hukum pun dibuat hanya untuk mempertahankan kedudukan penguasa dan pengusaha.

Ibarat langit dan bumi, demokrasi tentu tidak sepadan dengan Islam. Karena Islam adalah agama dan aturan yang sempurna yang diturunkan oleh Sang Penguasa alam semesta, manusia, dan kehidupan.

Islam bukan hanya agama, tapi juga sistem kehidupan. Islam tak hanya mengatur ibadah, tapi juga mengatur seluruh aspek kehidupan. Dari urusan individu, kelompok, masyarakat, bahkan negara.

Dalam Islam, kedaulatan bukan di tangan rakyat. Melainkan di tangan Allah SWT. Benar salah bukan berdasarkan pendapat manusia, melainkan sesuai ketetapan hukum syara.

Karena itu, sudah seharusnya kita mencampakan demokrasi dengan segala kelemahannya. Dan beralih pada sistem Islam yang sempurna sebagai bentuk ketaatan kita kepada Allah SWT. (riafariana/voa-islam.com)

*Member Komunitas Revowriter

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Kamis, 16 Sep 2021 22:16

Semarak Muktamar IV, Tiga DPW Wahdah Islamiyah Gelar Tablig Akbar Undang Sandiaga Uno

Semarak Muktamar IV, Tiga DPW Wahdah Islamiyah Gelar Tablig Akbar Undang Sandiaga Uno

Kamis, 16 Sep 2021 21:28

Media Sosial Perlu Dimanfaatkan untuk Sebar Pesan Wasathi

Media Sosial Perlu Dimanfaatkan untuk Sebar Pesan Wasathi

Kamis, 16 Sep 2021 20:59

Pembina Wasathi: Umat Islam Indonesia Harus Menjadi Role Model Pelopor Toleransi

Pembina Wasathi: Umat Islam Indonesia Harus Menjadi Role Model Pelopor Toleransi

Kamis, 16 Sep 2021 20:19

Laporan: Saudi Pertimbangkan Beli Sistem Pertahanan Udara Israel

Laporan: Saudi Pertimbangkan Beli Sistem Pertahanan Udara Israel

Kamis, 16 Sep 2021 15:55

Emmanuel Macron Klaim Tentara Prancis Bunuh Pemimpin ISIS Di Sahara Barat

Emmanuel Macron Klaim Tentara Prancis Bunuh Pemimpin ISIS Di Sahara Barat

Kamis, 16 Sep 2021 14:27

Legislator Dukung Kebijakan Gubernur Anies Menutup Etalase Rokok di Minimarket

Legislator Dukung Kebijakan Gubernur Anies Menutup Etalase Rokok di Minimarket

Kamis, 16 Sep 2021 10:56

Pandemi Momentum Reformasi Total Sisdiknas, Anis Matta: Pendidikan Sudah Bisa Gratis

Pandemi Momentum Reformasi Total Sisdiknas, Anis Matta: Pendidikan Sudah Bisa Gratis

Kamis, 16 Sep 2021 09:46

Bullying terhadap Para Hafidz, Siapa Intoleran?

Bullying terhadap Para Hafidz, Siapa Intoleran?

Kamis, 16 Sep 2021 08:56

Langgar Kedaulatan, Legislator Minta Menhan dan Menko Marves Amankan Natuna dari China

Langgar Kedaulatan, Legislator Minta Menhan dan Menko Marves Amankan Natuna dari China

Kamis, 16 Sep 2021 08:26

Tangisan Mega

Tangisan Mega

Rabu, 15 Sep 2021 22:55

Agar Viral Dunia Akhirat

Agar Viral Dunia Akhirat

Rabu, 15 Sep 2021 22:43

Khawatir Tertular Covid, 83 Persen Masyarakat Batalkan Rencana Bepergian

Khawatir Tertular Covid, 83 Persen Masyarakat Batalkan Rencana Bepergian

Rabu, 15 Sep 2021 22:38

2,5 Juta Warga KTP DKI Belum Divaksinasi, Ini Tanggapan Senator

2,5 Juta Warga KTP DKI Belum Divaksinasi, Ini Tanggapan Senator

Rabu, 15 Sep 2021 22:35

Alquran dan Musik Tidak Bertemu dalam Satu Hati

Alquran dan Musik Tidak Bertemu dalam Satu Hati

Rabu, 15 Sep 2021 22:09

Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia Diluncurkan

Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia Diluncurkan

Rabu, 15 Sep 2021 21:34

Israel Tahan Ayah Dari Anak 'Palestina Yang Terkena Kanker, 'Tanpa Ada Rasa Kemanusiaan Atau Hormat'

Israel Tahan Ayah Dari Anak 'Palestina Yang Terkena Kanker, 'Tanpa Ada Rasa Kemanusiaan Atau Hormat'

Rabu, 15 Sep 2021 21:25

Senator Republik Desak Presiden Joe Biden Tetapkan Taliban Sebagai Kelompok Teroris

Senator Republik Desak Presiden Joe Biden Tetapkan Taliban Sebagai Kelompok Teroris

Rabu, 15 Sep 2021 20:15

Tentara Pemerintah Yaman Tewaskan 80 Pemberontak Syi'ah Houtsi Dalam 2 Hari Pertempuran Di Marib

Tentara Pemerintah Yaman Tewaskan 80 Pemberontak Syi'ah Houtsi Dalam 2 Hari Pertempuran Di Marib

Rabu, 15 Sep 2021 20:00

Yunani Akan Kirim Sistem Rudal Patriot Ke Arab Saudi

Yunani Akan Kirim Sistem Rudal Patriot Ke Arab Saudi

Rabu, 15 Sep 2021 19:45


MUI

Must Read!
X