Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.808 views

Kinerja Ekonomi yang Tidak Mengesankan

 

Oleh:

Handi Risza, Sekbid Ekuinteklh DPP PKS

 

PREMIER League telah menyelesaikan kompetisi sengitnya dimana Manchester City muncul sebagai pemuncak, setelah berjibaku dengan Liverpool hingga pertandingan terakhir. Bagi klub-klub yang finish pada urutan 4 besar tentu akan melenggang ke Liga Champion, tapi bagi yang berada di papan tengah dan bawah tentu akan terancam didepak musim depan. Bahkan Jose Mourinho sudah dipecat sebagai Manager Manchester United (MU) ditengah musim, hal ini disebabkan permainan yang ditampilkan MU dalam tahun kedua masa kepemimpinannya tidak mengesankan. Bahkan MU cuma mengumpulkan 26 poin dari 17 pertandingan pertama Premier League. Tak pernah sebelumnya di era Premier League MU dapat poin sekecil ini.

Begitupula ketika membaca data statistik dari BPS, selama periode 2015-2018 ekonomi Indonesia hanya tumbuh masing-masing sebesar 4,88 persen, 5,03 persen, 5,07persen, dan 5,17 persen. Bahkan data BPS pada triwulan-I 2019 ekonomi hanya tumbuh 5,07 persen. Pertumbuhan ekonomi Indonesia bukan hanya stagnan dalam angka 5 persen, tetapi juga sangat tidak mengesankan. Padahal Pemerintah mengaku sudah melakukan banyak hal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi yang hanya berkutat pada angka rata-rata sebesar 5 persen seperti saat ini, tidak cukup kuat untuk mengantarkan Republik ini menjadi negara yang maju dan sejahtera. Bahkan Menurut ekonom senior Faisal Basri "dalam kondisi seperti ini kalau pertumbuhan hanya 5 persen, maka kita akan tua sebelum kaya". Dari sisi performa ekonomi Indonesia "bak piano dengan nada yang kian rendah". Pertumbuhan ekonomi pernah 8 persen, turun ke 7 persen, 6 persen dan saat ini hanya 5 persen per tahun.

Terlepas dari persoalan eksternal dimana ekonomi global sedang melambat dan harga komoditas yang turun. Kinerja Pemerintah dalam mengelola perekonomian domestik jauh dari mengesankan. Strategi kebijakan yang dilakukan Pemerintah dalam mendorong pembangunan infrastruktur secara masif dan sporadis, tetapi melupakan pembangunan industri, tidak hanya berdampak bagi pertumbuhan ekonomi, tetapi kemudian menjadikan industri kita tidak banyak perubahan, padahal sudah ada warning dari banyak lembaga, bahwa Indonesia sedang mengalami deindustrialisasi.

Data statistik juga menunjukkan bahwa kontribusi sektor industri manufaktur terhadap PDB juga stagnan. Tercatat hanya sekitar 20,7 persen pada triwulan I 2019 setelah sebelumnya 19.66 persen pada kuartal IV 2018.

Kondisi ini berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja di dunia industri. Dalam empat tahun terakhir. Pertambahan tenaga kerja di sektor industri terus berkurang. Kontribusi industri terhadap total serapan tenaga kerja terus menurun ke angka 14 persen. Selain itu, deindustrialisasi juga akan mempengaruhi kontribusi sektor perpajakan.

Deindustrialisasi telah menyebabkan produk nasional menjadi tidak kompetitif pada pasar internasional. Parahnya lagi Indonesia mengalami defisit perdagangan. Pada Januari-April 2019 defisit perdagangan sudah mencapai angka USD 2,5 miliar. Angka ini dikhawatirkan akan sama dengan tahun 2018 lalu, dimana secara kumulatif sepanjang 2018 defisit perdagangan Indonesia telah mencapai USD8,6 miliar yang merupakan sebuah rekor kinerja perdagangan terburuk sepanjang sejarah, lebih buruk dibanding defisit yang terjadi pada 2013 yang mencapai USD 4 miliar. Buruknya kinerja perdagangan di 2018 didorong oleh dua sisi, yakni anjloknya pertumbuhan ekspor serta akselerasi impor yang meningkat tajam.

Buruknya kinerja ekspor telah berampak terhadap defisit transaksi berjalan (current account deficit), pada triwulan I 2019 CAD berada pada angka USD 6,97 miliar atau menurun dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai US$ 9,1 miliar, tetapi dibandingkan triwulan I 2018 mengalami kenaikan sekitar 34%. Secara nominal, defisit tersebut masih tergolong besar.

Catatan kinerja ekonomi Pemerintah tersebut ibarat catatan buruk MU di Preimere League selama diasuh oleh Mourinho. Cuma bedanya Mou bisa langsung dipecat dan digantikan oleh Ole Gunar Solksjare sebagai manager baru, tetapi kita masih harus menunggu keputusan KPU pada tanggal 22 Mei nanti, apakah akan memiliki pemimpin baru atau tetap dengan pemimpin lama yang sudah terbukti gagal pada periode pertamannya. Wallahu'alam.**

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Ketuk langit Allah dengan 'JUMAT BERKAH EXPRESS BERBAGI'

Ketuk langit Allah dengan 'JUMAT BERKAH EXPRESS BERBAGI'

Sabtu, 11 Jul 2020 09:20

Jadi Remaja yang Smart di Tengah Pandemi

Jadi Remaja yang Smart di Tengah Pandemi

Sabtu, 11 Jul 2020 07:04

[VIDEO] Komunisme Berbahaya Bagi Kemanusiaan dan Keutuhan NKRI

[VIDEO] Komunisme Berbahaya Bagi Kemanusiaan dan Keutuhan NKRI

Sabtu, 11 Jul 2020 06:37

[VIDEO] Ayo Sukseskan Dakwah Politik Islam

[VIDEO] Ayo Sukseskan Dakwah Politik Islam

Sabtu, 11 Jul 2020 05:37

Presiden Gadungan

Presiden Gadungan

Sabtu, 11 Jul 2020 05:00

Presiden Jokowi Memang Harus Ngeri!

Presiden Jokowi Memang Harus Ngeri!

Jum'at, 10 Jul 2020 22:41

PBB: 700 Orang Baru-baru Ini Tewas di 2 Kamp Suriah yang Menahan Keluarga Pejuang IS

PBB: 700 Orang Baru-baru Ini Tewas di 2 Kamp Suriah yang Menahan Keluarga Pejuang IS

Jum'at, 10 Jul 2020 22:00

Batalkan Dekrit Pemerintah 1934, Turki Buka Jalan untuk Jadikan Hagia Shopia Sebagai Masjid

Batalkan Dekrit Pemerintah 1934, Turki Buka Jalan untuk Jadikan Hagia Shopia Sebagai Masjid

Jum'at, 10 Jul 2020 21:46

MUI-KPI-Kemenpora akan Gelar Anugerah Syiar Ramadan Virtual

MUI-KPI-Kemenpora akan Gelar Anugerah Syiar Ramadan Virtual

Jum'at, 10 Jul 2020 21:33

Mesir Perkuat Vonis Seumur Hidup untuk Pemimpin Ikhwanul Muslimin Mohammed Badie

Mesir Perkuat Vonis Seumur Hidup untuk Pemimpin Ikhwanul Muslimin Mohammed Badie

Jum'at, 10 Jul 2020 21:30

Israel Buat Tawaran Baru Untuk Pertukaran Tahanan dengan Hamas

Israel Buat Tawaran Baru Untuk Pertukaran Tahanan dengan Hamas

Jum'at, 10 Jul 2020 21:15

Menelisik Gaduhnya RUU HIP, DPR Versus Rakyat?

Menelisik Gaduhnya RUU HIP, DPR Versus Rakyat?

Jum'at, 10 Jul 2020 21:00

[VIDEO] Umat Islam Jangan Buta Politik

[VIDEO] Umat Islam Jangan Buta Politik

Jum'at, 10 Jul 2020 20:36

Jihadis Tembak Mati Seorang Pemimpin BJP di Kashmir

Jihadis Tembak Mati Seorang Pemimpin BJP di Kashmir

Jum'at, 10 Jul 2020 20:36

Tahun Pelajaran 2020/2021, Madrasah Gunakan Kurikulum PAI Baru

Tahun Pelajaran 2020/2021, Madrasah Gunakan Kurikulum PAI Baru

Jum'at, 10 Jul 2020 19:15

 Anis Soroti Beban BI dalam Skema Burden Sharing

Anis Soroti Beban BI dalam Skema Burden Sharing

Jum'at, 10 Jul 2020 18:59

Jokowi Merasa Ngeri

Jokowi Merasa Ngeri

Jum'at, 10 Jul 2020 18:40

Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Jum'at, 10 Jul 2020 10:45

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Kamis, 09 Jul 2020 22:13

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

Kamis, 09 Jul 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X