Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.540 views

Ghibah Nasional

 

Oleh:

Jamil Azzaini, Motivator

 

USAI pengumuman susunan kabinet Indonesia Maju 2019-2024, di berbagai group whatsapp saya berseliweran berbagai komentar. Ada yang positif, ada yang negatif.  Ada yang menjadikan bahan lelucon, ada yang meragukan kemampuan beberapa menteri, ada yang memberikan apresiasi, tetapi juga ada yang ghibah. 

Yang saya maksud ghibah adalah membicarkan seseorang dengan nada menyerang, merendahkan, melecehkan tanpa kehadiran orang yang sedang dibicarakan.

Melihat fenomena ini, saya teringat pesan dari guru saya “Saat ini, ada beberapa dosa besar tetapi sang pelaku merasa itu bukan dosa besar, bahkan sang pelaku menganggap biasa dan lumrah. Salah satunya adalah ghibah. Padahal dosa ghibah itu lebih besar dari dosa berzina.”

Rasulullah saw pernah bersabada “Ghibah itu lebih berat dari zina.” Seorang sahabat bertanya, ‘Bagaimana bisa?’ Rasulullah SAW menjelaskan, ‘Seorang laki-laki yang berzina lalu bertobat, maka Allah bisa langsung menerima tobatnya. Namun pelaku ghibah tidak akan diampuni sampai dimaafkan oleh orang yang dighibahnya,'” (HR At-Thabrani).

Ngeri bukan?

Ghibah biasanya diawali dari buruk sangka kepada seseorang, karena buruk sangka itu, akhirnya “kepo” dan searching tentang keburukan orang tersebut. Data, informasi dan cerita yang didapat tentang orang tersebut dijadikan bahan untuk ghibah.

Ya, buruk sangka, kepo dan ghibah adalah mata rantai yang merusak jiwa dan hati seseorang. Kualitas dosanya juga semakin meningkat. Sebagian buruk sangka adalah dosa, dosanya semakin membesar saat kepo dan mencari keburukan orang lain. Dan semakin besar dosanya saat seseorang sudah melakukan ghibah. 

Ghibah diibaratkan kita memakan bangkai daging dari saudara kita. Karena memang saat kita menghibah seseorang, orang tersebut tidak punya hak jawab karena mereka tidak berada di sekitar kita. Seolah mereka telah tiada, seolah mereka sudah menjadi mayat (bangkai). Maukah Anda memakan bangkai saudara Anda? Bila tidak mau, jauhi ghibah.

Dalam dunia kerja, pelaku ghibah ini menurut kajian Chen, Jui-Chen, Silverthorne, Colin (2008) yang dimuat dalam Leadership & Organization Development Journal akan membuat orang tersebut kinerjanya rendah, tingkat stressnya tinggi dan kepuasan kerjanya rendah.

Mengapa itu terjadi? Karena orang yang melakukan ghibah itu menghabiskan waktunya untuk mencari dan membicarakan kelemahan dan keburukan orang lain. Ia pencari “kambing hitam” yang hebat dan akhirnya tidak memiliki waktu untuk belajar dan membenahi diri.

Sang pelaku ghibah, di akherat bisa menjadi orang yang bangkrut.  Saat Anda menghibah orang lain dan Anda belum sempat meminta maaf kepada orang tersebut maka kelak diakherat kebaikan Anda akan diberikan kepada orang tersebut. Apabila itu belum cukup karena Anda melakukan ghibah yang masive maka keburukan orang tersebut akan diberikan kepada Anda. Jadilah Anda orang yang bangkrut. Mau?

Sungguh, secara profesional dan spiritual, dampak ghibah itu sangatlah buruk dan sangat merugikan. Sudah sepatutnya kita menghentikan ghibah apalagi ghibah nasional (yang dilakukan banyak pihak, serentak di banyak tempat) baik secara langsung maupun melalui social media karena hal itu bukan hanya merusak suasana tetapi juga merugikan banyak pihak, termasuk sang pelaku yang akan mendapat balasan “siksaaan” di dunia dan akherat.

Berhenti dan bertaubatlah dari perilaku ghibah. Sibukkan diri dengan membuat negeri ini lebih maju. Aktif melakukan banyak kebaikan di rumah, di kantor, di komunitas dan dimanapun kita berada. Sungguh, banyak kebaikan yang belum kita lakukan, sangat malu bila kita masih punya banyak waktu untuk melakukan ghibah. 

Salam SuksesMulia

Sumber: Jamilazzaini.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Promosikan Ivermectin, Erick Thohir Dikritik Seperti Jualan Obat

Promosikan Ivermectin, Erick Thohir Dikritik Seperti Jualan Obat

Jum'at, 25 Jun 2021 03:20

Lampaui Target Vaksinasi 100.000 Orang/Hari, Pemprov DKI Apresiasi Antusiasme Masyarakat

Lampaui Target Vaksinasi 100.000 Orang/Hari, Pemprov DKI Apresiasi Antusiasme Masyarakat

Jum'at, 25 Jun 2021 02:19

Ingatkan Warga, Dinkes Garut: Varian Baru Covid-19 Banyak Menyerang Anak-anak

Ingatkan Warga, Dinkes Garut: Varian Baru Covid-19 Banyak Menyerang Anak-anak

Jum'at, 25 Jun 2021 01:42

PP Muhammadiyah Meminta Wacana Pembelajaran Tatap Muka kembali Ditunda

PP Muhammadiyah Meminta Wacana Pembelajaran Tatap Muka kembali Ditunda

Jum'at, 25 Jun 2021 00:10

Fenomena Dakwah Copy-Paste

Fenomena Dakwah Copy-Paste

Kamis, 24 Jun 2021 23:35

UMY dan PBI DIY Selenggarakan Training Kewirausahaan Bekam

UMY dan PBI DIY Selenggarakan Training Kewirausahaan Bekam

Kamis, 24 Jun 2021 22:33

Indonesia Darurat Sampah dan Limbah, Anggota FPKS Sesalkan Pengurangan Anggaran

Indonesia Darurat Sampah dan Limbah, Anggota FPKS Sesalkan Pengurangan Anggaran

Kamis, 24 Jun 2021 21:29

Kasus Covid Melonjak, Senator Ingatkan Stok Darah Harus Tetap Terjaga

Kasus Covid Melonjak, Senator Ingatkan Stok Darah Harus Tetap Terjaga

Kamis, 24 Jun 2021 20:54

Penumpang KRL di Stasiun Cikarang Jalani Swab Tes Antigen

Penumpang KRL di Stasiun Cikarang Jalani Swab Tes Antigen

Kamis, 24 Jun 2021 19:48

MUI:  Di Zona Merah, Tidak Diperkenankan Sholat Idul Adha dan Shalat Jamaah di Luar Rumah

MUI: Di Zona Merah, Tidak Diperkenankan Sholat Idul Adha dan Shalat Jamaah di Luar Rumah

Kamis, 24 Jun 2021 18:26

Jangan Lupakan Piagam Jakarta

Jangan Lupakan Piagam Jakarta

Kamis, 24 Jun 2021 17:46

Pejabat PBB: Taliban Rebut 50 Dari 370 Distrik Di Afghanistan

Pejabat PBB: Taliban Rebut 50 Dari 370 Distrik Di Afghanistan

Kamis, 24 Jun 2021 17:08

Tinjau Pemakaman Khusus Covid-19, Anies: Meski Luas Tolong Jangan Dipenuhi

Tinjau Pemakaman Khusus Covid-19, Anies: Meski Luas Tolong Jangan Dipenuhi

Kamis, 24 Jun 2021 16:17

Covid-19 Meningkat, MUI-BNPB Sarankan Perketat Protokol Kesehatan Saat Berqurban

Covid-19 Meningkat, MUI-BNPB Sarankan Perketat Protokol Kesehatan Saat Berqurban

Kamis, 24 Jun 2021 15:08

Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Tutup hingga 5 Juli

Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Tutup hingga 5 Juli

Kamis, 24 Jun 2021 14:41

Akhiri Pembelahan Politik, Indonesia Perlu Sumpah Ketiga

Akhiri Pembelahan Politik, Indonesia Perlu Sumpah Ketiga

Kamis, 24 Jun 2021 13:58

Kasus RS Ummi, Habib Rizieq Divonis Empat Tahun Penjara

Kasus RS Ummi, Habib Rizieq Divonis Empat Tahun Penjara

Kamis, 24 Jun 2021 12:20

Solo Madani Indonesia Jaya Sampaikan Resolusi kepada Presiden, MPR dan DPR

Solo Madani Indonesia Jaya Sampaikan Resolusi kepada Presiden, MPR dan DPR

Kamis, 24 Jun 2021 11:51

Kasus Covid-19 Semakin Buruk, Politisi PKS: Opsi PSBB Harus Segera Diambil

Kasus Covid-19 Semakin Buruk, Politisi PKS: Opsi PSBB Harus Segera Diambil

Kamis, 24 Jun 2021 10:49

Bohong dalam Delik Bohong

Bohong dalam Delik Bohong

Kamis, 24 Jun 2021 09:37


MUI

Must Read!
X