Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.513 views

Dihadang dari Seluruh Penjuru, Mampukah Anies Tetap Melaju?

 

Penulis:

Tony Rosyid || Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

 

DINAMIKA terkait Gubernur DKI Anies Baswedan ini menarik. Sejak kalahkan Ahok di pilgub DKI 2017, segalanya menjadi dinamis. Pendukung Anies dituduh bermain politik identitas. Tuduhan ini terutama datang dari pendukung Ahok.

Kalau kita belajar teori solidaritas sosial, maka tak ada masalah dengan politik identitas. Sesuatu yang alami, tidak dapat dihindari, dan akan terus ada di sepanjang sejarah. PKB dengan NU-nya, PAN dengan Muhammadiyahnya, PBB dengan Masyuminya, semua menggunakan politik identitas. Apalagi kalau pilkada, putera daerah non-putra daerah jadi isu yang sangat kuat.

Yang menjadi masalah bukan politik identitas. Selama calon pemimpin itu punya integritas, punya kapasitas, mampu bekerja baik dan membuat kota itu maju, tak perlu dipersioalkan identitasnya. Yang disoal mesti personalnya. Meski tak kentara politik identitasnya, tapi kalau personalnya bermasalah: tak punya integritas dan kapasitas, apalagi korup, ini yang jadi masalah buat rakyat dan bangsa. Ini yang akan merusak negara dan sejarah Indonesia. Ini yang harus dipersoalkan.

Tapi kenapa isu pilkada DKI yang terus dipersoalkan? Publik membaca ada kekuatan besar, terutama kekuatan politik dan ekonomi, yang tidak menghendaki Anies. Kenapa Anies ditolak? Secara politik, Anies punya kans besar untuk menjadi presiden. Bahkan kans ini terbaca sejak Anies jadi Mendikbud. Secara ekonomi, Anies sulit berkompromi jika itu melanggar aturan dan merugikan negara.

Pembatalan pulau reklamasi menjadi salah satu buktinya. Nyata, jelas dan terang benderang. Tak ada kompromi jika itu melanggar aturan dan merugikan negara. Publik harus paham dan obyektif soal ini. Nampaknya, ini bukan kebijakan untuk keren-kerenan. Tapi ini kebijakan yang sungguh berisiko. Karena yang dihadapi adalah kekuatan ekonomi besar.

Dua kekuatan, yaitu politik dan ekonomi ini yang nampaknya terus berupaya mengganggu Anies. Maka, semua ruang yang mendukung Anies ke kursi presiden dijegal, ditutup dan dihalangi. Semua hal yang berpotensi membuat popularitas, akseptabilitas (respek publik) dan elektabilitas Anies naik, akan diganggu.

Pembahasan revisi UU Pemilu yang sudah masuk ke prolegnas DPR, mendadak ditarik. Dengan revisi UU Pemilu, 2022 dan 2023 akan ada pilkada. Surveinya, elektabilitas Anies 60-65 persen jika pilgub DKI digelar tahun 2022. Akhirnya, rencana revisi UU Pemilu dibatalkan.

Tidak sampai disitu. Formula E sebagai even internasional yang akan digelar oleh Anies di 2022 juga berupaya dibatalkan dengan interpelasi. Tidak main-main, ada 33 anggota DPRD dari Fraksi PDIP dan PSI yang mengajukan hak interpelasi. Macam-macam argumennya. Intinya, mau jegal Anies.

Kenapa diinterpelasi, karena even ini dianggap akan semakin mempopulerkan nama Anies. Tidak saja di tingkat nasional, tapi juga di mata dunia internasional. Jika ini terealisir, akan ikut memuluskan jalan Anies ke istana.

Namun, 7 fraksi di DPR menolak interpelasi tersebut. Tetap mendukung terlaksanannya Formula E di 2022. Kalau even ini terlaksana, maka komitmen fee yang sudah terbayar tidak hilang, dan peluang investasi di Indonesia, dan di Jakarta khususnya, akan terbuka. Dengan begitu, ini bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi yang sedang loyo karena pandemi.

Nampaknya manuver interpelasi gagal lagi.

Tidak sampai disitu, Jakarta Internasional Stadium (JIS), lapangan sepakbola bertaraf internasional ini pun juga digugat. Demi hemat anggaran di masa pandemi, JIS diprotes dan diminta untuk dihentikan.

Stadion yang lebih megah dari stadion Real Madrid ini dianggap akan menjadi pembangunan monumental Anies. Ada yang khawatir stadion ini akan semakin melambungkan nama Gubernur DKI Jakarta ini.

Setelah pilkada diundur ke 2024, Formula E diinterpelasi dan JIS digugat, entah apalagi yang akan dipersoalkan di DKI. Publik memprediksi, gangguan kepada Anies tidak akan berhenti sampai disini. Kabarnya, sudah ada gerilya ke parpol-parpol untuk menghalangi dukungan ke Anies maju di Pilpres 2024.

Nasibmu Nis... Nis... Tapi kalau Tuhan menghendaki Anies jadi presiden, ya takdirnya akan tetap jadi presiden. Tugas Anies yang tinggal setahun lagi di Jakarta ini adalah menuntaskan janji-janjinya dan menyelesaikan pekerjaan yang sudah dimulai. Tetap harus jaga integritas, karena rakyat butuh pemimpin yang berintegritas selain berkapasitas. Soal presiden, serahkan kepada rakyat, karena rakyat tidak akan buta untuk melihat mana yang terbaik buat bangsa ini.

Tugas para pemimpin, khususnya pemimpin daerah adalah menunjukkan kinerja dan prestasi terbaik, bukan sibuk main medsos dan bikin pencitraan di media. Kedepan, rakyat butuh pemimpin yang jujur dan apa adanya. Bukan pemimpin yang banyak polesan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Tragedi Kanjuruhan, Ini Penjelasan Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya Soal Bahaya Gas Air Mata

Tragedi Kanjuruhan, Ini Penjelasan Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya Soal Bahaya Gas Air Mata

Ahad, 02 Oct 2022 15:45

Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tragedi Kanjuruhan

Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tragedi Kanjuruhan

Ahad, 02 Oct 2022 15:09

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Jiwa, Ustaz Bachtiar Nasir Sampaikan Belasungkawa

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Jiwa, Ustaz Bachtiar Nasir Sampaikan Belasungkawa

Ahad, 02 Oct 2022 10:26

Isu Bjorka Diburu, Kasus Sambo Jangan Dinego

Isu Bjorka Diburu, Kasus Sambo Jangan Dinego

Ahad, 02 Oct 2022 09:38

Halalkan Cintamu, Bestie!

Halalkan Cintamu, Bestie!

Ahad, 02 Oct 2022 09:21

Rusia Bombardir Idlib Dan Aleppo Untuk Menandai 7 Tahun Intervensi Di Suriah

Rusia Bombardir Idlib Dan Aleppo Untuk Menandai 7 Tahun Intervensi Di Suriah

Sabtu, 01 Oct 2022 21:30

Pasukan Ukraina Masuki Kota Kunci Lyman, Kepung Ribuan Tentara Rusia

Pasukan Ukraina Masuki Kota Kunci Lyman, Kepung Ribuan Tentara Rusia

Sabtu, 01 Oct 2022 21:00

Layanan Komunikasi Terputus Di Kota Tengara Iran Setelah Pembunuhan Kepala Intelijen IRGC

Layanan Komunikasi Terputus Di Kota Tengara Iran Setelah Pembunuhan Kepala Intelijen IRGC

Sabtu, 01 Oct 2022 20:30

Belajar dari Doa dan Keteguhan Nabi Zakaria

Belajar dari Doa dan Keteguhan Nabi Zakaria

Sabtu, 01 Oct 2022 08:17

Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Jum'at, 30 Sep 2022 22:20

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Jum'at, 30 Sep 2022 15:21

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Jum'at, 30 Sep 2022 15:00

Mokaf, Terobosan Alternatif Pangan Bernilai Tambah

Mokaf, Terobosan Alternatif Pangan Bernilai Tambah

Jum'at, 30 Sep 2022 13:48

Jahatkah Jokowi?

Jahatkah Jokowi?

Jum'at, 30 Sep 2022 13:05

Potret Pagar Makan Tanaman di Negeri Antahberantah

Potret Pagar Makan Tanaman di Negeri Antahberantah

Jum'at, 30 Sep 2022 09:35

Kondisi Keuangan Negara Buruk, Legislator Minta Pemerintah Lakukan Ini

Kondisi Keuangan Negara Buruk, Legislator Minta Pemerintah Lakukan Ini

Kamis, 29 Sep 2022 20:10

Saudi Sita 765.000 Pil Narkoba Yang Diseludupkan Dalam Semangka

Saudi Sita 765.000 Pil Narkoba Yang Diseludupkan Dalam Semangka

Kamis, 29 Sep 2022 20:09

Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Kamis, 29 Sep 2022 16:00

Save the Children dengan Islam

Save the Children dengan Islam

Kamis, 29 Sep 2022 15:32

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Kamis, 29 Sep 2022 15:23


MUI

Must Read!
X