Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
28.293 views

Aneh! Agama Kasih Kok Mendukung Pembantaian di Suriah

Seorang  diplomat dari Damaskus-Suriah diantar masuk ke jantung tempat suci Gereja Ortodoks Rusia. Sementara itu, Presiden Vladimir V. Putin mengunjungi sebuah gereja di Smolensk tahun lalu. Putin meminta dukungan dari pemimpin agama Kristen Ortodok untuk menopang kepemimpinannya.

Diplomat Suriah sedang ikut menghadiri pameran yang  diselenggarakan Gereja Ortodok, yang sengaja pameran itu dikhususkan bagi para pemeluk Kristen Ortodok Suriah. Acara itu berlangsung  di sebuah katedral dekat Kremlin.

Mereka bersimpati  terhadap para imam dan  para pemimpin Gereja Otodok di Suriah. Mereka nampaknya memiliki ketakutan dan kecemasan bersama tentang, “Apa yang akan terjadi,  jika presiden Suriah, Bashar al-Assad, terpaksa jatuh dari kekuasaannya?”, ungkap mereka.

Jelas sekarang  pemerintah Rusia melawan intervensi asing terhadap Suriah, di mana Suriah menjadi sekutu lama Rusia. Rusia  yang waktu itu menjadi episentrum Komunisme global, dan Suriah salah satu sekutu Soviet.

Sejak zamannya Hafes al-Assad ayah dari Bashar al-Assad menganut ideologi Baath (Komunis). Secara agama dinasti al-Assad  menganut Syiah-Nusyairiyah, tetapi secara idoleologi politik menganut Komunisme (Baath).

Sesudah  Soviet jatuh, hubungan antara Moskow dan Damaskus, masih tetap berlanjut, karena Rusia tetap mempunyai kepentingan strategis terhadap Suriah.

Tentu, yang sangat menarik, dan ini tidak dipahami banyak kalangan, di mana posisi yang  diambil oleh Gereja Ortodoks Rusia, yang takut bahwa minoritas Kristen, banyak dari mereka Kristen Ortodoks, takut akan tersapu oleh gelombang fundamentalisme Islam yang disebabkan oleh revolusi  Arab.

Di Irak, Lebanon, Mesir, dan sejumlah negara Arab lainnya, para penganut Kristen Ortodok, sekarang ini dalam kegalauan, dan mereka mencari pelindung, yang dapat menyalamatkan komunitas mereka. Selama in, Gereja Kristen Ortodok mendukung para penguasa zalim. Walaupun, mereka selalu meneriakkan sebagai agama kasih. Mereka sangat takut dengan masalah apa yang disebut dengan : “Fundamentalisme Islam”.

Maka, sekarang  dalam kontek di Suriah, Gereja Kristen Ortodok, mendukung pemerintahan Bashar al-Assad,walaupun tangan Assad sudah penuh dengan darah. Tetapi, tentu yang paling penting, kaum Ortodok di Suriah, tetap bisa aman, dan mereka tidak terganggu. Mereka membiarkan Bashar al-Assad melakukan pembantaian. Pembantaian yang dilakukan al-Assad itu tidaklah penting.

Patriarkh Kirill mengatakan, “Saya masih belum dapat melupakan bagaimana kekerasan yang dilukan oleh  Bolshevik. Gereja masih dianggap najis di negara kita", ucapnya.

Argumen itu mendukung sikap pemimpin Kristen Ortodok Suriah, sebagai penduduk minoritas yang jumlahnya 10 persen. Mereka menolak memberikan dukungan kepada oposisi Muslim Sunni yang sekarang sedang berperang melawan Assad. Kalangan Kristen Ortodok, mereka juga sangat  takut, mengalami nasib yang lebih buruk, jika kekuasaan di Suriah jatuh ke tangan Muslim Sunni.

Gereja Ortodok nampaknya, juga mendukung kebijakan yang diambil oleh Kremlin, yang sampai hari ini masih kukuh mendukung  Bashar al-Assad. Ini suatu anomali sikap Gereja yang selalu meneriakkan ajaran kasih. Tetapi, faktanya mendukung kejahatan negara, yang  dipertontonkan secara telanjang.

Gereja Kristen Ortodok Rusia,tiga bulan yang lalu, juga mendukung  habis-habisan Vladimir Putin, yang memenangkan pemilihan presidden. Putin terang-terangan mendapat dukungan Gereja Ortodok, Rusia.  Sebagai imbalannya Vladimir Putin, menggelontorkan puluhan juta dollar , yang digunakan membangun gereja dan sekolah-sekolah milik Gereja Ortodok.

Sekarang di Rusia muncul apa yang  disebut,  "Christianophobia", dan kalangan terdidik, dan  terus melakukan kritik yang sangat keras terhadap Gereja Ortodok Rusia,yang sudah mulai kecanduan dengan candu politik.

Kekuatan yang anti Gereja Kristen Ortodok itu, menyatakan, "Mereka membunuh saudara-saudara kita, mendorong mereka dari rumah mereka, memisahkan mereka dari orang-orang dekat mereka, dan menghancurkan tentang hak untuk mengakui keyakinan agama mereka", ujarnya.

Presiden Putin  dan pemimpin Kriten Ortodok Rusia, menyatakan berjanji akan melindungi minoritas Kristen Ortodok di Timur Tengah. "Kami akan melindungi Gereja Ortodok di Suriah”, ujar  Putin. "Tidak ada keraguan sama sekali", tambahnya.

Permintaan itu adalah menjerumuskan Gereja jauh ke dalam pergualatan politik.Karena minoritas Kristen telah bekerjasama  dengan beberapa pemerintah yang telah menghadapi pemberontakan rakyatnya. Laporan tentang jumlah "Christianophobia", semakin meningkat.

Mereka menolak rencana  intervensi Barat. Terutama para pemimpin Gereja Ortodok  dari di Mesir dan Irak. Karena sejak jatuhnya Saddam Husien Kristen Ortodok telah kehilangan dua pertiga dari 1,5 juta pengikut Kristen.(af)


 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Alhamdulillah, Saudi Akan Cabut Larangan Umrah Mulai Oktober

Alhamdulillah, Saudi Akan Cabut Larangan Umrah Mulai Oktober

Rabu, 23 Sep 2020 11:29

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Persis: Tunda Pilkada Dahulukan Keselamatan Jiwa

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Persis: Tunda Pilkada Dahulukan Keselamatan Jiwa

Rabu, 23 Sep 2020 11:00

Alhamdulillah, Inilah Nakhoda Baru Dewan Dakwah

Alhamdulillah, Inilah Nakhoda Baru Dewan Dakwah

Rabu, 23 Sep 2020 05:24

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Selasa, 22 Sep 2020 22:15

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Selasa, 22 Sep 2020 22:13

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 21:21

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Selasa, 22 Sep 2020 21:15

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Selasa, 22 Sep 2020 21:00

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Selasa, 22 Sep 2020 20:18

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Selasa, 22 Sep 2020 18:19

Pasangan Didin Hafidhuddin dan Adian Husaini Pimpin Dewan Dakwah

Pasangan Didin Hafidhuddin dan Adian Husaini Pimpin Dewan Dakwah

Selasa, 22 Sep 2020 18:07

Ikhwanul Muslimin Akan Ambil Bagian Dalam Pemilu di Yordania

Ikhwanul Muslimin Akan Ambil Bagian Dalam Pemilu di Yordania

Selasa, 22 Sep 2020 17:45

Gara-Gara ''New Normal'', Indonesia Gak Kunjung Normal

Gara-Gara ''New Normal'', Indonesia Gak Kunjung Normal

Selasa, 22 Sep 2020 16:18

Wah, Ada Ngabaliniyah

Wah, Ada Ngabaliniyah

Selasa, 22 Sep 2020 14:00

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 09:57

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Selasa, 22 Sep 2020 08:50

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Selasa, 22 Sep 2020 07:47

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Selasa, 22 Sep 2020 06:57

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Selasa, 22 Sep 2020 06:35

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X