Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.988 views

Laskar ALMANAR Bentrok Dengan Preman Kristen Penjaga Gudang Miras

INDRAMAYU (voa-islam.com) – Sebagaimana dilansir Jurnalislam.com, Ratusan laskar dari FUI, JAT, FKAM, GAPAS, GEMPA yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Amar Ma’ruf Nahi Munkar (ALMANAR) terlibat bentrok dengan preman dan aparat saat akan menyegel gudang miras terbesar se-Indramayu di Jl. Tuparev RT 01 RW 01 Blok Gudang Timur, Jatibarang Baru, Jatibarang, Indramayu, Jum’at (27/6/2014).

Sebelumnya, gudang miras milik warga keturunan Tiong Hoa bernama Devin itu pada Jum’at (21/6/2014) lalu didatangi oleh puluhan laskar ALMANAR, akan tetapi laskar ALMANAR malah diserang oleh ratusan preman penjaga gudang yang mengakibatkan beberapa laskar terluka oleh lemparan batu.

Namun sesuai dengan ancaman sekretaris ALMANAR Ustadz Muawidz, yang mengatakan bahwa jika gudang masih beroperasi dalam beberapa hari maka ALMANAR akan datang lagi dengan membawa laskar yang lebih banyak. Ancaman itu dibuktikan hari ini, dalam rangka pawai menyambut bulan suci Ramadhan 1435 H, sekitar 150 orang laskar mendatangi gudang miras itu dengan jumlah laskar yang lebih banyak untuk mensegel gudang tersebut.

Kronologis

Laskar berangkat dari alun-alun Kota Cirebon sekitar pukul 10.00 WIB dengan menggunakan mobil dan sepeda motor. Massa berkonvoi dengan rapih, sambil berorasi menyampaikan keutamaan bulan suci Ramadhan dan menyerukan syari’at amar ma'ruf nahi mungkar kepada masyarakat. Laskar menunaikan shalat Jum’at di sebuah Masjid di Indramayu.

Selepas shalat Jum’at, ratusan laskar ALMANAR langsung menuju ke lokasi gudang miras di Jatibarang. Namun sesampainya di depan kantor polsek Jatibarang yang tidak jauh dari gudang miras, laskar ALMANAR dihadang oleh aparat gabungan TNI dan kepolisian. Namun laskar mampu menerobos hadangan aparat itu dan langsung menuju gudang miras.

Di depan gudang, ratusan preman bersenjata tajam dan aparat kepolisian bersenjata lengkap telah bersiap siaga. Tak lama kemudian, laskar disambut lemparan batu dari para preman yang terdiri dari preman Kristen.

Seperti terjadi pada aksi sebelumnya, beberapa preman Kristen lagi-lagi melontarkan kata-kata hinaan kepada umat Islam. Salah seorang preman berteriak “Muslim Anjing” kepada laskar. Tak rela dengan hinaan itu, laskar pun membalas serangan mereka dengan lemparan batu.

Para preman yang terdesak lari tunggang langgang mencari perlindungan. Kebanyakan dari mereka berlindung di rumah-rumah warga. Perang batu itu berlangsung sekitar 15 menit. Mencoba menghentikan bentrokan, aparat menembakan gas air mata dan peluru karet ke arah laskar. Bentrokan pun berubah, laskar harus melawan serangan aparat kepolisian. 4 orang laskar terluka oleh tembakan peluru karet dan gas air mata serta satu orang laskar terluka akibat dipukuli aparat.

Setelah situasi terkendali, para laskar ALMANAR diarahkan ke Mapolsek setempat. Kapolres Indramayu, Wahyu Bintoro, mengatakan bahwa gudang itu sudah ditutup. “Gudang miras sudah ditutup dan barangnya sudah tidak ada di gudang,” kata Wahyu.

Selepas mendengarkan pernyataan dari pihak kepolisian, anggota ormas-ormas Islam ini segera membubarkan diri dengan tertib.

Surat Dukungan Warga Terhadap Sweeping Yang Dilakukan ALMANAR

Sebelum melakukan sweeping gudang miras tersebut, ALMANAR mendapat surat mengatasnamakan warga dan tokoh Ulama Jatibarang yang berisi dukung terhadap ALMANAR.

“Apabila aparat tidak bekerja sesuai tuntutan kami (masyarakat-red), maka kami yang akan melakukan penggerebegan. Karena kami tahu kantong-kantong tempat maksiyat, gudang-gudang barang maksiyat yang ada di lingkungan kami. Dan aparat lebih baik istirahat saja di balik jeruji penjara karena telah mengkhianati masyarakat,” bunyi surat tersebut.

Warga senang atas sweeping yang dilakukan oleh laskar Islam yang tergabung dalam ALMANAR ini. “Kami senang dengan adanya aksi ini, karena sebentar lagi bulan Ramadhan,” kata Salim, seorang warga yang tinggal di sekitar gudang miras tersebut.

Koordinator aksi ALMANAR Abu Usamah Nur Irhab menghimbau kepada preman dan aparat yang menjadi backing tempat maksiat untuk segera bertaubat.

“Supaya para preman dan aparat kepolisian yang menjadi backing tempat-tempat maksiyat, khususnya minuman keras supaya tobat, dengan taubatan nasuha. Berhenti jadi premannya dan berhenti jadi aparat polisinya dan berhenti juga menjadi backing tempat-tempat maksiyat. Insya Alloh Alloh akan mengampuni dosa2 kalian,” kata Abu Usamah kepada Jurnalislam.com

Ia juga menegaskan bahwa ALMANAR tidak bentrok dengan warga seperti isu yang berkebang.

“Yang bentrok dengan ALMANAR sampai ada korban itu bukan warga, akan tetapi para preman bayaran dan aparat kepolisian,” tegasnya.

Reporter : Yusuf | Editor : Amaif

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Latest News
Hak Bunuh Diri Bikin Ngeri!

Hak Bunuh Diri Bikin Ngeri!

Rabu, 14 Apr 2021 19:56

Antisipasi Utang BUMN Karya Demi Kepentingan Nasional, Ini Saran Partai Gelora

Antisipasi Utang BUMN Karya Demi Kepentingan Nasional, Ini Saran Partai Gelora

Rabu, 14 Apr 2021 19:27

Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny Gugat Penjaranya Karena Larang Dia Pelajari Al-Qur'an

Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny Gugat Penjaranya Karena Larang Dia Pelajari Al-Qur'an

Rabu, 14 Apr 2021 18:30

Taliban Tidak Akan Hadiri Pertemuan Puncak Tentang Afghanistan Sampai Pasukan Asing Ditarik

Taliban Tidak Akan Hadiri Pertemuan Puncak Tentang Afghanistan Sampai Pasukan Asing Ditarik

Rabu, 14 Apr 2021 17:45

Mesut Ozil Sumbangkan 101.000 Euro Untuk Pengungsi Rohingya, Suriah Serta Somalia

Mesut Ozil Sumbangkan 101.000 Euro Untuk Pengungsi Rohingya, Suriah Serta Somalia

Rabu, 14 Apr 2021 16:44

Mensos Tak Usulkan Perpanjangan Bansos Tunai, HNW: Harusnya Berpihak pada Rakyat!

Mensos Tak Usulkan Perpanjangan Bansos Tunai, HNW: Harusnya Berpihak pada Rakyat!

Rabu, 14 Apr 2021 15:56

Hukum Puasa Ramadhan Bagian I

Hukum Puasa Ramadhan Bagian I

Rabu, 14 Apr 2021 14:59

Ramadhan, Momen Bonding Bersama Buah Hati

Ramadhan, Momen Bonding Bersama Buah Hati

Rabu, 14 Apr 2021 14:43

Membela Saudara Seiman, Butuh Pengetahuan

Membela Saudara Seiman, Butuh Pengetahuan

Rabu, 14 Apr 2021 14:27

Tips 5 M, Bijak Sosmed Kala Ramadhan

Tips 5 M, Bijak Sosmed Kala Ramadhan

Rabu, 14 Apr 2021 13:10

Ramadhan#1 Persiapan Hadapi Ramadhan

Ramadhan#1 Persiapan Hadapi Ramadhan

Rabu, 14 Apr 2021 12:39

INDONESIA NGERTI, GAK SIH?

INDONESIA NGERTI, GAK SIH?

Rabu, 14 Apr 2021 11:04

Potret Tercabutnya Akar Kehidupan yang Hakiki

Potret Tercabutnya Akar Kehidupan yang Hakiki

Rabu, 14 Apr 2021 08:16

Tuduhan Radikalisme, Kotori Nuansa Sambut Ramadan

Tuduhan Radikalisme, Kotori Nuansa Sambut Ramadan

Rabu, 14 Apr 2021 03:44

Jokowi Masuk Surga?

Jokowi Masuk Surga?

Selasa, 13 Apr 2021 23:31

Resensi Novel Pembuka Hidayah: Biografi Kh. Choer Affandi

Resensi Novel Pembuka Hidayah: Biografi Kh. Choer Affandi

Selasa, 13 Apr 2021 22:49

Ini Fatwa MUI tentang Panduan Ibadah Ramadhan 1442 H

Ini Fatwa MUI tentang Panduan Ibadah Ramadhan 1442 H

Selasa, 13 Apr 2021 22:30

Kesalahan Fatal Komnas HAM

Kesalahan Fatal Komnas HAM

Selasa, 13 Apr 2021 22:25

ADI dan FDP Kirim Kafilah Dakwah Ke Daerah Perbatasan

ADI dan FDP Kirim Kafilah Dakwah Ke Daerah Perbatasan

Selasa, 13 Apr 2021 21:25

Legislator Kritik Keras Dibukanya Tempat Wisata Saat Mudik Dilarang

Legislator Kritik Keras Dibukanya Tempat Wisata Saat Mudik Dilarang

Selasa, 13 Apr 2021 20:26


MUI

Must Read!
X