Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.413 views

Pandemic yang Merusak Akhlak dan Moral Manusia

Oleh: Siti Fatimah Praktisi Pendidikan di Tulungagung

Seorang ayah yang membawa pulang kekasih sejenis ke rumah dengan memperkenalkannya kepada anggota keluarga sebagai keponakan, hingga sang kekasih sejenis mensodomi ketiga anaknya yang salah satu di antaranya masih balita berumur 3 tahun.

Sang ibu baru mengetahui setelah membawa anaknya yg balita untuk berobat karena sakit yang dideritanya pada area anus hingga terkuaklah perbuatan terkutuk sepasang kekasih terlarang yang tak lain adalah suaminya sendiri. Mirisnya, perbuatan menyimpang ini dilakukan pula oleh kedua anaknya yang juga telah menjadi korban kekasih sejenisnya kepada teman-temannya di lingkungan sekitar rumah mereka. Na’udzubillah minzalik.

Tidak hanya sampai disini, ternyata kelakuan bejat sang ayah telah mewariskan virus HIV AIDS kepada sang istri. Betapa hancur perasaannya, lengkap sudah penderitaan sang istri tersebut, ibarat pepatah "sudah jatuh tertimpa tangga pula". Sementara sang suami pergi meninggalkan istrinya, memilih hidup bersama kekasih sejenis.

Ia telah menorehkan  derita untuk ketiga anaknya yang membutuhkan pemulihan secara mental dan sang istri juga harus menanggung beban atas sakit yang ia derita tentu saja membutuhkan biaya yang tidak sedikit pula. Sepenggal kisah nyata www.dakwah.media.my.id

Namun demikian, masih saja banyak yang beranggapan bahwa LGBT; bahkan sekarang ada tambahan P dibelakangnya meskipun kaum LGBT sendiri menolak untuk memasukkan huruf P ( Pedhosexual ), tapi apalah bedanya? toh prilaku seks menyimpang ini korbannya juga banyak yang masih anak-anak. Mereka mengklaim prilaku mereka bukanlah merupakan penyakit menular. Jika benar ini bukan penyakit menular, bagaimana bisa pasangan yang jelas-jelas tidak bisa menghasilkan keturunan bisa menambah populasi mereka dengan massif.

Apa lagi dengan adanya keputusan MK Nomor 46/PUU-XIV/2016 yang seolah memberikan angin segar kepada kaum pecinta sesama jenis ini untuk semakin menunjukkan eksistensi dirinya dalam bersosialisasi dengan masyarakat. Mari kita lihat beberapa kasus terkait LGBT yang pernah muncul di media. Pada tanggal 8 Oktober 2017 ditemukan 51 pria tertangkap basah saat melakukan pesta seks di Gambir. Kemudian dari 141 orang yang tertangkap, polisi menetapkan 10 tersangka pada kasus penggerebekan pesta gay di Kelapa Gading.

Polisi mengamankan beberapa pria yang anggota Ikatan Gay Kota Batu (IGABA) berpesta di air panas Songgoriti 31 Juli 2017. Masih banyak lagi kasus lain yang menghiasi berita di berbagai media massa baik cetak maupun elektronik di Indonesia. Kasus-kasus tersebut diatas adalah yang terjadi sebelum putusan dari MK, bisa kita bayangkan akan banyak bermunculan kasus serupa setelah Sidang Keputusan MK.

Kaum Liberal yang pro terhadap LGBT menganggap bahwa perilaku mereka adalah sesuatu yang tidak melanggar HAM dan menuntut bahwa keberadaan mereka harus mendapatkan dukungan karena bagaimanapun mereka mempunyai hak yang sama untuk di akui dalam kehidupan bermasyarakat. Bahkan kaum liberal berpendapat bahwa apa yang mereka lakukan dengan orientasi seks yang berbeda ini bukanlah suatu yang disebut menyimpang melainkan kelainan. Mereka melakukannya atas dasar suka sama suka dan saling mencintai.

Dari sini timbul pertanyaan "Cukupkah sesuatu itu dikatakan berhak untuk hidup dan berkembang dalam kehidupan bersosial manakala sesuatu itu di lakukan atas dasar rasa cinta dan kasih tanpa merugikan kepentingan orang lain? cukupkah sesuatu itu dikatakan tidak melanggar HAM karena mereka melakukannya dengan kesadaran dan suka rela tanpa adanya pemaksaan dan unsur kekerasan kepada pasangannya?" Padahal fakta di lapangan bertolak belakang dengan apa yang mereka nyatakan.

Banyak terjadi kerusakan yang diakibatkan oleh perilaku yang menyimpang ini bila tidak mau dikatakan sebagai kelainan seksual. Sebagai contoh adalah cerita memilukan yang dialami oleh sebuah keluarga yang diambil dari kisah nyata diatas.

Bagaimanapun juga perbuatan mereka tetap merugikan dan berdampak buruk terhadap oang lain . dan bahkan diri mereka sendiri karena ancaman penyakit menular super ganas dan mematikan HIV/AIDS dan juga kanker anus yang mampu mengerogoti tubuh manusia hingga menjadi tulang belulang dan kulit sementara nyawa masih melekat di dalam raga. Bagaimana pun juga tindakan mereka tetap mengandung unsur kekerasan karena bukti berbicara bahwa banyak terjadi kasus pembunuhan dikarenakan faktor kecemburuan di antara mereka karena tidak adanya ikatan pernikahan sehingga mereka bebas menentukan siapa saja pasangan yang mereka mau. Naudzubillah... betapa kerusakan yang diciptakan sungguh teramat dahsyat.

 

Lalu bagaimana Islam memandang fenomena LGBT ini?

Dalam kitab suci Al-Quran kisah LGBT ini diabadikan dalam surah Al-'Ankabut ayat 28 – 35. Yaitu tentang azab yang diberikan pada kaum Sodom.  Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Allah melaknat siapa saja yang melakukan perbuatan kaum Luth, (beliau mengulanginya sebanyak tiga kali) [HR Nasa’i dalam As-Sunan Al-Kubra IV/322 No. 7337].

Maka sudah jelas disini, bahwa apapun alasannya perilaku para LGBT ini tetap tidak bisa dibiarkan. Kita sebagai umat Islam dalam melakukan suatu perbuatan harus memperhatikan dan mematuhi hukum Syara'. Hukum ini harus di atas hukum yang lain karena hukum Syara' berasal dari Allah Maha Pencipta dan mengetahui atas segala sesuatu.

Ada beberapa yang berpendapat bahwa perilaku ini adalah faktor genetik atau faktor bawaan dari lahir. Akan tetapi, belum ada penelitian yang menyatakan tentang hal ini melainkan hanyalah asumsi belaka. Allah SWT tidak menjadikan manusia menjadi seorang homo pada saat mereka dilahirkan yang ada adalah pengaruh dari kaum liberal yang menganut paham kebebasan dalam bertingkah laku, adalah buah dari sistem kapitalisme yang beorientasi pada  keuntungan semata.

Semua dijadikan objek industri untuk mencetak uang karena mereka hanya mementingkan materi dan kesnangan hidup di dunia. Wanita di eksploitasi menjadi mesin tenaga kerja yang menghasilkan uang, industri kesehatan melalui rumah sakit  untuk menghasilkan uang darii para pasien, sumber daya alam yang dikuras habis-habisan untuk kepentingan para konglomerat, apalagi industri entertaiment yang sangat menggiurkan hingga membuat para wanita rela menanggalkan penutup aurat demi uang dan kesenangan, kebebasan mengakses internet secara leluasa sehingga anak-anak pun tak luput dari dampak negatif atas kemudahan mengakses pornografi secara vulgar. Pornografi inilah yang menjadi penyebabnya.

Anak-anak muda yang bebas berpacaran layaknya suami istri dan kumpul kebo, serta kebiasaan bergonta- ganti pasangan sebelum pernikahan inilah yang menyebabkan kebosanan seseorang dalam perilaku seks mereka hingga timbul keinginan untuk mencoba sesuatu yang tak lazim yang disebut Lesbian Gay Bisexual dan Transgender bahkan melampiaskan keinginan mereka dengan anak2 (Phedophilia), kepada binatang (Bestiality) bahkan pada orang mati/ mayat sekalipun (Necrophilia).

Allah telah menurunkan Al-Quran melalui Rosul Muhammad SAW untuk kita semua untuk terciptanya Islam rahmatan Lil ‘alamin, akan tetapi bagaimana bisa rahmat untuk manusia dan alam semesta ini bisa terwujud apabila kita mencampakkan hukum-hukum Allah SWT. Kerusakan yang ditimbulkan oleh sebuah sistem buatan manusia benar benar telah membuat kekacauan dan kerusakan di muka bumi dan banyak dari kita yang tak mau tahu tentang hal ini.

Satu masalah tentang LGBT dampaknya sungguh luar biasa terhadap moral manusia, merusak akhlak, dan akidah umat Islam. Tak ada yang mampu menyelamatkan kehidupan manusia pada umumnya dan umat Islam khususnya selain diterapkannya Syariat Islam dalam naungan Khilafah alla minhajinnubuwah. Sudah saatnya kita kembali kepada Hukum-hukum Allah Azza Wajalla. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Pilkada 2018, Potret Diskoneksi Ummat dan Partai Politik

Pilkada 2018, Potret Diskoneksi Ummat dan Partai Politik

Senin, 19 Feb 2018 23:58

Menjadi Pribadi Muslim yang Kuat dan Berpengaruh

Menjadi Pribadi Muslim yang Kuat dan Berpengaruh

Senin, 19 Feb 2018 22:46

27 Tewas dalam Serangan Pimpinan UEA terhadap Posisi Al-Qaidah di Yaman

27 Tewas dalam Serangan Pimpinan UEA terhadap Posisi Al-Qaidah di Yaman

Senin, 19 Feb 2018 22:45

LGBT Perusak Generasi, Dalih Hak Asasi

LGBT Perusak Generasi, Dalih Hak Asasi

Senin, 19 Feb 2018 22:40

Turki Akan Perangi Pasukan Suriah Jika Mereka Masuki Afrin

Turki Akan Perangi Pasukan Suriah Jika Mereka Masuki Afrin

Senin, 19 Feb 2018 22:31

Umat Islam dan Bahasa Arab

Umat Islam dan Bahasa Arab

Senin, 19 Feb 2018 22:30

Aliansi Pecinta Haromain Demo di Kedubes Iran Tolak Internasionalisasi Penyelenggaraan Ibadah H

Aliansi Pecinta Haromain Demo di Kedubes Iran Tolak Internasionalisasi Penyelenggaraan Ibadah H

Senin, 19 Feb 2018 22:26

Laporan: Dua Faksi Pemberontak Suriah Bentuk Aliansi Baru untuk Perangi HTS

Laporan: Dua Faksi Pemberontak Suriah Bentuk Aliansi Baru untuk Perangi HTS

Senin, 19 Feb 2018 22:17

Gerakan Umat Mencari Fajar, Sebuah Evaluasi Massal Awal Waktu Shalat di Indonesia

Gerakan Umat Mencari Fajar, Sebuah Evaluasi Massal Awal Waktu Shalat di Indonesia

Senin, 19 Feb 2018 18:39

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Senin, 19 Feb 2018 14:47

[VIDEO] Anies Baswedan dicegah Paspamres Saat Persija Juara Piala Presiden? INI jawaban Gerindra

[VIDEO] Anies Baswedan dicegah Paspamres Saat Persija Juara Piala Presiden? INI jawaban Gerindra

Senin, 19 Feb 2018 13:25

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

Senin, 19 Feb 2018 13:24

Tutup dengan Gaya Mesra Jokowi-Anies di GBK, Pengamat: Mana Bisa Kenyataan lawan Pencitraan

Tutup dengan Gaya Mesra Jokowi-Anies di GBK, Pengamat: Mana Bisa Kenyataan lawan Pencitraan

Senin, 19 Feb 2018 13:11

Lapor ke Pemerintah tanpa Adanya Cacat, Pakar Komunikasi: Asal Bapak Senang

Lapor ke Pemerintah tanpa Adanya Cacat, Pakar Komunikasi: Asal Bapak Senang

Senin, 19 Feb 2018 13:11

Jangan Selesaikan secara Politik jika Menyinggung Agama (Islam) adalah Permasalahannya

Jangan Selesaikan secara Politik jika Menyinggung Agama (Islam) adalah Permasalahannya

Senin, 19 Feb 2018 12:11

Forjim Ajak Mahasiswa Lombok Dakwah Lewat Media

Forjim Ajak Mahasiswa Lombok Dakwah Lewat Media

Senin, 19 Feb 2018 11:58

Mengapa jika Ada Masalah Politik, Ulama malah Diundang ke Istana? Ini Kata Pakar Komunikasi

Mengapa jika Ada Masalah Politik, Ulama malah Diundang ke Istana? Ini Kata Pakar Komunikasi

Senin, 19 Feb 2018 11:11

Pakar Komunikasi Politik: Ikhlasnya Ulama dan Umara dapat Dilihat dari Wajahnya

Pakar Komunikasi Politik: Ikhlasnya Ulama dan Umara dapat Dilihat dari Wajahnya

Senin, 19 Feb 2018 10:11

Suara Hati Anak Negeri

Suara Hati Anak Negeri

Senin, 19 Feb 2018 07:59

Saatnya Media Bongkar Pencitraan

Saatnya Media Bongkar Pencitraan

Senin, 19 Feb 2018 01:24


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X