Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.332 views

Penegak Hukum Bubarkan Pengajian, Tanda Hilangnya Keadilan

Oleh: Aisyah Ummu Syahra

Baru-baru ini penggusuran paksa marak terjadi. Salah satunya yang menimpa warga di Tanjung Sari, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Tanah yang merupakan tempat bermukim sekitar 200 unit rumah dan 343 keluarga yang terdiri dari 1.411 jiwa menjadi korban penggusuran sepihak.

Penggusuran ini berujung sengketa dan menyebabkan bentrokan yang disinyalir cacat hukum. Karena ternyata warga memiliki bukti berupa sertifikat (SHM) resmi dari kementrian ATR/BPN.

Untuk menuntut keadilan, puluhan ibu-ibu menggelar pengajian dengan melantunkan dzikir dan doa bersama. Mereka berharap kepada penguasa dan penegak hukum setempat untuk memberikan mereka keadilan karena proses penggusuran tersebut dinilai cacat hukum. Tapi pilu menyelimuti lantunan doa ibu-ibu.

Para barisan polisi membubarkan pengajian dengan tindakan yang brutal. Para penegak hukum tersebut melepaskan tembakan gas air mata dan peluru karet. Tak cukup, bahkan menembakkan water canon. Tak sebanding, ibu-ibu pengajian pun mundur telak menyisakan 4 orang warga yang terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Menyedihkan, penegak hukum yang merupakan bagian penguasa negeri ini malah menyerang rakyatnya sendiri. Ketika rakyat mengalami ketidakadilan, seharusnya penegak hukum melindunginya. Tapi kenyataan yang memilukan ini malah memperjelas posisi kepada siapa penguasa ini berpihak. Tentu semua itu menunjukkan keberpihakan kepada kelompok kuat yang memiliki kepentingan dibanding rakyat lemah tak berdaya. Mereka lupa kepada bunyi sila "keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia".

Keadilan seharusnya menjadi tugas seorang penegak hukum maupun penguasa. Sebagaimana firman Allah SWT:

”Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah SWT. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah SWT akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.” (Qs Shad: 26)

Nyata sudah, rakyat tak memiliki harapan keadilan akan berlaku selama sistem demokrasi ini masih tegak. Karena dalam sistem sekarang ini keberpihakan akan berlaku hanya kepada para pemilik kepentingan. Rakyat yang tak berdaya hanya akan menjadi korban keserakahan para kapitalis. Hanya islamlah yang dapat memberikan jaminan keadilan. Karena hukum yang diterapkan bersumber dari Alquran dan Sunnah.

Bukan berdasarkan kepentingan yang berlaku. Dan dalam islam, penguasa dan penegak hukum berfungsi sebagai pelindung dan pengurus rakyat. Jadi akan terciptalah keadilan untuk seluruh rakyat. Wallahu'alam. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

Beratnya tugas dai pedalaman di Gunung Lawu. Jarak tempuh dan medan pedalaman sering kali harus membelah hutan, naik turun bukit, jalan berkelok, aspal rusak dan tanah becek. Ayo Wakaf Motor...

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Tanpa didampingi ibu dan ayah yang sudah wafat, Muhammad Zulfian harus berjuang melawan penyakit typus saat mengejar cita-cita di Rumah Tahfizh Al-Qur'an Sidoarjo, Jawa Timur...

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Latest News
Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Ahad, 18 Nov 2018 16:49

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Ahad, 18 Nov 2018 14:00

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ahad, 18 Nov 2018 13:35

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Ahad, 18 Nov 2018 12:58

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Ahad, 18 Nov 2018 12:35

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Ahad, 18 Nov 2018 11:35

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Ahad, 18 Nov 2018 10:35

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

Sabtu, 17 Nov 2018 18:15

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Sabtu, 17 Nov 2018 17:30

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 17 Nov 2018 15:00

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sabtu, 17 Nov 2018 11:02

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

Jum'at, 16 Nov 2018 21:45

2 Pemimpin Senior Khmer Merah Pembantai Muslim Cham dan Etnis Vietnam Divonis Seumur Hidup

2 Pemimpin Senior Khmer Merah Pembantai Muslim Cham dan Etnis Vietnam Divonis Seumur Hidup

Jum'at, 16 Nov 2018 21:20

Mantan Wakil Komandan Al-Shabaab Calonkan Diri Sebagai Pemimpin Negara Bagian Barat Daya Somalia

Mantan Wakil Komandan Al-Shabaab Calonkan Diri Sebagai Pemimpin Negara Bagian Barat Daya Somalia

Jum'at, 16 Nov 2018 20:15

Tidak perlu Berlaku Toleran ke PKI

Tidak perlu Berlaku Toleran ke PKI

Jum'at, 16 Nov 2018 18:43

Status Sosial Penentu Tingkat Toleransi?

Status Sosial Penentu Tingkat Toleransi?

Jum'at, 16 Nov 2018 17:43

Menlu Saudi Klaim Putra Mahkota Mohammed Bin Salman Tidak Terkait Pembunuhan Khashoggi

Menlu Saudi Klaim Putra Mahkota Mohammed Bin Salman Tidak Terkait Pembunuhan Khashoggi

Jum'at, 16 Nov 2018 16:45

Fahri Apresiasi Catatan SBY: Beralasan, untuk Bela Prabowo

Fahri Apresiasi Catatan SBY: Beralasan, untuk Bela Prabowo

Jum'at, 16 Nov 2018 12:17

Bendera Tauhid Dikaitkan dengan HTI: Mereka Panik, Takut Jeblok di 2019

Bendera Tauhid Dikaitkan dengan HTI: Mereka Panik, Takut Jeblok di 2019

Jum'at, 16 Nov 2018 11:17

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Jum'at, 16 Nov 2018 10:01


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X