Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.648 views

Kala Jeruji Besi Tak Bisa Lagi Lurus

Oleh :Nurina Purnama Sari S.ST

Cahaya temaram, sempitnya ruangan, lembabnya udara dan padatnya penghuni berjejal, itulah gambaran penjara yang terbersit dalam benak kita pada umumnya. Nyatanya, tak seperti itu adanya. Di dalam penjara pun berlaku  hukum “ada harga ada rupa”.

Ketika uang bertahta dalam genggaman, siapapun bisa silau karenanya, termasuk aparatur negara. Narapidana yang berharta, mampu membeli pelayanan penjara layaknya raja. Pelayanan kelas hotel bintang lima segera menanti masa-masa pesakitan menjadi seorang narapidana.

Oh ya, segera saya harus meralatnya. Tak patut kita menyematkan kata "pesakitan" kepada para napi istimewa tersebut. Tanpa  perlu mengundi nasib, dengan mudah mereka bergembira di dalam sepotong wilayah yang bernama lapas penjara.

Setahun yang lalu, Cipinang punya cerita, tentang seorang napi gembong narkotika yang dengan leluasa menjalankan bisnis narkotikanya di balik jeruji bui. Di dalam ruangan ber-AC nya yang sama sekali tak pantas di sebut penjara,karena ada perangkat elektronik segala rupa, pun akuarium ikan arwana.                                                                                                                                                                                Rupanya cerita yang sama namun beda rupa ditemukan di Lapas Sukamiskin baru-baru ini. Bahkan, dengan leluasa para napi terpidana korupsi membangun saung-saung mewah tempat bersantai ria.

Sakit. Potret masyarakat  sakit rupanya terdokumentasikan di dalam lembaga yang seharusnya  lurus dan meluruskan. Sayangnya, kedua pihak yang seharusnya   meluruskan dan diluruskan sama-sama pesakitan. Sakit dalam artian sesungguhnya.

Bedanya hanya di seragam, itu saja. Ini bukan masalah tunjuk hidung pada oknum, tapi sudah menjadi bagian kebijakan terstruktur. Rakyat tentu tak mudah lupa dengan nama Gayus Tambunan, narapidana yang namanya beken karena kepergok berpelesiran. Nah, itu baru yang mencuat ke permukaan. Yang tak ketahuan tentu bisa lebih banyak, bukan?

Beginilah ketika hukum sekuler diterapkan di tengah-tengah masyarakat. Penyalahgunaan kekuasaan  merajalela. Tumbuh suburnya  mafia hukum  di setiap celah aparatur pelaksananya adalah salah satu efek domino yang akan  dirasakan rakyat negeri ini. Keadilan hukum menjadi relatif tergantung siapa yang  berduit.

Sistem sekuler menjadikan penerapan hukum  beserta sanksinya lemah sehingga tidak akan pernah membawa efek  jera bagi pelakunya. Dan akar dari itu semua, ada faktor ideologis, yaitu tumbuhnya nilai-nilai kebebasan dan hedonisme di masyarakat sehingga melahirkan individu-individu yang lemah karakternya dan tak benar attitude-nya.

Aparatur pelaksana hukum perlu berkaca pada masa kekhilafahan Umar Bin Khattab. Khalifah Umar memberlakukan seperangkat hukuman pidana yang keras. Hal ini bertujuan untuk menimbulkan efek jera bagi pelaku dan pencegah bagi calon pelaku. Untuk menghindari membengkaknya harta kekayaan para pegawai, sistem Islam juga melakukan penghitungan harta kekayaan para aparatur negaranya, termasuk aparatur pelaksana hukum itu sendiri.

Catatan sejarah menunjukkan, hukuman tegas pada masa Khilafah terhadap pelaku penyelewangan wewenang, termasuk penerima suap, tak segan-segan dikenai hukuman ta’zir berupa tasyhir atau pewartaan (dulu dengan diarak keliling kota, sekarang mungkin bisa ditayangkan di televisi seperti yang pernah dilakukan), penyitaan harta dan hukuman kurungan, bahkan bisa sampai hukuman mati. Pemberlakuan hukuman ini berfungsi sebagai pencegah, sehingga diharapkan memberi efek jera dan membuat orang lain takut untuk mengerjakan kejahatan yang sama.

Filosofi dibalik kokohnya tembok penjara dan jeruji besi tak lagi mampu “meluruskan”, karena tembok  sudah jebol  dan jeruji besi tak lagi lurus.  Rasanya hanya penerapan hukum  Islam  saja yang bisa meluruskan semua penyimpangan hukum  yang  diakibatkan oleh penerapan sistem sekuler.

Dengan catatan, penerapan hukum yang dilakukan tidak setengah-setengah, harus total.  Karena aturan dari Allah tidak bisa dibeli dengan materi.Tak  ada  tawar menawar lagi. Berbeda dengan penerapan hukum buatan manusia yang bisa di manipulasi. [syahid/voa-islam.com]

Kiriman Nurina Purnama Sari S.ST

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Pejuang Al-Shabaab Serbu Gedung Kementerian Tenaga Kerja Somalia di Mogadishu

Pejuang Al-Shabaab Serbu Gedung Kementerian Tenaga Kerja Somalia di Mogadishu

Sabtu, 23 Mar 2019 21:15

PM Malaysia Mahathir Mohammad: Israel Negara Perampok

PM Malaysia Mahathir Mohammad: Israel Negara Perampok

Sabtu, 23 Mar 2019 20:45

Damin Sada Optimis Prabowo Bakal Menang di Bekasi Meski Tanpa Kampanye

Damin Sada Optimis Prabowo Bakal Menang di Bekasi Meski Tanpa Kampanye

Sabtu, 23 Mar 2019 17:16

Kesetaraan Dalam Islam Memuliakan Muslimah

Kesetaraan Dalam Islam Memuliakan Muslimah

Sabtu, 23 Mar 2019 16:39

Kala Apel Kebangsaan Lebih Berharga dari Nyawa Rakyat Papua

Kala Apel Kebangsaan Lebih Berharga dari Nyawa Rakyat Papua

Sabtu, 23 Mar 2019 15:22

Muslim Selandia Baru Menangis Saat Kembali Gunakan Masjid Al Noor Setelah Pembantaian

Muslim Selandia Baru Menangis Saat Kembali Gunakan Masjid Al Noor Setelah Pembantaian

Sabtu, 23 Mar 2019 15:05

Tentara Zionis Israel Tembaki Demonstran di Perbatasan Gaza, Tewaskan 2 Pria Palestina

Tentara Zionis Israel Tembaki Demonstran di Perbatasan Gaza, Tewaskan 2 Pria Palestina

Sabtu, 23 Mar 2019 14:30

Selamatkan Keluarga dari Virus Liberalisasi

Selamatkan Keluarga dari Virus Liberalisasi

Sabtu, 23 Mar 2019 12:06

Hujan Deras Tak Surutkan Langkah Umat Islam Tasikmalaya Ikuti Solidaritas Muslim Selandia Baru

Hujan Deras Tak Surutkan Langkah Umat Islam Tasikmalaya Ikuti Solidaritas Muslim Selandia Baru

Sabtu, 23 Mar 2019 11:36

MUI Berharap Selandia Baru Pelopori Lawan Islamophobia

MUI Berharap Selandia Baru Pelopori Lawan Islamophobia

Sabtu, 23 Mar 2019 10:45

Benang Merah Teror Keji Selandia Baru dan Industri Islamophobia Global

Benang Merah Teror Keji Selandia Baru dan Industri Islamophobia Global

Sabtu, 23 Mar 2019 09:03

Wiranto Ingin Jerat Pelaku Hoax dengan UU Terorisme, Muhammadiyah: Sangat Berlebihan

Wiranto Ingin Jerat Pelaku Hoax dengan UU Terorisme, Muhammadiyah: Sangat Berlebihan

Sabtu, 23 Mar 2019 08:47

Solusi Online Bootcamp Programming di Era Industri 4.0

Solusi Online Bootcamp Programming di Era Industri 4.0

Jum'at, 22 Mar 2019 23:44

Siapakah Penjaga Mahkota Perempuan?

Siapakah Penjaga Mahkota Perempuan?

Jum'at, 22 Mar 2019 23:40

Minum Yoghurt Bisa Bantu Redakan Mag Ringan

Minum Yoghurt Bisa Bantu Redakan Mag Ringan

Jum'at, 22 Mar 2019 23:35

Jebakan Politik Kampanye

Jebakan Politik Kampanye

Jum'at, 22 Mar 2019 23:33

Yordania Tolak Permintaan Liga Arab untuk Melarang Hamas dan Ikhwanul Muslimin

Yordania Tolak Permintaan Liga Arab untuk Melarang Hamas dan Ikhwanul Muslimin

Jum'at, 22 Mar 2019 21:48

Ex Pejuang Taliban-Amerika John Walker Lindh Berencana Pindah ke Irlandia Setelah Bebas dari Penjara

Ex Pejuang Taliban-Amerika John Walker Lindh Berencana Pindah ke Irlandia Setelah Bebas dari Penjara

Jum'at, 22 Mar 2019 20:51

Unggah Pidato Erdogan, Andi Singgung Jokowi

Unggah Pidato Erdogan, Andi Singgung Jokowi

Jum'at, 22 Mar 2019 19:35

Catat! Ini Dua Kepastian Sandi untuk Kesejahteraan Anak-anak Bangsa

Catat! Ini Dua Kepastian Sandi untuk Kesejahteraan Anak-anak Bangsa

Jum'at, 22 Mar 2019 18:35


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X