Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.085 views

Menapaki Kemerdekaan Hakiki

Sahabat VOA-Islam...

Tepat 73 tahun yang lalu, pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya. Dengan kemerdekaan itu, artinya Indonesia telah lepas dari penjajahan berbagai bangsa mulai dari Portugis, Inggris, Belanda, dan Jepang.

Penjajah-penjajah itu datang ke negeri kita atas nama sebuah misi yang dimotori oleh ambisi kekuasaan. Mereka tergiur dengan sumber daya alam kita berupa cengkeh, pala, dan lain sebagainya. Dahulu, tenaga-tenaga nenek moyang kita diperas oleh ambisi para penjajah itu.

Barangkali tidak asing telinga kita mendengar kata rodi dan romusa, kerja paksa yang diberlakukan Negara penjajah pada penduduk negeri kita. Berbagai penindasan dan kezholiman tak manusiawi mereka timpakan kepada penduduk pribumi negeri tercinta ini.

Dahulu, kehidupan nenek moyang kita diliputi keterjajahan sementara kini kita bebas melakukan banyak aktivitas. Sayangnya, ada hal yang tak bisa kita pungkiri, setelah pahlawan-pahlawan kita berhasil mengusir para penjajah itu, hari ini mengapa banyak perusahaan-perusahaan raksasa asing menyerbu Indonesia?

Mengingatkan pada sejarah penjajahan VOC. Mereka sama-sama mengambil kekayaan alam negeri kita meski dahulu yang diambil adalah rempah-rempah bukan pertambangan seperti di zaman milenial ini.

Bahkan, saat ini rakyat kita tersaingi dengan kehadiran tenaga kerja illegal dari negeri tirai bambu. Sudahkah kita benar-benar merdeka? Iya, 73 tahun yang lalu.

Namun, apa perbedaan antara negeri kita sebelum merdeka dengan setelah merdeka bilamana SDA dan SDM kita masih disetir oleh asing? Baiklah, secara fisik, moncong senjata penjajah memang tak menodong kita, namun tangan-tangan mereka dalam menentukan kebijakan-kebijakan negeri ini masih kental terasa.

Menurut pengamat dari Universitas Airlangga Surabaya, Bambang MS M.Sosio mengatakan 72 undang-undang di Indonesia diitervensi asing. Sebagaimana yang dikutip dari Republika.co.id, kepungan tersebut terlihat dari adanya 75 persen pertambangan, 50,6 persen perbankan, 70 persen jaringan telekomunikasi, dan 65 persen agroindustri di Indonesia dikuasai asing. Itukah makna dari kemerdekaan yang kita pahami selama ini?

Tangan-tangan itu tak kasat mata. Mereka lebih berbahaya, karena kita tidak merasakan penindasan secara langsung. Bahkan, sebagian dari kita terdapat orang-orang apatis. Padahal, buta terburuk adalah buta politik. Sebab kita jadi tidak menegrti apakah gerangan yang menyebabkan sembako mahal, bahan bakarpun sama-sama mahal, bahkan merambat pada pembiayaan pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya.

Keuntungan para perusahaan asing itu sangat besar. Atas nama mampu mengelola kekayaan sebuah negeri sebab memiliki modal, mereka pergunakan untuk perlahan demi perlahan mengenyampingkan peran negara. Bukankah itu tak lain adalah bentuk penjajahan gaya baru alias neo-imperialisme?

Lantas, bagaimana cara kita supaya merdeka? Karena penjajahan itu hadir tersebab kita menjalankan hukum buatan manusia sementara manusia adalah makhluk yang memiliki hawa nafsu.

Setiap mannusia memiliki paradigma yang berbeda-beda satu sama lain, maka mereka membutuhkan pemutus perkara yang adil untuk memecahkan masalah di antara mereka. Siapakah dzat Maha Adil itu? Dialah Allah S.W.T yang mengutus Muhammad S.A.W ke tengah-tengan umat manusia.

Rasulullah S.A.W bersabda: “Kaum muslimin bersekutu dalam tiga hal, air, padang gembalaan, dan api ” (HR. Ahmad)

Dari hadits di atas, kita dapat memahami bahwa sumber daya alam seperti air sungai, laut,  atau mata air yang direpresentasikan oleh air, hutan yang direpresentasikan oleh padang gembalaan, mineral dan energi yang direpresentasikan oleh api serta jenis sumbe daya alam lainnya adalah kepemilikan umum.

Sehingga pengelolaannya harus ditujukan untuk kemashlahatan umat manusia. Hal tersebut hanyalah salah satu contoh konkret dari konsep peraturan dalam Islam yang dapat diterakan secara praktis.

Kemerdekaan hakiki hakikatnya adalah terbebas dari segala bentuk penghambaan kepada selain Allah baik dalam dimensi individu maupun negara. Tak lain karena kepada Allah-lah kita tunduk, patuh, dan menghamba.

Dapatkah dikatakan kemerdekaan hakiki bilamana kebijakan negeri kita masi dipengaruhi oleh intervensi asing? Maka, bila kita ingin merdeka, kita harus berhijrah dari peraturan buatan manusia yang saat ini mau tidak mau harus kita patuhi menuju aturan yang berasal dari wahyu Sang Pecipta yang lebih kita kenal dengan nama “syariat Islam”.

Namun, penerapan syariat Islam tersebut tak kan terlaksana secara utuh kecuali jika kita mengganti neo-imperialisme yang terlahir dari pemikiran sekuler-kapitalisme dengan syariat Islam itu sendiri dalam bingkai Khilafah.

Oleh sebab itu, marilah kita bersama-sama menyebarkan opini Islam di tengah-tengah masyarakat untuk mewujudkan penghambaan kolektif kepada Allah ‘azza wa jall, pencipta semesta sekaligus pengatur jagad raya. Wallahu a’lam bishshowab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Sejumlah Pria Bersenjata Bersenjata Serang Penjara di Jalalabad Afghanistan Timur

Sejumlah Pria Bersenjata Bersenjata Serang Penjara di Jalalabad Afghanistan Timur

Senin, 03 Aug 2020 16:00

Jet-jet Tempur Israel Serang Jalur Gaza

Jet-jet Tempur Israel Serang Jalur Gaza

Senin, 03 Aug 2020 15:15

Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Yang Dianggap 'Berisiko Tinggi' Virus Corona

Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Yang Dianggap 'Berisiko Tinggi' Virus Corona

Senin, 03 Aug 2020 14:28

Pengangguran 10 Juta! Ikuti Training & Praktek 5 hari di RM Padang Express

Pengangguran 10 Juta! Ikuti Training & Praktek 5 hari di RM Padang Express

Senin, 03 Aug 2020 09:46

Djoko S Tjandra Tertangkap Setelah 3 Jenderal Dicopot

Djoko S Tjandra Tertangkap Setelah 3 Jenderal Dicopot

Senin, 03 Aug 2020 08:32

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

Ahad, 02 Aug 2020 23:15

Warga Israel Lakukan Demonstrasi Anti-Netanyahu Terbesar di Al-Quds Yerusalem

Warga Israel Lakukan Demonstrasi Anti-Netanyahu Terbesar di Al-Quds Yerusalem

Ahad, 02 Aug 2020 22:55

Arti Cinta

Arti Cinta

Ahad, 02 Aug 2020 21:52

Menjaga yang Berharga

Menjaga yang Berharga

Ahad, 02 Aug 2020 21:46

Bumi Pertiwi Disapa Resesi

Bumi Pertiwi Disapa Resesi

Ahad, 02 Aug 2020 21:46

7 Tentara Suriah Tewas 9 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Dengan Pejuang Oposisi Suriah di Idlib

7 Tentara Suriah Tewas 9 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Dengan Pejuang Oposisi Suriah di Idlib

Ahad, 02 Aug 2020 21:44

Terimakasih Nak, Kau Ajarkan Ibumu Beretika

Terimakasih Nak, Kau Ajarkan Ibumu Beretika

Ahad, 02 Aug 2020 21:39

Idul Adha: Refleksi Pengorbanan dan Ketaatan Berbuah Keridhaan

Idul Adha: Refleksi Pengorbanan dan Ketaatan Berbuah Keridhaan

Ahad, 02 Aug 2020 21:32

Badan Intelijen Afghanistan Klaim Tewaskan Seorang Pemimpin Senior Islamic State

Badan Intelijen Afghanistan Klaim Tewaskan Seorang Pemimpin Senior Islamic State

Ahad, 02 Aug 2020 21:30

Berkurban Wujud Ketaatan Totalitas

Berkurban Wujud Ketaatan Totalitas

Ahad, 02 Aug 2020 21:28

Dilema Para Emak di Tengah Pandemi yang Tak Kunjung Reda

Dilema Para Emak di Tengah Pandemi yang Tak Kunjung Reda

Ahad, 02 Aug 2020 21:25

Manajemen Penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Muhammadiyah Aisyiyah

Manajemen Penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Muhammadiyah Aisyiyah

Ahad, 02 Aug 2020 21:16

Bagi Rendang di Bantargebang

Bagi Rendang di Bantargebang

Ahad, 02 Aug 2020 21:13

Promosi Seks Bebas Makin Menggila, #IndonesiaTanpaJIL Angkat Suara

Promosi Seks Bebas Makin Menggila, #IndonesiaTanpaJIL Angkat Suara

Ahad, 02 Aug 2020 13:26

Polisi Diminta Tidak Tebang Pilih Tangani Kasus Intoleransi

Polisi Diminta Tidak Tebang Pilih Tangani Kasus Intoleransi

Ahad, 02 Aug 2020 12:18


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X