Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.804 views

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Tony Rosyid

(Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa)

Kemarin, tepatnya 16/10/2018, adalah genap satu tahun Anies menjabat Gubernur DKI Jakarta. Sandi, Wakil Gubernur? Tetap tak bisa diabaikan peran besarnya membantu Gubernur. Suksesnya Anies, sukses pula bagi Sandi. Saat ini, biarlah Sandi fokus sebagai calon presiden untuk rencana kerja yang jauh lebih besar dan menantang.

Perjalanan setahun sebagai Gubernur DKI, sarat dinamika. Diiringi takbir dan shalawat saat pencoblosan dan pelantikan, berlanjut demo dan kritik sebagai ritual harian saat melaksanakan tugas. Ini bagian dari asesoris politik yang harus turut dirasakan oleh seorang gubernur. Karena gubernur adalah jabatan politik.

Pujian dan kritik ibarat musim yang silih berganti. Kadang kemarau ketika program yang dijalankan belum sampai ke wilayah tertentu. Tapi segera berganti hujan ketika hasilnya sudah mulai dirasakan. Warga punya subyektifitasnya masing-masing yang ketika bersentuhan dengan kepentingan elit terkadang melahirkan petir, bahkan badai. Seorang pemimpin, termasuk gubernur mesti peka dan siap menghadapi situasi obyektif seperti ini.

Dalam tradisi kita, 100 hari dan hitungan tahun sering dijadikan batas waktu untuk mengevaluasi kinerja seorang pemimpin, termasuk gubernur. Bagaimana cara evaluasinya? Gampang!

Pertama, lihat janji Anies. Ada 23 janji saat kampanye. Jika kita ingin sedikit kritis, apakah 23 janji kampanye itu sesuai dengan visi besar Anies membangun Jakarta?

Apa visi besar Anies untuk Jakarta? "Berpihak kepada yang lemah dengan memberikan kesempatan untuk hidup setara dengan yang lain". Visi ini menarik. Sebab, kehadiran penguasa seringkali menjadi tangan panjang kelompok elit. "Budak-budak kapitalis", kata sebagian aktivis. Anies menegaskan posisioning dirinya.

Penutupan Alexis, penghentian reklamasi dan teguran kepada para pemilik gedung terkait pelanggaran mengambil air tanah, adalah bagian dari posisioning Anies terhadap para elit itu. Anies menegaskan ia tidak bersama dan satu pihak dengan mereka yang biasa melakukan kesewenang-wenangan dengan uangnya. Anies tidak memusuhi mereka, tapi memastikan bahwa hukum dan aturan itu ditegakkan secara adil di Jakarta. Tidak hanya berlaku untuk orang lemah, tapi juga harus tegas kepada mereka yang merasa kuat. Kalimat ini yang berulangkali disampaikan oleh Anies.

Ketegasan ini sekaligus menjawab stigma bahwa Anies lemah dibanding Ahok, dan hanya pandai bicara. Anies telah menjawabnya dengan kebijakan dan kerja nyata. Soal ini, Anies layak diberikan apresiasi.

Kedua, Apakah 23 janji Anies itu sudah masuk rencana program? Lebih konkretnya, apakah sudah dianggarkan dan masuk di RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah). Diusulkan ke DPRD, lalu disetujui anggarannya. Anies tegas menjawab bahwa di tahun pertama semua janji itu sudah masuk dan dapat anggaran.

Masuknya 23 janji dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah adalah data riil untuk mengukur tingkat komitmen Anies. Meski masyarakat tahu, DPRD DKI mayoritas anggotanya berasal dari partai yang tidak pendukung Anies. Dalam situasi itu kita bisa membayangkan betapa tidak mudahnya memperjuangkan program berkaitan dengan 23 janji itu untuk ketuk anggaran di DPRD. Disini yang dibutuhkan tidak hanya semangat dan komitmen, tapi juga  kemampuan dalam komunikasi politik. Keberhasilan anggaran ini menunjukkan kepiawaian Anies dalam komunikasi politik. Dan itu tidak gampang.

Ketiga, lihat bagaimana program yang direncanakan dan diketuk  anggarannya oleh DPRD itu direalisasikan. Untuk melaksanakan tugas ini Anies harus bekerja dengan para kepala dinas yang baru saja dilantik oleh Djarot. Hanya beberapa hari sebelum Djarot berakhir masa tugasnya. Artinya, Anies harus bekerja dengan orang-orang yang patut dievaluasi loyalitasnya. Ini tak mudah.

Apapun keadaannya, data obyektif di lapangan mesti jadi ukuran. Hasil kinerja Anies harus dilihat telanjang, apa adanya. Diantara data itu adalah DP 0%. Sedang proses realisasi. KJP plus berhasil dilaksanakan. Ok Oce sebagai program pengentasan 200.000 angka pengangguran sudah berjalan. Transportasi sudah terintegrasi dalam program "Lingko". Dan juga program-program yang lainnya. Ini data riil.

Jika diidentifikasi, ada tiga kualifikasi program Anies yang didesign untuk Jakarta. Pertama, program penyelamatan. Penutupan Alexis, penghentian reklamasi, ancaman bagi pemilik gedung yang melakukan pelanggaran dalam penyerapan air tanah, gugatan terhadap pembelian Rumah Sakit Sumber Waras dan tanah BMW. Semua itu adalah upaya penyelamatan aset materiil dan non materiil milik DKI.

Kedua, program pengendalian. Sebut saja  problem solving. Setiap daerah punya problem masing-masing. Kegagalan mengindentifikasi problem memastikan program tak akan efektif. Apa problem DKI? 51,7% warga Jakarta tak punya rumah. Maka dibuat program rumah DP 0%. 1/3 warga Jakarta tak lulus SMA. Maka dibuat KJP Plus. Masyarakat Jakarta minimal bisa sekolah sampai SMA. 40% warga Jakarta tak menikmati air bersih. Maka dibuat program pipanisasi yang sudah 12 tahun tak tersentuh. Orang miskin di Jakarta beli air perhari Rp. 20.000. sebulan Rp. 600.000. Sementara orang kaya beli air setiap bulan Rp. 120.000. Lebih mahal yang dibeli orang miskin. Inilah gunanya visi berpihak kepada yang lemah agar bisa hidup setara dengan yang lain.

Dalam rangka kesetaraan itu, Anies memberi ruang bagi sepeda motor untuk bisa melewati jalan Tamrin. Ini bukan hanya soal lewat, tapi terkait fungsi ekonomi. Ketika jalan Tamrin dibuka untuk sepeda motor, maka gojek motor bisa diakses oleh warga, pengantar barang dengan layanan sepeda motor bisa digunakan, dan banyak hal lainnya. Ini bukan cuma akses jalan, tapi juga akses ekonomi.

Ketiga, design Jakarta Jangka panjang adalah bagaimana membuat Jakarta maju kotanya, sejahtera dan bahagia warganya. Keberpihakan kepada "orang lemah" agar hidup di Jakarta ada kesetaraan sebagai prioritas dijadikan Anies sebagai pondasi membangun Jakarta yang maju dan bahagia.

Good luck Anies Baswedan. Masyarakat terus menunggu kinerja dan karyamu yang lebih besar lagi. Tidak hanya sebagai Gubernur DKI, tapi juga Gubernur Indonesia. Sebab, Jakarta adalah ibu kota dan wajah negeri ini. Wajah Jakarta adalah wajah Indonesia. Baik buruknya sekarang ada di tanganmu. Jadikan kepala daerah yang lain bisa belajar dan menjadikan kerjamu sebagai referensi membangun di seluruh wilayah Indonesia. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 17/10/2018

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Menhan AS Sebut Militernya Tidak Akan Mundur dari Afghanistan Tanpa Koordinasi dengan Sekutu

Menhan AS Sebut Militernya Tidak Akan Mundur dari Afghanistan Tanpa Koordinasi dengan Sekutu

Jum'at, 15 Feb 2019 21:00

Laporan: Calon Istri Khashoggi Bisa Jadi Korban Kedua Jika Masuki Konsulat Saudi di Istanbul

Laporan: Calon Istri Khashoggi Bisa Jadi Korban Kedua Jika Masuki Konsulat Saudi di Istanbul

Jum'at, 15 Feb 2019 20:18

Parlemen Mesir Pilih 'Mosi Fir'aun', Setujui Al-Sisi Berkuasa Hingga 2034

Parlemen Mesir Pilih 'Mosi Fir'aun', Setujui Al-Sisi Berkuasa Hingga 2034

Jum'at, 15 Feb 2019 19:45

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Jum'at, 15 Feb 2019 11:33

Intelijen Militer Israel Sedang Persiapkan Perang Baru di Gaza

Intelijen Militer Israel Sedang Persiapkan Perang Baru di Gaza

Jum'at, 15 Feb 2019 09:47

Ketika Guru Banyak Dilecehkan, Tanya Kenapa?

Ketika Guru Banyak Dilecehkan, Tanya Kenapa?

Jum'at, 15 Feb 2019 00:22

Anadolu: Polisi Turki Yakin Mayat Jamal Khashoggi Kemungkinan Dibakar

Anadolu: Polisi Turki Yakin Mayat Jamal Khashoggi Kemungkinan Dibakar

Kamis, 14 Feb 2019 23:00

Jaish e-Mohammed Nyatakan Tanggung Jawab Atas Bom Jibaku yang Menewaskan 40 Pasukan India di Kashmir

Jaish e-Mohammed Nyatakan Tanggung Jawab Atas Bom Jibaku yang Menewaskan 40 Pasukan India di Kashmir

Kamis, 14 Feb 2019 22:45

Menuduh Hoax

Menuduh Hoax

Kamis, 14 Feb 2019 22:38

Hamas dan Fatah Tolak Kesepakatan Abad Ini untuk Timur Tengah yang Digagas Trump

Hamas dan Fatah Tolak Kesepakatan Abad Ini untuk Timur Tengah yang Digagas Trump

Kamis, 14 Feb 2019 21:15

Soal Penolakan Prabowo Shalat Jumat, Bawaslu: Tidak Ada Larangan Peserta Pemilu Beribadah

Soal Penolakan Prabowo Shalat Jumat, Bawaslu: Tidak Ada Larangan Peserta Pemilu Beribadah

Kamis, 14 Feb 2019 20:14

Sindir Jokowi, Cucu Pendiri NU: Prabowo Shalat Menghadap Kiblat Bukan Kamera

Sindir Jokowi, Cucu Pendiri NU: Prabowo Shalat Menghadap Kiblat Bukan Kamera

Kamis, 14 Feb 2019 20:07

Sudirman Said: Ada Pihak yang Ingin Politisir Shalat Jumat Prabowo

Sudirman Said: Ada Pihak yang Ingin Politisir Shalat Jumat Prabowo

Kamis, 14 Feb 2019 19:56

Laporan: Kepala Intelijen Israel Diam-diam Kunjungi Saudi pada 2014

Laporan: Kepala Intelijen Israel Diam-diam Kunjungi Saudi pada 2014

Kamis, 14 Feb 2019 19:45

Ujaran Kebencian

Ujaran Kebencian

Kamis, 14 Feb 2019 19:36

WNI Pelaku Pemboman di Gereja Jolo-Sulu Filipina?

WNI Pelaku Pemboman di Gereja Jolo-Sulu Filipina?

Kamis, 14 Feb 2019 17:15

X Files

X Files

Kamis, 14 Feb 2019 17:00

Yang Gaji Kamu Siapa?

Yang Gaji Kamu Siapa?

Kamis, 14 Feb 2019 15:20

Serangan Bom Jibaku Jaisyul Adl Tewaskan 41 Anggota Pasukan Elit Syi'ah Iran

Serangan Bom Jibaku Jaisyul Adl Tewaskan 41 Anggota Pasukan Elit Syi'ah Iran

Kamis, 14 Feb 2019 14:20

Sebentar Lagi Takmir Masjid Agung Semarang Disebut ‘Orang Prabowo’

Sebentar Lagi Takmir Masjid Agung Semarang Disebut ‘Orang Prabowo’

Kamis, 14 Feb 2019 12:07


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X