Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.752 views

Nasib di Bawah Rezim Anti Kritik

Oleh:  Ifa Mufida*

Kejadian-kejadian dari kebijakan rezim pemerintahan saat ini seolah membuat rakyat harus terus mengelus dada. Setiap hari selalu disuguhi dengan hal-hal yang tak lazim dilakukan oleh seorang penguasa yang seharusnya menjadi pelayan rakyat. Nyatanya, rezim ini lebih memilih untuk menjadi pelayan dari orang-orang yang berkepentingan di sekitarnya. Segala kebijakan yang ditelorkan oleh rezim ini bukannya mensejahterakan  justru membuat rakyat menjerit.

Sungguh miris, rezim penguasa ini membungkam kritik dan nasihat dari rakyaknya sendiri. Seperti yang dialami oleh Muhammad Said Sidu, yang diberhentikan dari jabatan komisaris BUMN. Pemberhentian Said Didu ini  yang diketahui karena Said Didu mengkritik keras masalah Kebijakan Pemerintah divestasi saham freeport. Said Didu menuliskan dalam tweetnya  soal pembelian saham,  dapak lingkungan, pajak, hingga mengenai pengendali freeport. Said Didu juga mengkritik mengenai Freeport Mc Moran yang akhirnya dapat menghindar dari sanksi lingkungan terkait dengan pengelolaan limbah.

Said Didu mengakui bahwa dirinya memiliki pandangan berbeda terkait akuisisi Freeport. Karena menurutnya terdapat potensi yang menimbulkan permasalahan bagi PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) dalam jangka pendek. Ia menilai Inalum tidak memiliki kecukupan dana untuk membayar utang baik pokok dan bunga. Karena untuk membeli 51% saham Freeport, Inalum sudah utang US$ 4 miliar. Lalu Inalum akan pinjam lagi untuk membangun smelter dan tambang bawah tanah. Dengan kondisi seperti ini, pada 2019 Inalum berpotensi mengalami kesulitan keuangan.

Menurut Said Didu,  dalam konteks transaksi pembelian 51% saham tersebut justru cenderung menguntungkan Freeport McMoRan. Seperti misalnya mendapatkan kepastian operasi hingga 2041, dapat uang tunai US$ 4 miliar dari penjulan 51% saham, mendapatkan kepastian pengelolaan tambang, mendapat Kepasatian pajak, denda atas kerusakan lingkungan hidup tidak dikenakan. Sementara, pemerintah Indonesia tidak mendapatkan keuntungan maksimal dari pembelian Freeport. Maka Said melarang pemerintah untuk euforia sesaat (suara nasional.id).

Karena alasan-alasan yang dianggap bersebarangan dengan keputusan pemerintah tersebut, Said Didu akhirnya diberhentikan dari jabatannya.  Menurut Said Didu bahwa dia diberhentikan bukan karena kinerja tetapi karena tidak sejalan dengan menteri BUMN. Hal ini juga dibenarkan oleh Menteri BUMN mengenai alasan pemberhentian Said Didu karena berseberangan dengan pemerintah.

Kejadian ini menunjukkan bahwa rezim ini adalah rezim anti kritik dan pro asing. Sebab kritik tersebut dilontarkan untuk kebaikan masyarakat negeri ini, tetapi lebih memilih condomg pada kepentingan asing. Penguasa telah membungkam kritik dari masayakatnya sendiri. Bagi rezim kepentingan asing harus di atas kepentingan rakyat sendiri. Ini membuktikan bahwa kebebasan berpendapat dalam sistem demokrasi adalah omong kosong.

Sangat jauh berbeda ketika sistem Islam diterapkan dalam kekhilafahan. Rakyat boleh mengkritik dan menegur penguasa, bahkan boleh ditujukan langsung kepada khalifah yang memimpin. Sehingga penguasa dapat memperbaiki diri dari kebijakan yang diambilnya untuk ditinjau ulang apakah sudah sesuai dengan Islam atau tidak.

Salah satu hadits yang mendorong untuk mengoreksi penguasa, menasihati mereka, adalah hadits dari Tamim al-Dari r.a bahwa Nabi Muhammad SAW, bersabda: “Agama itu adalah nasihat”. Para sahabat bertanya: “Untuk siapa?” Nabi saw bersabda: “Untuk Allah, kitab suci-Nya, Rasul-Nya, pemimpin kaum muslimin dan kaum muslimin pada umumnya.” (HR. Muslim, Abu Dawud, Ahmad. Lafal Muslim).

Dari beberapa buku Sarah  Hadist, dijelaskan bahwa hadist  ini mengandung penekanan akan pentingnya menasihati penguasa atau pemimpin kaum muslim. Namun, nasihat ini bukan sembarang nasihat, melainkan nasihat dengan landasan Din ini, sebagaimana permulaan kalimat hadits ini, al-dîn al-nashîhah. Mengoreksi Penguasa dikenal dengan istilah Muhasabah Lil Hukkam di dalam Islam.

Di sisi lain, Rasulullah SAW pun secara khusus telah memuji aktivitas mengoreksi penguasa zhalim, untuk mengoreksi kesalahannya dan menyampaikan kebenaran kepadanya: “Sebaik-baik jihad adalah perkataan yang benar kepada pemimpin yang zhalim.” (HR. Ahmad, Ibn Majah, Abu Dawud, al-Nasa’i, al-Hakim dan lainnya). Demikianlah sungguh nyata perbedaan islam dengan sistem demokrasi terlebih ketika dipimpin oleh rezim yang represif dan anti kritik seperti saat ini.

Terkait kasus Said Didu,  tak heran jika apa yang disampaikannya membuat geram penguasa. Karena dalam ekonomi kapitalisme yang dianut negeri ini, asing diberikan hak untuk menguasai sumber daya alam, sementara sistem ekonomi Islam melarang memberikan pengelolaan sumber daya alam kepada asing dan swasta.  Seperti Sabda Rasulullah SAW, “Manusia berserikat kepada tiga hal: air, padang (tanah), dan api” (HR. Abu Dawud. Ibnu Majah, Ahmad, dan Al-Baihaqi).

Sekali lagi kita dinampakkan perbedaan sistem demokrasi sekuler dengan sistem Islam. Hanya sistem Islam lah yang bisa memanusiakan manusia. Hanya sistem Islam-lah yang akan menjaga manusia dari kerusakan karena sistem ini nyata berasal dari Allah SWT, Al-Khaliq Al-Mudabbir. Islam adalah Rahmat untuk seluruh Alam, maka solusi Islam juga untuk semua baik muslim ataupun non-muslim.

Maka, Sampai kapankah kita mau dikurung oleh sistem demokrasi yang rusak ini? Mari bergegas untuk kembali kepada pangkuan Islam yang kaffah. Hanya dengan Islam yang kaffah di bawah institusi negara inilah, manusia akan sejahtera dunia dan akhirat, insya Allah. Maka sudah saatnya umat berjuang untuk menerapkan sistem Islam di negeri ini agar memberikan kebaikan dan keberkahan bagi negeri ini. Allahu a’lam Bi Showab. [syahid/voa-islam.com]

*Praktisi Kesehatan dan Pemerhati Masalah Umat

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Latest News
Senat Prancis Setujui Larangan Muslimah Berjilbab Temani Anak-anak Mereka ke Sekolah

Senat Prancis Setujui Larangan Muslimah Berjilbab Temani Anak-anak Mereka ke Sekolah

Senin, 20 May 2019 22:00

Din Syamsuddin: People Power Tak Langgar Konstitusi

Din Syamsuddin: People Power Tak Langgar Konstitusi

Senin, 20 May 2019 21:55

Rezim Assad Gunakan Gas Beracun untuk Coba Rebut Bukit Kabani dari Oposisi

Rezim Assad Gunakan Gas Beracun untuk Coba Rebut Bukit Kabani dari Oposisi

Senin, 20 May 2019 21:30

Senat Prancis Setujui Larangan Muslimah Berjilbab Temani Anak-anak Mereka ke Sekolah

Senat Prancis Setujui Larangan Muslimah Berjilbab Temani Anak-anak Mereka ke Sekolah

Senin, 20 May 2019 21:00

Saudi Tidak Ingin Perang, Tapi Akan Mempertahankan Diri dengan Segenap Kekuatan

Saudi Tidak Ingin Perang, Tapi Akan Mempertahankan Diri dengan Segenap Kekuatan

Senin, 20 May 2019 20:30

Kelompok Bantuan Internasional Sebut Kondisi di Idlib Suriah Telah Mencapai titik krisis

Kelompok Bantuan Internasional Sebut Kondisi di Idlib Suriah Telah Mencapai titik krisis

Senin, 20 May 2019 20:00

Hamas: Tidak Ada Kompromi dalam Kehidupan Sehari-hari bagi Warga Palestina di Gaza

Hamas: Tidak Ada Kompromi dalam Kehidupan Sehari-hari bagi Warga Palestina di Gaza

Senin, 20 May 2019 19:26

Harga Bawang Putih Naik, Rakyat Menjerit

Harga Bawang Putih Naik, Rakyat Menjerit

Senin, 20 May 2019 14:28

Membedah Persoalan Sebab Kematian Mendadak Petugas Pemilu Dari Perspektif Keilmuan

Membedah Persoalan Sebab Kematian Mendadak Petugas Pemilu Dari Perspektif Keilmuan

Senin, 20 May 2019 13:20

Amien Rais Dipanggil Polisi sebagai Saksi Kasus Makar People Power

Amien Rais Dipanggil Polisi sebagai Saksi Kasus Makar People Power

Senin, 20 May 2019 13:16

Dituduh Makar, Lieus Sungkharisma Diciduk Polda Metro Jaya

Dituduh Makar, Lieus Sungkharisma Diciduk Polda Metro Jaya

Senin, 20 May 2019 12:19

Dana Zakat Seharusnya Dikelola Siapa?

Dana Zakat Seharusnya Dikelola Siapa?

Senin, 20 May 2019 11:40

Solusi Stabilitas Harga Pangan Ada di Tangan Penguasa

Solusi Stabilitas Harga Pangan Ada di Tangan Penguasa

Senin, 20 May 2019 10:47

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

Senin, 20 May 2019 09:55

Setop Stigma Negatif pada People Power

Setop Stigma Negatif pada People Power

Senin, 20 May 2019 06:01

Polisi adalah Aparat Negara, Bukan Alat Politik Rezim

Polisi adalah Aparat Negara, Bukan Alat Politik Rezim

Senin, 20 May 2019 04:01

Pasukan India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir

Pasukan India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir

Senin, 20 May 2019 01:39

Hendropriyono Tuding Pendukung Prabowo Mulai Ompong

Hendropriyono Tuding Pendukung Prabowo Mulai Ompong

Ahad, 19 May 2019 23:37

Bus Pariwisata Jadi Sasaran Serangan Bom di Mesir

Bus Pariwisata Jadi Sasaran Serangan Bom di Mesir

Ahad, 19 May 2019 23:14

Titik Balik Otoritarian di Rezim Jokowi

Titik Balik Otoritarian di Rezim Jokowi

Ahad, 19 May 2019 23:01


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X