Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.238 views

Ulama Bukan Kendaraan Politik

MEDIA sosial perlahan menjadi fasilitas yang digandrungi banyak kalangan. Disamping karena penyebaran informasinya yang cepat, medsos juga dinilai netral dan memiliki keakuratan lebih. Beberapa kejadian menarik yang luput dari pemberitaan media mainstream justru menjadi viral di media sosial.  Seperti halnya beberapa waktu lalu, ketika Presiden RI Joko Widodo menghadiri acara Sarang Berdzikir untuk Indonesia Maju di Pondok Pesantren Al Anwar Rembang Jawa tengah pada Jumat 1 Februari 2019. (Tempo.co 3/2)

Menariknya, ketika tiba pembacaan doa penutup di akhir acara, Kiai Maimun Zubair atau akrab disapa Mbah Moen yang duduk disebelah Jokowi justru membacakan doa yang didalamnya menyebut nama calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Diduga salah menyebut nama, doa akhirnya kembali dilantunkan setelah Kiai Maimun Zubair dihampiri dan dibisiki oleh Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy.

Kejadian ini pun mendapat respon dari juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga, Miftah Nur Sabri. Ia menilai kubu Jokowi terlampau panik hingga Ketum PPP Romahurmuziy sampai turun tangan membuat klarifikasi soal dukungan Maimoen Zubair dalam Pilpres. Dalam video yang diunggah di Instagram, Rommy menegaskan dukungan Mbah Moen kepada pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

Sementara itu, Miftah justru meyakini sesungguhnya Mbah Moen mendukung pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Dia mengklaim Prabowo memiliki hubungan dekat sejak masih perwira di Kopassus. Ditambah, 2014 lalu Mbah Moen dalam barisan pendukung Prabowo. (Merdeka 2/2)

Peran ulama memang tak bisa dilepaskan dari perpolitikan di negeri berpenduduk mayoritas Muslim seperti Indonesia. Pertanyaannya, peran politik seperti apa yang harus diwujudkan para ulama. Pada kasus ini, maka jelas ada kesalahan sikap dalam menempatkan dan memandang posisi ulama. Kemuliaan mereka, baik dalam ilmu maupun perilaku rentan dijadikan legitimasi untuk mendulang suara.

Ironisnya, ketika kemenangan sudah ada di tangan, penguasa tak segan kembali berhukum pada hukum buatan  manusia, yang notabene seringkali menyengsarakan. Peran ulama sebagai penyeru kebaikan diabaikan, upaya untuk mencegah kemungkaran justru dianggap sebagai ujaran kebencian bahkan tak segan dipidanakan.

Kemudian, posisi ulama akan kembali dibutuhkan dalam menetapkan fatwa untuk melegitimasi kebijakan yang berkaitan dengan umat Islam. Sebagaimana kasus BPJS dan dana haji untuk infrastruktur.

Demikianlah, sistem buatan manusia memang meniscayakan pengkerdilan peran ulama terus dipelihara dari waktu ke waktu. Dalam sistem ini pula, thariqah/metode apapun untuk meraih kekuasaan dinilai sah sah saja selama tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Tidak bisa dipungkiri, rekatnya hubungan antara individu/penguasa dengan para ulama memang menjadi hal yang patut disyukuri mengingat banyak sekali hal baik yang bisa diambil dari bimbingan pewaris para nabi ini. Namun, mengapa kedekatan itu hanya hadir pada moment-moment krusial dan jarang sekali tampak dalam keseharian mereka?

Inilah kejanggalan yang mestinya disadari oleh individu muslim, bahwasanya tidaklah tepat jika ulama hanya dijadikan kendaraan politik. Dan tidaklah tepat pula jika kebutuhan umat akan ulama hanya dibatasi dalam perkara yang menyangkut ibadah mahdhah. Hal ini karena Islam tidak mengenal dikotomi antara agama dan dunia sebagaimana pemahaman sekuler. Lebih dari itu, ulama adalah pihak terdepan dalam melakukan muhasabah kepada penguasa atas berbagai kebijakan yang bertentangan dengan Islam. Sehingga eksistensi mereka tidak boleh dijegal hanya karena ego/sentimen kekuasaan.

Hanya saja, peran penting ini baru dapat diwujudkan dalam sistem politik berbasis syariat dengan menerapkan Islam secara kaffah.*Maya. A, tinggal di Gresik, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Lagi, Menyoal MOS Berujung Maut

Lagi, Menyoal MOS Berujung Maut

Jum'at, 19 Jul 2019 13:02

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Jum'at, 19 Jul 2019 09:34

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Jum'at, 19 Jul 2019 08:17

Bisnis yang Membunuh

Bisnis yang Membunuh

Jum'at, 19 Jul 2019 07:32

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Jum'at, 19 Jul 2019 07:20

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jum'at, 19 Jul 2019 06:40

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Jum'at, 19 Jul 2019 05:45

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Jum'at, 19 Jul 2019 04:46

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Jum'at, 19 Jul 2019 03:49

Sepele Makanan

Sepele Makanan

Jum'at, 19 Jul 2019 02:37

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Kamis, 18 Jul 2019 22:33

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Kamis, 18 Jul 2019 22:26

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Kamis, 18 Jul 2019 21:18

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kamis, 18 Jul 2019 20:26

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Kamis, 18 Jul 2019 20:17

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Kamis, 18 Jul 2019 20:15

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Kamis, 18 Jul 2019 19:53

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Kamis, 18 Jul 2019 19:15

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Kamis, 18 Jul 2019 18:15

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Kamis, 18 Jul 2019 17:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X