Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.361 views

Ulama Bukan Kendaraan Politik

MEDIA sosial perlahan menjadi fasilitas yang digandrungi banyak kalangan. Disamping karena penyebaran informasinya yang cepat, medsos juga dinilai netral dan memiliki keakuratan lebih. Beberapa kejadian menarik yang luput dari pemberitaan media mainstream justru menjadi viral di media sosial.  Seperti halnya beberapa waktu lalu, ketika Presiden RI Joko Widodo menghadiri acara Sarang Berdzikir untuk Indonesia Maju di Pondok Pesantren Al Anwar Rembang Jawa tengah pada Jumat 1 Februari 2019. (Tempo.co 3/2)

Menariknya, ketika tiba pembacaan doa penutup di akhir acara, Kiai Maimun Zubair atau akrab disapa Mbah Moen yang duduk disebelah Jokowi justru membacakan doa yang didalamnya menyebut nama calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Diduga salah menyebut nama, doa akhirnya kembali dilantunkan setelah Kiai Maimun Zubair dihampiri dan dibisiki oleh Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy.

Kejadian ini pun mendapat respon dari juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga, Miftah Nur Sabri. Ia menilai kubu Jokowi terlampau panik hingga Ketum PPP Romahurmuziy sampai turun tangan membuat klarifikasi soal dukungan Maimoen Zubair dalam Pilpres. Dalam video yang diunggah di Instagram, Rommy menegaskan dukungan Mbah Moen kepada pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

Sementara itu, Miftah justru meyakini sesungguhnya Mbah Moen mendukung pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Dia mengklaim Prabowo memiliki hubungan dekat sejak masih perwira di Kopassus. Ditambah, 2014 lalu Mbah Moen dalam barisan pendukung Prabowo. (Merdeka 2/2)

Peran ulama memang tak bisa dilepaskan dari perpolitikan di negeri berpenduduk mayoritas Muslim seperti Indonesia. Pertanyaannya, peran politik seperti apa yang harus diwujudkan para ulama. Pada kasus ini, maka jelas ada kesalahan sikap dalam menempatkan dan memandang posisi ulama. Kemuliaan mereka, baik dalam ilmu maupun perilaku rentan dijadikan legitimasi untuk mendulang suara.

Ironisnya, ketika kemenangan sudah ada di tangan, penguasa tak segan kembali berhukum pada hukum buatan  manusia, yang notabene seringkali menyengsarakan. Peran ulama sebagai penyeru kebaikan diabaikan, upaya untuk mencegah kemungkaran justru dianggap sebagai ujaran kebencian bahkan tak segan dipidanakan.

Kemudian, posisi ulama akan kembali dibutuhkan dalam menetapkan fatwa untuk melegitimasi kebijakan yang berkaitan dengan umat Islam. Sebagaimana kasus BPJS dan dana haji untuk infrastruktur.

Demikianlah, sistem buatan manusia memang meniscayakan pengkerdilan peran ulama terus dipelihara dari waktu ke waktu. Dalam sistem ini pula, thariqah/metode apapun untuk meraih kekuasaan dinilai sah sah saja selama tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Tidak bisa dipungkiri, rekatnya hubungan antara individu/penguasa dengan para ulama memang menjadi hal yang patut disyukuri mengingat banyak sekali hal baik yang bisa diambil dari bimbingan pewaris para nabi ini. Namun, mengapa kedekatan itu hanya hadir pada moment-moment krusial dan jarang sekali tampak dalam keseharian mereka?

Inilah kejanggalan yang mestinya disadari oleh individu muslim, bahwasanya tidaklah tepat jika ulama hanya dijadikan kendaraan politik. Dan tidaklah tepat pula jika kebutuhan umat akan ulama hanya dibatasi dalam perkara yang menyangkut ibadah mahdhah. Hal ini karena Islam tidak mengenal dikotomi antara agama dan dunia sebagaimana pemahaman sekuler. Lebih dari itu, ulama adalah pihak terdepan dalam melakukan muhasabah kepada penguasa atas berbagai kebijakan yang bertentangan dengan Islam. Sehingga eksistensi mereka tidak boleh dijegal hanya karena ego/sentimen kekuasaan.

Hanya saja, peran penting ini baru dapat diwujudkan dalam sistem politik berbasis syariat dengan menerapkan Islam secara kaffah.*Maya. A, tinggal di Gresik, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
Pentagon Bantah Mereka Akan Kirim 14.000 Pasukan ke Timur Tengah

Pentagon Bantah Mereka Akan Kirim 14.000 Pasukan ke Timur Tengah

Kamis, 05 Dec 2019 21:20

AS Akan Mulai Kembali Pembicaraan Damai dengan Taliban Setelah Lampu Hijau dari Trump

AS Akan Mulai Kembali Pembicaraan Damai dengan Taliban Setelah Lampu Hijau dari Trump

Kamis, 05 Dec 2019 20:40

Laporan: Wabah Bunuh Diri Menyapu Libanon di Tengah Krisis Ekonomi

Laporan: Wabah Bunuh Diri Menyapu Libanon di Tengah Krisis Ekonomi

Kamis, 05 Dec 2019 20:20

Libya Kumpulkan Bukti Ratusan Tentara Bayaran Rusia Bertempur Mendukung Haftar

Libya Kumpulkan Bukti Ratusan Tentara Bayaran Rusia Bertempur Mendukung Haftar

Kamis, 05 Dec 2019 19:58

Gubernur Indonesia

Gubernur Indonesia

Kamis, 05 Dec 2019 15:00

DSKS: Islam Mengharamkan Nonton Film Porno

DSKS: Islam Mengharamkan Nonton Film Porno

Kamis, 05 Dec 2019 07:09

Sebagai Pejabat Publik, Pernyataan Ganjar Pranowo Soal Film Porno Dinilai Kurang Etis

Sebagai Pejabat Publik, Pernyataan Ganjar Pranowo Soal Film Porno Dinilai Kurang Etis

Kamis, 05 Dec 2019 06:10

Serial Penistaan Agama di Alam Demokrasi

Serial Penistaan Agama di Alam Demokrasi

Kamis, 05 Dec 2019 05:30

UEA Tangkap Seorang Pengusaha Suriah Atas Permintaan dari Rezim Teroris Assad

UEA Tangkap Seorang Pengusaha Suriah Atas Permintaan dari Rezim Teroris Assad

Rabu, 04 Dec 2019 22:47

6 Muslim Malaysia Dipenjara Satu Bulan Karena Tinggalkan Shalat Jum'at Secara Sengaja

6 Muslim Malaysia Dipenjara Satu Bulan Karena Tinggalkan Shalat Jum'at Secara Sengaja

Rabu, 04 Dec 2019 22:24

Inilah 10 Tips Bunda Berbalita Sukses Hadiri Pengajian

Inilah 10 Tips Bunda Berbalita Sukses Hadiri Pengajian

Rabu, 04 Dec 2019 21:50

Atasi Stunting dengan Pelihara Seekor Ayam?

Atasi Stunting dengan Pelihara Seekor Ayam?

Rabu, 04 Dec 2019 21:34

Qadha’ Shalat di Waktu Shalat Lain

Qadha’ Shalat di Waktu Shalat Lain

Rabu, 04 Dec 2019 19:28

IHW: Negara Perlu Siapkan Anggaran Rp 56 Triliun untuk Biaya Subsidi Sertifikasi Halal

IHW: Negara Perlu Siapkan Anggaran Rp 56 Triliun untuk Biaya Subsidi Sertifikasi Halal

Rabu, 04 Dec 2019 19:10

Ngaku Suka Nonton Film Porno, Ganjar Pranowo: Salahnya di Mana?

Ngaku Suka Nonton Film Porno, Ganjar Pranowo: Salahnya di Mana?

Rabu, 04 Dec 2019 18:52

DPR Minta Kembalikan Beasiwa LPDP “Top Up” di Rusia

DPR Minta Kembalikan Beasiwa LPDP “Top Up” di Rusia

Rabu, 04 Dec 2019 18:47

IHW Soroti Ketidaksiapan BPJPH Urus Sertifikasi Halal

IHW Soroti Ketidaksiapan BPJPH Urus Sertifikasi Halal

Rabu, 04 Dec 2019 18:26

IHW Ajak UMKM Urus Sertifikasi Halal

IHW Ajak UMKM Urus Sertifikasi Halal

Rabu, 04 Dec 2019 17:52

Bukan Cinta Kaleng-kaleng

Bukan Cinta Kaleng-kaleng

Rabu, 04 Dec 2019 17:33

Mufida: 2019 Segera berakhir, Butuh Solusi Cepat Atasi Keruwetan BPJS

Mufida: 2019 Segera berakhir, Butuh Solusi Cepat Atasi Keruwetan BPJS

Rabu, 04 Dec 2019 15:27


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X