Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.020 views

Insiden Pak Presiden

Oleh: M Rizal Fadillah

Dalam salah satu acara "berhadiah sepeda" RNPK di Jiexpo Kemayoran, Presiden membuat kuis pertanyaan kepada anak di depan untuk menyebut nama nama ikan. Disebutkanlah yang salah satunya keliru karena menyebut ikan tongkol menjadi ikan...he hee.

Dalam acara hampir serupa di tempat dan waktu lain ada orang tua diberi kuis pertanyaan untuk menyebut nama Presiden Indonesia yang berdiri disebelahnya. Ternyata ia tak tahu nama Presiden itu...he hee.

Ketika panen ikan bersama petambak udang Muara Gembong Bekasi, Presiden ikut menarik jala. Hasilnya Presiden dipatil udang..he hee.

Saat berkunjung ke Pesantren di Rembang Kyai Ma'mun Zubeir memimpin do'a di sebelah Presiden lalu dalam do'a Kyai memohon agar Allah menjadikan pemimpin negara adalah Pak Prabowo...he hee.

Di Surabaya MC di hadapan Presiden di samping memberi gelar Jokowi dengan "cak" juga "jancuk". Ternyata "jancuk" itu ucapan kotor arek Suroboyo. Sejarah "jancuk" adalah bersetubuh yang disaksikan orang banyak...he hee.

Insiden yang lebih serius dari Pak Presiden yang tidak bisa kita tertawa atau tersenyum antara lain adalah tidak tahu Peraturan Presiden (Perpres) yang ditandatanganinya sendiri "I don't read what i sign", mau "tabok" penyebar PKI, soal glukosa yang salah, meminta pendukung untuk siap berkelahi, keberadaan konsultan asing, meralat pembebasan Ba'syir, memuji "Ratu Hoax" Ratna Sarumpaet, dan yang terakhir menuduh propaganda Rusia.

Kita sebut hal-hal di atas sebagai beberapa insiden. Terhadap kejadian yang berulang tentu menimbulkan pertanyaan, adakah yang salah dalam langkah? Sebagai seorang Muslim jika tersandung batu ia mesti segera beristighfar, kalau kalau ini merupakan teguran Allah. Khawatir jika terjadi musibah yang lebih besar, jatuh dan kepala terbentur batu. Lebih parah akibatnya.

Untuk satu atau dua kali kesalahan yamg dilakukan Presiden tentu dinilai wajar saja. Tapi jika sering berarti sudah menjadi suatu kebiasaan. Sebagai Kepala Negara kebiasaan itu bisa menjadi Konvensi atau kebiasaan ketatanegaraan. Kata seorang pengamat jika demikian tentu menjadi tidak lucu. Konvensi kok ada yang jelek-jelek.

Bila kita menganut sistem Parlementer, Presiden yang sering mengalami insiden dalam pemerintahan niscaya akan mudah jatuh. Rakyat melalui parlemen mudah mendesak untuk impeachment. Sebenarnya dengan multy party system dan adanya pola "koalisi partai politik" kita sadar atau tidak telah menjalankan salah satu ciri dari sistem pemerintahan parlementer.

Tetapi karena nyatanya kita menganut sistem Presidensial, maka kedudukan Presiden menjadi sangat kuat. Persoalannya adalah jika kita punya Presiden yang lemah dan tak berwibawa dimana Insiden demi insiden terjadi maka terpaksa harus menunggu proses Pilpres ke depan. Perundang-undangan sebenarnya mengatur lembaga impeachment, tapi syarat dan prosedurnya sangat berat.

Presiden yang sering membuat insiden layak juga disebut Presiden insidental. Bukan yang permanen. Karenanya jika ada kegoyahan publik mengenai kelayakan untuk tetap memimpin, mesti disikapi dengan lapang dada. Rasanya dicukupkan saja.

Dengan mengurut dada, publik yang kecewa hanya bisa bergumam, memang bapak juga dahulu sebenarnya terpilih karena insiden "elected by accident".
Maklum manusia kan bisa salah. Salah pilih. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Muslimah Wahdah Islamiyah Depok Gelar Kajian

Muslimah Wahdah Islamiyah Depok Gelar Kajian

Selasa, 25 Feb 2020 12:42

Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

Selasa, 25 Feb 2020 11:58

Babe Haikal Ungkap Perbedaan Orang 'Waras' dengan 'Tak Waras' dalam Sikapi Banjir Jakarta

Babe Haikal Ungkap Perbedaan Orang 'Waras' dengan 'Tak Waras' dalam Sikapi Banjir Jakarta

Selasa, 25 Feb 2020 10:13

Jokowi Kunjungi Riau, Legislator PKS: Jangan Hanya Bangun Jalan Tol tapi Jalan Umum Juga

Jokowi Kunjungi Riau, Legislator PKS: Jangan Hanya Bangun Jalan Tol tapi Jalan Umum Juga

Selasa, 25 Feb 2020 09:50

Siapakah Produsen Kegaduhan?

Siapakah Produsen Kegaduhan?

Selasa, 25 Feb 2020 09:37

20 Guru Al-Muhajirin Purwakarta Ikuti Seleksi Guru Berprestasi

20 Guru Al-Muhajirin Purwakarta Ikuti Seleksi Guru Berprestasi

Selasa, 25 Feb 2020 09:31

Tips Sholat Khusyuk

Tips Sholat Khusyuk

Selasa, 25 Feb 2020 08:41

Mewujudkan Toleransi Beragama Jangan Sekadar Simbol

Mewujudkan Toleransi Beragama Jangan Sekadar Simbol

Selasa, 25 Feb 2020 08:26

Waspadai Tiga Ancaman LGBT

Waspadai Tiga Ancaman LGBT

Selasa, 25 Feb 2020 08:19

Sistem Sekularisme Melahirkan Manusia Kebetulan

Sistem Sekularisme Melahirkan Manusia Kebetulan

Selasa, 25 Feb 2020 07:23

Ombudsman RI: Jangan-jangan Omnibus Law Sudah Out of Context

Ombudsman RI: Jangan-jangan Omnibus Law Sudah Out of Context

Selasa, 25 Feb 2020 07:05

Persis Usung 'Tranformasi Dakwah untuk Wujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin' pada Muktamar ke-XVI

Persis Usung 'Tranformasi Dakwah untuk Wujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin' pada Muktamar ke-XVI

Selasa, 25 Feb 2020 06:43

Tatkala Kata 'Obong' Bermakna

Tatkala Kata 'Obong' Bermakna

Selasa, 25 Feb 2020 06:23

PKS: RUU Omnibus Law Cipta Kerja Korbankan Pekerja

PKS: RUU Omnibus Law Cipta Kerja Korbankan Pekerja

Senin, 24 Feb 2020 22:37

RUU Ketahanan Keluarga sebagai Solusi Ketahanan Bangsa

RUU Ketahanan Keluarga sebagai Solusi Ketahanan Bangsa

Senin, 24 Feb 2020 21:31

Atasi LGBT secara Islami

Atasi LGBT secara Islami

Senin, 24 Feb 2020 20:59

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Klaim Tewaskan 16  Tentara Turki di Libya

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Klaim Tewaskan 16 Tentara Turki di Libya

Senin, 24 Feb 2020 17:30

Yordania Akan Larang Masuk Warga Cina, Iran dan Korsel Sebagai Tanggapan Atas Wabah Corona

Yordania Akan Larang Masuk Warga Cina, Iran dan Korsel Sebagai Tanggapan Atas Wabah Corona

Senin, 24 Feb 2020 16:30

Paus Franciskus Tidak Setuju Rencana Perdamaian Timur Tengah Donald Trump

Paus Franciskus Tidak Setuju Rencana Perdamaian Timur Tengah Donald Trump

Senin, 24 Feb 2020 16:00

Turki dan Pakistan Akan Tutup Perbatasannya dengan Iran Khawatir Penyebaran Virus Corona

Turki dan Pakistan Akan Tutup Perbatasannya dengan Iran Khawatir Penyebaran Virus Corona

Senin, 24 Feb 2020 16:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Senin, 24/02/2020 06:30

PKS: RUU Minerba Harus Memihak Rakyat