Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.770 views

Mengukur Integritas dan Ketegasan Anies

Tony Rosyid

[Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa]

Penghuni apartemen marah. Karena listrik dan aliran airnya dimatikan oleh pengelola. Gara-gara adanya dualisme pengelola yang sedang konflik. Ini terjadi di Jakarta pusat.

Sesuai Pergub No 132/2018, pengembang wajib menyerahkan kelola apartemen ke penghuni. Kasus terjadi ketika ada sebagian penghuni bayar iuran bulanan ke pengelola baru (penghuni) sebelum serah terima jabatan. Pengelola lama (pengembang) marah, lalu matikan lampu dan listrik.

Anda bayangkan jika di rumah anda tak ada listrik dan air. Pasti kacau. Karena hidup kita sangat bergantung pada air dan listrik. Itulah yang terjadi di apartemen tersebut.

Penghuni tak bisa melawan pengelola lama dengan semua kekuatan yang dimiliki oleh pengembang. Warga melaporkan situasi ini kepada Anies sebagai pemimpin mereka.

Anies terima laporan itu. Cek lapangan, ternyata benar. Anies segara telp CEO perusahaan yang jadi pengembang apartemen tersebut. Kepada CEO itu Anies bilang: "bahwa air dan listrik ibarat udara bagi warga apartemen. Kalau anda matikan, anda sama saja membunuh mereka. Jika anda tidak hidupkan sekarang, saya akan matikan seluruh ijin usaha anda di Jakarta." Karena takut, listrik dan air pun dihidupkan kembali.

Kok media gak dengar ya? Kenapa Anies gak panggil wartawan, baru telp CEO itu? Mengapa timnya gak buat video atau meme? ini kan keren buat branding. Apalagi pilgub 2022 (jika ada) sudah dekat? Bisa juga untuk pilpres 2024. Begitulah pertanyaan publik di tengah umumnya para pemimpin kita yang sedang mabuk pencitraan di era pencitraan.

Anies tidak lakukan itu. Dan mestinya tidak ikut-ikutan latah melakukan pencitraan sebagaimana yang lazim terjadi saat ini. Yang dibutuhkan dari seorang pemimpin bukan pencitraan. Yang dibutuhkan dari seorang pemimpin selain kemampuan kerja adalah rasa cinta dan ketulusan. Cinta dari hati akan sampai ke hati. Pemimpin yang ingin dicintai rakyatnya mesti bekerja dengan hati dan rasa cinta.

Sejak terbit pergub nomor 132/2018, di apartemen mulai ramai, ribut dan gaduh. Kenapa? Karena uang puluhan hingga ratusan miliar yang selama ini mengalir perbulan ke kantong pengembang terancam berhenti.

Pengembang diam? Tidak! Berbagai manuver pun dilakukan. Mulai manipulasi data penghuni hingga intimidasi. Sogok oknum dinas? Itu sudah jadi habit mereka. Dari dulu kala dan turun temurun.

Jalur belakang ditempuh. Pengembang kirim sejumlah utusan ke gubernur Anies. Apa kata Anies? "Maaf, pintu belakang tertutup. Silahkan lewat pintu depan dan ikuti prosedur serta aturan yang ada".

Kalau saja Anies tak mengeluarkan Pergub 132/2018 itu, diam saja dan mau terima setoran, akan cepat kaya. Sebulan 1-2 miliar saja dari setiap apartemen di Jakarta, berapa pendapatan Anies? Gak akan dipantau KPK. Karena tak terkait dengan kebijakan apapun. Cuma diam saja, ratusan miliar per bulan. Enak bukan?

Ngapain buat pergub segala? Integritas! Ini alasannya. Seorang pemimpin harus memikirkan nasib warganya. Tidak sibuk branding dan mengumpulkan logistik untuk periode berikutnya. Sampai disini, langkah dan tindakan Anies patut diapresiasi. Pemimpin model begini sudah mulai langka di Indonesia.

Sikap Anies ini mengingatkan kita pada kasus reklamasi. Sebelum pilgub putaran pertama, ada kabar tak sedap. Anies ditawari dana kampanye. Jumlah angkanya wow. Jauh di atas anggaran lem aibon. Syaratnya? Jangan hentikan reklamasi jika terpilih.

Anies tolak? Ya! Bahkan dengan tegas. Padahal saat itu, Anies dan tim lagi benar-benar butuh dana kampanye. Menolak tawaran saat kita lagi butuh, tentu butuh kekuatan dan ukuran moral tersendiri. Gak mudah! Dan Anies bisa lakukan itu.

Jika anda benar-benar ingin menguji integritas seseorang, suaplah orang itu saat lagi kepepet atau bener-bener butuh uang. Dari situ anda akan tahu kualitas moral dan ukuran integritas seseorang.

Pasca penyegelan pulau reklamasi, suap dilipatgandakan. Tidak lagi puluhan miliar, tapi puluhan triliun. Kabar ini sudah terbuka untuk umum. Anies pun tetap menolaknya. Sekali menolak, tetap menolak. Tampaknya, Anies menutup semua pintu suap.

Serius 2024 nyapres gak sih Nis? Kok semuanya ditolak? Gerutu sejumlah pendukungnya. Jika dicermati, Anies nampaknya ingin dicatat sejarah sebagai gubernur yang tidak saja bisa bekerja dengan baik, tapi juga bersih dan berintegritas. Secara implisit hal ini bisa dibaca dari narasi dalam beberapa pidato Anies.

Untuk membuktikan mengenai hal ini, siapapun kita perlu mengujinya. Caranya? Pertama, cari data terkait korupsi Anies. Gak usah buat gaduh, tapi laporkan saja ke polisi atau KPK. Kalau cuma buat gaduh, itu akan dinilai publik sebagai tindakan cari popularitas. Publik akan menuduh gak "move on". Atau ada agenda setting.  

Kedua, silahkan coba suap Anies. Lakukan dengan berbagai cara, terutama saat Anies kepepet. Lagi butuh duit.

Ketiga, cek rekening Anies dan keluarganya. Apakah ada kenaikan jumlah kekayaan yang tak wajar dan aneh. Tidak saja Anies, tapi lihat pula orang-orang dekat yang berada di lingkaran Anies. Apakah ada perubahan ekonomi dan gaya hidupnya?

Dari sini kita akan dapat mengukur integritas Anies. Dan dari sini pula kita bisa menilai lebih jujur dan obyektif terkait pantas tidaknya Anies didorong untuk menjadi pemimpin Indonesia kedepan. Sebab, rakyat butuh pemimpin yang tidak saja punya kapasitas, tapi juga ketegasan dan integritas. Seorang pemimpin yang bekerja dengan hati, bukan dengan angka-angka dalam transaksi. Ini yang sedang langka dan tak mudah untuk mendapatkannya di negeri ini. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 18/11/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Pekan ASI Sedunia dan Risalah Agung Pengasuhan Anak dalam Islam

Pekan ASI Sedunia dan Risalah Agung Pengasuhan Anak dalam Islam

Jum'at, 07 Aug 2020 08:11

Karyawan Upah di Bawah Rp5 Juta Akan Diberi Bansos, Ini Catatan Komisi XI

Karyawan Upah di Bawah Rp5 Juta Akan Diberi Bansos, Ini Catatan Komisi XI

Jum'at, 07 Aug 2020 07:06

Pembelajaran Daring, Antara Harapan dan Kenyataan

Pembelajaran Daring, Antara Harapan dan Kenyataan

Jum'at, 07 Aug 2020 07:05

Pimpinan Komisi VII DPR RI Prihatin Ekonomi Anjlok: Emak-emak Tak Pegang Duit

Pimpinan Komisi VII DPR RI Prihatin Ekonomi Anjlok: Emak-emak Tak Pegang Duit

Jum'at, 07 Aug 2020 06:54

Indonesia di Ambang Resesi, Legislator Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

Indonesia di Ambang Resesi, Legislator Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

Jum'at, 07 Aug 2020 06:47

Serah Terima Jabatan Ketua Adara Relief, Sri Vira Chandra: Bekerja bagi Kemanusiaan untuk Indonesia

Serah Terima Jabatan Ketua Adara Relief, Sri Vira Chandra: Bekerja bagi Kemanusiaan untuk Indonesia

Jum'at, 07 Aug 2020 06:34

Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Kamis, 06 Aug 2020 20:45

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Kamis, 06 Aug 2020 20:30

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Kamis, 06 Aug 2020 20:00

Jerat Kemiskinan Bukan karena Sesama Keluarga Miskin Besanan

Jerat Kemiskinan Bukan karena Sesama Keluarga Miskin Besanan

Kamis, 06 Aug 2020 20:00

Kisah Nabi Yusuf: 'Drakor' Terbaik Sepanjang Masa

Kisah Nabi Yusuf: 'Drakor' Terbaik Sepanjang Masa

Kamis, 06 Aug 2020 19:55

Hadirnya Negara dalam Pendidikan di Masa Pandemi

Hadirnya Negara dalam Pendidikan di Masa Pandemi

Kamis, 06 Aug 2020 19:45

Kisah Reynhard Dibuat Film Dokumenter, Bukti Tersebarnya Ide Liberal

Kisah Reynhard Dibuat Film Dokumenter, Bukti Tersebarnya Ide Liberal

Kamis, 06 Aug 2020 19:15

Bukan Dispensasi Nikah yang Dibutuhkan

Bukan Dispensasi Nikah yang Dibutuhkan

Kamis, 06 Aug 2020 18:50

Dilema Muslimah: Feminin atau Feminis?

Dilema Muslimah: Feminin atau Feminis?

Kamis, 06 Aug 2020 18:14

Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan dan Miliki Karakter Islami

Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan dan Miliki Karakter Islami

Kamis, 06 Aug 2020 17:42

Jadilah Youtuber Panutan yang Bermanfaat

Jadilah Youtuber Panutan yang Bermanfaat

Kamis, 06 Aug 2020 17:39

Keterbatasan Pembelajaran Daring Amputasi Hak Siswa

Keterbatasan Pembelajaran Daring Amputasi Hak Siswa

Kamis, 06 Aug 2020 17:25

Vonis Atas Pembunuhan Mantan PM Libanon Rafik Hariri Ditunda Menyusul Ledakan Mematikan di Beirut

Vonis Atas Pembunuhan Mantan PM Libanon Rafik Hariri Ditunda Menyusul Ledakan Mematikan di Beirut

Kamis, 06 Aug 2020 16:15

VIQQ: Video Invitation QQ spesial untuk pernikahan tak terlupakan

VIQQ: Video Invitation QQ spesial untuk pernikahan tak terlupakan

Kamis, 06 Aug 2020 16:05


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X