Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.892 views

Kampanye Islamofobia Mayarakat Sekuler

 

Oleh:

Afifah Balqis (Mahasiswa)

 

ISLAMOFOBIA selalu menjadi isu yang kerap diperbincangkan terutama di negara-negara yang notabenenya muslim sebagai minoritas. Mereka menganggap Islam agama yang keras, agama yang monoton bahkan agama yang membuat pemeluknya terjebak kepada taqlid dan kebodohan. Begitu kejinya fitnah yang mereka tuduhkan terhadap Islam, dan begitulah berlangsung terus menerus dari dulu awal mula Islam datang sampe dengan sekarang.

Musuh Islam memang selalu menunjukkan kebencian mereka terhadap Islam, baik itu dengan merampas hak-hak muslim, menzolimi mereka, menyiksa bahkan membunuh dan memperkosa seperti halnya yang terjadi diberbagai negara seperti palestina, suriah, rohingnya, china dan baru-baru ini terjadi di India.

Seperti dilansir dari Republika.co.id, di tengah wabah covid 19 yang meresahkan warga dunia, kelompok Islamophobia memanfaatkan situasi tersebut untuk menyerang Islam dan kaum muslimin tentunya. Kelompok-kelompok sayap kanan telah mengambil keuntungan dari ketakutan orang-orang terhadap pandemi covid-19 (virus corona), melalui teori konspirasi dan disinformasidengan menjelek-jelekkan kaum Muslim, dan menyebarkan propaganda Islamofobia. Di Inggris, polisi kontraterorisme telah menyelidiki puluhan kelompok sayap kanan yang dituduh memicu insiden anti-Muslim selama beberapa pekan terakhir. (Sabtu, 11/04/2020)

Kelompok-kelompok anti Islam tersebut menjelek-jelekkan Islam dan menganggap muslim sebagai penyebab mewabahnya virus corona. Mereka menyebar isu dan hoax lewat jejaring sosial media. Hal tersebut tidak hanya terjadi negara Barat seperti Amerika namun sampai negara Asia yaitu India. Kelompok Hindu sayap kanan radikal menjadikan Muslim sebagai kambing hitam penyebaran virus corona. Terutama karena salah satu klaster penyebaran corona terjadi di markas Jemaah Tablig yang melanggar aturan berkumpul. (Kumparan.com/12/04/2020). 

Bahkan ada juga oknum yang sengaja batuk dihadapan seorang muslimah India, dan mengatakan agar muslimah tersebut tertular. Untungnya Muslimah tersebit telah kebal dari virus karena sudah positif sebelumnya. Sehingga oknum laki-laki tersebut hanya mengumpat dan mengomel-ngomel.

Miris memang, dimana Islam dan kaum muslimin dimana-mana didiskreditkan. Musuh Islam yang mengkampanyekan Islampohobia yang mengagungkan paham sekuler tidak akan berhenti sampai disitu. Mereka akan terus menjelekkan Islam karena mereka sejatinya tidak menyukai Islam. Bahkan para politisi dari mereka ikut serta untuk menyebarkan Islamophobia seperti yang terjadi di India, Tokoh senior partai berkuasa, Partai Bharatiya Janata Party, Mukhtar Abbas Naqvi, mengatakan tindakan Jemaah Tablig itu "kejahatan Taliban".

Jelas mereka begitu membenci Islam, menurut mereka Islam mengancam kehidupan dan negara mereka. Karena Islam memiliki aturan yang jelas dari sang Pencipta yang akan menghancurkan kampanye mereka mengenai antidiskriminasi dan kesetaraan. Masyarakat yang memisahkana agama dari kehidupan, tentu tidak akan menyukai Islam yang mengatur kehidupan dari berbagai aspek, baik itu politik, ekonomi, pendidikan dan segala aspek kehidupan.

Para penganut paham sekuler yang menggaungkan bahwa Islam adalah pemecah belah antar manusia, intoleransi dan bahkan seperti fata diatas yaitu penyebar virus. Padahal akibat paham sekluer mereka lah justru yang memecah belah manusia. Masyarakat yang harusnya harmonis, mereka rusak karena hoax dan tuduhan-tuduhan keji mereka mengenai agama, terutama agama Islam.

Rusaknya sistem sekuler terlihat jelas karena memisahkan agama dari kehidupan, mereka tidak ingin diatur, mereka mengagungkan kebebasan dan HAM, dan kesetaraan. Mereka merasa terusik jika ada aturan baku yang mengatur hidup mereka. Padahal dengan aturan lah manusia terarah hidupnya. Mereka lebih mengangungkan peraturan yang datang dari manusia yang lemah dibandingkan aturan Allah. Bahkan mereka menganggap agama tidak perlu dibawa-bawa ke dalamkehidupan. Wallahu a'lam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Urgensi Literasi di Era Ghazwul Fikri

Urgensi Literasi di Era Ghazwul Fikri

Rabu, 30 Nov 2022 16:56

Ratusan Mahasiswa Terjerat Pinjol, Bukti Kecacatan Sistem Kapitalisme

Ratusan Mahasiswa Terjerat Pinjol, Bukti Kecacatan Sistem Kapitalisme

Rabu, 30 Nov 2022 16:44

LPBKI-MUI Selenggarakan Silatnas IV dengan Tema ‘Sinergi Pengembangan Literasi Islam Wasathiyah

LPBKI-MUI Selenggarakan Silatnas IV dengan Tema ‘Sinergi Pengembangan Literasi Islam Wasathiyah

Rabu, 30 Nov 2022 16:05

3 Tewas 23 Lainnya Terluka Dalam Serangan Jibaku TTP Pada Truk Polisi Pakistan

3 Tewas 23 Lainnya Terluka Dalam Serangan Jibaku TTP Pada Truk Polisi Pakistan

Rabu, 30 Nov 2022 15:45

Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat Terhadap Qatar

Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat Terhadap Qatar

Rabu, 30 Nov 2022 15:00

Saudi Tidak Berniat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2030

Saudi Tidak Berniat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2030

Rabu, 30 Nov 2022 14:20

Mantan striker Jerman Minta Maaf Setelah Ejek Pakaian Qatar Saat Komentari Pertandingan Piala Dunia

Mantan striker Jerman Minta Maaf Setelah Ejek Pakaian Qatar Saat Komentari Pertandingan Piala Dunia

Selasa, 29 Nov 2022 21:15

Taliban Berhasil Perbaiki Lebih Dari 60 Helikopter Dan Pesawat Sayap Tetap

Taliban Berhasil Perbaiki Lebih Dari 60 Helikopter Dan Pesawat Sayap Tetap

Selasa, 29 Nov 2022 20:40

PIJ Ancam Nyawa Bakal Menteri Pertahanan Israel Itamar Ben-Gvir

PIJ Ancam Nyawa Bakal Menteri Pertahanan Israel Itamar Ben-Gvir

Selasa, 29 Nov 2022 17:36

Musibah Mengingatkan kepada Nikmat

Musibah Mengingatkan kepada Nikmat

Selasa, 29 Nov 2022 12:04

Pasukan Keamanan Otoritas Palestina Cegah Pejuang Jihad Islam Lancarkan Serangan Ke Israel

Pasukan Keamanan Otoritas Palestina Cegah Pejuang Jihad Islam Lancarkan Serangan Ke Israel

Senin, 28 Nov 2022 17:26

Pasukan Somalia Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Al-Shabaab Untuk Merebut Hotel Villa Rose

Pasukan Somalia Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Al-Shabaab Untuk Merebut Hotel Villa Rose

Senin, 28 Nov 2022 16:15

Klub Sepak Bola Saudi Al-Nassr Siap Datangkan Ronaldo Dengan Kontrak 3 Tahun

Klub Sepak Bola Saudi Al-Nassr Siap Datangkan Ronaldo Dengan Kontrak 3 Tahun

Senin, 28 Nov 2022 15:15

198 Organisasi Serukan ICC Untuk Menyelidiki Kejahatan Israel Atas Palestina

198 Organisasi Serukan ICC Untuk Menyelidiki Kejahatan Israel Atas Palestina

Senin, 28 Nov 2022 14:15

Jakarta Islamic Boys Boarding School Gelar Lomba Memanah Perebutkan Piala Gubernur Jawa Barat

Jakarta Islamic Boys Boarding School Gelar Lomba Memanah Perebutkan Piala Gubernur Jawa Barat

Ahad, 27 Nov 2022 03:20

Roadshow DakwahQu di Sijunjung, UBN Ungkap Tiga Tingkatan Muslim Hadapi Bencana

Roadshow DakwahQu di Sijunjung, UBN Ungkap Tiga Tingkatan Muslim Hadapi Bencana

Ahad, 27 Nov 2022 03:10


MUI

Must Read!
X