Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.228 views

Riset 'Bodong' SETARA Institute, Ilusi Zionis Adu Domba Ormas Islam

JAKARTA (voa-islam.com) – Bermodal data yang minim dan lemah, SETARA Institute memberikan cap radikal terhadap ormas-ormas Islam.

LSM liberal SETATARA Institute merilis laporan riset berjudul “Radikalisme Agama di Jabodetabek dan Jawa Barat: Implikasinya terhadap Jaminan Kebebasan Beragama/Berkeyakinan,” pada 22 Desember 2010 silam. Dalam laporan tersebut, SETARA Institute menyematkan cap radikal dan intoleran terhadap ormas-ormas Islam, seperti: FUI (Forum Umat Islam), FPI (Front Pembela Islam), GARIS (Gerakan Reformasi Islam), FAPB (Front Anti Pemurtadan Bekasi), FUI (Forum Ukhuwah Islamiyah) Cirebon, Tholiban, DDII (Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia), dan sejumlah majelis taklim lainnya. Laporan yang dirilis tanggal dinilai lemah dan penuh kedustaan.

Ketua KISDI (Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam) Ahmad Soemargono menilai laporan itu sebagai kebohongan yang diindikasi sebagai skenario Zionis internasional.

“SETARA Institute telah menyebarkan informasi tidak benar. Apa yang diungkap dalam laporannya, adalah bagian dari proyek deradikalisasi. Bahkan bisa saja ini merupakan skenario jaringan Zionis internasional,” jelasnya kepada voa-islam.com di Sekretariat Forum Umat Islam (FUI) Jakarta, Rabu siang (12/1/2011).

“Jika melihat hasil penelitiannya, mereka ingin mendiskreditkan kelompok Islam tertentu dengan menyetarakannya dengan terorisme. Mereka membahasakan kelompok Islam yang selama ini giat mengkampanyekan syariat Islam dan membendung kemaksiatan sebagai kekerasan dan intoleran,” tambahnya.

Secara bahasa, lanjut Ahmad Soemargono, definisi radikal masih diperdebatkan. Demi proyek dan dalih antiteror, mereka menyamakan pejuang syariat Islam dan penjaga moral dan akidah umat sebagai terorisme. “Terus terang, saya tersinggung ketika Muhammad Natsir distigmatisasi seperti itu,” ujar dia.

....SETARA Institute sesungguhnya sedang melancarkan politik devide et impera (adu domba)....

Bang Gogon, begitu ia akrab disapa,  mensinyalir ada upaya untuk membenturkan antar ormas Islam. SETARA Institute sesungguhnya sedang melancarkan politik devide et impera (adu domba). Karena itu umat Islam dan ormas Islam harus waspada dengan makar itu.  “Saya berharap FUI menjadi kekuatan umat Islam untuk menggalang ukhuwah. Setelah KISDI, FUI bisa diharapkan untuk menyatukan seluruh elemen Islam. Saya mendukung aktivis-aktivis muda seperti Al-Khaththath dan Munarman. Perjuangan FUI harus didukung oleh ormas Islam yang ada. Bahkan FUI perlu membuat daurah-daurah pencerahan kepada ormas Islam. Intinya perlu ada regenerasi untuk menggantikan yang tua seperti saya,” harap Bang Gogon.

Laporan SETARA Institute bukan riset, tapi ilusi kosong!

Senada itu, Ketua An-Nashr Institute, Munarman, menilai laporan SETARA Institute bukanlah hal yang aneh. Sejak 2006-2007, laporan yang mereka sebut penelitian tak lebih hanyalah ilusi atau khayalan mereka saja. LSM komparador itu ingin mencari-cari celah ormas Islam yang selama ini getol membendung kemaksiatan dan aliran sesat. Sampai-sampai, mereka mengait-ngaitkan pengaruh Masyumi dengan ormas Islam yang ada saat ini.

“Bagi kaum Sepilis, Islam dianggap sebagai sumber masalah. Intinya, bagaimana musuh melihat kita. Isu yang digulirkan SETARA Institute didesain seperti dokumen Rand Corporation yang merupakan jaringan Zionis international,” tegas Munarman yang juga menjabat Ketua Bidang Nahi Munkar DPP FPI itu.

Sejak SETARA Institute berdiri sekitar tahun 2002-2003, Hendardi sebelumnya hanya menulis opini di koran-koran. Ia dibantu oleh seorang asisten. “Hendardi itu orang bodoh, nggak ngerti apa-apa. Penelitian yang disusun oleh SETARA Institute kali ini, juga bukan ditulis oleh Hendardi, melainkan Ismail Hasani.”

....laporan yang mereka sebut penelitian tak lebih hanyalah ilusi atau khayalan mereka saja. LSM komparador itu ingin mencari-cari celah ormas Islam yang selama ini getol membendung kemaksiatan dan aliran sesat....

Munarman tertawa geli dengan laporan SETARA Institute yang menyatakan bahwa umat Islam yang bodoh, miskin, bisanya hanya marah-marah saja. Konyolnya lagi, umat Islam yang selama ini mengacu Al-Qur’an dan Hadits dianggap radikal. “Oleh SETARA Institute, kita dilarang untuk meyakini kebenaran agama Islam. Ngaco itu,” tukas Munarman santai. [taz/desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Sampaikan Informasi BIN, Mahfud MD: Wahdah Islamiyah Ormas yang Setia kepada NKRI

Sampaikan Informasi BIN, Mahfud MD: Wahdah Islamiyah Ormas yang Setia kepada NKRI

Sabtu, 20 Aug 2022 10:06

Australia Kecewa Indonesia Kurangi Hukuman Pelaku Bom Bali

Australia Kecewa Indonesia Kurangi Hukuman Pelaku Bom Bali

Jum'at, 19 Aug 2022 18:00

Supermodel Bella Hadid Sering Kehilangan Pekerjaan Karena Dukungannya Terhadap Palestina

Supermodel Bella Hadid Sering Kehilangan Pekerjaan Karena Dukungannya Terhadap Palestina

Jum'at, 19 Aug 2022 17:00

Seorang Remaja Israel Terancam Dipenjara Karena Menolak Ikut Wajib Militer

Seorang Remaja Israel Terancam Dipenjara Karena Menolak Ikut Wajib Militer

Jum'at, 19 Aug 2022 10:07

Legislator: Reformasi Fiskal Belum Terlihat Hasil

Legislator: Reformasi Fiskal Belum Terlihat Hasil

Jum'at, 19 Aug 2022 08:16

 Partai Gelora Ingatkan Pentingnya Tegak Negara Hukum dan Supremasi Hukum

Partai Gelora Ingatkan Pentingnya Tegak Negara Hukum dan Supremasi Hukum

Jum'at, 19 Aug 2022 07:50

Khotbah Jumat: Kemenangan Hanya Milik Allah SWT

Khotbah Jumat: Kemenangan Hanya Milik Allah SWT

Jum'at, 19 Aug 2022 07:04

Kado Istimewa di Hari Kemerdekaan, Anies Gratiskan PBB Rumah NJOP Dibawah Rp2 Miliar

Kado Istimewa di Hari Kemerdekaan, Anies Gratiskan PBB Rumah NJOP Dibawah Rp2 Miliar

Jum'at, 19 Aug 2022 06:55

Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kamis, 18 Aug 2022 19:26

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Kamis, 18 Aug 2022 18:57

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Kamis, 18 Aug 2022 15:03

UBN Pimpin Upacara Kemerdekaan di Purwakarta

UBN Pimpin Upacara Kemerdekaan di Purwakarta

Kamis, 18 Aug 2022 14:14

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Kamis, 18 Aug 2022 14:03

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 17 Aug 2022 20:47

Mengawal Generasi Muslim

Mengawal Generasi Muslim

Rabu, 17 Aug 2022 20:39

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Rabu, 17 Aug 2022 20:31

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Rabu, 17 Aug 2022 20:25

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Rabu, 17 Aug 2022 13:30


MUI

Must Read!
X