Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.427 views

Awas!! Bom Solo Jadi Alat Premanisme untuk Bubarkan Pengajian Islam

KLATEN (voa-islam.com) – Terorisasi musuh Islam dilakukan secara rapi dengan target melarang dakwah yang mengajarkan akidah Islam. Peledakan bom di depan Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton Solo Jateng, dimanfaatkan orang-orang anti agama untuk membubarkan pengajian di masjid yang diikuti jamaah berjenggot.

Sehari pasca peledakan yang sama sekali tidak menewaskan jemaat gereja itu, pengajian rutin di Masjid Al-Huda Kampung Kerun, Desa Belangwetan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten Jateng hendak dibubarkan oleh beberapa orang tak bertanggungjawab, Senin (26/9/2011). Takmir masjid mensinyalir pelaku premanisme pembubaran pengajian yang diikuti oleh bapak-bapak & ibu-ibu telah ditunggani oleh operasi intelijen, karena memakai argumen gaya lama.

Para preman tersebut dengan arogan meminta pengajian dibubarkan karena dianggap sebagai “Pengajian Teroris,” dengan alasan jamaah pengajian memenuhi kriteria sebagai “Teroris” dengan ciri-ciri berjenggot, memakai celana ‘cingkrang’ (di atas mata kaki) dan lain-lain yang pernah mereka dengar melalui stasiun televisi swasta. Alasan lainnya, jamaah pengajian berasal dari daerah luar dan diasuh oleh ustadz dari pesantren Ngruki binaan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir.

Menanggapi ulah premanisme tersebut, Bapak Kamidi, Ketua Takmir Masjid Al-Huda, menjelaskan bahwa pengajian tersebut hanya pengajian rutin biasa yang telah berlangsung selama satu tahun setiap Senin usai shalat magrib. Kajiannya pun bukan eksklusif, tapi bisa diikuti oleh khalayak umum. Materi kajiannya juga tak beda dengan materi taklim pada umumnya yang membahas tentang akidah dan hadits Nabi. Dua kitab yang dikaji pun standar, yaitu Syarah Kitab Aqidah Thohawiyah dan Syarah Kitab Hadits Arba’in An-Nawawiyah.

“Pengajian ini hanya pengajian hadits-hadits Nabi seperti pada umumnya sebagaimana pengajian Majelis Tarjih di Muhammadiyah itu, Mas. Karena saya sendiri anggota Muhammadiyah dan juga sering mengikuti pengajian Tarjih Muhammadiyah di PCM (Pimpinan Cabang Muhammadiyah, red) sini,” jelasnya.

Kamdi juga menampik tudingan bahwa jamaah yang hadir banyak orang asing dari luar daerah setempat. “Setahu saya, jama’ah yang hadir 80 persen dari masyarakat sekitar, Mas. Memang ada beberapa orang dari luar desa sini, tapi mereka yang hadir itu sudah sangat kita kenal, jadi mereka tidak dan bukan orang asing bagi kita. Karena pengajian di sini kekeluargaannya bisa dibilang cukup kuat,” tegasnya.

Terhadap tuduhan para pelaku premanisme pembubaran pengajaian bahwa Ustadz yang menjadi pembicara pengajian berasal dari pondok pesantren yang kerap dikait-kaitkan dengan pondok teroris, seperti Ngruki, Kamdi menjawab dengan enteng. Karena para ustadz mereka adalah alumnus Pesantren Persis Bangil dan Pesantren Gontor. “Kalo pembicara dalam pengajian ini alumni Ponpes PERSIS Bangil dan Gontor, Mas. Tapi memang jamaah yang hadir dalam pengajian ini setahu saya itu lintas ormas islam yang ada di Klaten. Jadi jamaah dari mana saja boleh hadir karena ini memang untuk umum,” pungkasnya.

Dalam pengamatan pengurus masjid, aksi premanisme yang meminta pembubaran pengajian tersebut sudah terencana dengan rapi, dilakukan oleh orang yang alergi terhadap bacaan murattal Al-Qur'an.

Pasalnya, pertengahan bulan Ramadhan lalu, para pelaku premanisme pengajian itu keberatan dan mempersoalkan pemutaran murattal Al-Qur'an yang dilakukan takmir masjid menjelang azan Subuh.

Selain alergi Al-Qur'an, para premanisme itu juga anti dialog dan islah. Beberapa kali pengurus masjid mengundang mereka untuk berdialog secara ksatria, tapi mereka tak pernah berani memenuhi ajakan dialog. Padahal rumahnya hanya berjarak 100 meter sebelah barat masjid, sedangkan rumah ketua takmir masjid 50 meter sebelah selatan masjid.

Indikasi terorisasi terhadap pengajian di masjid Al-Huda sudah tercium para pengurus masjid beberapa bulan terakhir. Karena akhir-akhir ini, setelah Ramadhan, pada waktu pengajian ada orang mencurigakan yang mondar-mandir di depan masjid. [taz/bekti sejati]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Meluruskan Salah Tafsir Wajibnya Jilbab

Meluruskan Salah Tafsir Wajibnya Jilbab

Sabtu, 25 Jan 2020 23:59

Saudi Dalam Pembicaraan Untuk Membeli Klub Liga Premier Inggris Newcastle United

Saudi Dalam Pembicaraan Untuk Membeli Klub Liga Premier Inggris Newcastle United

Sabtu, 25 Jan 2020 22:45

Warga Prancis Divonis 22 Tahun Penjara Karena Merekrut Puluhan Pemuda untuk Berjihad di Suriah

Warga Prancis Divonis 22 Tahun Penjara Karena Merekrut Puluhan Pemuda untuk Berjihad di Suriah

Sabtu, 25 Jan 2020 22:15

Masjid di Deli Serdang Diserang Diduga Gara-Gara Penertiban Warung Tuak

Masjid di Deli Serdang Diserang Diduga Gara-Gara Penertiban Warung Tuak

Sabtu, 25 Jan 2020 22:06

Uyghur Vs Hantu Corona China

Uyghur Vs Hantu Corona China

Sabtu, 25 Jan 2020 21:20

Virus Corona: Semua Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Gejala dan Risikonya

Virus Corona: Semua Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Gejala dan Risikonya

Sabtu, 25 Jan 2020 19:46

Rebo Reborn : Konsep Quantum untuk Kembali Sehat di Pizza Diva

Rebo Reborn : Konsep Quantum untuk Kembali Sehat di Pizza Diva

Sabtu, 25 Jan 2020 18:13

Laporan: Saudi Berencana Mata-matai Calon Istri Jamal Khashoggi Hatice Cengiz

Laporan: Saudi Berencana Mata-matai Calon Istri Jamal Khashoggi Hatice Cengiz

Sabtu, 25 Jan 2020 18:00

QQ FOODS Hadir Padukan Ruqyah dan Fisika Quantum Pada Kuliner

QQ FOODS Hadir Padukan Ruqyah dan Fisika Quantum Pada Kuliner

Sabtu, 25 Jan 2020 17:59

34 Cedera Otak Traumatis Setelah Serangan Rudal Iran di Pangkalan Ain Al-Assad Irak

34 Cedera Otak Traumatis Setelah Serangan Rudal Iran di Pangkalan Ain Al-Assad Irak

Sabtu, 25 Jan 2020 17:41

Guru Besar IPB: Bangun Negara, Pemerintah Harus Perhatikan Ketahanan Keluarga

Guru Besar IPB: Bangun Negara, Pemerintah Harus Perhatikan Ketahanan Keluarga

Sabtu, 25 Jan 2020 17:04

Quantum Ruqyah (1): Sembuhkan Sakit Hanya dengan Al Fatihah, Emang Bisa?

Quantum Ruqyah (1): Sembuhkan Sakit Hanya dengan Al Fatihah, Emang Bisa?

Sabtu, 25 Jan 2020 16:55

Peran Pemerintah di Freeport Kurang Strategis, Ini saran PKS.

Peran Pemerintah di Freeport Kurang Strategis, Ini saran PKS.

Sabtu, 25 Jan 2020 16:49

PKS: Harga Bahan Pokok Tinggi, Angka Kemiskinan Naik

PKS: Harga Bahan Pokok Tinggi, Angka Kemiskinan Naik

Sabtu, 25 Jan 2020 14:52

Fasilitasi Sertifikasi Halal, Kemenkop UKM Gandeng LPPOM MUI

Fasilitasi Sertifikasi Halal, Kemenkop UKM Gandeng LPPOM MUI

Sabtu, 25 Jan 2020 13:48

Virus Corona: Bentuk Teguran dari Allah

Virus Corona: Bentuk Teguran dari Allah

Sabtu, 25 Jan 2020 12:35

Hari Gizi Nasional, Agar Tak Sekadar Seremonial

Hari Gizi Nasional, Agar Tak Sekadar Seremonial

Sabtu, 25 Jan 2020 11:29

Menyoal Pesantren Salafi dan Modern

Menyoal Pesantren Salafi dan Modern

Sabtu, 25 Jan 2020 10:17

Pemerintah Diminta Mobilisasi Kapal Nelayan Indonesia Penuhi Laut Natuna

Pemerintah Diminta Mobilisasi Kapal Nelayan Indonesia Penuhi Laut Natuna

Sabtu, 25 Jan 2020 09:21

Koalisi LSM Antikorupsi Minta KPK Usut Dugaan Yasonna Laoly Rintangi Kasus Harun Masiku

Koalisi LSM Antikorupsi Minta KPK Usut Dugaan Yasonna Laoly Rintangi Kasus Harun Masiku

Sabtu, 25 Jan 2020 08:25


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X