Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.303 views

Awas!! Bom Solo Jadi Alat Premanisme untuk Bubarkan Pengajian Islam

KLATEN (voa-islam.com) – Terorisasi musuh Islam dilakukan secara rapi dengan target melarang dakwah yang mengajarkan akidah Islam. Peledakan bom di depan Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton Solo Jateng, dimanfaatkan orang-orang anti agama untuk membubarkan pengajian di masjid yang diikuti jamaah berjenggot.

Sehari pasca peledakan yang sama sekali tidak menewaskan jemaat gereja itu, pengajian rutin di Masjid Al-Huda Kampung Kerun, Desa Belangwetan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten Jateng hendak dibubarkan oleh beberapa orang tak bertanggungjawab, Senin (26/9/2011). Takmir masjid mensinyalir pelaku premanisme pembubaran pengajian yang diikuti oleh bapak-bapak & ibu-ibu telah ditunggani oleh operasi intelijen, karena memakai argumen gaya lama.

Para preman tersebut dengan arogan meminta pengajian dibubarkan karena dianggap sebagai “Pengajian Teroris,” dengan alasan jamaah pengajian memenuhi kriteria sebagai “Teroris” dengan ciri-ciri berjenggot, memakai celana ‘cingkrang’ (di atas mata kaki) dan lain-lain yang pernah mereka dengar melalui stasiun televisi swasta. Alasan lainnya, jamaah pengajian berasal dari daerah luar dan diasuh oleh ustadz dari pesantren Ngruki binaan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir.

Menanggapi ulah premanisme tersebut, Bapak Kamidi, Ketua Takmir Masjid Al-Huda, menjelaskan bahwa pengajian tersebut hanya pengajian rutin biasa yang telah berlangsung selama satu tahun setiap Senin usai shalat magrib. Kajiannya pun bukan eksklusif, tapi bisa diikuti oleh khalayak umum. Materi kajiannya juga tak beda dengan materi taklim pada umumnya yang membahas tentang akidah dan hadits Nabi. Dua kitab yang dikaji pun standar, yaitu Syarah Kitab Aqidah Thohawiyah dan Syarah Kitab Hadits Arba’in An-Nawawiyah.

“Pengajian ini hanya pengajian hadits-hadits Nabi seperti pada umumnya sebagaimana pengajian Majelis Tarjih di Muhammadiyah itu, Mas. Karena saya sendiri anggota Muhammadiyah dan juga sering mengikuti pengajian Tarjih Muhammadiyah di PCM (Pimpinan Cabang Muhammadiyah, red) sini,” jelasnya.

Kamdi juga menampik tudingan bahwa jamaah yang hadir banyak orang asing dari luar daerah setempat. “Setahu saya, jama’ah yang hadir 80 persen dari masyarakat sekitar, Mas. Memang ada beberapa orang dari luar desa sini, tapi mereka yang hadir itu sudah sangat kita kenal, jadi mereka tidak dan bukan orang asing bagi kita. Karena pengajian di sini kekeluargaannya bisa dibilang cukup kuat,” tegasnya.

Terhadap tuduhan para pelaku premanisme pembubaran pengajaian bahwa Ustadz yang menjadi pembicara pengajian berasal dari pondok pesantren yang kerap dikait-kaitkan dengan pondok teroris, seperti Ngruki, Kamdi menjawab dengan enteng. Karena para ustadz mereka adalah alumnus Pesantren Persis Bangil dan Pesantren Gontor. “Kalo pembicara dalam pengajian ini alumni Ponpes PERSIS Bangil dan Gontor, Mas. Tapi memang jamaah yang hadir dalam pengajian ini setahu saya itu lintas ormas islam yang ada di Klaten. Jadi jamaah dari mana saja boleh hadir karena ini memang untuk umum,” pungkasnya.

Dalam pengamatan pengurus masjid, aksi premanisme yang meminta pembubaran pengajian tersebut sudah terencana dengan rapi, dilakukan oleh orang yang alergi terhadap bacaan murattal Al-Qur'an.

Pasalnya, pertengahan bulan Ramadhan lalu, para pelaku premanisme pengajian itu keberatan dan mempersoalkan pemutaran murattal Al-Qur'an yang dilakukan takmir masjid menjelang azan Subuh.

Selain alergi Al-Qur'an, para premanisme itu juga anti dialog dan islah. Beberapa kali pengurus masjid mengundang mereka untuk berdialog secara ksatria, tapi mereka tak pernah berani memenuhi ajakan dialog. Padahal rumahnya hanya berjarak 100 meter sebelah barat masjid, sedangkan rumah ketua takmir masjid 50 meter sebelah selatan masjid.

Indikasi terorisasi terhadap pengajian di masjid Al-Huda sudah tercium para pengurus masjid beberapa bulan terakhir. Karena akhir-akhir ini, setelah Ramadhan, pada waktu pengajian ada orang mencurigakan yang mondar-mandir di depan masjid. [taz/bekti sejati]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Perusahaan Plat Merah Rajin Ngutang

Perusahaan Plat Merah Rajin Ngutang

Rabu, 17 Jul 2019 23:17

Bahaya Pinjaman dari Bank Dunia untuk Madrasah dan Solusinya

Bahaya Pinjaman dari Bank Dunia untuk Madrasah dan Solusinya

Rabu, 17 Jul 2019 23:07

Pengantin Pesanan, Beginikah Perempuan Diperlakukan?

Pengantin Pesanan, Beginikah Perempuan Diperlakukan?

Rabu, 17 Jul 2019 22:48

Bangun Infrastruktur Triliunan tapi Tak Jelas Hasil (Pendapatannya)

Bangun Infrastruktur Triliunan tapi Tak Jelas Hasil (Pendapatannya)

Rabu, 17 Jul 2019 22:17

Utang Salah Satu BUMN Ini Hampir 100 Triliun

Utang Salah Satu BUMN Ini Hampir 100 Triliun

Rabu, 17 Jul 2019 21:17

Menang atau Kalah Bukan Ukuran Kemuliaan

Menang atau Kalah Bukan Ukuran Kemuliaan

Rabu, 17 Jul 2019 21:17

Pakistan Tahan Pendiri Kelompok Jihad Lashkar-e-Taiba Hafiz Saeed

Pakistan Tahan Pendiri Kelompok Jihad Lashkar-e-Taiba Hafiz Saeed

Rabu, 17 Jul 2019 21:00

Bisakah Pengadilan Israel Memberikan Keadilan bagi Palestina?

Bisakah Pengadilan Israel Memberikan Keadilan bagi Palestina?

Rabu, 17 Jul 2019 20:41

6 Tentara Suriah Tewas Akibat Ledakan Bom Menghantam Konvoi Mereka di Daraa

6 Tentara Suriah Tewas Akibat Ledakan Bom Menghantam Konvoi Mereka di Daraa

Rabu, 17 Jul 2019 20:30

PP Muhammadiyah Gelar Seminar Internasional Bahaya Pornografi dan Cara Penyembuhannya

PP Muhammadiyah Gelar Seminar Internasional Bahaya Pornografi dan Cara Penyembuhannya

Rabu, 17 Jul 2019 20:08

Raja Salman Undang 200 Keluarga Korban Penembakan di Masjid Christchurch Tunaikan Ibadah Haji

Raja Salman Undang 200 Keluarga Korban Penembakan di Masjid Christchurch Tunaikan Ibadah Haji

Rabu, 17 Jul 2019 19:30

Tanggapi Laporan Al Jazeera, AQAP Bantah Miliki Hubungan Kerjasama dengan Pemerintah Bahrain

Tanggapi Laporan Al Jazeera, AQAP Bantah Miliki Hubungan Kerjasama dengan Pemerintah Bahrain

Rabu, 17 Jul 2019 18:15

Demonstran Sudan Tolak 'Kekebalan Absolut' untuk Para Jenderal

Demonstran Sudan Tolak 'Kekebalan Absolut' untuk Para Jenderal

Rabu, 17 Jul 2019 11:00

Inggris Akan Kirim Kapal Perang ketiga ke Teluk Persia

Inggris Akan Kirim Kapal Perang ketiga ke Teluk Persia

Rabu, 17 Jul 2019 10:15

Potret Kekinian Generasi Minus Edukasi

Potret Kekinian Generasi Minus Edukasi

Rabu, 17 Jul 2019 08:36

Forum Dakwah Perbatasan Sekolahkan 20 Anak Kurang Mampu dari Pulau Banyak dan Kutacane

Forum Dakwah Perbatasan Sekolahkan 20 Anak Kurang Mampu dari Pulau Banyak dan Kutacane

Rabu, 17 Jul 2019 07:58

Mardani Kritisi Pidato Misi Visi Jokowi

Mardani Kritisi Pidato Misi Visi Jokowi

Rabu, 17 Jul 2019 05:56

Muhammadiyah Maluku Utara Terjunkan Tim Asistensi ke Lokasi Gempa Halmahera Selatan

Muhammadiyah Maluku Utara Terjunkan Tim Asistensi ke Lokasi Gempa Halmahera Selatan

Rabu, 17 Jul 2019 04:50

Penerapan Cukai Plastik, Rakyat Kian Tercekik

Penerapan Cukai Plastik, Rakyat Kian Tercekik

Rabu, 17 Jul 2019 03:53

Kebijakan Zonasi Memakan Korban

Kebijakan Zonasi Memakan Korban

Rabu, 17 Jul 2019 02:59


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X