Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.683 views

Sidang Trio Mujahid Jepara; Keterangan Saksi ''Mahkota'' Berubah-Ubah

JEPARA (voa-islam.com) – Akhirnya Ratna Widayati, saksi “mahkota” yang ditunggu-tunggu majelis hakim, Trio Mujahid Jepara maupun kuasa hukumnya dari TPM dan para pengunjung sidang datang juga.  

Ratna Widayati adalah anak rohani dari pendeta Agus Winarno, guru spiritual murtadin Omega Suparno. Sebelumnya, Ratna sudah dipanggil majelis hakim sebanyak tiga kali, namun tak pernah hadir.

Ratna hadir saat sidang lanjutan kasus eksekusi mati Trio Mujahid Jepara terhadap murtadin penghujat Islam Omega Suparno pada Kamis (22/8/2013) yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jepara Jawa Tengah.

Pada sidang ke-10 tersebut, Ratna menyampaikan keterangannya seputar hubungan ayahnya, pendeta Agus dengan murtadin Suparno, dan seputar aktivitas murtadin Suparno dirumah ayahnya.

...Ratna mengatakan jika murtadin Suparno hanya main sekali ke rumahnya. Tapi setelah ditanya TPM, dia mengaku bahwa murtadin Suparno lebih dari tiga kali main kerumahnya...

Selain itu, Ratna juga menceritakan kapan Omega Suparno murtad dari Islam ke Kristen, hingga informasi yang dia dapat dan ibunya ketika mendengar kematian murtadin Omega Suparno.   

“Suparno hanya main sekali ke rumah bapak (pendeta Agus -red). Kalau berpindah agamanya mungkin baru aja,” katanya.

Namun, saat Ratna dicecar sejumlah pertanyaan oleh Tim Pengacara Muslim (TPM) selaku kuasa hukum Trio Mujahid Jepara, kesaksian awalnya dengan jawaban yang diberikan kepada TPM tidak sesuai.

Awal persidangan, Ratna mengatakan jika murtadin Suparno hanya main sekali ke rumahnya. Tapi setelah ditanya TPM, dia mengaku bahwa murtadin Suparno pernah beberapa kali main kerumahnya, yakni lebih dari tiga kali.

Selain itu, Ratna mengaku mendapat informasi kematian murtadin Suparno dari facebook, padahal dia mengatakan diawal persidangan bahwa sudah 4 bulan tidak membuka facebook.

...Ratna mengaku mendapat informasi kematian murtadin Suparno dari facebook, padahal dia mengatakan diawal persidangan bahwa sudah 4 bulan tidak membuka facebook...

Sesaat setelah dia membuka dan membaca informasi tentang pembunuhan murtadin Suparno di facebook, dia bersama ibunya langsung menjenguk ke rumah sakit untuk memastikan informasi tersebut.

Ketidakkonsistenan Ratna lainnya dalam memberikan kesaksian adalah, sebelumnya dia meyakini bahwa murtadin Suparno baru murtad beberapa waktu yang lalu alias tidak lama dari kejadian eksekusi mati.

Tapi dari keterangan Ratna, terbukti bahwa murtadin Suparno memiliki hubungan khusus dengan keluarga Ratna, karena sudah menjadi anak rohani pendeta Agus yang sekaligus guru spiritualnya selama 3 atau 4 tahun yang lalu.

Keterangan Ratna yang berubah-ubah dalam memberikan kesaksiannya tentu saja memunculkan keraguan, baik kepada majelis hakim maupun tim kuasa hukum Trio Mujahid Jepara.

Padahal, Ratna yang oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) digadang-gadang sebagai saksi “mahkota” justru memberikan kesaksian yang tidak konsisten dalam pernyataan awalnya maupun dalam menjawab pertanyaan TPM.

...Keterangan Ratna yang berubah-ubah dalam memberikan kesaksiannya tentu saja memunculkan keraguan, baik kepada majelis hakim maupun tim kuasa hukum Trio Mujahid Jepara...

Sebagaimana diberitakan www.voa-islam.com sebelumnya, Trio Mujahid Jepara: Ustadz Amir Mahmud (29), Sony Sudarsono (29), dan Agus Suprapto (31) diancam hukuman mati karena berjihad mengeksekusi mati murtadin penghujat Islam Omega Suparno.

Calon pendeta ini dieksekusi karena terbukti menghujat Islam dengan mengajarkan bahwa Allah itu sebenarnya tidak ada, baru diadakan sejak adanya bangsa Arab; Al-Qur'an itu salah semua dan layak untuk di injak-injak; Nabi Muhammad itu tidak boleh dikultuskan karena kenabiannya serta dengan gelar kyai di Jawa; dan sebagainya.

Akibat jihadnya itu, mereka kini menjadi tahanan di PN Jepara dan terancam hukuman mati dengan jeratan pasal berlapis, antara lain: pasal 340 KUHP jo pasal 55 ayat 1 (1); pasal 338 KUHP jo pasal 55 ayat 1 (1), pasal 353 ayat 3 KUHP jo pasal 55 ayat 1 (1); pasal 351 KUHP jo pasal 55 ayat 1 (1). [Khal-fah/Jundi]

BERITA TERKAIT:

  1. Sidang Lanjutan Trio Mujahid Jepara; Agenda Sidang Berubah-Ubah
  2. 3 Kali Dipanggil Paksa, Guru Spiritual Murtadin Suparno Tak Hadir Lagi
  3. TPM: Peristiwa Murtadin Suparno, Pelajaran Buat Kasus Penodaan Agama
  4. TPM: Waspadalah!! Ini Bukan Pembunuhan Biasa, Ada Unsur SARA
  5. Munarman: Eksekusi Murtadin Jepara Harus Jadi Peringatan Para Pendeta

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Keluarga Shamima Beghum Akan Lawan Upaya Inggris Cabut Kewarganegaraan Anaknya

Keluarga Shamima Beghum Akan Lawan Upaya Inggris Cabut Kewarganegaraan Anaknya

Sabtu, 23 Feb 2019 14:05

Bagi-bagi Sertifikat di Masjid

Bagi-bagi Sertifikat di Masjid

Sabtu, 23 Feb 2019 11:39

Pasukan Zionis Israel Tembak Mati Remaja Palestina Berusia 12 Tahun di Perbatasan Gaza

Pasukan Zionis Israel Tembak Mati Remaja Palestina Berusia 12 Tahun di Perbatasan Gaza

Sabtu, 23 Feb 2019 11:05

Prancis Klaim Tewaskan Wakil Komandan JINM di Mali Utara

Prancis Klaim Tewaskan Wakil Komandan JINM di Mali Utara

Sabtu, 23 Feb 2019 10:15

Shalat Jum'at dan Politik

Shalat Jum'at dan Politik

Sabtu, 23 Feb 2019 10:07

'Daud' vs 'Jalut'

'Daud' vs 'Jalut'

Sabtu, 23 Feb 2019 09:00

Nak, Adabmu Cerminanku

Nak, Adabmu Cerminanku

Sabtu, 23 Feb 2019 08:40

Soal Wartawan Diintimidasi Saat Liput Malam Munajat 212, Berikut Klarifikasi Panitia

Soal Wartawan Diintimidasi Saat Liput Malam Munajat 212, Berikut Klarifikasi Panitia

Sabtu, 23 Feb 2019 07:39

Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Sabtu, 23 Feb 2019 07:02

Soal Politik Uang, Gus Sholah: Ambil Saja, Anggap Sedekah tapi Jangan Pilih Orangnya

Soal Politik Uang, Gus Sholah: Ambil Saja, Anggap Sedekah tapi Jangan Pilih Orangnya

Jum'at, 22 Feb 2019 23:09

Penelitian: Sekolah Islam Tidak Sebar Radikalisme

Penelitian: Sekolah Islam Tidak Sebar Radikalisme

Jum'at, 22 Feb 2019 22:31

Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Jum'at, 22 Feb 2019 21:47

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Jum'at, 22 Feb 2019 21:35

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Jum'at, 22 Feb 2019 21:00

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:55

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Jum'at, 22 Feb 2019 20:23

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:04

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jum'at, 22 Feb 2019 19:55

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Jum'at, 22 Feb 2019 17:47

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Jum'at, 22 Feb 2019 17:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Sabtu, 23/02/2019 10:07

Shalat Jum'at dan Politik