Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.503 views

Datangi DPR, Ormas Islam Adukan Kekerasan dan Dugaan Acara PKI di LBH

JAKARTA (voa-islam.com), Forum Umat Islam (FUI) bersama sejumlah ormas mengadukan kasus kekerasan aparat terhadap massa anti-PKI di depan kantor LBH Jakarta kepada DPR-RI.

Ormas Islam menemui Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon juga dengan maksud menjelaskan duduk perkara peristiwa.

Perwakilan FPI Ustadz Jafar Shodiq menjelaskan bahwa LBH Jakarta bukan pertama kali mengadakan acara bernuansa pro-PKI. Dia meminta pemerintah tegas menindak LBH.

"Acara ini sudah beberapa kali diselenggarakan LBH, sampai akhirnya menimbulkan korban di masyarakat sampai Kapolda datang. Ini satu penghinaan terhadap sebuah institusi negara. Kami seyogyanya mencurigai LBH dijadikan alat untuk memecah belah bangsa Indonesia,"katanya saat audiensi di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin Siang (25/9/2017).

Wasekjen FPI tersebut juga menyesalkan perlakuan aparat keamanan kepada massa anti-PKI. Ia mengatakan bahwa banyak masyarakat yang menjadi korban kebengisan aparat ketika massa anti-PKI sedang berunjuk rasa di depan Gedung LBH Jakarta.

"Para pecinta Pancasila mengajukan protes-protes. Tapi kenapa kok tindakannya begini. Korban banyak berjatuhan ada yang ditembak peluru karet, ada yang dilindas motor trail, ada yang dipukuli dan dikejar sampai Jl. Kramat Raya, motor-motor ojek juga dibuang ke Kali. Mereka banyaj tukang ojek yang mnedengar acara PKI langsung turun, mereka banyak jadi korban,"ucapnya.

Ustadz Jafar meminta negara untuk mengawal Tap MPRS no. XXV 1966 tentang pelarangan PKI dan ajarannya serta meminta MKD untuk memberhentikan anggota DPR yang bertentangan dengan Pancasila dan berbau PKI,  seperti dr. Ribka Tjiptaning.

"Kita minta DPR mengawal konstitusi tentang larangan PKI itu betul-betul. Ada tuntutan juga kepada DPR agar MKD memberhentikan anggota yang sudah terang-terangan anti Pancasila,"katanya.

Sementara itu, Ketua Presidium Alumni 212,  Slamet Maarif membacakan kronologis peristiwa kekerasan di depan Kantor LBH. Setelah membacakan, Slamet memberitahukan rencana Aksi Unjuk Rasa pada 29 September 2017 di depan Gedung DPR.

"Kami akan menggelar unjuk rasa Tolak Perppu Ormas dan kebangkitan PKI. Tidak kurang dari 50.000 massa diturunkan besok pada bada Jumat. Mohon pak Fadli bisa mengkondisikan pimpinan DPR untuk menemui perwakilan pengunjukrasa,"ungkapnya.

Menanggapi pengaduan umat Islam, Fadli Zon meminta agar umat Islam melakukan pendalaman atas peristiwa kekerasan di LBH Jakarta dan dugaan acara berbau PKI, serta bukti atas apa yang dicurigai.

"Perlu ada semacam kajian apa yg sebenarnya terjadi. Kalau misalnya ada seminar yang mendukung komunisme jelas itu melanggar Tap dan UU 2009. Yang kita butuhkan adalah bukti-buktk. Mungkin bisa disampaikan melalui flashdisk misal ada bukti soal seminar dan lagu genjer-genjer,"jelasnya.

Menurut Fadli, kajian mendalam dan penyediaan alat bukti dibutuhkan untuk mengetahui peristiwa sebenarnya. Supaya, tidak terjadi asal tuduh tanpa bukti.

"Kalau informasinya benar tidak jadi masalah. Tapi kalau tidak benar bisa menjadi masalah. Sebab, ini adalah suatu peristiwa, tetapi kita tidam ingin terulang,"ucapnya.

Fadli juga menegaskan bahwa Tap MPRS tentang pelarangan ajaran Komunisme dan PKI sudah jelas dan tidak bisa diubah. DPR berkomitmen untuk menegakkan TAP MPRS tersebut.

"Dan itu sudah jelas menjadi panduan hukum dalam perundang-undangan kita. Ini akan kami teruskan,"tegasnya.

Dalam audiensi tersebut, ormas Islam membawa korban penembakan dan kskerasan aparat keamanan saat massa anti-PKI menggeruduk kantor LBH Jakarta untuk membubarkan acara yang dituding berbau PKI.

Turut hadir dalam pertemuan itu di antaranya, Sekjen FUI Ustadz Muhammad Al Khaththath, KH Nursasih (ulama Betawi), Ustadz Jafar Shadiq (Waketum FPI), Ustadz Zulfi Syukur (DDII), Ustadz Mashur (DAINA), HM Mursalin (FUI), Ustadz Mohammad Nur Sukma (Tim Pembela Ulama & aktivis) dan lain lain. (Bilal/voa-islam)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

Latest News
Inpres 26/98 Tidak Melarang Gunakan Istilah Pribumi

Inpres 26/98 Tidak Melarang Gunakan Istilah Pribumi

Rabu, 18 Oct 2017 14:25

Komnas HAM: Pembakaran Masjid Muhammadiyah Ancam Demokrasi

Komnas HAM: Pembakaran Masjid Muhammadiyah Ancam Demokrasi

Rabu, 18 Oct 2017 14:15

Pemuda Muhammadiyah Se-Aceh Kecam Pembakaran Masjid Taqwa di Bireuen

Pemuda Muhammadiyah Se-Aceh Kecam Pembakaran Masjid Taqwa di Bireuen

Rabu, 18 Oct 2017 14:12

Masjid Milik Muhammadiyah yang Sedang Dibangun di Bireuen Dibakar Orang Tak Dikenal

Masjid Milik Muhammadiyah yang Sedang Dibangun di Bireuen Dibakar Orang Tak Dikenal

Rabu, 18 Oct 2017 13:55

Komandan Senior Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran Tewas di Suriah

Komandan Senior Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran Tewas di Suriah

Rabu, 18 Oct 2017 11:45

Malacanang Desak Pejuang Islamic State (IS) yang Tersisa di Marawi Menyerahkan Diri

Malacanang Desak Pejuang Islamic State (IS) yang Tersisa di Marawi Menyerahkan Diri

Rabu, 18 Oct 2017 10:15

DDII Berangkatkan Tiga Relawan ke Perbatasan Myanmar dan Bangladesh

DDII Berangkatkan Tiga Relawan ke Perbatasan Myanmar dan Bangladesh

Rabu, 18 Oct 2017 09:58

Shell Tegaskan Dukung LGBT

Shell Tegaskan Dukung LGBT

Rabu, 18 Oct 2017 08:45

HRW Sebut Hampir 300 Desa Muslim Rohingya Telah Dibakar di Rakhine Myanmar

HRW Sebut Hampir 300 Desa Muslim Rohingya Telah Dibakar di Rakhine Myanmar

Rabu, 18 Oct 2017 08:38

Hendak Melakukan Peliputan, Reporter TvOne Diusir dari Kawasan Reklamasi Teluk Jakarta

Hendak Melakukan Peliputan, Reporter TvOne Diusir dari Kawasan Reklamasi Teluk Jakarta

Rabu, 18 Oct 2017 06:43

582.000 Pengungsi Rohingya Tiba di Bangladesh Sejak Akhir Agustus

582.000 Pengungsi Rohingya Tiba di Bangladesh Sejak Akhir Agustus

Selasa, 17 Oct 2017 20:35

50 Tewas 200 Lebih Terluka dalam Serangan Terkoordinasi Taliban pada Pasukan Polisi Afghanistan

50 Tewas 200 Lebih Terluka dalam Serangan Terkoordinasi Taliban pada Pasukan Polisi Afghanistan

Selasa, 17 Oct 2017 20:15

Tuduh Anies Rasis? Politisi: Nalarnya Hendardi harus Diperiksa

Tuduh Anies Rasis? Politisi: Nalarnya Hendardi harus Diperiksa

Selasa, 17 Oct 2017 19:09

Indra J. Piliang ke Ketua SETARA Institut: Banyak-banyak Membaca daripada Gemar Pelintir

Indra J. Piliang ke Ketua SETARA Institut: Banyak-banyak Membaca daripada Gemar Pelintir

Selasa, 17 Oct 2017 17:09

Shalat Lima Waktu dengan Sekali Wudhu', Bolehkah?

Shalat Lima Waktu dengan Sekali Wudhu', Bolehkah?

Selasa, 17 Oct 2017 17:06

Kuliah & Penempatan Kerja Dengan 8 Kelebihan di PNJ CBD Campus

Kuliah & Penempatan Kerja Dengan 8 Kelebihan di PNJ CBD Campus

Selasa, 17 Oct 2017 15:43

Dua Kekuatan Besar dan Tidak Dapat Diremehkan yang akan Dihadapi Anies-Sandi Hentikan Reklamasi

Dua Kekuatan Besar dan Tidak Dapat Diremehkan yang akan Dihadapi Anies-Sandi Hentikan Reklamasi

Selasa, 17 Oct 2017 15:09

[VIDEO] VITAPLAS: Efek mirip Viagra, Herbal Stamina Pria ini diburu

[VIDEO] VITAPLAS: Efek mirip Viagra, Herbal Stamina Pria ini diburu

Selasa, 17 Oct 2017 14:50

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Selasa, 17 Oct 2017 14:27

Kelompok Loyalis Islamic State Serukan Orang-orang Bergabung dalam Jihad di Kongo

Kelompok Loyalis Islamic State Serukan Orang-orang Bergabung dalam Jihad di Kongo

Selasa, 17 Oct 2017 14:00


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X