Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.881 views

Pelapor Kaesang, Muhammad Hidayat Divonis 1,6 Tahun

BEKASI (voa-islam.com), Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bekasi menjatuhkan vonis selama 1 tahun 6 bulan dikurangi masa tahanan kepada Pelapor Kaesang, Muhammad Hidayat.

Hakim berkeyakinan, aktivis Islam Hidayat memenuhi unsur melanggar pasal 28 ayat (2) Undang-Undang RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Hidayat dianggap terbukti secara sah dengan sengaja tanpa hak menyebarkan informasi untuk menimbulkan kebencian terhadap individu atau kelompok tertentu berdasarkan SARA.

"Menjatuhkan pidana 1 tahun 6 bulan, dengan denda 50 juta dengan ketentuan bila tidak bisa bayar diganti dengan kurungan 3 bulan,"kata Hakim Ketua Tongani, S.H. membacakan putusan, di PN Bekasi, Kamis (7/12/2017).

Majelis Hakim menilai video yang unggah Hidayat di akun YouTube berjudul 'Terungkap..!! Kapolda Metro Kaya Provokasi Massa FPI agar Serang Massa HMI. Ini Buktinya..!!', terbukti menimbulkan kebencian dan permusuhan. Hakim mendasarkan putusannya dengan fakta perdebatan pada kolom komentar pada video tersebut di Youtube.

"Unsur dengan sengaja menyebarkan video kebencian dan permusuhan kepada golongan tertentu telah terbukti. Pada kolom komentar muncul saling hujat, dengan kata-kata seperti 'HMI memang Provokator, FPI Sampah Masyarakat," jelas Hakim Tongani.

Sementara, Muhammad Hidayat dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan Pasal 32 ayat (1) jo Pasal 48 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksaksi Elektronik.

Sebelum memutuskan vonis, Majelis Hakim juga membacakan sejumlah pertimbangan yang Memberatkan terdakwa, diantaranya terdakwa dianggap meresahkan masyarakat, membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa.

Selain itu, Hakim juga membacakan sejumlah hal yang meringankan
terdakwa seperti sopan saat pemeriksaan, menjadi penanggungjawab keluarga dengan satu istri dan empat orang anak.

"Terdakwa juga tidak pernah dipidana,"ujar Hakim Ketua.

 

Ajukan Banding

Menanggapi putusan Hakim, Hidayat langsung mengajukan banding. Proses pengajuan dilanjutkan dengan menandatangi surat yang diberikan Majelis Hakim. "Saya mengajukan memori banding," kata Hidayat.

Selain mengungkapkan keinginan Banding, Hidayat juga mengkritik langsung putusan Hakim tersebut. Ia berpendapat vonis Hakim tidak mempertimbangkan pernyataan saksi ahli.

"Vonis Hakim tidak tepat, Ahli bahasa jelas-jelas menyatakan tidak terdapat unsur kebencian dalam video saya,"ujarnya.

Kendati demikian, Majelis Hakim meminta Hidayat agar menyimpan segala argumennya dalam memori banding. Hidayat juga sempat meminta Majelis Hakim untuk memindahkan penahanan dirinya dari Lapas Bulak Kapal Bekasi, Hidayat saat ini tengah diisolasi oleh pihal Lapas dengan tuduhan melanggar disiplin. Masa isolasi yang tidak jelas batasnya dianggap akan mengganggu proses Banding.

"Karena saya akan memuat memori banding sendiri, Mohon Majelis Hakim memindahkan tempat penahanan saya, sebab saya diisolasi tanpa batas waktu yang jelas,"ungkapnya. Hakim merespon denga menerangkan bahwa setelah vonis wewenang penahanan bsrpindah kepada Pengadilan Tinggi di Bandung. "Mungkin saudara terdakwa bisa mengurusnya ke sana," saran Hakim Ketua.

Dalam sidang putusan kali ini, persidangan Hidayat digelar tanpa didampingi Pembela Hukum bersangkutan. Persidangan hanya dihadiri Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Bekasi Andi Hayomin dan Majelis Hakim.

Diketahui, Muhammad Hidayat dilaporkan dalam laporan polisi bernomor LP/976/XI/2016/Dit Reskrimsus tanggal 8 November 2016 karena mengunggah video soal mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan. Dalam video tersebut, Hidayat dianggap menambahkan kata-kata yang menyebut bahwa Iriawan memprovokasi massa.

Hidayat menyebarkan video tersebut di akun YouTube berjudul 'Terungkap..!! Kapolda Metro Kaya Provokasi Massa FPI agar Serang Massa HMI. Ini Buktinya..!!'. Video tersebut diunggah melalui akun Muslim Friend dengan durasi 1 menit 35 detik pada 5 November 2016.

Video tersebut menampilkan saat Iriawan berbicara dengan massa, saat pengamanan aksi 411 pada 4 Nopember 2016 di depan Istana Negara.

Hidayat kemudian dikenal sebagai pelapor Kaesang Pangarep, setelah ia melaporkan kepada Kepolisian putra Presiden Joko Widodo tersebut karena dianggapnya  Kaesang telah melalukan penistaan agama melalui vlog yang diunggah ke Youtube. (bilal/voa-islam)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti tumor ganas, tubuh Fatkhur Kurniawan kurus kerontang. Pundaknya terus membesar hingga sekuran bola basket. Kondisi keluarga memprihatinkan, penghasilan keluarga 16 ribu rupiah perhari....

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
Baca Surat Ali Imron Ayat 26-27, Neno Warisman: Tidak Ada Rezim yang Berkuasa Abadi

Baca Surat Ali Imron Ayat 26-27, Neno Warisman: Tidak Ada Rezim yang Berkuasa Abadi

Ahad, 22 Jul 2018 22:55

Para Remaja Isi Liburan dengan Belajar Memahami Islam Sebagai Penjaga Umat Dari Segala Aspek

Para Remaja Isi Liburan dengan Belajar Memahami Islam Sebagai Penjaga Umat Dari Segala Aspek

Ahad, 22 Jul 2018 22:16

AILA Luncurkan Buku 'Delusi Kesetaraan Gender'

AILA Luncurkan Buku 'Delusi Kesetaraan Gender'

Ahad, 22 Jul 2018 21:50

Soal OTT di Lapas Suka Miskin, Dahnil: Copot MenkumHam

Soal OTT di Lapas Suka Miskin, Dahnil: Copot MenkumHam

Ahad, 22 Jul 2018 21:49

Pihak Keluarga Sesalkan Pencekalan Ustadz Akhir Zaman di Hong Kong

Pihak Keluarga Sesalkan Pencekalan Ustadz Akhir Zaman di Hong Kong

Ahad, 22 Jul 2018 21:47

Dicekal di Hongkong, Ini Penjelasan 'Ustadz Akhir Zaman' Zulkifli M. Ali

Dicekal di Hongkong, Ini Penjelasan 'Ustadz Akhir Zaman' Zulkifli M. Ali

Ahad, 22 Jul 2018 21:30

Mesir Sebut Undang-undang Negara Yahudi Israel Merongrong Perdamaian Timur Tengah

Mesir Sebut Undang-undang Negara Yahudi Israel Merongrong Perdamaian Timur Tengah

Ahad, 22 Jul 2018 20:45

Pembuat Bom Taliban Divonis Penjara 40 Tahun Karena Berencana Meledakan Gedung Parlemen Inggris

Pembuat Bom Taliban Divonis Penjara 40 Tahun Karena Berencana Meledakan Gedung Parlemen Inggris

Ahad, 22 Jul 2018 20:30

Tentara Yaman Gagalkan Serangan Pemberontak Syi'ah Houtsi di Selatan Hodeidah

Tentara Yaman Gagalkan Serangan Pemberontak Syi'ah Houtsi di Selatan Hodeidah

Ahad, 22 Jul 2018 20:15

Turki 'Netralkan' 9 Teroris PKK dalam Operasi Anti-Teror di Provinsi Tenggara Hakkari

Turki 'Netralkan' 9 Teroris PKK dalam Operasi Anti-Teror di Provinsi Tenggara Hakkari

Ahad, 22 Jul 2018 20:03

Afrika Selatan Tolak tekanan Saudi dan UEA untuk Blokade Qatar

Afrika Selatan Tolak tekanan Saudi dan UEA untuk Blokade Qatar

Sabtu, 21 Jul 2018 21:30

Rusia Bunuh 1.771 Anak-anak di Suriah Sejak Tahun 2015

Rusia Bunuh 1.771 Anak-anak di Suriah Sejak Tahun 2015

Sabtu, 21 Jul 2018 21:20

Zionis Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Gencatan Senjata dengan Hamas

Zionis Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Gencatan Senjata dengan Hamas

Sabtu, 21 Jul 2018 21:10

Jihadis Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Milik Rusia untuk Kali ke-4 Bulan Ini

Jihadis Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Milik Rusia untuk Kali ke-4 Bulan Ini

Sabtu, 21 Jul 2018 21:00

Pizza Diva Halal dan Pikulbareng Donasikan 80 Porsi Pizza dan Teh Poci

Pizza Diva Halal dan Pikulbareng Donasikan 80 Porsi Pizza dan Teh Poci

Sabtu, 21 Jul 2018 11:37

Polling: Aher Bakal Cawapres yang Paling Dekat dengan Umat Islam

Polling: Aher Bakal Cawapres yang Paling Dekat dengan Umat Islam

Sabtu, 21 Jul 2018 07:16

Pendiri Insist: Yang Lebih Tepat Bukan Islam Nusantara tapi Fiqh Nusantara

Pendiri Insist: Yang Lebih Tepat Bukan Islam Nusantara tapi Fiqh Nusantara

Sabtu, 21 Jul 2018 06:37

Bunda, Jangan Jadikan Ananda Penghalang Kewajiban

Bunda, Jangan Jadikan Ananda Penghalang Kewajiban

Jum'at, 20 Jul 2018 23:15

Menjaga Keluarga dari Ancaman Liberalisasi, Mungkinkah?

Menjaga Keluarga dari Ancaman Liberalisasi, Mungkinkah?

Jum'at, 20 Jul 2018 22:54

Utang yang Dimiliki BUMN 5.000 T

Utang yang Dimiliki BUMN 5.000 T

Jum'at, 20 Jul 2018 22:53


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X