Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
14.951 views

Presiden SBY dan Bohong 1000 Persen

Jakarta (voa-islam.com) Ketika LHI dihadapkan ke persidangan korupsi, dia membuat kesaksian mengejutkan. Dia menyebutkan keterlibatan Bunda Puteri yang merupakan orang dekat SBY.

Mendengar pernyataan itu, sontak SBY meradang. “Saya katakan 1000 persen Luthfi bohong,” kata SBY.

Isu ini pun menggelinding ramai. Berbagai ulasan dan komentar muncul. Termasuk beredarnya foto-foto yang membuktikan kedekatan  menteri-menteri SBY dengan Bunda Puteri. 

Sebelum isu berkembang lebih jauh, sehingga bisa memojokkan SBY dan Partai Demokrat; seperti biasa, aparat Densus88 segera turun untuk membuat kasus penyergapan teroris.

Hal ini selalu dilakukan setiap SBY terpojok. Sebenarnya semua media, baik cetak maupun elektronik, sudah bosan dengan isu terorisme; kecuali TVOne dan MetroTV. Hanya dua TV itu saja yang menganggap isu terorisme sebagai “kecintaan gue banget”.

Ketika  SBY (Demokrat) sedang terpojok, oleh isu apapun, segera saja keluar isu-isu terorisme agar isu itu cepat dicaplok media-media doyan fitnah.

“Hayo-hayo, mari-mari. Ini ada isu baru. Makan anak-anak, makan. Ini isu kesukaan kalian. Makan  yang rakus, jangan malu-malu. Kita ini kotoran, hidup dari kotoran, berbisnis kotoran, memberi makan anak-isteri dari kotoran juga. Hayo-hayo, terus sikat,” pesan sang bos seraya menaburkan isu-isu terorisme.

Inilah perjudian politik zaman modern. Pemimpin ketika berkuasa lupa segala-galanya, terutama lupa rasa malu. Kalau ada masalah-masalah, mereka jadikan “kaum teroris” sebagai tumbal untuk menyembunyikan kebusukan diri.

Kembali ke istilah “bohong 1000 persen”. Sebenarnya, apa maksud kalimat itu? Apa ada kebohongan 1000 persen? Ukuran bohong itu kan bervariasi dari bohong 1 persen sampai 100 persen. Bohong sangat sedikit nilainya 1 persen,  bohong sedang 50 persen, dan bohong sempurna 100 persen. Setelah itu tidak ada lagi  bohong melebihi 100 persen.

Ketika bicara tentang sifat sesuatu, apakah sifat perbuatan, sifat manusia, sifat benda, dan lainnya ukuran yang biasa dipakai: sedikit, sedang, banyak.

Kalau memakai prosentase, dihitung dari angka minimum (katakanlah) 1 persen, sampai angka maksimum 100 persen. Tidak ada ukuran sifat di atas 100 persen, apalagi sampai 1000 persen.

Beda kalau berbicara suatu variabel yang fluktuatif, mengalami perubahan, peningkatan, atau penurunan. Nilainya bisa melebihi 100 persen. Misalnya, ketika tahun 1997 kurs rupiah anjlok dari rata-rata Rp. 2.500,- per dolar Amerika menjadi Rp. 10.000,- per dolar; itu artinya nilai rupiah merosot 300 persen. Disini boleh menggunakan angka persentase di atas 100 persen.

Singkat kata, kalau bicara soal sifat (kualitas) sesuatu, nilai persentasenya maksimum 100 persen. Tidak bisa lebih dari itu. Makanya ketika ada seorang pemimpin, bergelar doktor, jendral pula, mengatakan istilah “bohong 1000 persen”; itu bentuk pembodohan. Coba gambarkan, apa yang disebut “bohong 1000 persen” itu?

Kalau kita tidak bisa berperan mengangkat derajat kecerdasan masyarakat, ya setidaknya jangan memperparah kebodohan mereka. Kalau pemimpin tidak malu-malu menampakkan kebodohannya, rakyat pasti akan lebih parah bodohnya.

Adalah bukan tanpa alasan ketika Luthfi mengangkat sebuah isu untuk men-torpedo posisi SBY dan Demokrat. Secara struktural PKS dan Demokrat masih “besanan politik”; tapi SBY seperti membiarkan saja Luthfi dihajar oleh KPK lewat isu korupsi. Maka Luthfi pun putar otak untuk melakukan “serangan balasan”.

Secara hukum, tidak ada masalah kalau Luthfi tidak mengangkat nama Bunda Puteri. Tapi secara politik, Luthfi butuh posisi Bunda Puteri untuk meng-ganyang SBY Cs. Dan isu Bunda Puteri ini jelas-jelas telah menambah buruk rapot kepemimpinan SBY. Kesan yang muncul, bukan politik kenegarawanan yang selama ini bicara, tapi cara-cara mafia.

Padahal kalau mau jujur, PKS sejak awal sudah diingatkan agar “tidak dekat-dekat” dengan Demokrat. Tapi ya sudahlah, semua sudah pada tahu, PKS lebih concern dengan posisi kekuasaan di kabinet; meskipun risikonya mereka babak-belur juga. 

Politik ala SBY itu tidak pernah memiliki kesetiaan. Sejujurnya, yang membantu SBY naik ke pentas adalah PBB dan Yusril Ihza Mahendra. Itu terjadi pada Pilpres 2004 lalu.

Tapi setelah berjaya, SBY Cs lupa sama sekali PBB dan Yusril. Apalagi –dalam kaitan dengan PKS- SBY merasa takut jika partai ini akan melakukan politik “pagar makan tanaman”.

Isu terorisme sering muncul ketika citra SBY dan Demokrat mulai rusak di mata publik. Menjelang Pemilu 2014 kemungkinan isu terorisme akan semakin laris-manis.

Seperti pengamat, kasus-kasus terorisme selalu muncul sebagai “kran” untuk mengalihkan perhatian publik dari isu-isu besar yang sedang membelit SBY dan Demokrat.

Sekarang tinggal ditanya ke aparat kepolisian: Masih berapa banyak stok “calon teroris” yang sudah masuk daftar sergapan?

Para “calon teroris” itu nantinya akan menjadi tumbal untuk menyelamatkan kekuasaan rezim Neolib dan kaki tangannya. Sampai di titik ini, negara tidak lagi dipimpin “hikmat kebijaksaan”, tetapi dipimpin dengan cara-cara mafia. 

Sudah sepantasnya, kita memohon kepada Allah Al Mujib agar mengumpulkan seluruh penderitaan dan sengsara yang selama ini dialami para terduga teroris, para korban terbunuh, korban terluka dan dipenjara, seluruh keluarga mereka, serta kaum Muslimin yang secara tidak  langsung ikut menderita; agar semua penderitaan itu dilipat-gandakan, lalu ditimpakan kepada SBY, sanak keluarga, anak keturunan, serta para pendukungnya. Sehingga mereka semua bisa segera memahami makna kezhaliman yang mereka lakukan.

Amin Allahumma amin. Wa shallallah ‘ala Rasulillah Muhammad wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in. Abdurrahman

The Untold Stories:

The Godfather(1): Sibak Topeng SBY 'Sang Jenderal Prihatin'

The Godfather(2): Membungkam Lawan dgn isu Korupsi & Terorisme 

The Godfather (3): SBY Galau Menjadi Teman Dekat Bunda Puteri?

The Godfather (4): Siapa Bunda Putri & Apa Hubungan Dgn Dinasti SBY ? 

The Godfather(5): Perang Para Pemilik Dinasti Kekuasaan Indonesia

The Godfather(6): Bakar Gedung, Habisi Dokumen Century & Hambalang 

The Godfather(7) : Istana Presiden Dikendalikan Para Broker?

The Godfather(8) : Antasari Azhar Jilid 2 Tutupi Kasus Hambalang?  

The Godfather(9): Jangankan Rakyat, Tuhan Pun Kau Tipu!

The Godfather (10): Konser NOAH 2 Benua 5 Negara Dari Dana Hambalang?

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Ahad, 28 Feb 2021 10:52

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Ahad, 28 Feb 2021 10:48

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Ahad, 28 Feb 2021 10:18

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Sabtu, 27 Feb 2021 21:22

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Sabtu, 27 Feb 2021 21:05

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Sabtu, 27 Feb 2021 20:56

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Sabtu, 27 Feb 2021 20:47

Menyoal Modifikasi Kurikulum SMK

Menyoal Modifikasi Kurikulum SMK

Sabtu, 27 Feb 2021 20:38

Regenerasi Kepemimpinan, Forum Jurnalis Muslim Akan Gelar Munas II

Regenerasi Kepemimpinan, Forum Jurnalis Muslim Akan Gelar Munas II

Sabtu, 27 Feb 2021 18:53

Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Sabtu, 27 Feb 2021 15:15

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 27 Feb 2021 13:42

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Sabtu, 27 Feb 2021 10:30

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Sabtu, 27 Feb 2021 10:29

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Sabtu, 27 Feb 2021 01:20

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Jum'at, 26 Feb 2021 20:30

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Jum'at, 26 Feb 2021 19:35

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Jum'at, 26 Feb 2021 18:14

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

Jum'at, 26 Feb 2021 15:00

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Jum'at, 26 Feb 2021 11:47

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:54


MUI

Must Read!
X