Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
31.671 views

Kedatangan Sri Mulyani Bawa Pesan Obama & Biaya Akomodasi Ditanggung KPK?

JAKARTA (voa-islam.com) - Breaking News kembali dilakukan oleh akun fenomenal @TrioMacan2000 yang membagikan kultwit terkait biaya akomodasi kedantangan Sri Mulyani ke Indonesia, Sabtu(3/4).

Kedatangan Sri Mulyani ke Jakarta dalam rangka memenuhi penggilan KPK - Pengadilan Tipikor sebagai saksi dibiayai KPK.

Menurut pejabat KPK biaya perjalanan Sri Mulyani Washington DC - Jakarta PP & akomodasi hotel bintang 5 ditnggung anggaran KPK ! tulis @Triomacan 2000 yang aslinya ditulis dengan menggunakan banyak singkatan karena keterbatasan ruang di Twitter, namun singkatan itu telah kami lengkapi untuk kenyamanan pembaca.

KPK memanggil Sri Mulyani sebagai saksi perkara korupsi Century di Pengadilan Tipikor pada tgl 2 Mei kemarin. Dibayar oleh KPK. "Enak banget Sri Mulyani dan apes banget nasib rakyat RI. KPK keluarkan biaya tiket kelas I Washington DC - Jkt PP plus-plus lebih US$ 10,000" tambah macan dalm twitnya. twit lengkap tersebut bisa anda Klik disini :

http://chirpstory.com/li/203885

Negara Dirugikan Sri Mulyani

Informasi A1, sejatinya Sri Mulyani ke Jakarta bukan hanya untuk jadi saksi, dia sudah tiba di Jakrta sejak 23 April 2014 untuk bertemu Jokowi dan membawa pesan khusus dari 'Gedung Putih'.

Jokowi begitu spesial bagi 'Gedung Putih', Jokowi yang bernama lengkap Herbertus Handoko Joko Widodo bin Oey Hong Liong alias Noto Mihardjo ini memang menjadi antek asing dan aseng demi menjaga kepentingan bangsa asing tersebut.

Sri Mulyani menemui Jokowi pada 24 April 2014 silam dan membawa pesan 'delivery order' dari Obama melalui 'kurir' Sri Mulyani. Hal ini terkait dengan pertemuan Paus - Obama soal bursa Capres Jokowi demi menjaga kepentingan Umat Katolik di Indonesia. Pesan itu disampaikan Sri Mulyani ke Jokowi dalam rangka menghilangkan kesan seolah-olah Paus - Obama telah menyetujui paket Capres-Cawapres Jokowi - Jusuf Kalla.

Pemahaman yang bias terhadap hasil pertemuan Obama - Paus (15/4/14) di Gedung Putih sabagai follow up pertemuan Obama - Paus di Vatikan (27/3/14). Deal kedua, pertemuan Paus - Obama tersebut, ada pertemuan di rumah Jacob Soetoyo yang dihadiri 7 dubes diantaranya Dubes AS, Meksiko dan Vatikan.

Langkah ketiga dengan adanya pertemuan Vatikan - Jacob Soetoyo di rumahnya di Permata Hijau Jakarta adalah manifestasi pesanan dari Washington DC dan  umat katolik Indonesia untuk kendalikan Jokowi.

Katholik Khawatir James Riady Cs & Komunis Cina Kendalikan Indonesia
Kedekatan, penguasaan dan kooptasi kelompok kristen dimotori James Riady, Sabam Sirait & Ex Partai Komunis China pada Jokowi khawatirkan katolik sehingga hadir nama Jacob Soetoyo manifestasi perlawanan dari Washington DC dan  umat katolik Indonesia.
 
Mengapa?
Karena umat Katolik Indonesia sebagai kelompok elit yang menguasai pemerintahan dan birokrasi Indoensia selama 32 Tahun era Orba itu tak mau kehilangan kendali atas Indonesia apalagi berpindah ke kalangan kristen prostestan dan komunis. Pada tahun 1999 saat akan MPR gelar pemilihan presiden, Kelompok katolik kehilangan kendali ke RI 1 karena dijegal oleh James Riady & Matori Abdul Jalil dari PKB.
 
Melalui Matori Abdul Djalil dan James Riady, Gus Dur dan Megawati diajak ketemu Menlu AS Madeline Albraight di Singapura. Pada pertemuan tersebut disepakati AS akan bantu Megawati jadi Presiden RI dalam sidang istimewa MPR. Namun, seusai pertemuan Gus Dur ubah pikiran dengan menggelar manuver poros tengah.
 
Melalui Matori Abdul Djalil, Gus Dus minta pertemuan ulang dengan Menlu AS Albraight. Minta jadi presiden dan Megawato di setup jadi wakil presiden saja.
Terpaksa James Riady atur ulang pertemuan Gus Dur dengan Albraight di Singapura. Akhirnya meeting lagi, AS setuju dengan syarat Gus Dur jamin NU.
 
Tak mengherankan mengapa NU dan PKB tak pernah serius menggagas koalisi partai Islam karena memang bermental 'numpang hidup' kepada penguasa. Albraight minta jaminan Gus Dur agar NU tidak berubah menjadi islam militan & diarahkan ke sekuler hedonis jika Gus Dur berkuasa. Gus Dur sanggupi permintaan AS ini.
 
Karena manuver James Riady dan Matori, peran elit katolik Indonesia terhadap suksesi presiden 1990 menjadi minim. Pada bursa capres 2014 ini Katolik tidak ingin terulang lagi, James Riady & elit kristen khususnya faksi Parkindo di PDIP sudah lama membina Jokowi. Ketika kendali kristen total pada Jokowi, katolik resah luar biasa.
 
Melalui CSIS dan elit katolik, diupayakan bantuan Paus untuk menembus blokade kristen yang mengendalikan Jokowi. Paus undang Obama ke vatikan. Faktanya, pertemuan di rumah Jacob Soetoyo 13/4/14 kemarin sebenarnya yang bertindak sebagai tuan rumah adalah Dubes Vatikan, tapi itu berisiko jika ketahuan. Dubes Vatikan tidak mungkin undang Jokowi, Megawati dan Dubes AS ke kedubes atau ke kediamannya, jika bocor, Jokowi hancur diserang opini lawan politiknya.
 
Untuk mengaburkan pertemuan, maka lokasi dipindahkan ke rumah Jacob Soetoyo. Dubes Meksiko mewakili komunitas katolik dunia, dubes AS sebagai wakil Obama, sedangkan Dubes lain hanya cover untuk mengecoh agar tidak terlalu mencolok dan mudah dibaca bahwa pertemuan tersebut adalah untuk menampung aspirasi katolik diteruskan ke Obama.
 
Obama hanya bicara per telpon dengan Paus Fransiscus pada 15/42 memfollow up hasil pertemuan di rumah Jacob 13/4 http://t.co/LsoxSQRDR8
 

Elit PDI-P & Puan Maharani Bergegas ke Eropa

Sekitar 2-3 minggu lalu, kerabat dekat Megawati diketahui berada di eropa, disusul dgn kepergian elit Nasdem dan Puan Maharani. Ada apa?

"Ada apa kerabat terdekat, orang kepercayaan Megawati ke Eropa, disusul Nasdem dan Puan Maharani ? Transaksi suap mahar di Swiss ya ? Hehe” ungkap TrioMacan2000

Sebelumnya untuk pengaburan, Surya Paloh temui Dubes Uni Eropa untuk Indonesia Olof Skoog pada senin 28/4/14. Kubu JK disebut telah bayar US$ 50 juta untuk PDIP / Megawati agar JK dapat disetujui sebagai cawapres Jokowi. US$ diserahkan ke some body ungkap TrioMacan2000.

Jumlah mahar US$ 50 juta atau senilai Rp. 600 miliar itu sama dengan jumlah mahar yang diberikan kubu James Riady ke orang dekat Mega untuk pencapresan Jokowi.

Disebutkan PDIP dan Nasdem akhirnya tandatangan koalisi dalam pilpres, mengenai cawapresnya masih ditunggu realisasi mahar kedua. Di Eropa Jokowi pede bilang bahwa cawapres untuknya sudah ada, dan tinggal diumumkan saja. Menunggu hari baik katanya. Padhal nunggul konfirmasi bank ungkap TrioMacan2000. Sama seperti pencapresan Jokowi, mega tdk langsung tegas nyatakan dukung. Tunggu konfirmasi bank di Singapore : transfer confirmed" tutup TrioMacan 2000 ini.

Ya Allah Indonesia tak lepas-lepas dari rebutan AS - VATIKAN - Cina. Kemana umat Islam? Lagi-lagi dikorbankan untuk kepentingan AS dan Nashoro.

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun....... [tm2000/godam/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Perusahaan Plat Merah Rajin Ngutang

Perusahaan Plat Merah Rajin Ngutang

Rabu, 17 Jul 2019 23:17

Bahaya Pinjaman dari Bank Dunia untuk Madrasah dan Solusinya

Bahaya Pinjaman dari Bank Dunia untuk Madrasah dan Solusinya

Rabu, 17 Jul 2019 23:07

Pengantin Pesanan, Beginikah Perempuan Diperlakukan?

Pengantin Pesanan, Beginikah Perempuan Diperlakukan?

Rabu, 17 Jul 2019 22:48

Bangun Infrastruktur Triliunan tapi Tak Jelas Hasil (Pendapatannya)

Bangun Infrastruktur Triliunan tapi Tak Jelas Hasil (Pendapatannya)

Rabu, 17 Jul 2019 22:17

Utang Salah Satu BUMN Ini Hampir 100 Triliun

Utang Salah Satu BUMN Ini Hampir 100 Triliun

Rabu, 17 Jul 2019 21:17

Menang atau Kalah Bukan Ukuran Kemuliaan

Menang atau Kalah Bukan Ukuran Kemuliaan

Rabu, 17 Jul 2019 21:17

Pakistan Tahan Pendiri Kelompok Jihad Lashkar-e-Taiba Hafiz Saeed

Pakistan Tahan Pendiri Kelompok Jihad Lashkar-e-Taiba Hafiz Saeed

Rabu, 17 Jul 2019 21:00

Bisakah Pengadilan Israel Memberikan Keadilan bagi Palestina?

Bisakah Pengadilan Israel Memberikan Keadilan bagi Palestina?

Rabu, 17 Jul 2019 20:41

6 Tentara Suriah Tewas Akibat Ledakan Bom Menghantam Konvoi Mereka di Daraa

6 Tentara Suriah Tewas Akibat Ledakan Bom Menghantam Konvoi Mereka di Daraa

Rabu, 17 Jul 2019 20:30

PP Muhammadiyah Gelar Seminar Internasional Bahaya Pornografi dan Cara Penyembuhannya

PP Muhammadiyah Gelar Seminar Internasional Bahaya Pornografi dan Cara Penyembuhannya

Rabu, 17 Jul 2019 20:08

Raja Salman Undang 200 Keluarga Korban Penembakan di Masjid Christchurch Tunaikan Ibadah Haji

Raja Salman Undang 200 Keluarga Korban Penembakan di Masjid Christchurch Tunaikan Ibadah Haji

Rabu, 17 Jul 2019 19:30

Tanggapi Laporan Al Jazeera, AQAP Bantah Miliki Hubungan Kerjasama dengan Pemerintah Bahrain

Tanggapi Laporan Al Jazeera, AQAP Bantah Miliki Hubungan Kerjasama dengan Pemerintah Bahrain

Rabu, 17 Jul 2019 18:15

Demonstran Sudan Tolak 'Kekebalan Absolut' untuk Para Jenderal

Demonstran Sudan Tolak 'Kekebalan Absolut' untuk Para Jenderal

Rabu, 17 Jul 2019 11:00

Inggris Akan Kirim Kapal Perang ketiga ke Teluk Persia

Inggris Akan Kirim Kapal Perang ketiga ke Teluk Persia

Rabu, 17 Jul 2019 10:15

Potret Kekinian Generasi Minus Edukasi

Potret Kekinian Generasi Minus Edukasi

Rabu, 17 Jul 2019 08:36

Forum Dakwah Perbatasan Sekolahkan 20 Anak Kurang Mampu dari Pulau Banyak dan Kutacane

Forum Dakwah Perbatasan Sekolahkan 20 Anak Kurang Mampu dari Pulau Banyak dan Kutacane

Rabu, 17 Jul 2019 07:58

Mardani Kritisi Pidato Misi Visi Jokowi

Mardani Kritisi Pidato Misi Visi Jokowi

Rabu, 17 Jul 2019 05:56

Muhammadiyah Maluku Utara Terjunkan Tim Asistensi ke Lokasi Gempa Halmahera Selatan

Muhammadiyah Maluku Utara Terjunkan Tim Asistensi ke Lokasi Gempa Halmahera Selatan

Rabu, 17 Jul 2019 04:50

Penerapan Cukai Plastik, Rakyat Kian Tercekik

Penerapan Cukai Plastik, Rakyat Kian Tercekik

Rabu, 17 Jul 2019 03:53

Kebijakan Zonasi Memakan Korban

Kebijakan Zonasi Memakan Korban

Rabu, 17 Jul 2019 02:59


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 15/07/2019 09:00

Kesetaraan Gender Dalam Islam