Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.824 views

Kalau Ingin Menang Pemilu, Curanglah

Oleh:

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

 

JUDUL di atas seperti sebuah petuah. Petuah dari orang yang tak memiliki sportifitas. Diberikan kepada orang yang juga tak memiliki sportifitas. Sama-sama tak sportif. Apakah mereka tak punya Tuhan? Tanya netizen. Mungkin punya. Hanya saja tak takut Tuhan. Mereka hanya takut kehilangan jabatan.

Bayangkan seandainya orang-orang macam ini ada di istana, ada di institusi hukum, ada di lembaga pemilu, ada di birokrasi, ada di kabinet, ada di DPR, pasti sendi-sendi kehidupan bernegara akan berantakan. Semoga orang-orang seperti ini gak ada di masjid, gereja dan wihara anda. Bisa-bisa rumah ibadah anda dijual sama mereka.

Kalau kecurangan itu ada di lembaga survei? Rusak demokrasi kita. Gak hanya demokrasi, dunia keilmuan juga ikut rusak. Ini jauh lebih bahaya. Kalau intelektual juga curang dengan ilmunya, apalagi yang tersisa di negeri ini?

Curang itu tak bermoral. Betul! Bicara moral tentu kita menginginkan pemilu yang jurdil, alias jujur dan adil. Pertanyaannya: emang ada pemilu yang jurdil? Hampir tak ada pemilu tanpa kecurangan. Apakah itu pilkada, pilpres maupun pileg. Hanya saja, tingkat dan level kecurangannya berbeda. Ada yang kecil, sembunyi-sembunyi agar tak ketahuan. Berarti masih punya rasa malu. Ada juga yang masif dan terang-terangan. Bahkan ada yang berani bilang: kami memang curang. Kalau kami curang, lu mau apa? Ke Bawaslu? Atau ke Mahkamah Konstitusi (MK)? Silahkan saja. Kami akan hadapi, dan anda pasti kalah!

Malah ada yang kasih pembekalan bahwa kecurangan adalah bagian dari demokrasi. Itulah yang kemarin terungkap oleh saksi di persidangan MK. Hairul Anas Suaidi, mantan caleg PBB yang pernah ikut pembekalan dari tim 01. Dialah yang membuat kesaksian itu. Nekat bener ini orang. Ngeri! Boleh juga nyali anak muda yang konon katanya dari Madura ini.

MK adalah lembaga yang biasanya bertugas menghitung dan membandingkan jumlah suara. Karena tugas ini banyak orang kemudian suka bikin plesetan bahwa MK adalah Mahkamah Kalkulator. Itu keliru, jangan diteruskan!

Jika ada kecurangan, MK akan melihat berkasnya. Lalu dihitung, apakah angka yang dicurangi itu signifikan? Maksudnya bisa merubah selisih kemenangan? Jika tidak, wassalam. Jika iya, penggugat harus menghadirkan saksi yang cukup dan tidak punya rasa takut. Saksi takut, wassalam juga. Jika kalkulasi bukti dan saksi cukup, pemilu ulang. Hanya di TPS yang terjadi kecurangan. Kapan diskualifikasinyaa? Tanya para peserta aksi.

Emang MK bisa mendiskualifikasi paslon yang curang? Yusril Ihza Mahendra, Rafli Harun dan Mahfud MD bilang bisa. Jika kecurangan bisa dibuktikan, MK bisa mendiskualifikasi paslon. Bagaimana bila paslon yang dibela oleh Yusril itu yang didiskualifikasi? Ah, pertanyaannya ada ada aja. Emang berani? Ini pertanyaan, bukan pernyataan. Catat!

Kalau seandainya gak berani, bagaimana kasus pilpres 2019? Kok berandai-andai. Ok. Katakanlah seandainya “asumsi” anda benar. Kan anda punya Tuhan. Ya tawakkal. Barangkali ada mukjizat. Kok tawakkal? Emang anda dan semua teman anda punya kekuatan apa? Kalau biasa-biasa saja, tak akan merubah nasib. Maksudnya? Nanya mulu! Mikir dikit ngapa.

Kembali ke judul. Bahwa judul di atas hanya ingin menggambarkan realitas dalam pemilu di negeri ini. Ada calon yang curang tapi bisa menang. Calon apa saja. Mereka diuntungkan oleh sistem yang tak cukup ruang bagi para penggugat. Apalagi jika yang curang adalah orang yang punya kekuasaan. Nasib!

Tulisan ini tidak mengajak anda untuk curang. Tapi sebaliknya, jika anda ingin terjun di dunia politik, terutama saat pileg, pilkada atau pilpres, mesti siap menghadapi Kecurangan. Kenali potensi kecurangan lawan, awasi dan lawan. Gunakan strategi yang tepat untuk melawan kecurangan. Apalagi jika lawan anda sudah menjadikan kecurangan sebagai bagian dari demokrasi. Ini berat kawan.

Jangan sampai selesai pemilu baru anda mengeluh adanya kecurangan. Berarti anda tak siap bertanding. Terutama jika bertemu dengan orang yang demokrasinya adalah demokrasi kecurangan.

Siap ikut pemilu, siap hadapi kecurangan. Gak siap, jangan ikut pemilu. Kan ada KPU dan Bawaslu? Ada MK juga? Jika anda serahkan masalah anda kepada lembaga-lembaga itu, besar kemungkinan anda akan kecewa. Bukan karena mereka tak baik. Bukan! Mereka baik. Meskipun ada saja anggotanya yang tak baik. Namanya juga manusia. Sebut saja oknum, supaya anda tidak dipersoalkan.

Banyak yang harus diurus oleh KPU, Bawaslu dan MK. Bukan hanya anda saja yang harus diurus. Yang lain juga minta diurus. Belum lagi urusan pribadi mereka.

Termasuk keselamatanya? Boleh jadi. Karena mereka menghadapi banyak pihak yang sedang bertarung. Kayak tinju aja, bertarung. Malah lebih keras dan ganas dari tinju. Kalau di ring tinju, jarang orang mati. Di ring pemilu, banyak orang mati.

Ada petarung yang nerimo. Ada yang suka ngancam. Malah ada yang tukang beli suara. Bahkan, ada juga yang bawa duit banyak. Suap maksudnya? Kemarin di KPUD Karawang ramai soal ini. Namanya juga panitia pertarungan, banyak risiko. Termasuk risiko dapat duit banyak. Hehe

KPU, Bawaslu dan MK bukan tempat anda menggantungkan nasib. Sebab, para pemain curang sudah berpengalaman, bagaimana mengelabui orang-orang di lembaga pemilu itu, termasuk bagaimana bekerjasama dengan si oknum di dalam lembaga-lembaga itu.

Jadi, kalau anda turut dalam pemilu, kenali lawan anda, lihat potensi kecurangan, dan jangan lupa jalin komunikasi sebaik-baiknya dengan mereka. Agar, anda tahu dan bisa mengantisipasi jika ada oknum yang bermain curang. Siapa tahu anda juga dapat banyak bocoran.

Masih minat ikut pemilu? Jangan lupa anda harus siap hadapi kecurangan. Boleh gak ikut berbuat curang? Kalau anda mau curang juga, jangan baca tulisan ini! Karena, tulisan ini hanya untuk para petarung yang sportif.**

 

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Ikuti Langkah Saudi, Dewan Fatwa UEA Juga Cap Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Ikuti Langkah Saudi, Dewan Fatwa UEA Juga Cap Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Selasa, 24 Nov 2020 22:35

Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Selasa, 24 Nov 2020 22:08

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Selasa, 24 Nov 2020 21:41

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Selasa, 24 Nov 2020 21:20

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Selasa, 24 Nov 2020 20:45

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Selasa, 24 Nov 2020 20:25

Ambang Batas Rasa Sakit dan Power of Illusion

Ambang Batas Rasa Sakit dan Power of Illusion

Selasa, 24 Nov 2020 20:20

PKS Tolak Penghapusan Premium

PKS Tolak Penghapusan Premium

Selasa, 24 Nov 2020 18:39

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Selasa, 24 Nov 2020 10:09

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

Selasa, 24 Nov 2020 09:03

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

Selasa, 24 Nov 2020 08:06

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Senin, 23 Nov 2020 22:31

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Senin, 23 Nov 2020 21:12

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Senin, 23 Nov 2020 20:29

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Senin, 23 Nov 2020 20:01

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Senin, 23 Nov 2020 19:05

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

Senin, 23 Nov 2020 18:56

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Senin, 23 Nov 2020 17:57

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Senin, 23 Nov 2020 17:42

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Senin, 23 Nov 2020 16:41


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X