Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.410 views

Din Syamsuddin dan Moralitas Kaum Cendekiawan

Oleh:

Dr. Syahganda Nainggolan

Pendiri Sabang Merauke Circle

 

DIN Syamsudin, mantan Ketua Umum Muhammadiyah dua periode, mulai diolok-olok dan dihujat alumni ITB, yang meminta dia turun dari posisinya sebagai anggota Majelis Wali Amanah ITB.

Hujatan ini berlangsung setelah Din mengungkapkan pikiran dan perasaannya atas putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilpres lalu. Poin kritis dia adalah 'Jika rakyat meyakini ada pengabaian nilai moral, bahwa para hakim MK itu patut diduga membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar, seperti membenarkan kecurangan, maka rakyat mempunyai hak dan kewajiban melakukan koreksi moral", lalu Din mengatakan kesamaan perasaannya pada perasaan rakyat. Din meminta rakyat menghormati keputusan MK, mencatat adanya kebangkrutan moral bangsa dan sekaligus meminta kaum intelektual mengeksaminasi keputusan MK tersebut.

Sebagai cendikiawan (Muslim), Din telah menempatkan dirinya seperti yang dimaksud Julien Benda (the Betrayel of intellectuals, 1927), bahwa seorang cendikiawan adalah pengikut kaum filosof dari jaman Aristotles, Plato dlsb, yang tidak menggadaikan diri untuk sekedar mencari keuntungan diri sendiri dengan menipu hatinya. Yakni suara hati harus bebas dari kepentingan sesaat, apalagi material/kekuasaan. 

Sebaliknya, kebanyakan intelektual berubah menjadi pencari kenikmatan material, kekuasaan bahkan sebagai provokator kebencian (the intellectual organization of political hatreds).

Sebagai cendikiawan Din memang terkenal dengan tiga pendekatan politik moralnya yang kuat, yakni 1) membangun Islam dengan jalan tanpa kekerasan. Hal ini membuat Din berbeda dengan gerakan2 massa Islam selama ini. Din mengintrepertasikan yang dibutuhkan ummat Islam adalah infrastruktur kebudayaan, seperti pendidikan, perbankan Islami, kewirausahaan, rumah sakit, televisi dan media massa, dll. 

Selama 10 tahun di Muhammadiyah sebagai ketua umum, infrastruktur ini yang digenjot Din, meski selama 10 tahun dia beroposisi dengan SBY. 

2) Din mengembangkan perlawanan terhadap oligarki ekonomi/ bisnis dalam menguasai sumberdaya alam. Beberapa kali Muhammadiyah di bawah Din mengajukan amandemen undang2, seperti UU Migas dan UU Sumberdaya Air ke Mahkamah Konstitusi, karena perolehan manfaat atas UU itu menguntungkan asing dan komparador lokalnya. 

3) Din membangun kelompok lintas agama baik pada tingkat lokal maupun internasional. Pada tingkat lokal dia pernah terkenal berduet dengan alm. Hasyim Muzadi sebagai jangkarnya. Sedang dalam skala internasional, membuat Din diminta Jokowi menjadi pejabat setingkat menteri untuk menyelesaikan konflik di Afghanistan dan dunia Islam lainnya.

Terakhir Din membangun kelompok netral lintas agama, selama pilpres 2019 berlangsung. 

Tiga pendekatan politik moral Din di atas, menjadikannya bapak bangsa yang dihormati. 

Dalam konteks ke ITB an, di mana Din sebagai anggota Majelis Wali Amanah saat ini, dia sebenarnya mirip seperti mantan Rektor ITB, Prof. Iskandar Alisyahbana, ketika tahun 1978 mengutarakan perasaan hatinya berpihak pada aksi mahasiswa ITB melawan Suharto. Padahal resiko yang dihadapinya lebih kuat, yakni rumahnya ditembaki peluru tajam kala itu.

 Saat ini, Din juga mengalami tekanan dari sindikasi "pengkhianat intelektual" yang mendorongnya hengkang dari MWA ITB. Bisa jadi terkait juga pemilihan rektor yang sudah dekat. Namun, sindikasi kejahatan intelektual adalah sebuah bagian dari gerakan totalitarian rejim, yang akan mematikan perbedaan pendapat. Kematian kebebasan dan demokrasi. 

Saya meyakini tugas  Din Syamsudin lebih besar dari mengurus Institut Teknologi Bandung itu. Sebagai penjaga moral bangsa, yang kita harap dari Din adalah menjaga moral kaum cendikiawan, bukan menjaga kepentingan institusi ITB yang saat ini biasa biasa aja.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Jumlah Korban Tewas Akibat Virus Mematikan Cina Melonjak Jadi 80 Orang, Lebih 2700 Terkonfirmasi

Jumlah Korban Tewas Akibat Virus Mematikan Cina Melonjak Jadi 80 Orang, Lebih 2700 Terkonfirmasi

Senin, 27 Jan 2020 11:19

Tanggapi Pernyataan Mahfud MD, Ustaz Tengku: Yang Haram Itu Sistem Pemerintahan Firaun dan Namrud

Tanggapi Pernyataan Mahfud MD, Ustaz Tengku: Yang Haram Itu Sistem Pemerintahan Firaun dan Namrud

Senin, 27 Jan 2020 10:06

Israel Resmi Izinkan Warganya Kunjungi Arab Saudi untuk Berbisnis Dan Haji

Israel Resmi Izinkan Warganya Kunjungi Arab Saudi untuk Berbisnis Dan Haji

Senin, 27 Jan 2020 09:57

Jubir FPI: Jika Akhir Hayat Johny Indo Muslim, Jenazahnya Wajib Diurus Secara Islam

Jubir FPI: Jika Akhir Hayat Johny Indo Muslim, Jenazahnya Wajib Diurus Secara Islam

Senin, 27 Jan 2020 08:29

Anak dan Istri Kedua Johny Indo: Papa Ingin Dikubur Secara Islam

Anak dan Istri Kedua Johny Indo: Papa Ingin Dikubur Secara Islam

Senin, 27 Jan 2020 08:01

Workshop Kasus Reyhnhard Sinaga

Workshop Kasus Reyhnhard Sinaga

Senin, 27 Jan 2020 06:57

Cinta dalam Sepenggal Nasihat

Cinta dalam Sepenggal Nasihat

Senin, 27 Jan 2020 05:45

Perusahaan Keamanan UEA Bujuk Pria Sudan untuk Bertempur di Libya dan Yaman

Perusahaan Keamanan UEA Bujuk Pria Sudan untuk Bertempur di Libya dan Yaman

Ahad, 26 Jan 2020 22:00

Tentara Pemerintah Tewaskan 2 Pemimpin Militer Syi'ah Houtsi dalam Pertempuran Dekat Sana'a

Tentara Pemerintah Tewaskan 2 Pemimpin Militer Syi'ah Houtsi dalam Pertempuran Dekat Sana'a

Ahad, 26 Jan 2020 20:00

Atlet Rugby Sonny B. Williams Tolak Gunakan Logo Perusahaan Taruhan Karena Bertentangan dengan Islam

Atlet Rugby Sonny B. Williams Tolak Gunakan Logo Perusahaan Taruhan Karena Bertentangan dengan Islam

Ahad, 26 Jan 2020 19:06

Korban Luka Akibat Gempa Bumi di Turki Meningkat Jadi 1.234 Orang

Korban Luka Akibat Gempa Bumi di Turki Meningkat Jadi 1.234 Orang

Ahad, 26 Jan 2020 16:37

HNW Kritik Wacana Teks Khotbah Jumat Diatur Pemerintah

HNW Kritik Wacana Teks Khotbah Jumat Diatur Pemerintah

Ahad, 26 Jan 2020 15:40

Musykerwil Persis Jabar: Kang Emil Harus Bekerja Lebih Keras Lagi Pimpin Jabar

Musykerwil Persis Jabar: Kang Emil Harus Bekerja Lebih Keras Lagi Pimpin Jabar

Ahad, 26 Jan 2020 13:00

Pentingnya Edukasi dalam Menurunkan Angka Perokok di Indonesia

Pentingnya Edukasi dalam Menurunkan Angka Perokok di Indonesia

Ahad, 26 Jan 2020 11:30

Membangun Generasi Emas di Masa Depan

Membangun Generasi Emas di Masa Depan

Ahad, 26 Jan 2020 11:15

Tiga Pesan KH. Aceng Zakaria Saat Resmikan Mukernas PP Persistri

Tiga Pesan KH. Aceng Zakaria Saat Resmikan Mukernas PP Persistri

Ahad, 26 Jan 2020 11:01

Korupsi dan Demokrasi

Korupsi dan Demokrasi

Ahad, 26 Jan 2020 10:58

Waspada Virus Corona, Pemerintah Diminta Perketat Jalur Masuk ke Indonesia

Waspada Virus Corona, Pemerintah Diminta Perketat Jalur Masuk ke Indonesia

Ahad, 26 Jan 2020 10:32

Wagub Sultra: Ulama dan Umara Harus Bersinergi

Wagub Sultra: Ulama dan Umara Harus Bersinergi

Ahad, 26 Jan 2020 09:37

Meluruskan Salah Tafsir Wajibnya Jilbab

Meluruskan Salah Tafsir Wajibnya Jilbab

Sabtu, 25 Jan 2020 23:59


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X