Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.778 views

Anies dan Fenomena Capres 2024

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Upaya untuk membentuk opini bahwa Anies gagal memimpin DKI dilakukan secara sistemik, terstruktur dan masif. Sistemik, karena dilakukan dengan terencana dan menggunakan berbagai strategi. Terstruktur, karena dilakukan melalui semua akses struktural yang dimiliki. Masif, karena upayanya terus menerus, dengan semua cara, dan tak kenal lelah.

Ada dua pertanyaan terkait penjegalan terhadap Anies. Pertama, apa motif dan tujuan menjegal Anies? Ini sekaligus berkaitan dengan siapa-siapa penjegal Anies tersebut. Kedua, bagaimana cara menjegal Anies?

Tujuan menjegal Anies pertama, punya motif politik. Intinya Anies gak boleh jadi presiden. Ucapan salah satu Ketum partai baru-baru ini, juga sejumlah buzzer yang videonya sempat viral, seperti menegaskan bahwa Anies gak boleh jadi presiden. Potensi Anies untuk nyapres di 2024 cukup menggelisahkan sejumlah pihak.

Mereka tidak menerima Anies, karena Anies diyakini dapat menggeser "kekuasaan" yang selama ini mereka nikmati. Hal yang lazim dalam sejarah bahwa tak ada yang mau lengser dan kehilangan nikmatnya kekuasaan. Akan berupaya sekuat tenaga mempertahankannya. Anies juga "dianggap" tidak bisa berkompromi dan mengakomodir mereka jika berkuasa.

Bukankah berpolitik itu tidak selalu harus mengambil jalan bermusuhan? Tidakkah berpolitik itu juga memberi jalan kompromi, win-win solution? Bukan untuk saling mengalahkan dan menjatuhkan?

Kalau lawan sudah dianggap abadi, ini berpotensi akan terjadinya benturan. Ini bukan cara berpolitik yang rasional, tapi emosional. Bukan berkompetisi lagi, tapi bermusuhan. Ini akan melahirkan proses demokrasi yang tidak sehat, dan bahkan suram. Persaudaraan dalam berbangsa lambat laun akan hilang, karena satu dengan yang lain hanya punya semangat menjatuhkan dan menghancurkan.

Kedua, punya motif ekonomi. Mereka melihat bahwa Anies tak bisa diajak kompromi untuk mencuri harta milik negara. Kasus 13 pulau reklamasi yang ditutup Anies, adalah contoh konkret bahwa Anies tidak bisa diajak kompromi untuk hal-hal yang melanggar aturan dan berpotensi merugikan negara.

Ada istilah "maling teriak maling". Ada banyak orang yang berupaya membuat opini bahwa Anies maling, padahal mereka adalah para maling yang sekarang sedang kesulitan untuk maling di DKI. Mereka teriak Anies korupsi, padahal mereka adalah para koruptor yang susah untuk korupsi selama gubernurnya masih Anies. Narasi ini memang terkesan kasar, tapi harus diungkap ke publik demi alasan obyektifitas dan pembelajaran moral-politik kepada rakyat. Kita ingin rakyat tidak tersesat karena rekayasa opini yang berlebihan.

Ketiga, motif psikologis. Menjegal Anies hanya untuk memberi kepuasan psikologis. Kalau Anies gagal, mereka puas. Hanya itu. Dan mereka adalah orang-orang yang di pilgub DKI tidak mendukung Anies, tersandera "isu politik identitas", atau ada perbedaan tajam dengan sejumlah kelompok yang selama ini mendukung Anies. Yang ketiga ini lebih bersifat emosional, bukan rasional.

Lalu, apa yang mereka lakukan untuk menjegal Anies? Pertama, Jegal semua program dan kebijakan yang potensial membesarkan nama Anies. Formula E misalnya, ini seksi kalau bisa dibatalkan. Dengan dibatalkannya ajang balap Formula E, maka Anies akan otomatis tertuduh sebagai pihak yang menghilangkan uang negara berupa komitmen fee. Ajang balap Formula E batal, Anies akan jadi bulan-bulanan dan pusat tuduhan. Seksi sekali.

Kedua, Anies harus selalu diopinikan gagal dan salah. Pokoknya, Anies tidak boleh sukses dan benar di mata publik. Apapun hasil kerja Anies, harus ada "narasi kontra". Apapun prestasi dan penghargaan yang diterima Anies harus didelegitimasi. Narasi "Anies menghamburkan APBD untuk membeli banyak penghargaan" adalah contoh upaya delegitimasi itu.

Ketiga, mereka yang punya akses hukum akan menggunakan jalur hukum untuk terus mencari celah kesalahan yang bisa mempidanakan Anies.

Keempat, Serang dan demo Anies secara masif agar ada kesan ke publik bahwa Anies tidak disukai oleh rakyatnya sendiri, dalam hal ini adalah warga Jakarta. Di depan kantor balaikota Jakarta, hampir setiap pekan ada 30-50 orang demo. Hampir setiap pekan bro!

Ini semua akan bergantung kapada kesadaran rakyat, mampukah rakyat tetap jernih dan memiliki kesadaran dalam melihat hiruk pikuknya ruang publik yang dijejali dengan informasi dan opini yang tidak berangkat dari fakta dan cenderung menyesatkan.

Jika orang-orang waras di negeri ini selalu hadir dan mengambil peran untuk menjernihkan ruang publik yang sudah sangat keruh itu, maka rakyat akan memiliki pandangan yang lurus, benar, obyektif dan apa adanya. Termasuk melihat dengan jernih orang-orang seperti Anies. Melihat sebagaimana adanya, sesuai data dan fakta, bukan dalam potret kontra opini dan mis-informasi. Anies adalah Anies dengan semua hasil kerjanya yang bisa dilihat, dirasakan dan dibuktikan, bukan Anies sebagaimana pendapat mereka yang emosional dan sarat kepentingan politik dan ekonomi.[PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 29 Desember 2021

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Latest News
Corbuzier Main LGBT

Corbuzier Main LGBT

Rabu, 18 May 2022 13:44

Deportasi UAS, Singapura Sebut Ustadz Abdul Shomad Ditolak Masuk Karena Sebarkan 'Ekstrimisme'

Deportasi UAS, Singapura Sebut Ustadz Abdul Shomad Ditolak Masuk Karena Sebarkan 'Ekstrimisme'

Rabu, 18 May 2022 08:45

Ramadhan Yang Membekas

Ramadhan Yang Membekas

Selasa, 17 May 2022 22:10

JITU Mengutuk Keras Penembakan Terhadap Jurnalis Al-Jazeera

JITU Mengutuk Keras Penembakan Terhadap Jurnalis Al-Jazeera

Selasa, 17 May 2022 22:06

Pembongkaran Masjid Muhammadiyah di Aceh Menyakiti Umat Islam

Pembongkaran Masjid Muhammadiyah di Aceh Menyakiti Umat Islam

Selasa, 17 May 2022 21:52

Laporan Baru PBB Sebut Taliban Dan Al-Qaidah 'Tetap Sekutu Dekat'

Laporan Baru PBB Sebut Taliban Dan Al-Qaidah 'Tetap Sekutu Dekat'

Selasa, 17 May 2022 21:02

Mahasiswa sebagai Sasaran Sekaligus Ujung Tombak dalam Menangkal Paham LGBT

Mahasiswa sebagai Sasaran Sekaligus Ujung Tombak dalam Menangkal Paham LGBT

Selasa, 17 May 2022 12:01

Imarah Islam Afghanistan Telah Rekrut Lebih Dari 130.000 Dari Target 150.000 Tentara

Imarah Islam Afghanistan Telah Rekrut Lebih Dari 130.000 Dari Target 150.000 Tentara

Senin, 16 May 2022 22:05

Ukraina Klaim Gagalkan Serangan Rusia Di Wilayah Timur Laut Summy

Ukraina Klaim Gagalkan Serangan Rusia Di Wilayah Timur Laut Summy

Senin, 16 May 2022 21:10

Ekonomi Mesir Rugi 104 Trilyun Akibat Perang Rusia-Ukraina

Ekonomi Mesir Rugi 104 Trilyun Akibat Perang Rusia-Ukraina

Senin, 16 May 2022 20:07

PKS Tolak RUU TPKS karena Tidak Melarang LGBT dan Perzinaan

PKS Tolak RUU TPKS karena Tidak Melarang LGBT dan Perzinaan

Senin, 16 May 2022 14:22

Islamofobia Kini dan Akhir Zaman

Islamofobia Kini dan Akhir Zaman

Senin, 16 May 2022 14:17

Al-Qur’an Mengajar Kita Bersikap Tegas pada Homoseksualitas

Al-Qur’an Mengajar Kita Bersikap Tegas pada Homoseksualitas

Senin, 16 May 2022 13:55

Intelijen Militer Inggris Sebut Rusia Kemungkinan Kehilangan Sepertiga Pasukannya Di Ukraina

Intelijen Militer Inggris Sebut Rusia Kemungkinan Kehilangan Sepertiga Pasukannya Di Ukraina

Ahad, 15 May 2022 21:30

Rusia Tolak Tawaran Turki Untuk Mengevakuasi Pasukan Ukraina Yang Terluka Dari Mariupol

Rusia Tolak Tawaran Turki Untuk Mengevakuasi Pasukan Ukraina Yang Terluka Dari Mariupol

Ahad, 15 May 2022 20:57

Bikin Desain atau Video Marketing kini diskon dari 299 ribu jadi 99 ribu!

Bikin Desain atau Video Marketing kini diskon dari 299 ribu jadi 99 ribu!

Ahad, 15 May 2022 18:40

Promosi LGBT Mengerdilkan Institusi Keluarga dan Merusak Moral Bangsa

Promosi LGBT Mengerdilkan Institusi Keluarga dan Merusak Moral Bangsa

Ahad, 15 May 2022 10:13


MUI

Must Read!
X