Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.068 views

Bela Negara

 

Oleh:

Chusnatul Jannah

Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban

 

LEMBAGA Persahabatan Ormas Islam (LPOI) menyatakan keinginannya untuk bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI. Kerja sama itu dalam bentuk kegiatan pembinaan kesadaran bela negara. "Pertama silaturahim, kami saling tukar pendapat dan sharing menghadapi masa depan negara. Yang kedua, bagaimana kami membuat kerja sama dalam rangka bela negara," ujar Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj, dalam keterangan pers yang diterima Republika.co.id, Sabtu (3/8). LPOI terdiri dari 14 ormas Islam. Ke-14 ormas Islam itu, yakni NU, Al Irsyad Al Islamiyah, Persis, Ittihadiyah, Matlaul Anwar, Arrobitoh Al Alawiyah, Al Wasliyah, Syarikat Islam Indonesia, Perti, Ikadi, Azzikra, PITI, Dewan Da'wah, serta Himpunan Bina Muallaf. (Republika.co.id, 4/8/2019).

Hal ini mendapat respon positif dari Kemenhan. Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, mengatakan ancaman nyata bagi NKRI adalah terorisme dan radikalisme. Menurutnya, dibutuhkan kerjasama seluruh masyarakat. Karena program bela negara akan berhasil jika 99 persen masyarakat melibatkan diri menghancurkan ancaman ini. Sementara menurut ketua PBNU, Said Aqil Siradj, mengemukakan bahwa nacaman terhadap NKRI adalah ideologi asing yang bertentangan dengan Pancasila.

Dari kedua pandangan tersebut, maka ada beberapa hal yang patut digarisbawahi. Pertama, tentang terorisme dan radikalisme. Dalam Islam, aksi terorisme memang dilarang. Tak boleh ada aksi membunuh nyawa manusia apalagi mengatasnamkan agama. Hal ini jelas bertentangan dengan konsep amar makruf nahi mungkar dalam Islam. Islam tak mengajarkan kekerasan.

Sayangnya, isu terorisme dan radikalisme seringkali dimainkan oleh musuh-musuh Islam untuk terus menerus memojokkan Islam. Seolah Islam adalah agama kekerasan. Yang taat agama dibilang radikal. Yang menginginkan penerapan syariat Islam dianggap sebagai bibit teroris. Gejala Islamofobia telah menyempitkan makna Islam sesungguhnya. Maka dari itu, apa yang dimaksud dengan ancaman terorisme dan radikalisme haruslah clear terlebih dahulu. Agar maknanya tak ambigu dan multitafsir.

Kedua, tentang ideologi asing. Entah apa yang dimaksud ketua PBNU dengan istilah ideologi asing tersebut. Sejauh ini, ideologi asing yang jelas-jelas bertentangan dengan Pancasila adalah kapitalisme dan komunisme. Ideologi kapitalisme dengan akidahnya yang bernama sekularisme sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Beragama hanya dibatasi dalam ranah ibadah mahdhoh saja. Sementara kehidupan diatur sesuai kehendak manusia.

Kapitalisme merupakan sistem yang tak manusiawi dan berkeadilan. Sebab, kekayaan alam boleh dimiliki pribadi asal ia bermodal besar. Alhasil, sistem kapitalisme membuat jurang pemisah antara si kaya dan miskin. Kekayaan hanya dinikmati segelintir orang. Selama negeri ini mengadopsi sistem kapitalisme dalam bernegara dan bermasyarakat, tak akan berubah. Yang sejahtera ya itu-itu saja. Para konglomerat dan pejabat negara. Kesejahteraan rakyat masih jauh panggang dari api. Sedangkan ideologi komunisme sudah jelas penentangannya. Sebab ia tak akui adanya Tuhan.

Ketiga, tentang bela negara. Kalaulah yang dimaksud bela negara adalah menjaga negeri ini dari ancaman kapitalisme dan komunisme, memang sudah semestinya itu dilakukan. Ancaman kapitalisme itu nyata. Baik kapitalisme Timur maupun Barat. Mental mereka sama. Penjajah. Menjarah kekayaan negeri ini dengan berbagai cara. Baik melalui utang luar negeri, investasi asing, kerjasama internasional, liberalisasi perdagangan, dan sejumlah proyek yang mengharuskan Indonesia tunduk dengan kebijakan global.

Kalaulah yang dimaksud bela negara adalah ancaman radikalisme dan terorisme itu sesuai makna sebenarnya, maka pemahaman Islam yang sebenarnya sudah cukup mampu menangkal aksi terorisme. Namun, bila maksud radikalisme dan terorisme itu diartikan sesuai pandangan Barat dan musuh-musuh Islam, maka sejatinya kita sudah terjebak dengan isu yang dihembuskan Barat untuk melemahkan Islam. Sejauh ini, pengertian radikalisme itu selalu menunjuk Islam sebagai biangnya. Narasi yang akan terus dimunculkan untuk menjauhkan umat dari agamanya dan menghambat kebangkitan Islam.

Bela negara yang sesungguhnya adalah menyelamatkan negeri ini dari ideologi dan sistem yang merusak. Seperti komunisme, kapitalisme, sekularisme, liberalisme, dan derivatnya. Bela negara adalah tidak rela negeri ini terjajah di tangan imperialisme Timur dan Barat. Bela negara adalah senantiasa berdoa agar Allah Subhanahu wa Ta'ala turunkan rahmatNya, bukan bencana. Bela negara adalah mengharapkan negeri ini menjadi negeri yang baldatun thoyyibatun wa rabbun ghofur. Dibukanya pintu berkah dari langit dan bumi. Hal ini akan terwujud manakala negeri ini tunduk dan taat dengan aturan Pencipta manusia.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
AHY: Partai Demokrat Siap Suarakan Perjuangan MUI

AHY: Partai Demokrat Siap Suarakan Perjuangan MUI

Rabu, 15 Jul 2020 08:31

Bantuan Sembako Diselewengkan, Legislator Desak Mensos Awasi Distribusi Bantuan hingga ke Hilir

Bantuan Sembako Diselewengkan, Legislator Desak Mensos Awasi Distribusi Bantuan hingga ke Hilir

Rabu, 15 Jul 2020 07:17

Kasus Corona Melonjak, Pemerintah Diminta Evaluasi Total Strategi dan Narasi

Kasus Corona Melonjak, Pemerintah Diminta Evaluasi Total Strategi dan Narasi

Rabu, 15 Jul 2020 06:17

Ide Kesetaraan, Benarkah Perempuan Teracuni Feminisme?

Ide Kesetaraan, Benarkah Perempuan Teracuni Feminisme?

Selasa, 14 Jul 2020 22:35

Turki Akan Tutup Mosaik Kristen di Hagia Sophia Selama Pelaksanaan Shalat

Turki Akan Tutup Mosaik Kristen di Hagia Sophia Selama Pelaksanaan Shalat

Selasa, 14 Jul 2020 20:55

Amnesty Sebut Lebih Dari 3000 Petugas Kesehatan Meninggal Akibat Virus Corona

Amnesty Sebut Lebih Dari 3000 Petugas Kesehatan Meninggal Akibat Virus Corona

Selasa, 14 Jul 2020 20:30

Pemberontak Syi'ah Houtsi Tangkap 157 Ibu-ibu di Yaman Dalam 2 Tahun Terakhir

Pemberontak Syi'ah Houtsi Tangkap 157 Ibu-ibu di Yaman Dalam 2 Tahun Terakhir

Selasa, 14 Jul 2020 20:00

Lebih Dari 12.000 Tentara Israel Dikarantina Karena Kemungkinan Infeksi Virus Corona

Lebih Dari 12.000 Tentara Israel Dikarantina Karena Kemungkinan Infeksi Virus Corona

Selasa, 14 Jul 2020 19:41

Adil Dong Pak, Tangkap Juga Denny Siregar

Adil Dong Pak, Tangkap Juga Denny Siregar

Selasa, 14 Jul 2020 18:15

Merindukan Tontonan Sebagai Tuntunan

Merindukan Tontonan Sebagai Tuntunan

Selasa, 14 Jul 2020 17:55

Belajar dari Hagia Sophia, Anis Matta: Turki Ingin Tunjukkan kepada Dunia sebagai Pemimpin Berdaulat

Belajar dari Hagia Sophia, Anis Matta: Turki Ingin Tunjukkan kepada Dunia sebagai Pemimpin Berdaulat

Selasa, 14 Jul 2020 16:49

[VIDEO] Awalnya PKI Tak Terang-terangan Anti Pancasila dan Anti Agama

[VIDEO] Awalnya PKI Tak Terang-terangan Anti Pancasila dan Anti Agama

Selasa, 14 Jul 2020 15:59

Tips Meraih Beasiswa Luar Negeri

Tips Meraih Beasiswa Luar Negeri

Selasa, 14 Jul 2020 11:51

Islam Apa?

Islam Apa?

Selasa, 14 Jul 2020 11:44

“Menikahkan” Vokasi dan Industri, Tepatkah?

“Menikahkan” Vokasi dan Industri, Tepatkah?

Selasa, 14 Jul 2020 10:41

[VIDEO] Solusi Kegemukan Dampak dari WFH

[VIDEO] Solusi Kegemukan Dampak dari WFH

Selasa, 14 Jul 2020 10:23

Moderasi Beragama Melemahkan Ajaran Islam Madrasah?

Moderasi Beragama Melemahkan Ajaran Islam Madrasah?

Selasa, 14 Jul 2020 09:29

Legislator Anis Berkomitmen Berdayakan UMKM Jakarta Timur

Legislator Anis Berkomitmen Berdayakan UMKM Jakarta Timur

Selasa, 14 Jul 2020 09:02

Komisi VI DPR Aceh Minta Proses Pendidikan pada Tahun Ajaran Baru Berjalan Maksimal

Komisi VI DPR Aceh Minta Proses Pendidikan pada Tahun Ajaran Baru Berjalan Maksimal

Selasa, 14 Jul 2020 08:55

Positif Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Butuh Evaluasi Kebijakan

Positif Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Butuh Evaluasi Kebijakan

Selasa, 14 Jul 2020 08:12


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X