Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.029 views

Biden Menang, Israel Tetap Anak Emas Amerika Serikat

 

Oleh: Dewi Royani, MH

Sejak pergantian presiden Amerika Serikat (AS) dari Trump ke Joe Biden, dunia Islam menaruh harapan besar bahwa Biden akan membawa angin segar atas interaksi Israel-Palestina. Harapan atas perdamaian, stabilitas, dan keamanan Timur Tengah. Seperti pernyataan Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit,ia berharap pemerintahan Joe Biden akan membarui kebijakan Timur Tengahnya. Ia secara spesifik menyinggung mengenai penyelesaian konflik Israel-Palestina. (Republika.co.id,25/1/2021)

Pernyataan ini mengacu pada kebijakan Amerika Serikat di bawah pemerintahan Trump. Pada masa Trump, AS dianggap sudah tidak lagi menjadi mediator yang netral karena memihak pada kepentingan politik Israel. Trump telah mengambil sejumlah kebijakan yang sangat merugikan Palestina. Diantaranya, Desember 2017 Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. AS menjadi negara pertama di dunia yang melakukan hal tersebut.

Di bulan Mei 2018 Trump memutuskan memindahkan kedutaan besar AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Trump juga telah menutup kantor utusan Palestina di Washington bahkan menghentikan donasi humanisme pada Palestina. Langkah itu seketika membuat United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees (UNRWA) menghadapi krisis keuangan.

Berdasarkan pernyataan Biden, memang terjadi sedikit perubahan kebijakan untuk konflik Israel-Palestina. Diantaranya Biden berjanji mengembalikan donasi humanisme untuk Palestina. Biden juga menentang kegiatan pembangunan pemukiman Israel di Tepi Barat yang mereka duduki.

Namun berdasarkan beberapa pengamat, kebijakan Biden tersebut tidak akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik untuk konflik Israel-Palestina. Terlebih lagi Biden tidak akan menjadi juru selamat bagi Palestina. Hal ini dapat dilihat dari pernyataan Biden yang mengungkapkan bahwa tidak akan memindahkan kedutaan Israel keluar dari Yerusalem. Biden juga telah menyambut pemulihan hubungan Israel dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Sudan, meskipun Palestina mengutuk tindakan itu.

Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat Jake Sullivan telah melakukan pembicaraan dengan Penasihat Keamanan Nasional Israel Meir Ben Shabbat. Sullivan menegaskan komitmen pemerintahan Joe Biden terhadap keamanan Israel. Mereka membahas peluang menaikkan kemitraan termasuk menciptakan keberhasilan pengaturan normalisasi Israel dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan dan Maroko.

Kebijakan yang diambil Biden ini artinya menempatkan keamanan nasional Israel tetap menjadi perhatian yang utama. AS pun tidak menempatkan konflik Israel-Palestina menjadi prioritas utama dalam politik luar negerinya. Seperti yang disampaikan oleh analis politik Gaza, Hani Habib mengatakan “Dalam hal kebijakan luar negeri, Biden memiliki masalah yang jauh lebih penting dan mendesak daripada konflik Israel-Palestina seperti Iran, NATO, dan aliansi dengan Eropa." Jadi Israel akan permanen sebagai anak emas bagi pemerintah AS meskipun kepemimpinan telah beralih ke Biden.

Amerika Serikat adalah negara yang berideologi kapitalisme sekuler yang memiliki  asas politik luar negeri yang khas yaitu imperialisme. Sebagai presiden negara kapitalis, Biden tidak punya pilihan selain meneruskan imperialisme sebagai kebijakan politik luar negerinya. Meskipun Presiden AS berganti–ganti, AS akan permanen menjaga dominasi global untuk kepentingan politik dan ekonomi AS. Inilah mengapa kemenangan Biden atas Trump tidak serta merta membawa angin segar yang  menyejukkan bagi kaum muslim di seluruh dunia.

Di timur tengah AS memiliki tiga agenda utama yang menjadi kepentingannya. Pertama, menjaga sumber-sumber energi agar tetap dikendalikan Amerika terutama minyak dan gas. Kedua, mencegah munculnya kekuatan politik Islam di Timur Tengah. Apalagi kekuatan politik yang bisa menyatukan Timur Tengah secara politik yang akan mengancam kepentingan Amerika Serikat. Ketiga, jaminan terhadap eksistensi negara penjajah Yahudi. Tiga hal ini merupakan kepentingan utama AS di Timur Tengah yang sampai kapan pun tidak berubah.

Oleh karena itu, berharap kepada AS dan Biden untuk penyelesaian pendudukan Israel terhadap Palestina adalah suatu kemustahilan. Adapun secara normatif Islam telah menjelaskan bahwa haram hukumnya kaum muslimin berharap pada negara seperti AS, dalam urusan kaum muslimin. Karena AS termasuk negara kafir harbi muhariban fi’lan negara kafir yang wajib diperangi. Memohon ataupun  berharap kepada mereka  tergolong pada tindakan muwalah atau sikap setia kepada orang kafir. Allah Swt. berfirman dalam surat Al maidah ayat 51 yang artinya:

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin,sebagian mereka menjadi pemimpin bagi sebagian lainnya. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka sebagai pemimpin, maka dia termasuk di antara mereka. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang aniaya".  (Al Maidah 5:51). Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 11:17

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Jum'at, 27 Jan 2023 10:36

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Kamis, 26 Jan 2023 16:16

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Kamis, 26 Jan 2023 15:16

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Kamis, 26 Jan 2023 14:15

Mantan Menlu AS Mike Pompeo Klaim Berhasil Gagalkan Perang Nuklir India Dan Pakistan Pada 2019

Mantan Menlu AS Mike Pompeo Klaim Berhasil Gagalkan Perang Nuklir India Dan Pakistan Pada 2019

Kamis, 26 Jan 2023 13:34

AS Putuskan Akan Kirim 31 Tank Canggih M1 Abrams Ke Ukraina

AS Putuskan Akan Kirim 31 Tank Canggih M1 Abrams Ke Ukraina

Kamis, 26 Jan 2023 12:35

Training Ilmu EROSI, Cara Anda hadapi Masalah Dengan Tersenyum

Training Ilmu EROSI, Cara Anda hadapi Masalah Dengan Tersenyum

Kamis, 26 Jan 2023 11:37

Saling Anggap Adik-Kakak, Laki dan Wanita Bukan Mahram Boleh Chattingan?

Saling Anggap Adik-Kakak, Laki dan Wanita Bukan Mahram Boleh Chattingan?

Kamis, 26 Jan 2023 11:37

CAIR Desak Pemerintah AS Hentikan Penggunaan Daftar Pantauan 'Teroris'

CAIR Desak Pemerintah AS Hentikan Penggunaan Daftar Pantauan 'Teroris'

Kamis, 26 Jan 2023 11:06

8 Keunikan Pesantren Darul Munir, Modern dan Ramah Santri

8 Keunikan Pesantren Darul Munir, Modern dan Ramah Santri

Kamis, 26 Jan 2023 10:13

Mengapa Modi Tidak Ingin Warga India Tonton Film Dokumenter BBC Tentang Kerusuhan Gujarat??

Mengapa Modi Tidak Ingin Warga India Tonton Film Dokumenter BBC Tentang Kerusuhan Gujarat??

Rabu, 25 Jan 2023 22:05

Presiden Somalia Sebut Iran Ikut Campur Di Negaranya, Terapkan 'Agenda Subersif' Lewat Upaya Bantuan

Presiden Somalia Sebut Iran Ikut Campur Di Negaranya, Terapkan 'Agenda Subersif' Lewat Upaya Bantuan

Rabu, 25 Jan 2023 18:30

Puasa Khusus di Bulan Rajab; Boleh?

Puasa Khusus di Bulan Rajab; Boleh?

Rabu, 25 Jan 2023 15:05

Pakistan Naikan Hukuman Bagi Para Penghina Istri Nabi Dan Sahabat Hingga 10 Tahun Penjara

Pakistan Naikan Hukuman Bagi Para Penghina Istri Nabi Dan Sahabat Hingga 10 Tahun Penjara

Rabu, 25 Jan 2023 15:00

Prancis Pulangkan 15 Wanita Dan 32 Anak-anak Dari Kamp Tahanan Jihadis Di Suriah

Prancis Pulangkan 15 Wanita Dan 32 Anak-anak Dari Kamp Tahanan Jihadis Di Suriah

Rabu, 25 Jan 2023 13:59

Fintech Halal Yang Didukung Aramco Luncurkan Cabang Bank Fisik Di London

Fintech Halal Yang Didukung Aramco Luncurkan Cabang Bank Fisik Di London

Rabu, 25 Jan 2023 09:38

Tahukah Anda, Marah 10 Menit Tubuh Depresi Selama 16 Jam. Ini Solusinya

Tahukah Anda, Marah 10 Menit Tubuh Depresi Selama 16 Jam. Ini Solusinya

Rabu, 25 Jan 2023 09:26

Mahasiswa India Putar Film Dokumenter Tentang Modi Meski Dilarang Pemerintah

Mahasiswa India Putar Film Dokumenter Tentang Modi Meski Dilarang Pemerintah

Selasa, 24 Jan 2023 13:52

Erdogan Ke Swedia: Jangan Harap Dukungan Turki Untuk Keanggotaan NATO Setelah Protes Stockholm

Erdogan Ke Swedia: Jangan Harap Dukungan Turki Untuk Keanggotaan NATO Setelah Protes Stockholm

Selasa, 24 Jan 2023 12:05


MUI

Must Read!
X