Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.405 views

Tangerang Darurat Perceraian?

Oleh: Eresia Nindia W*

Jumlah perceraian di Kabupaten Tangerang terus meningkat. Data Pengadilan Agama Tigaraksa, Kabupaten Tangerang mencatat, hingga periode 16 November 2018, terjadi 6.693 perkara perceraian. Jumlah tersebut bahkan telah melampaui tahun 2017 sebanyak 6.225 perkara. (tangerangnews.com, 19/11/2018).

Kasus senada juga tercatat di Kota Tangerang. Pengadilan Negeri Agama Kota Tangerang hingga September 2017 mencatat ada 1.187 wanita yang kini menjadi janda karena bercerai. Angka tersebut diperoleh dari 13 Kecamatan yang ada di Kota Tangerang. Status janda terbanyak dari Kecamatan Pinang yakni 242 janda, kemudian Kecamatan Cipondoh 216 janda, Kecamatan Tangerang 210 janda dan Kecamatan Larangan 200 janda. Kecamatan Benda dengan 64 janda, Kecamatan Batu Ceper 77, Kecamatan Neglasari 88 dan Kecamatan Jatiuwung 90 janda. (kabar-banten.com, 06/10/2017)

Tangerang Selatan tidak ketinggalan. Menurut Kasi Bimas Kemenag Tangsel, Abdul Rozak, rata-rata ada 12 kasus perceraian tiap harinya di Tangsel sejak 2018. (tribunnews, 02/03/2018)

Humas Pengadilan Agama Tigaraksa, Jaenuddin, menjabarkan bahwa alasan perceraian didominasi oleh 5 faktor: 1.) Perselisihan terus-menerus, 2.) Faktor ekonomi, 3.) Intervensi pihak ketiga (termasuk via sosial media), 4.) Alasan biologis, 5.) Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)

Perceraian tentu bukan aib. Apalagi bila konflik yang dihadapi memang sangat pelik, buntu, dan kedua belah pihak sudah tidak bisa disatukan dengan beragam mediasi. Tapi makin tingginya angka perceraian dari tahun ke tahun tetap saja membuat miris. Karena perceraian menyimpan ekses yang tak jarang berbuntut panjang. Problem pengasuhan anak, terguncangnya psikis anak karena perceraian orangtuanya dan berakhir pada kenakalan pelajar, para janda yang stress bahkan depresi paska perceraian, label negatif bagi janda/duda di tengah masyarakat, hingga kasus tak rela atas perceraian yang tak jarang berujung pada pembunuhan.

Perselisihan, faktor ekonomi, dan hadirnya orang ketiga tetap menjadi alasan paling tinggi penyebab perceraian. Perselisihan di sini dipicu oleh banyak sebab. Bisa karena beda prinsip atau datang dari karakter pasangan yang tidak disukai dan sulit berubah seperti keras kepala, pelit, suka berbohong, dan lainnya. Bisa juga berasal dari  kebiasaan negatif pasangan yang sangat merugikan perjalanan rumah tangga, seperti tidak mau berperan dalam pengasuhan anak, kecanduan narkoba, kecanduan menenggak alkohol, kecanduan judi, dan lainnya. Contoh kasus gugat cerai karena judi adalah SY (24) menggugat cerai suaminya SM (36) ke Pengadilan Agama Cibinong, Bogor karena SM gemar berjudi dan susah sekali diajak tobat (jawapos,com, 18/02/2016).

Faktor ekonomi merupakan faktor kedua terbanyak yang meruntuhkan mahligai rumah tangga. Diawali dari kebutuhan anak dan rumah tangga yang terus melesat, namun tidak diimbangi dengan pemasukan yang memadai. Kegagalan satu pihak dalam memenuhi gaya hidup pasangannya. Hingga faktor para suami yang kurang gigih bahkan abai terhadap nafkah untuk keluarga. Ditambah para istri yang ramai mengisi pekerjaan di ranah publik dengan dorongan semata-mata meraup rupiah.

Media sosial juga menambah modus gaya baru pada hadirnya pihak ketiga dalam rumah tangga. Sekarang, selingkuh tidak hanya berawal dari tempat kerja saja, tapi bisa dari interaksi bebas tanpa batas antara pria dan wanita di akun sosmed. Berawal dari saling like status, saling meninggalkan komentar, lalu mulai saling memuji, berlanjut ke pesan pribadi, hingga berujung pada perzinahan. 121 kasus dari total 1862 kasus perceraian sepanjang Januari-September 2017 di Kota Bekasi adalah karena perselingkuhan yang diawali dari media sosial. (detik.com, 03/10/2017)

Rumah Tangga Berpondasi Aqidah Islam

“Dan diantara ayat-ayatNya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa tentram kepadanya, dan dijadikanNya di antaramu cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir“ (Q.S. Ar-Ruum:21)

“Jika seorang hamba telah menikah, maka sungguh ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Maka, takutkah kepada Allah dengan (menjaga) separuhnya.” (HR. Imam Baihaqi)

Dalam Islam, rumah tangga adalah sebuah institusi yang agung. Pernikahan menjaga fitrah manusia. Institusi ini juga merupakan inkubator bagi tumbuh-kembangnya generasi berkualitas. Gerbang pernikahan melahirkan banyak kebahagiaan dan tanggungjawab baru bagi suami maupun istri. Hak dan kewajiban suami maupun istri diatur langsung oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW. Karena itu, menikah seharusnya bukan karena butuh atau sekedar ingin. Harus ada niat yang benar, tujuan yang lurus, dan persiapan yang memadai baik dari pihak laki-laki maupun wanita untuk melangkah ke dalamnya.

Serupa dengan dunia kerja, menikah butuh hard skill dan soft skill. Hard skill di sini adalah keimanan yang kokoh, ilmu pernikahan maupun parenting yang baik, serta memahami hak dan kewajiban suami maupun istri dalam kacamata syariat islam. Dengan hard skill ini, suami tidak akan melalaikan tanggung jawabnya dalam mencukupi kebutuhan keluarga, mau berperan aktif dalam pengasuhan anak, menjaga pandangan dan interaksinya dengan yang bukan mahram, dan selalu mengajak istri anaknya pada kebaikan. Sang istri juga akan berbakti pada suami, berkhidmat pada urusan rumah, mematuhi suami selama suaminya benar, menutup aurat dan menjaga interaksi dengan yang bukan mahram, mengasuh anak dengan amanah.

Hard skill ini juga butuh diiringi dengan soft skill. Di antaranya memiliki sifat sabar, mau mendengarkan, pengasih, berani mengakui kesalahan, mau meminta maaf, mengingatkan dalam kebaikan, tidak egois, penyayang, peka pada kebutuhan dan perasaan pasangan, pandai mencari peluang nafkah halal bagi suami, tidak pelit tapi juga tidak boros, dan karakter-karakter lain yang menunjang keharmonisan dalam rumah tangga. Dengan soft skill, para suami akan mampu peka pada kecerewetan istri, memahami kebutuhan istri untuk curhat, serta sabar menghadapi tabiat perempuan. Istri pun akan mampu bersikap sopan dan berbakti pada suaminya, berdandan untuk suami, penuh kasih dan sayang pada anak-anak, tidak boros, serta pandai menyenangkan hati suami.

Setiap rumah tangga menyimpan airmata. Pernikahan yang bahagia selamanya tentu hanya milik Cinderella. Akan ada badai ujian dan kesakitan yang menyapa. Dengan mengingat bahwa tujuan pernikahan adalah berlabuh ke hingga ke surga, tentu respon suami maupun istri terhadap permasalahan yang muncul akan berorientasi pada penyelesaian. Tidak sibuk mencari kambing hitam dan memagnifikasi perselisihan.

Dari pernikahan yang sakinah mawaddah wa rahmah ini, akan lahir generasi yang cerdas dan berakhlak mulia. Maka di sini negara harus turun tangan untuk menjaga stabilitas institusi pernikahan. Membuka seluas-luasnya lapangan pekerjaan agar para ayah bisa terserap sebagai tenaga kerja. Memberikan fasilitas pendidikan berkualitas yang murah bahkan gratis untuk mengurangi penyebab stress keluarga. Menggratiskan layanan kesehatan sehingga para ibu tidak perlu keluar rumah untuk sekedar menambah pemasukan.

Transfer tanggung jawab yang memang merupakan fungsi negara seperti ini akan mengurangi beban psikis dan finansial pada rumah tangga. Dan khilafah Islamiyah telah mampu menjalankan peran ini saat syariat Islam menjadi sendi negara. Dengan begitu keretakan pernikahan hingga perceraian bisa ditekan angkanya. Wallahua’lam bishshawab. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah ibu satu anak, tinggal di Kota Tangerang.

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal  Melawan Covid-19

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal Melawan Covid-19

Selasa, 26 May 2020 10:45

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Selasa, 26 May 2020 09:46

Cegah Gelombang Kedua Penularan Covid-19, Anies Baswedan Perketat Pintu Masuk ke Jakarta

Cegah Gelombang Kedua Penularan Covid-19, Anies Baswedan Perketat Pintu Masuk ke Jakarta

Selasa, 26 May 2020 08:57

Aa Gym Terkena Hoaks

Aa Gym Terkena Hoaks

Selasa, 26 May 2020 07:43

Jurus Gubernur Anies Cegah Gelombang Kedua Corona di Jakarta

Jurus Gubernur Anies Cegah Gelombang Kedua Corona di Jakarta

Selasa, 26 May 2020 06:52

150 TKA China di Jember Dipulangkan ke Negaranya

150 TKA China di Jember Dipulangkan ke Negaranya

Selasa, 26 May 2020 05:46

Pendemi Menghantam Negeri, KDRT kian Bersemi; Salah Siapa?

Pendemi Menghantam Negeri, KDRT kian Bersemi; Salah Siapa?

Senin, 25 May 2020 23:05

Lebaran Seru #diRumahAja

Lebaran Seru #diRumahAja

Senin, 25 May 2020 22:30

Tentara Pakistan Peringatkan India Terkait Status Wilayah Sengketa Kashmir

Tentara Pakistan Peringatkan India Terkait Status Wilayah Sengketa Kashmir

Senin, 25 May 2020 21:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X