Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.880 views

Ide Kesetaraan, Benarkah Perempuan Teracuni Feminisme?

 

Oleh: Fatimah Azzahra, S. Pd.

"Aturan dari mana ibu harus menyusui anaknya? Menyusui itu pilihan perempuan yang telah jadi ibu untuk anaknya. Tidak menyusui juga pilihan yang harus dihargai. Woman's body, woman's choice". Begitu cuitan salah satu akun di twitter tanggal 3 Juli 2020.

Memang, banyak alasan yang membuat sebagian wanita enggan menyusui anaknya. Bisa jadi ada yang ingin menyusui langsung, tapi qadarullah tidak bisa karena alasan medis. Ada juga yang sebenarnya bisa menyusui, tapi memilih untuk tidak menyusui anaknya.

Salah satu alasan ibu tak mau menyusui bayinya adalah demi mempertahankan bentuk tubuh, dalam hal ini payudara ibu. Ya, payudara ibu saat menyusui akan penuh dengan ASI karena lonjakan hormon yang mendukung tubuh ibu untuk mengASIhi anaknya. Tapi, lambat laun, payudaranya akan terlihat kempis seiring datangnya waktu menyapih anak. Itu karena produksi ASI berkurang sebagaimana kebutuhan ASI anak yang kian berkurang.

Bagi perempuan tipe ini, bentuk tubuhnya jauh lebih berarti. Belum lagi saat benaknya dipenuhi dengan rasa kecewa akan suaminya. Lantas merasa "Kenapa harus saya yang berkorban sehingga berubah menjadi tidak menarik? Kenapa bukan suami saja yang berkorban mencari uang lebih banyak agar bisa membeli susu formula?"

Apalagi bila ada perasaan khawatir akan kesetiaan suaminya, perempuan seperti ini makin tidak mau menyusui. Di zaman sekarang yang penuh dengan perselingkuhan, wajar muncul rasa takut ditinggalkan. Di saat istri merasa dirinya sudah habis-habisan berkorban, bahkan bentuk tubuh menjadi tak karuan, eh suami malah bebas melenggang ke lain hati, tanpa perubahan apapun pada dirinya.

Dari ilustrasi di atas, mudah sekali kita temukan kesalahan pemikiran mereka yang menolak untuk menyusui anak sendiri. Salah satunya tentang ide kesetaraan.

Kalau saya berkorban hamil, melahirkan, menyusui yang membawa dampak perubahan untuk tubuh saya, lalu suami berkorban apa? Adakah pengorbanan suami yang setara dengan hamil, melahirkan juga menyusui? 

Padahal, bukan suami yang akan mengganti semua pengorbanan para ibu, para istri. Karena suami tak punya apa-apa tuk mengganti. Tapi, Allah sang Pemilik Alam Semesta beserta seluruh isinyalah yang akan mengganti. Allah lebih tahu tentang beban para ibu saat hamil. Allah lebih tahu apa yang dilalui para ibu saat melahirkan, yang sampai dikatakan perjuangan hidup dan mati. Allah lebih tahu perjuangan mengasihi yang sampai lecet dan berdarah itu. Allah tahu.

Keliru, sangat keliru jika berharap balasan pada makhluk, bahkan pada suami sebagai partner hidup sekalipun. Karena suami juga makhluk, yang fitrahnya lemah dan terbatas.

Sebelum mempertanyakan dan menuntut lebih jauh, ada baiknya kita berhenti dan merenung sejenak. Kembali kita resapi niat untuk menikah, hamil, dan punya anak. Untuk ibadah bukan? Ibadah pada Allah, jalan menggapai ridhoNya. Lantas, sudah sepatutnya kita optimal mengerjakan semuanya hanya untuk Allah, baik itu diapresiasi oleh suami atau tidak. Diapresiasi oleh keluarga atau tidak.

Biarlah Allah saja yang membalas. Toh, memang hanya Allah yang tahu sakitnya, lelahnya kita walaupun kita tak mengeluh padaNya.

Sayangnya, pemikiran feminis dengan ide kesetaraannya telah merasuk seperti rembesan air yang bocor. Tak terasa pemikiran ini lambat laun masuk ke dalam benak muslimah. Sehingga tanpa sadar, mereka meneriakkan kesetaraan dalam rumah tangganya. Lebih jauh lagi mempertanyakan pengorbanan dirinya dan bahkan menuntut pengorbanan yang sama dari suaminya.

Woman's body, woman's choice kata mereka. Padahal, tubuh ini hanya titipan Allah, akan dimintai pertanggungjawaban. Setiap pilihan kita pun akan dimintai pertanggungjawaban. Maka, berhati-hatilah dalam melangkah. Berhati-hatilah dalam memilih.

Inilah potret buruk sekulerisme, pemisahan agama dari kehidupan yang semakin menjauhkan muslim dari agamanya. Yang lekat dalam benak justru ide asing yang batil. Ide yang tak kenal akan pahala dan dosa. Mana kenal feminis tentang pahala menyusui? Mana kenal feminis tentang pahala hamil dan melahirkan? Mana kenal feminis tentang pahala berkhidmat pada suami? Di mata mereka itu semua adalah penjajahan.

Sudah berapa banyak ladang pahala yang seharusnya bisa didapat malah disiakan dan dibuang karena pemikiran batil ini?

Sudah saatnya kita campakkan ide feminis dan kesetaraannya beserta sekulerisme dari diri dan negara ini. Saatnya kembali merengkuh Islam sebagai solusi dalam sistem kehidupan kita, baik secara individu, bermasyarakat, dan bernegara. Wallahu'alam bish shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Sabtu, 25 Sep 2021 12:49

Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Indonesia Perlu Waspada

Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Indonesia Perlu Waspada

Sabtu, 25 Sep 2021 08:16

Hubungan Ilmu dan Amal

Hubungan Ilmu dan Amal

Jum'at, 24 Sep 2021 23:00

Luhut Konflik dengan Aktivis, Legislator Minta Jokowi Beri Peringatan

Luhut Konflik dengan Aktivis, Legislator Minta Jokowi Beri Peringatan

Jum'at, 24 Sep 2021 21:25

Kenya Larang Film Yang Menganjurkan Pernikahan Sesama Jenis

Kenya Larang Film Yang Menganjurkan Pernikahan Sesama Jenis

Jum'at, 24 Sep 2021 21:15

Menteri Pertahanan Taliban Tegur Keras Komandan, Perintahkan Usir Para 'Pejuang Jahat'

Menteri Pertahanan Taliban Tegur Keras Komandan, Perintahkan Usir Para 'Pejuang Jahat'

Jum'at, 24 Sep 2021 20:45

Erdogan: AS Dukung Kelompok Teroris Lebih Dari Yang Diperkirakan

Erdogan: AS Dukung Kelompok Teroris Lebih Dari Yang Diperkirakan

Jum'at, 24 Sep 2021 20:15

Menelisik Dua Surat Terbuka PATI

Menelisik Dua Surat Terbuka PATI

Jum'at, 24 Sep 2021 19:55

TNI-Polri Harus Mawas Diri

TNI-Polri Harus Mawas Diri

Jum'at, 24 Sep 2021 19:52

Israel Berhentikan Sementara Kepala Penjara Gilboa Terkait Kaburnya 6 Pejuang Palestina

Israel Berhentikan Sementara Kepala Penjara Gilboa Terkait Kaburnya 6 Pejuang Palestina

Jum'at, 24 Sep 2021 19:04

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Jum'at, 24 Sep 2021 13:12

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Jum'at, 24 Sep 2021 10:29

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Jum'at, 24 Sep 2021 10:28

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Jum'at, 24 Sep 2021 08:18

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Kamis, 23 Sep 2021 23:53

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Kamis, 23 Sep 2021 22:35

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

Kamis, 23 Sep 2021 22:25

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

Kamis, 23 Sep 2021 21:50

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 20:16

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di  Laut China Selatan

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di Laut China Selatan

Kamis, 23 Sep 2021 20:11


MUI

Must Read!
X