Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.930 views

Bukan Anti-Poligami

Oleh:

Keni Rahayu || Influencer Dakwah Milenial

 

SEMPET rame euy di TikTok. Sebut saja pak Yai. Beliau diwawancarai perihal pilihannya melakukan poligami. Gak cukup sampai situ, ternyata beliau juga sering membuat kelas tentang poligami. Tujuannya ya biar orang-orang yang terkait dengan poligami bisa belajar banyak dari beliau (baik suami maupun istri). Bukan tanpa alasan, tapi karena beliau dianggap pelaku poligami yang berhasil. Video ini viral sebab masuk FYP TikTok. 

Awalnya saya juga kurang mengerti fakta ini. Lha saya aja gak punya akun TikTok. Tapi tiba-tiba ada pesan masuk dari salah satu adik kajian. Ia menanyakan terkait dengan poligami. Yang heboh adalah, nada pertanyaannya nampak sekali berapi-api. Seperti ada sesuatu yang membakar amarah, kesal sekali di hatinya. Wah, saya siap-siap ambil air aja kali ya biar gak ikutan kebakar. 

Beberapa chat lain menyusul masuk, menyatakan hal serupa terkait ramainya video ini di FYP TikTok. Ada yang bilang kesal juga melihat respon pak Yai saat menjawab pertanyaan jurnalis. Kalau sudah begini, saya tidak bisa diam saja. Saya harus tahu dong videonya seperti apa. 

Baca: Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Setelah menonton videonya, saya belum menemukan kesalahan atau kekurangan syariat itu sendiri, termasuk yang diterapkan oleh pak Yai pada istri-istrinya. Beliau memberikan rumah sendiri-sendiri pada setiap istrinya, tidak dicampur. Hanya saja, memang beliau jawabnya dibawa bercanda gitu. Netizen yang udah igit-igit sama poligami, denger jawaban beliau jadi makin sensi. Yang dikesalkan dari teman-teman yang masuk ke saya tadi adalah keputusan pak Yai menceraikan istri pertama yang sudah menopouse, katanya. Kedua, pak Yai menikah lagi meski tanpa izin istri sebelumnya. 

Yuk kita cari tahu yang sebenarnya, bagaimana poligami dalam Islam!

1. Belajar dari akar. Kalau kita masih awam dengan Islam, kita masih baru hijrah, belajarlah dimulai dari akidah. Jangan lompat belajar syariat. Mengapa? Sebab akidah adalah pondasi, syariat adalah bangunannya. Bagaimana mungkin sebuah bangunan ditegakkan tanpa pondasi? Roboh. Minimal juga goyah. Jatuhnya kita jadi ragu dengan Islam itu sendiri. 

2. Hati-hati Islamophobia. Sudah gak belajar dari akidah, dengar berita-berita suuzan tentang Islam? Jadi minder deh sama agama risalah nabi Muhammad ini. Harus kita yakini bahwa Islam itu sempurna, pelaksananya yang mungkin saja tidak sempurna. Maka ketika ada hal-hal miring terkait dengan Islam, coretlah perilaku miringnya bukan syariat Islamnya. 

3. Poligami boleh, bukan harus. Dalam Islam, syariat poligami ini sejatinya dalam rangka membatasi keserahakan manusia. Dahulu sebelum Islam ada, laki-laki poligami sepuluh bahkan lebih juga bisa. Maka Islam datang untuk membatasinya, bukan dalam rangka memerintahkannya (poligami). Jadi, jangan suuzan dulu sama Allah, bukankah Allah sebaik-baik pengatur? 

4. Anti Poligami atau Anti Islam? Isu-isu terkait dengan poligami sejak dulu menjadi isu yang sangat renyah, ia produk yang digoreng krispi ke masyarakat. Tujuannya apa? Ya sengaja biar kaum muslim minder dengan agamanya. Akibatnya? Mereka tidak lagi jadi representasi Islam, meninggalkan kajian-kajian dan ajarannya. Kalau sudah begini, muslim atau kafir sudah tidak ada lagi bedanya. Nauzubillah

5. Mari belajar husnuzan. Kalau kita sudah kenal Allah, akidah kita sudah mantap, maka yang ada di hati kita hanyalah husnuzan. Kita percaya syariat Allah pasti menyelesaikan (bahkan mencegah) masalah. Ambil saja hikmahnya. Misalnya, kebolehan poligami dalam rangka mengimbangi populiasi perempuan yang berlebih. Hikmah lain, poligami memungkinkan kuantitas kaum muslimin membesar dengan bilangan anak yang dilahirkan. Bukankah jumlah umat yang banyak ini yang membuat nabi Muhammad bangga? 

Hati-hati dalam berprasangka. Mengapa kita julid sama syariat poligami, tapi diajak pacaran kok mau-mau aja? Padahal poligami boleh, pacaran haram. Mengapa kita julid sama syariat poligami, tapi toleransi ke orang kafir melebihi batas. Ya masuk rumah ibadah agama lain, mengucap selamat hari raya selain Islam dan sebagainya. Islam membolehkan pluralitas, bukan pluralisme. Padahal poligami boleh, pluralisme haram. 

Mengapa sebagai hamba Allah kita mengharamkan yang halal dan menghalalkan yang haram? Jangan-jangan kita bukan (hanya) anti poligami, tapi juga anti Islam? Nauzubillahi min zalik. Wallahu a'lam bishowab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Kerap Digunakan Tempat Maksiat, Tiga Hotel di Tasikmalaya Disegel Satpol PP

Kerap Digunakan Tempat Maksiat, Tiga Hotel di Tasikmalaya Disegel Satpol PP

Kamis, 20 Jan 2022 22:14

Negara Eropa Desak Israel Hentikan Pembangunan Unit Rumah Baru Di Yerusalem Timur

Negara Eropa Desak Israel Hentikan Pembangunan Unit Rumah Baru Di Yerusalem Timur

Kamis, 20 Jan 2022 21:35

Seorang Muslimah Di Pakistan Divonis Mati Karena Kirim Pesan Penistaan Dan Karikatur Nabi Lewat WA

Seorang Muslimah Di Pakistan Divonis Mati Karena Kirim Pesan Penistaan Dan Karikatur Nabi Lewat WA

Kamis, 20 Jan 2022 21:10

Senat Prancis Larang Pemakaian Jilbab Di Acara Olahraga

Senat Prancis Larang Pemakaian Jilbab Di Acara Olahraga

Kamis, 20 Jan 2022 20:43

Tendang Sesajen, Niat Baik Belum Tentu Diterima dengan Baik

Tendang Sesajen, Niat Baik Belum Tentu Diterima dengan Baik

Kamis, 20 Jan 2022 18:25

Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Kamis, 20 Jan 2022 18:11

Peluang Usaha Varasi Mobil Bagi hasil 20% di Lumajang, Terbatas!

Peluang Usaha Varasi Mobil Bagi hasil 20% di Lumajang, Terbatas!

Kamis, 20 Jan 2022 18:06

Pemerintah Tetapkan Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga

Pemerintah Tetapkan Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga

Kamis, 20 Jan 2022 16:58

Anis Ingatkan Pemerintah Tidak Bisa Gunakan Dana PEN untuk Pembiayaan IKN

Anis Ingatkan Pemerintah Tidak Bisa Gunakan Dana PEN untuk Pembiayaan IKN

Kamis, 20 Jan 2022 15:52

UU IKN Disahkan: Mungkin Sudah Terlambat Selamatkan Indonesia

UU IKN Disahkan: Mungkin Sudah Terlambat Selamatkan Indonesia

Kamis, 20 Jan 2022 15:11

Mengukuhkan Makna Tawakal bagi Para Pejuang Agama Allah

Mengukuhkan Makna Tawakal bagi Para Pejuang Agama Allah

Kamis, 20 Jan 2022 11:59

The Real Booster

The Real Booster

Kamis, 20 Jan 2022 11:11

Partai Gelora: Eksistensi dan Fungsi MPR Saat Ini Tidak Berjalan dengan Baik

Partai Gelora: Eksistensi dan Fungsi MPR Saat Ini Tidak Berjalan dengan Baik

Kamis, 20 Jan 2022 10:51

Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Rabu, 19 Jan 2022 21:15

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

Rabu, 19 Jan 2022 18:30

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Rabu, 19 Jan 2022 17:27

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Rabu, 19 Jan 2022 07:17

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

Rabu, 19 Jan 2022 06:57

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Selasa, 18 Jan 2022 21:20

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Selasa, 18 Jan 2022 20:44


MUI

Must Read!
X