Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.884 views

Kasus Novia-Randi, Rusaknya Pergaulan Masa Kini

 

Oleh: Rochma Ummu Arifah

Beberapa saat belakangan ini, publik kembali dikagetkan dengan viralnya berita bunuh diri seorang gadis di atas pusara ayahnya. Sejumlah fakta yang terungkap setelah kematiannya semakin menambah kegaduhan negeri ini.

Sistem Pergaulan yang Amburadul

Bunuh dirinya seorang mahasiswa ini disinyalir karena depresi. Keadaan hubungannya dengan sang pacar sangat tidak baik dimana dia sudah dua kali aborsi lantaran sang pacar tak mau mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pihak keluarga sang pacar juga tak ada pembelaan terhadap dirinya. Justru mereka lebih membela anaknya dan mendukung perbuatan anaknya yang tak mau bertanggung jawab.

Ditambah dengan meninggalnya ayah si gadis semakin menambah kekacauan dirinya. Seakan tak punya sandaran, akhirnya dia mengakhiri hidupnya dengan meminum racun di atas pusara ayahnya. Publik pun sontak menghujat sang pacar dan keluarganya. Memaki kebiadaban dan kepicikan mereka yang sampai akhirnya membuat si gadis bunuh diri.

Tak hanya fakta aborsi yang terungkap, dari sini juga muncul bagaimana perilaku keduanya kala pacaran. Walau sempat diduga ada kekerasan saat melakukan hubungan suami istri, dapat diketahui telah lepasnya norma agama dalam menjaga hubungan pria dan wanita ini.

Keduanya telah melakukan hubungan layaknya suami istri. Hubungan yang hanya bisa dijalankan saat ikatan suci pernikahan sudah terucapkan.  Namun, sudah didahului tanpa ikatan resmi. Inilah yang menjadi pangkal sejumlah masalah yang mengikutinya.

Fakta ini tentu sangat mudah kita temukan di masyarakat saat ini. Mudahnya bagi seorang wanita untuk menganugerahkan perhiasaan terindahnya pada pria yang bukan seharusnya menerima. Entah dengan alasan cinta atau pun harta, hal ini seakan mudah saja dilakukan.

Terlebih karena harta. Hanya demi beberapa lembar uang merah, seorang gadis rela menampakan auratnya serta menyajikan pelayanan layaknya istri kepada pria asing. Alasan himpitan kehidupan atau pun tuntunan gaya hidup muncul belakangan.

Islam Menjaga Pergaulan

Keadaan ini jauh berbeda dengan pengaturan Islam. Islam tentu memiliki seperangkat aturan kehidupan yang mengatur tentang pergaulan pria dan wanita. Karena memang Islam menjaga keduanya saat menjalankan interaksi bersama di masyarakat.

Aturan individu mengatur tentang bagaimana pribadi muslim menjaga dirinya sendiri. Dengan dasar keimanan, pengaturan ini lebih mudah dijalankan. Bagi pria, ada aturan menahan pandangan sehingga dia tak jelalatan melihat beragam pemandangan indahnya kaum hawa di depannya. Hal ini dijelaskan dalam surat An-Nur ayat 30 yang berbunyi, "Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat."

Dengan menjaga pandangan, para pria akan lebih mudah menjaga kemaluan mereka. Di ayat selanjutnya, yaitu An-Nur 31, dijelaskan mengenai pengaturan wanita. Wanita sebagai objek yang penuh keindahan, pun diharuskan untuk menjaga dirinya, tidak menampakan perhiasannya yang nyata-nyata akan memberikan godaan bagi kaum pria.

Dengan penjagaan dari setiap individu muslim inilah, tatanan pergaulan masyarakat akan ditekan sedemikian rupa untuk memunculkan persoalan dan rusaknya pergaulan.

Tak berhenti pada ranah individu saja, masyarakat Islam yang tersusun atas individu-individu muslim yang memiliki keimanan dan menjalankan aturan Islam, salah satunya dalam ranah pergaulan yang sudah disebutkan di atas, akan dipenuhi dengan individu-individu yang beriman dan menjalankan syari'at. Sehingga terbentuklah masyarakat Islam. Mereka tak akan tinggal diam melihat ada sedikit kemungkaran di depan matanya. Keinginan untuk mencegah, menjaga dan mengoreksi kemungkaran itulah yang akan membuat sistem Pergaulan terjaga dengan baik.

Lapis ketiga dari penjagaan dalam sistem pergaulan muslim adalah negara. Menjadi tugas negara untuk mengawal penerapan syari'at Islam oleh setiap warga muslim. Jika ditemukan pelanggaran oleh satu individu muslim, negara akan memperbaikinya.

Selain untuk pengaturan individu, negara juga melindungi warganya dari setiap hal yang bisa memantik rusaknya pergaulan masyarakat. Tidak boleh ada kesempatan untuk khalwat dan ikhtilat yang sering kali menjadi awal rusaknya hubungan pria dan wanita di ranah publik.

Negara juga memberikan penjagaan agar syahwat tak mudah diumbar tanpa kontrol. Negara punya wewenang kuat menghilangkan konten-konten berisi pornografi di media sosial. Inilah yang ditenggarai menjadi pemicu maraknya aksi kekerasan seksual belakangan ini.

Negara juga menjaga pemenuhan kebutuhan dasar setiap warganya sehingga tak sampai ada wanita yang rela menjual harga dirinya demi seonggok harta.

Dari sini, terlihat peran strategis negara demi menjaga sistem pergaulan masyarakat. Negara juga akan berkerjasama dengan pihak individu dan masyarakat demi penjagaan masyarakat dari pelanggaran syari'at Islam. Dengan ini, akan tercipta masyarakat Islam yang dipenuhi dengan rasa keimanan dan kemauan keras untuk melaksanakan syari'at dalam setiap lini kehidupan.

Islam Menjaga Wanita

Pengaturan Islam mengenai sistem pergaulan sudah terbukti penerapannya dalam masa kejayaan Islam sejak jaman Rasulullah sampai Khalifah pengganti beliau. Pengaturan ini sudah terbukti dan tak hanya berhenti dalam tataran konsep semata.

Salah satu kisah masyhur yang terkenang sepanjang masa adalah apa yang dilakukan Khalifah Mu'tasim Billah saat ada wanita yang mengadukan tentara Yahudi yang mengusik kehormatannya. Khaifah pada saat itu tak tinggal diam namun menggerakan pasukannya demi menjaga kehormatan si wanita musimah.

Dari sini dapat kita lihat besarnya perhatian Islam dalam penjagaannya demi kemuliaan wanita. Islam dengan sistemnya tak akan tinggal diam atas kezaliman yang terjadi, khususnya untuk kalangan wanita. Memang, hanya sistem inilah yang akan mampu mengawal kemuliaan wanita, menjaga dengan sebaik-baiknya, serta menghilangkan setiap hal yang akan mengganggu eksistensinya. Itulah Islam dengan kesempurnaan aturannya. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Menjadi Tragedi yang Memilukan

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Menjadi Tragedi yang Memilukan

Ahad, 02 Oct 2022 21:55

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Ahad, 02 Oct 2022 21:45

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Ahad, 02 Oct 2022 21:44

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

Ahad, 02 Oct 2022 21:32

Bangun Pagi Bisa Tingkatkan Metabolisme dan Cegah Penyakit Kronis

Bangun Pagi Bisa Tingkatkan Metabolisme dan Cegah Penyakit Kronis

Ahad, 02 Oct 2022 21:23

Pengguna Medsos di Indonesia 191 Juta, MUI Sulsel Ajak Muballigh Giatkan Dakwah Digital

Pengguna Medsos di Indonesia 191 Juta, MUI Sulsel Ajak Muballigh Giatkan Dakwah Digital

Ahad, 02 Oct 2022 21:20

Media Harus Siap Bertransformasi di Era Digital untuk Tetap Bertahan

Media Harus Siap Bertransformasi di Era Digital untuk Tetap Bertahan

Ahad, 02 Oct 2022 21:17

Zelensky: Kota Lyman Telah 'Sepenuhnya Dibersihkan' Dari Pasukan Rusia

Zelensky: Kota Lyman Telah 'Sepenuhnya Dibersihkan' Dari Pasukan Rusia

Ahad, 02 Oct 2022 20:25

Tragedi Kanjuruhan, Ini Penjelasan Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya Soal Bahaya Gas Air Mata

Tragedi Kanjuruhan, Ini Penjelasan Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya Soal Bahaya Gas Air Mata

Ahad, 02 Oct 2022 15:45

Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tragedi Kanjuruhan

Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tragedi Kanjuruhan

Ahad, 02 Oct 2022 15:09

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Jiwa, Ustaz Bachtiar Nasir Sampaikan Belasungkawa

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Jiwa, Ustaz Bachtiar Nasir Sampaikan Belasungkawa

Ahad, 02 Oct 2022 10:26

Isu Bjorka Diburu, Kasus Sambo Jangan Dinego

Isu Bjorka Diburu, Kasus Sambo Jangan Dinego

Ahad, 02 Oct 2022 09:38

Halalkan Cintamu, Bestie!

Halalkan Cintamu, Bestie!

Ahad, 02 Oct 2022 09:21

Rusia Bombardir Idlib Dan Aleppo Untuk Menandai 7 Tahun Intervensi Di Suriah

Rusia Bombardir Idlib Dan Aleppo Untuk Menandai 7 Tahun Intervensi Di Suriah

Sabtu, 01 Oct 2022 21:30

Pasukan Ukraina Masuki Kota Kunci Lyman, Kepung Ribuan Tentara Rusia

Pasukan Ukraina Masuki Kota Kunci Lyman, Kepung Ribuan Tentara Rusia

Sabtu, 01 Oct 2022 21:00

Layanan Komunikasi Terputus Di Kota Tengara Iran Setelah Pembunuhan Kepala Intelijen IRGC

Layanan Komunikasi Terputus Di Kota Tengara Iran Setelah Pembunuhan Kepala Intelijen IRGC

Sabtu, 01 Oct 2022 20:30

Belajar dari Doa dan Keteguhan Nabi Zakaria

Belajar dari Doa dan Keteguhan Nabi Zakaria

Sabtu, 01 Oct 2022 08:17

Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Jum'at, 30 Sep 2022 22:20

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Jum'at, 30 Sep 2022 15:21

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Jum'at, 30 Sep 2022 15:00


MUI

Must Read!
X