Rabu, 25 Zulqaidah 1447 H / 7 Juli 2010 18:35 wib
3.173 views
5 Tentara Afghanistan, 3 Tentara Amerika dan 1 Tentara Perancis Tewas di Afghanistan

KABUL - NATO kembali menewaskan lima tentara Afghanistan dalam serangan udara hari Rabu saat sedang menyerang kelompok perlawanan di timur Afganistan, kata para pejabat.
Seorang pejabat pertahanan Afghan mengutuk "serangan sesama rekan" itu, serangan tersebut terjadi pada saat pasukan internasional berusaha untuk meningkatkan koordinasi dengan pasukan keamanan Afghanistan dengan harapan menyerahkan keamanan kepada mereka setelah hampir sembilan tahun dalam perang. Tiga tentara Amerika juga dilaporkan tewas hari Rabu dalam ledakan bom pinggir jalan di Afghanistan selatan.
Tentara Afghanistan sedang meluncurkan serangan sebelum fajar terhadap kelompok Taliban yang dilaporkan sedang bergerak di propinsi Ghazni, setelah itu pesawat NATO mulai menembaki mereka tanpa peringatan, juru bicara Departemen Pertahanan Afghanistan Jenderal Mohammad Zahir Azimi mengatakan.
Lima tentara Afghanistan tewas dan dua lagi luka-luka dalam serangan udara di distrik Andar Ghazni, katanya.
"Ini bukan pertama kalinya insiden semacam ini terjadi, tapi kami berharap bahwa setidaknya ini akan menjadi yang terakhir," kata Azimi.
Jurubicara NATO Blotz Josef menegaskan serangan kacau tersebut. Dia mengatakan dia menyesalkan kematian Afghanistan Tentara Nasional dalam sebuah jumpa pers, sembari mengatakan investigasi bersama telah diluncurkan untuk menyelidiki insiden ini.
"Alasan untuk ini adalah adanya masalah koordinasi," kata Blotz. "Kami tidak benar-benar tahu apakah ada pasukan keamanan nasional Afghanistan di daerah itu."
Kekerasan telah meningkat di Afghanistan, bertepatan dengan kedatangan ribuan tentara Amerika baru untuk mencoba menegakkan kendali pemerintah Afghanistan di selatan, salah satu wilayah terkuat pengaruh Taliban.
Hari Rabu, NATO mengatakan tiga tentara AS tewas oleh bom pinggir jalan di selatan yang terjadi pada Selasa kemarin. Namun NATO tidak mengidentifikasi mereka atau memberikan rincian lainnya.
Bulan lalu adalah paling mematikan bagi pasukan internasional sejak perang dimulai, dengan 103 tentara yang tewas selama satu bulan, termasuk 60 warga Amerika.
Tentara Perancis Tewas
Sementara itu, seorang tentara Perancis juga tewas di Afghanistan, menjadikan total jumlah tentara Perancis yang tewas di Afghanistan menjadi 45 sejak tahun 2001, Istana Elysee menyatakan hal tersebut pada Selasa kemarin dalam sebuah pernyataan.
Seorang sersan staf Perancis terluka serius dalam ledakan saat misi patroli di timur laut ibukota Afghanistan Kabul, tetapi kemudian tentara itu meninggal akibat luka-lukanya di sebuah rumah sakit di Kabul, kata pernyataan itu.
Kematian terakhir untuk Perancis terjadi pada tanggal 19 Juni ketika seorang kopral Perancis tewas terkena tembakan artileri berat dari kelompok Taliban Afghanistan.
Perancis saat ini mengerahkan sekitar 3.500 tentara di wilayah Afghanistan, sebagian besar ditempatkan di sekitar timur dan timur laut Kabul. [muslimdaily.net/AP/XinHua]
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!