Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.491 views

Penguasa yang Mengajak dan Membawa Kesesatan Rakyatnya

Jakarta (voa-islam.com) Hanya bermodalkan wajah manis, senyum, tutur bahasa yang diatur, retorika dan dukungan media massa, maka jadilah dia sebagai pemimpin atau penguasa yang mulia.

Tetapi, dia itu sejatinya hanya sebagai : "Pemimpin dan Penguasa yang Mengajak dan Membawa Kesesatan Rakyatnya".

Rakyat selalu menjadi korban. Rakyat selalu menjadi fihak yang dirugikan. Rakyat ditipu dan dikelabuhi. Rakyat disihir dengan retorika palsu yang tanpa isi. Rakyat dinina-bobokkan dengan janji dan khayalan yang menggiurkan. Rakyat dicekoki dengan doktrin  yang mengikuti hawa nafsu. Sejatinya mereka ini para pendusta.

Rakyat Indonesia adalah rakyat yang paling sengsara. Rakyat yang paling mudah ditipu dan didustai. Seperti tak pernah jera dengan model orang-orang yang sekarang ini tampil di panggung. Bangsa dan rakyat Indonesia sangat bermurah hati, selalu menyediakan panggung  bagi para penjahat, penipu dan pendusta.

Ada yang wajahnya sangat nampak sebagai "innocence" (tanpa dosa), gemar berbicara tentang moral, dan  mengutip kitab suci, serta kebenaran. Dirinya selalu dikaitkan sosok pribadi yang sangat mulia. Tanpa cacad. Mewakili komunitas kebenaran. Komunitas suci.

Banyak rakyat yang menjadi kagum dan mengeluarkan decak, saat tokoh ini tampil di depan publik. Ternyata tokoh itu yang  bertopeng belaka. Ketika kedoknya dibuka, tak lain tokoh ini, sejatinya mewakili para penipu dan pendusta.

Sekarang mereka berusaha menyembunyikan jatidirinya yang asli. Para tokoh dan orang penting itu,  risau dan selalu takut. Takut terbongkar kedoknya, dan akan terlihat sosoknya yang sejati.

Karena, di zaman sekarang ini, susah menyembunyikan diri. Hidup seperti di rumah  kaca. Sangat nampak dengan jelas. Apapun yang dikerjakan. Tidak ada yang bisa disembunyikan lagi. Tidak bisa berpura-pura.

Tokoh pura-pura dan hanya menjadi pemain sandiwara picisan itu, sekarang hidup mereka penuh dengan risau. Takut kedoknya terbuka di depan publik. Sebuah kasanah yang sangat dengan jelas, membuat rakyat menjadi sadar, dan tahu sejatinya  apa yang selama ini tidak tahu. Peristiwa yang ada membuat semuanya menjadi sangat jelas. Rakyat mengerti mereka berhapan dengan penipu.

Ada  tokoh dan komunitas mengaku bersih, dan selalu lekat dengan kebenaran, dan seakan menjadi pejuang dan pembela kebenaran. Tetapi, kenyataannya mereka itu, tokoh yang busuk, dan komunitas penuh dengan kepalsuan.

Mereka hanya menampakkan "cashingnya" belaka seakan orang-orang  yang mulia, jujur, bersih, dan memiliki kepedulian terhadap rakyat. Ternyata mereka tokoh yang hanya senang melihat kerusakan, dan menjadi pelaku kejahatan nyata.

Mereka menjadi tokoh dan komunitas yang paling korup. Sekalipun asal mulanya meneriakkan anti korupsi. Tetapi, mereka adalah kumpulan orang-orang yang sangat gemar memakan uang, barang, dan harta yang bukan menjadi haknya.

Mereka tokoh dan kumpulan komunitas yang menghalalkan yang diharamkan. Tidak ada lagi dalam kamus hidup mereka itu, antara halal dan haram. Mereka tidak memiliki standar dan patokan hidup yang jelas. Halal, syubhaat, dan haram, bagi mereka sama saja. Mereka terus berlomba-lomba menikmati kehidupan dunia, tanpa merasa risih. Mereka tokoh dan kumpulan orang-orang yang disebut : "kanan-kiri ok".

Jangan salah dalam sepuluh tahun terakhir ini, mereka menjadi komunitas baru, yang disebut : "Kelompok okb". Alias orang kaya baru. Mereka memiliki filsafah : "Meok". Alias makan enak ogah kerja. Mereka ingin sedikit bekerja, mereka tidak ingin capek, tetapi ingin mendapatkan uang banyak.

Mereka ingin menikmati kehidupan dunia, tanpa ragu. Sepanjang hidupnya mereka gunakan memikirkan kenikmatan dunia. Sejatinya mereka barisan kaum hedonis, yang menyusup di seluruh lapisan kehidupan. Termaduk di dunia politik.

Karena itu, jangan salah, jika sekarang ini Indonesia menjadi surganya para koruptor dan anak keturunannya. Mereka tahu korupsi menjadi modus atau bahkan manhaj (methode) bagi kehidupan mereka.

Mereka korupsi puluhan dan bahkan ratusan miliar, plus mengoleksi rumah mewah, isteri dan gundik banyak, dan hanya dihukum lima tahun, kemudian sesudah dua tahun di penjara, mereka bisa bebas, dan mereka menikmati kembali hasil korupsinya.

Tak heran kalau melihat para wajah koruptor, tak satupun mereka nampak wajahnya yang sedih. Selalu senyumnya mengembang di depan kamera. Mereka sudah habis rasa malunya. Mungkin korupsi itu sudah menjadi aqidahnya mereka. Bahkan, tokoh yang sudah jelas-jelas korup itupun, masih dibela habis oleh para anggota di kumintasnya.

Anehnya, model dan tipe orang-orang seperti itu, diangkat tinggi-tinggi oleh media,dan rakyat percaya serta memberikan dukungan mereka. Seakan mereka itu, benar-benar  tokoh dan pemimpin yang akan memberikan kebahagian bagi masa depan mereka. Semuanya itu, tak bisa  dilepaskan dari peran media. Menyulap dan mengubah, tokoh yang busuk,  menjadi tokoh yang harus.

Melalui media polling rating mereka membumbung, dan dikatakan tokoh yang dapat menjadi pemimpin masa depan. Media kafir dengan sangat fasih dan ahli, bagaimana menjadikan tokoh-tokoh busuk itu, kemudian menjadi tokoh yang harum dan wangi.

Mereka datang kepada rakyat dengan wajah yang penuh empati dan keberpihakan. Tetapi, sejatinya mereka itu, para begundal orang-orang kafir, dan menjadi alat penjajah kafir, yang bertujuan ingin menguasai dan menjajah negeri mereka.

Allah Azza Wa Jalla berfirman :

"Dan mereka berkata, "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menaati para pemimpin dan para pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan yang benar". QS : al-Ahzab : 67.

Betapa rakyat dan bangsa selalu menjadi korban tokoh-tokoh dan komunitas, yang sejatinya para penjahat dan pengkhianat, dan mereka bukan pembawa jalan kebaikan dan kebenaran yang akan membahagiakan mereka.

Hanya dengan dukungan media kafir, mereka - tokoh-tokoh busuk, pengkhianat, dan pendusta, menjadi pahlawan. Wallahu'alam.

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

Senin, 23 May 2022 05:08

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Ahad, 22 May 2022 23:37

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Ahad, 22 May 2022 23:15

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Ahad, 22 May 2022 21:10

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Ahad, 22 May 2022 20:46

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Ahad, 22 May 2022 20:17

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ahad, 22 May 2022 15:05

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

Ahad, 22 May 2022 15:00

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ahad, 22 May 2022 14:43

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Ahad, 22 May 2022 13:35

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Ahad, 22 May 2022 13:20

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Ahad, 22 May 2022 13:00

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Ahad, 22 May 2022 12:45

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Ahad, 22 May 2022 10:32

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Sabtu, 21 May 2022 20:29

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Sabtu, 21 May 2022 17:14

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Jum'at, 20 May 2022 17:09

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Jum'at, 20 May 2022 16:30

Taliban Perintahkan Presenter TV Wanita Di Afghanistan Untuk Menutupi Wajah Saat Mengudara

Taliban Perintahkan Presenter TV Wanita Di Afghanistan Untuk Menutupi Wajah Saat Mengudara

Jum'at, 20 May 2022 15:35

Jajak Pendapat: Ketidakpercayaan Dan Permusuhan Antara Orang Yahudi Dan Arab Di Israel Meningkat

Jajak Pendapat: Ketidakpercayaan Dan Permusuhan Antara Orang Yahudi Dan Arab Di Israel Meningkat

Jum'at, 20 May 2022 14:30


MUI

Must Read!
X