Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
14.890 views

Mungkinkah Mafia Narkoba Menguasai Indonesia Seperti Mexico?

Jakarta (voa-islam.com)  Akankah Indonesia  menjadi seperti Mexico? Di mana mafia dan bos kartel narkoba mengalahkan negara. Negara menjadi lumpuh. Tidak berdaya menghadapi jaringan mafia narkoba.

Jaringan kartel narkoba sudah begitu luas. Sehingga, kekuatan negara tak mampu menghadapi mereka. Ditambah, adanya main mata, antara aparat penegak hukum, dan sejumlah penjabat dengan para gembong narkoba.

Para bos kartel narkoba itu, mereka memiliki ladang-ladang yang luas di seantero pegunungan Mexico, mereka sudah memiliki pabrik guna memproses narkoba. Mereka memiliki pesawat dan kapal sendiri.

Mereka mengirimkan barang "haram" itu ke berbagai negara dengan menggunakan sarana-sarana mereka miliki. Mereka memiliki bank sendiri, guna menampung uang dari dari penjualan narkoba.

Tentu, bagi pemerintah  Mexico yang paling masygul, di mana para bos kartel narkoba itu, mereka membentuk pasukan militer, dan dilengkapi dengan berbagai jenis senjata mutakhir. Bukan hanya digunakan melawan pasukan pemerintah. Tetapi, kalangan kartel narkoba itu, berperang melawan sesama jaringan narkoba di Mexico. Sehingga, Mexico terus dilanda kekacauan, dan perang antara pemerintah melawan pasukan kartel obat bius,dan perang diantara mereka sendiri.

Di Indonesia pengguna terus bertambah luas. Dahulu yang menjadi pusat narkoba di "Segitiga emas", yang berpusat di Thailand. Tetapi, karena pemerintah Thailand melakukan pengetatan, sekarang berpindah ke Indonesia. Di Indonesia perdagangan narkoba sudah sangat luas. Peredaran sudah sampai di gang-gang di kampung.

Bandara  dan pelabuhan begitu mudah masuk barang "haram" dari manca negara, seperti Malaysia, Hongkong, Singapura, Bangkok, Australia, dan sejumlah negara lainnya. Karena para pejabat dan pengawas di Bandara dan Pelabuhan dengan sangat mudah, mereka bisa disuap.

Bahkan, di penjara-penjara menjadi pusat peredaran dan pengendalian, bisnis narkoba. Ini tidak mungkin bisa terjadi tanpa adanya keterlibatan oknum-oknum aparat penegak hukum, yang memberikan  keleluasaan kepada para bandar narkoba yang sekarang sudah berada dalam penjara. Sehingga, mereka dapat dengan leluasa melakukan aktitivitas bisnis narkoba.

Apartemen banyak yang menjadi pusat pembuatan narkoba. Sudah berapa banyak narkoba yang diproses di apartemen oleh para bos narkoba  di Jakarta  ini. Tanpa ada kecurigaan apapun terhadap mereka. Belum lagi, tempat hiburan, sekarang menjadi pusat perederan narkoba. Tidak sedikit dikalangan artis yang menjadi pengguna narkoba.

Sekarang Indonesia sudah menempati urutan nomor tiga dalam hal perdagangan narkoba dunia. Hampir menyamai Mexico. Perederannya dan perdagangan sudah sangat luas. Tak habis-habis. Jutaan orang Indonesia menjadi pengguna narkoba. Indonesia menjadi pasar baru bagi perdagangan narkoba. Dengan jumlah penduduk 240 juta, dan anak-anak muda, serta terjadinya "baby boom", sekarang ini, Indonesia menjadi pasar yang menarik.

Rumah-rumah eksklusif di pinggir pantai, berupa vila dan apartemen, tidak luput menjadi tempat penyelundupan narkoba. Indonesia sebenarnya menjadi negara dalam keadaan bahaya "state emergency". Karena sudah begitu luasnya peredaran narkoba. Generasi muda yang baru banyak yang menjadi generasi yang "teler".

Nantinya generasi baru di Indonesia akan mengalami kondisi yang sangat suram. Mereka miskin, dicekoki narkoba, dan sudah kehilangan kesadaran, lemah, dan tidak memiliki gairah hidup, dan ini menjadi fenomena di kota-kota besar. Sekalipun sudah dibentuk oleh kepolisan yaitu BNN (Badan Nasional Narkotika), yang bertujuan memberantas narkoba, tetapi buktinya tak pernah habis, dan bahkan berkembang biak.

Di Mexico, Presiden Enrique Pena Nieto mengumumkan rencana negeri itu membentuk satuan kepolisian baru untuk memerangi kejahatan dan kartel-kartel obat bius. Pasukan polisi itu, yang mengambil model pasukan Guardia Civil Spanyol, akan beranggotakan 10.000 personil yang tangguh. Meksiko saat ini memiliki satuan kepolisian kota, negara bagian dan kepolisian nasional.

"Meksiko menginginkan kedamaian," ujar presiden baru itu saat memberikan sambutan dalam pertemuan kabinet, para gubernur, parlemen dan hakim ditambah para pengamat HAM.

"Prioritasnya, adalah mengurangi angka pembunuhan, penculikan dan pemerasan," lanjut Nieto. Enam poin strategi Presiden Nieto termasuk memperbarui pasukan keamanan yang selama ini terbagi dalam lima wilayah operasi. Selain berencana membantuk satuan kepolisian baru, Presiden Nieto juga menganggarkan 8,8 miliar dollar AS untuk program sosial yang ditujukan untuk mencegah kejahatan.

Nieto dilantik menjadi presiden pada 1 Desember 2012, menggantikan Felipe Calderon dari Partai Aksi Nasional (PAN). Sesuai undang-undang Meksiko, presiden memiliki masa jabatan enam tahun dan tak bisa dipilih lagi.

Selama pemerintahan Felipe Calderon yang mencanangkan perang melawan kartel obat bius mengakibatkan setidaknya 60.000 orang tewas. Padahal, pemerintah sudah mengerahkan militer untuk memerangi geng-geng narkoba. Apa yang terjadi di Mexico sudah mirip di Indonesia. Begitu banyak peredaran narkoba, dan berbagai kelompok geng sudah terlibat dalam bisnis ini.

Militer Meksiko menjalankan operasi anti-kartel sangat luas, sampai menjangkau seluruh Mexico.Tetapi para jaringan kartel obat bius di Mecxico itu, mereka sudah memiliki pasukan bersenjata, maka militer Mexico menjadi kewalahan menghadapi mereka. Hasil penjualan obat bius alias narkoba itu,mereka gunakan membeli alat-alat militer melawan pasukan pemerintah.

Betapa bahayanya jaringan kartel yang sudah menjadi kekuatan mafia dan memiliki jaringan yang sangat luas seperti Mexico, dan negara harus mengeluarkan anggaran yang sangat besar. Tidak mudah membasmi kartel obat bius yang sudah melibatkan elemen yang begitu luas, baik aparat, pejbata, dan sebagian rakyat yang hidupnya dari perederan obat bius.

Indonesia pemerintahnya sangat lemah dalam melawan jaringan narkoba. Seperti yang ditunjukkan oleh Presiden SBY, yang memberikan grasi kepada "Ratu Marijuana" dari Australias, Corby.

Ini menjadi preseden yang buruk, di mana seorang Presiden memberikan grasi kepada "Ratu Marijuana". Dampaknya semakin lemah dalam pemberantasan obat terlarang, narkoba. Ini benar-benar menjadi ancaman masa depan Indonesia. Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Selasa, 02 Mar 2021 19:05

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Selasa, 02 Mar 2021 18:35

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

Selasa, 02 Mar 2021 17:45

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Selasa, 02 Mar 2021 17:05

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Selasa, 02 Mar 2021 16:35

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Selasa, 02 Mar 2021 07:48

Abdul Mu'ti Minta Pemerintah Dengarkan Aspirasi Masyarakat yang Keberatan dengan Perpres Miras

Abdul Mu'ti Minta Pemerintah Dengarkan Aspirasi Masyarakat yang Keberatan dengan Perpres Miras

Selasa, 02 Mar 2021 07:11

Pilpres 2024, Antara yang Muda dan yang Tua

Pilpres 2024, Antara yang Muda dan yang Tua

Selasa, 02 Mar 2021 06:54

Perpres Produksi Miras, Presiden Jokowi Mikir Apa Tidak Ya?

Perpres Produksi Miras, Presiden Jokowi Mikir Apa Tidak Ya?

Selasa, 02 Mar 2021 06:39

Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Senin, 01 Mar 2021 20:35

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Senin, 01 Mar 2021 20:01

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Senin, 01 Mar 2021 17:03

Politik Mabuk Jokowi

Politik Mabuk Jokowi

Senin, 01 Mar 2021 14:54

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Senin, 01 Mar 2021 14:28

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

Senin, 01 Mar 2021 13:48

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Senin, 01 Mar 2021 12:15

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Senin, 01 Mar 2021 12:05

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Ahad, 28 Feb 2021 22:36

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

Ahad, 28 Feb 2021 21:06

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

Ahad, 28 Feb 2021 18:52


MUI

Must Read!
X