Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
26.566 views

Haul di Ritz Carlton : Membandingkan Nasionalisme Megawati Dengan Bung Karno

JAKARTA (voa-islam.com) - Bagaimana Mega dan PDIP, yang mengaku partainya ‘wong cilik’, menyelenggarakan ‘haul’ Bung Karno di tempat yang mewah Hotel Ritz Carlton? Ini juga tidak sesuai dengan semangat Bung Karno, sebagai sosok pemimpin dan pendiri gerakan ‘Marhaenisme’ (Kerakyatan).

Hotel Ritz Carlton simbol kapitalisme,dan hotel milik jaringan Yahudi innternasional. Sedangkan Mega dan PDIP menyelenggarakan ‘haul’ Bung Karno di Hotel Ritz Carlton, tidak sesuai semangat yang sekarang terus didengungkan, bahwa PDIP sebagai partainya ‘wong cilik’, dan melalui Jokowi yang sekarang ini selalu dikonotasikan sebagai tokoh baru, dan selalu diberi lebel dengan : ‘Jujur, sederhana, dan merakyat’, tetapi tindakanny kontradiksi.

Puan Maharani juga pernah melakukan pesta ulang tahun anaknya di hotel yang mewah, yaitu Ritz Carlton.

Tadi malam, Sabtu, 21 Juni 2014, tepat  44 tahun meninggalnya Presiden ke-1 Republik Indonesia Soekarno. Berlangsung peringatan haul Proklamator Bung Karno di Hotel The Ritz Carlton, Jakarta. Acara ‘haul’  Soekarno, tadi  malam disiarkan langsung oleh MetroTV, dan Mega menyampaikan pidato mengenang perjuangan Bung Karno.

Dalam haul bertema 'Bung Karno untuk Kita', pihak Metro TV mengemasnya dengan menayangkan pengakuan sejumlah tokoh dunia dan pidato Bung Karno 1 Juni 1945. Di antaranya Megawati dan ajudan Soekarno, Sidarto Danusubroto, yang sekarang menjadi Ketua MPR, menggantikan Taufik Kemas. Semuanya itu, tujuannya ingin mengingatkan rakyat tentang perjuangan Bung Karno, dan akan dikaitkan dengan usaha memenangkan ‘gacoan’ Metro TV, yaitu Jokowi dalam pilpres Juli nanti.

Dalam acara ‘haul’ tadi malam, Megawati dan Sidarto mendapat kesempatan pertama memberikan testimoni tentang ketokohan dan nilai-nilai ajaran Bung Karno. Megawati mengikuti darah politik ayahnya. Ia Ketua Umum PDI Perjuangan, dan Sidarto adalah tokoh senior PDI Perjuangan sekaligus Ketua MPR RI.

Ditemui usai acara, Mega mengaku senang sekaligus sedih dengan diadakannya peringatan ‘haul’ Bung Karno kali ini. Sebab, baru kali pertama terjadi Haul Bung Karno disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi.

"Saya merasa bahwa baru kali ini ada Haul Bung Karno yang betul-betul diangkat ke televisi. Jadi, saya betul-betul sangat terharu juga senang sekali," ujar Megawati kepada wartawan.

Menurut Mega, penayangan acara Haul Bung Karno secara tidak langsung telah memberikan sebuah inspirasi kembali bagi rakyat Indonesia tentang ketokohan dan nilai-nilai yang diajarkan Bung Karno. Seperti Trisakti, gotong-royong dan nilai-nilai Pancasila.

Namun, sejatinya apa perbedaan antara Megawati dengan Bung Karno ketika menjadi Presiden?   Apa perbedaan antara kebijakan yg diambil oleh Megawati dan Soekarno ketika menjadi Presiden Indonesia?

Perbedaan Antara Mega dan Bung Karno?

PDIP  tak bisa lepas dari  Megawati Soekarno Putri, sang ketua umum sekaligus pengambil kebijakan tertinggi. Akhir-akhir ini banyak pemberitaan maupun opini dan fakta di berbagai media mengenai sepak terjang Megawati dan PDIP selama memimpin Indonesia tahun 2001-2004.

Pada saat Megawati mengeluarkan kebijakan kontroversial dengan memutuskan menjual aset-aset Indonesia, diantaranya PT Indosat, PT Aneka Tambang, dan PT Timah, Bank BCA, Danamon, dan lainnya kepada fihak asing.

Parahnya, Jokowi yang beberapa waktu lalu mendapat mandat Megawati untuk maju pilpres 2014, ngeles membela kebijakan Megawati yg menjual aset-aset Indonesia dimasa pemerintahan PDIP tersebut dengan berdalih bahwa kondisi ekonomi Indonesia yang sangat buruk pada waktu itu.

Kondisi Ekonomi Indonesia di zaman pemerintahan Soekarno buruk, tapi Soekarno tidak pernah menjadikan ini sebagai alasan menjual kekayaan negara pada pihak asing. Sepertinya peribahasa “buah jatuh tidak jauh dari pohonnya” tidak berlaku bagi perilaku Megawati (yang didukung 100% oleh Jokowi) yang bertentangan dengan kebijakan Soekarno.

Hal ini akhirnyamemicu kekhawatiran bahwa jika Jokowi menjadi Presiden Indonesia dan dihadapkan kembali pada situasi ekonomi yg sama akan kembali menjual aset-aset negara dengan argumen yg sama, bahwa wajar-wajar saja menjual aset Indonesia pada pihak asing kalau ekonomi kita sedang tidak bagus..

Inilah perbedaannya nasionalisme antara kebijakan Megawati dan Soekarno di masa jabatannya, saat  masing-masing memimpin bangsa Indonesia.

1. Bung Karno membeli KRI Irian, Megawati Jual Kapal VLCC.

2. Bung Karno beli kapal selam buat intai musuh, Megawati jual Indosat buat diintai musuh.

3. Bung Karno dapat bantuan China karena hebat melobi, Megawati membantu China jual gas murah karena hebat dilobi.

4. Bung Karno memasukkan Irian ke NKRI, Megawati keluarkan Sipadan Ligitan dari NKRI.

5. Bung Karno bebaskan Indonesia dari penjajahan, Megawati bebaskan penjahat BLBI dari penjara.

6. Bung Karno dan anak bangsa melawan Belanda, Megawati dan anak buahnya melawan logika sehat.

7. Bung Karno berjuang dengan kejujuran, Megawati berjuang dengan kebohongan.

8. Bung Karno hidup susah bersama rakyat, Megawati hidup senang di atas penderitaan rakyat.

9. Bung Karno tidak pernah mendendam, Megawati selalu mendendam.”

Pertanyaannya sekarang, masih relevankah kader-kader PDIP, termasuk Jokowi menggunakan  nama besar Bung Karno dalam kampanye dan aktivitas politik mereka? Lalu maukah kita jatuh di lubang yang sama dua kali? Silahkan diputuskan pada 9 april dan 9 Juli 2014 nanti. 

Tak aneh kalau dalam debat capres kedua 15 Juni, yang lalu Jokowi tidak bisa bersikap tegas, ketika ditanya Prabowo tentang sikapnya terhadap asing. Bagaimana Jokowi akan memerdekan dan menjadikan Indonesia berdaulat dibidang ekonomi dan politik, kalau tidak berani bersikapa tegas terhadap asing? Wallahu’alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Selasa, 16 Aug 2022 21:18

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Selasa, 16 Aug 2022 21:15

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Selasa, 16 Aug 2022 20:30

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Selasa, 16 Aug 2022 20:19

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Selasa, 16 Aug 2022 19:49

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Selasa, 16 Aug 2022 10:42

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Selasa, 16 Aug 2022 10:29

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Selasa, 16 Aug 2022 09:00

Anies Tak Mempan Diserang Isu Intoleran, Radikal, dan Terorisme

Anies Tak Mempan Diserang Isu Intoleran, Radikal, dan Terorisme

Senin, 15 Aug 2022 21:04

Israel Klaim Blokir 'Terowongan Serang' Dari Gaza

Israel Klaim Blokir 'Terowongan Serang' Dari Gaza

Senin, 15 Aug 2022 20:51

Masyarakat Kesulitan Dapat  Pertalite, Legislator Minta Penjelasan Pertamina

Masyarakat Kesulitan Dapat Pertalite, Legislator Minta Penjelasan Pertamina

Senin, 15 Aug 2022 10:43

Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Ahad, 14 Aug 2022 22:12

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Ahad, 14 Aug 2022 22:07

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Ahad, 14 Aug 2022 20:20

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Ahad, 14 Aug 2022 16:50

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Ahad, 14 Aug 2022 16:44

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Ahad, 14 Aug 2022 14:36

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

Ahad, 14 Aug 2022 14:15

Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Sabtu, 13 Aug 2022 21:01

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Sabtu, 13 Aug 2022 20:05


MUI

Must Read!
X