Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
25.175 views

Haul di Ritz Carlton : Membandingkan Nasionalisme Megawati Dengan Bung Karno

JAKARTA (voa-islam.com) - Bagaimana Mega dan PDIP, yang mengaku partainya ‘wong cilik’, menyelenggarakan ‘haul’ Bung Karno di tempat yang mewah Hotel Ritz Carlton? Ini juga tidak sesuai dengan semangat Bung Karno, sebagai sosok pemimpin dan pendiri gerakan ‘Marhaenisme’ (Kerakyatan).

Hotel Ritz Carlton simbol kapitalisme,dan hotel milik jaringan Yahudi innternasional. Sedangkan Mega dan PDIP menyelenggarakan ‘haul’ Bung Karno di Hotel Ritz Carlton, tidak sesuai semangat yang sekarang terus didengungkan, bahwa PDIP sebagai partainya ‘wong cilik’, dan melalui Jokowi yang sekarang ini selalu dikonotasikan sebagai tokoh baru, dan selalu diberi lebel dengan : ‘Jujur, sederhana, dan merakyat’, tetapi tindakanny kontradiksi.

Puan Maharani juga pernah melakukan pesta ulang tahun anaknya di hotel yang mewah, yaitu Ritz Carlton.

Tadi malam, Sabtu, 21 Juni 2014, tepat  44 tahun meninggalnya Presiden ke-1 Republik Indonesia Soekarno. Berlangsung peringatan haul Proklamator Bung Karno di Hotel The Ritz Carlton, Jakarta. Acara ‘haul’  Soekarno, tadi  malam disiarkan langsung oleh MetroTV, dan Mega menyampaikan pidato mengenang perjuangan Bung Karno.

Dalam haul bertema 'Bung Karno untuk Kita', pihak Metro TV mengemasnya dengan menayangkan pengakuan sejumlah tokoh dunia dan pidato Bung Karno 1 Juni 1945. Di antaranya Megawati dan ajudan Soekarno, Sidarto Danusubroto, yang sekarang menjadi Ketua MPR, menggantikan Taufik Kemas. Semuanya itu, tujuannya ingin mengingatkan rakyat tentang perjuangan Bung Karno, dan akan dikaitkan dengan usaha memenangkan ‘gacoan’ Metro TV, yaitu Jokowi dalam pilpres Juli nanti.

Dalam acara ‘haul’ tadi malam, Megawati dan Sidarto mendapat kesempatan pertama memberikan testimoni tentang ketokohan dan nilai-nilai ajaran Bung Karno. Megawati mengikuti darah politik ayahnya. Ia Ketua Umum PDI Perjuangan, dan Sidarto adalah tokoh senior PDI Perjuangan sekaligus Ketua MPR RI.

Ditemui usai acara, Mega mengaku senang sekaligus sedih dengan diadakannya peringatan ‘haul’ Bung Karno kali ini. Sebab, baru kali pertama terjadi Haul Bung Karno disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi.

"Saya merasa bahwa baru kali ini ada Haul Bung Karno yang betul-betul diangkat ke televisi. Jadi, saya betul-betul sangat terharu juga senang sekali," ujar Megawati kepada wartawan.

Menurut Mega, penayangan acara Haul Bung Karno secara tidak langsung telah memberikan sebuah inspirasi kembali bagi rakyat Indonesia tentang ketokohan dan nilai-nilai yang diajarkan Bung Karno. Seperti Trisakti, gotong-royong dan nilai-nilai Pancasila.

Namun, sejatinya apa perbedaan antara Megawati dengan Bung Karno ketika menjadi Presiden?   Apa perbedaan antara kebijakan yg diambil oleh Megawati dan Soekarno ketika menjadi Presiden Indonesia?

Perbedaan Antara Mega dan Bung Karno?

PDIP  tak bisa lepas dari  Megawati Soekarno Putri, sang ketua umum sekaligus pengambil kebijakan tertinggi. Akhir-akhir ini banyak pemberitaan maupun opini dan fakta di berbagai media mengenai sepak terjang Megawati dan PDIP selama memimpin Indonesia tahun 2001-2004.

Pada saat Megawati mengeluarkan kebijakan kontroversial dengan memutuskan menjual aset-aset Indonesia, diantaranya PT Indosat, PT Aneka Tambang, dan PT Timah, Bank BCA, Danamon, dan lainnya kepada fihak asing.

Parahnya, Jokowi yang beberapa waktu lalu mendapat mandat Megawati untuk maju pilpres 2014, ngeles membela kebijakan Megawati yg menjual aset-aset Indonesia dimasa pemerintahan PDIP tersebut dengan berdalih bahwa kondisi ekonomi Indonesia yang sangat buruk pada waktu itu.

Kondisi Ekonomi Indonesia di zaman pemerintahan Soekarno buruk, tapi Soekarno tidak pernah menjadikan ini sebagai alasan menjual kekayaan negara pada pihak asing. Sepertinya peribahasa “buah jatuh tidak jauh dari pohonnya” tidak berlaku bagi perilaku Megawati (yang didukung 100% oleh Jokowi) yang bertentangan dengan kebijakan Soekarno.

Hal ini akhirnyamemicu kekhawatiran bahwa jika Jokowi menjadi Presiden Indonesia dan dihadapkan kembali pada situasi ekonomi yg sama akan kembali menjual aset-aset negara dengan argumen yg sama, bahwa wajar-wajar saja menjual aset Indonesia pada pihak asing kalau ekonomi kita sedang tidak bagus..

Inilah perbedaannya nasionalisme antara kebijakan Megawati dan Soekarno di masa jabatannya, saat  masing-masing memimpin bangsa Indonesia.

1. Bung Karno membeli KRI Irian, Megawati Jual Kapal VLCC.

2. Bung Karno beli kapal selam buat intai musuh, Megawati jual Indosat buat diintai musuh.

3. Bung Karno dapat bantuan China karena hebat melobi, Megawati membantu China jual gas murah karena hebat dilobi.

4. Bung Karno memasukkan Irian ke NKRI, Megawati keluarkan Sipadan Ligitan dari NKRI.

5. Bung Karno bebaskan Indonesia dari penjajahan, Megawati bebaskan penjahat BLBI dari penjara.

6. Bung Karno dan anak bangsa melawan Belanda, Megawati dan anak buahnya melawan logika sehat.

7. Bung Karno berjuang dengan kejujuran, Megawati berjuang dengan kebohongan.

8. Bung Karno hidup susah bersama rakyat, Megawati hidup senang di atas penderitaan rakyat.

9. Bung Karno tidak pernah mendendam, Megawati selalu mendendam.”

Pertanyaannya sekarang, masih relevankah kader-kader PDIP, termasuk Jokowi menggunakan  nama besar Bung Karno dalam kampanye dan aktivitas politik mereka? Lalu maukah kita jatuh di lubang yang sama dua kali? Silahkan diputuskan pada 9 april dan 9 Juli 2014 nanti. 

Tak aneh kalau dalam debat capres kedua 15 Juni, yang lalu Jokowi tidak bisa bersikap tegas, ketika ditanya Prabowo tentang sikapnya terhadap asing. Bagaimana Jokowi akan memerdekan dan menjadikan Indonesia berdaulat dibidang ekonomi dan politik, kalau tidak berani bersikapa tegas terhadap asing? Wallahu’alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kebali Ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kebali Ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal  Melawan Covid-19

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal Melawan Covid-19

Selasa, 26 May 2020 10:45

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Selasa, 26 May 2020 09:46


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X