Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
26.195 views

Haul di Ritz Carlton : Membandingkan Nasionalisme Megawati Dengan Bung Karno

JAKARTA (voa-islam.com) - Bagaimana Mega dan PDIP, yang mengaku partainya ‘wong cilik’, menyelenggarakan ‘haul’ Bung Karno di tempat yang mewah Hotel Ritz Carlton? Ini juga tidak sesuai dengan semangat Bung Karno, sebagai sosok pemimpin dan pendiri gerakan ‘Marhaenisme’ (Kerakyatan).

Hotel Ritz Carlton simbol kapitalisme,dan hotel milik jaringan Yahudi innternasional. Sedangkan Mega dan PDIP menyelenggarakan ‘haul’ Bung Karno di Hotel Ritz Carlton, tidak sesuai semangat yang sekarang terus didengungkan, bahwa PDIP sebagai partainya ‘wong cilik’, dan melalui Jokowi yang sekarang ini selalu dikonotasikan sebagai tokoh baru, dan selalu diberi lebel dengan : ‘Jujur, sederhana, dan merakyat’, tetapi tindakanny kontradiksi.

Puan Maharani juga pernah melakukan pesta ulang tahun anaknya di hotel yang mewah, yaitu Ritz Carlton.

Tadi malam, Sabtu, 21 Juni 2014, tepat  44 tahun meninggalnya Presiden ke-1 Republik Indonesia Soekarno. Berlangsung peringatan haul Proklamator Bung Karno di Hotel The Ritz Carlton, Jakarta. Acara ‘haul’  Soekarno, tadi  malam disiarkan langsung oleh MetroTV, dan Mega menyampaikan pidato mengenang perjuangan Bung Karno.

Dalam haul bertema 'Bung Karno untuk Kita', pihak Metro TV mengemasnya dengan menayangkan pengakuan sejumlah tokoh dunia dan pidato Bung Karno 1 Juni 1945. Di antaranya Megawati dan ajudan Soekarno, Sidarto Danusubroto, yang sekarang menjadi Ketua MPR, menggantikan Taufik Kemas. Semuanya itu, tujuannya ingin mengingatkan rakyat tentang perjuangan Bung Karno, dan akan dikaitkan dengan usaha memenangkan ‘gacoan’ Metro TV, yaitu Jokowi dalam pilpres Juli nanti.

Dalam acara ‘haul’ tadi malam, Megawati dan Sidarto mendapat kesempatan pertama memberikan testimoni tentang ketokohan dan nilai-nilai ajaran Bung Karno. Megawati mengikuti darah politik ayahnya. Ia Ketua Umum PDI Perjuangan, dan Sidarto adalah tokoh senior PDI Perjuangan sekaligus Ketua MPR RI.

Ditemui usai acara, Mega mengaku senang sekaligus sedih dengan diadakannya peringatan ‘haul’ Bung Karno kali ini. Sebab, baru kali pertama terjadi Haul Bung Karno disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi.

"Saya merasa bahwa baru kali ini ada Haul Bung Karno yang betul-betul diangkat ke televisi. Jadi, saya betul-betul sangat terharu juga senang sekali," ujar Megawati kepada wartawan.

Menurut Mega, penayangan acara Haul Bung Karno secara tidak langsung telah memberikan sebuah inspirasi kembali bagi rakyat Indonesia tentang ketokohan dan nilai-nilai yang diajarkan Bung Karno. Seperti Trisakti, gotong-royong dan nilai-nilai Pancasila.

Namun, sejatinya apa perbedaan antara Megawati dengan Bung Karno ketika menjadi Presiden?   Apa perbedaan antara kebijakan yg diambil oleh Megawati dan Soekarno ketika menjadi Presiden Indonesia?

Perbedaan Antara Mega dan Bung Karno?

PDIP  tak bisa lepas dari  Megawati Soekarno Putri, sang ketua umum sekaligus pengambil kebijakan tertinggi. Akhir-akhir ini banyak pemberitaan maupun opini dan fakta di berbagai media mengenai sepak terjang Megawati dan PDIP selama memimpin Indonesia tahun 2001-2004.

Pada saat Megawati mengeluarkan kebijakan kontroversial dengan memutuskan menjual aset-aset Indonesia, diantaranya PT Indosat, PT Aneka Tambang, dan PT Timah, Bank BCA, Danamon, dan lainnya kepada fihak asing.

Parahnya, Jokowi yang beberapa waktu lalu mendapat mandat Megawati untuk maju pilpres 2014, ngeles membela kebijakan Megawati yg menjual aset-aset Indonesia dimasa pemerintahan PDIP tersebut dengan berdalih bahwa kondisi ekonomi Indonesia yang sangat buruk pada waktu itu.

Kondisi Ekonomi Indonesia di zaman pemerintahan Soekarno buruk, tapi Soekarno tidak pernah menjadikan ini sebagai alasan menjual kekayaan negara pada pihak asing. Sepertinya peribahasa “buah jatuh tidak jauh dari pohonnya” tidak berlaku bagi perilaku Megawati (yang didukung 100% oleh Jokowi) yang bertentangan dengan kebijakan Soekarno.

Hal ini akhirnyamemicu kekhawatiran bahwa jika Jokowi menjadi Presiden Indonesia dan dihadapkan kembali pada situasi ekonomi yg sama akan kembali menjual aset-aset negara dengan argumen yg sama, bahwa wajar-wajar saja menjual aset Indonesia pada pihak asing kalau ekonomi kita sedang tidak bagus..

Inilah perbedaannya nasionalisme antara kebijakan Megawati dan Soekarno di masa jabatannya, saat  masing-masing memimpin bangsa Indonesia.

1. Bung Karno membeli KRI Irian, Megawati Jual Kapal VLCC.

2. Bung Karno beli kapal selam buat intai musuh, Megawati jual Indosat buat diintai musuh.

3. Bung Karno dapat bantuan China karena hebat melobi, Megawati membantu China jual gas murah karena hebat dilobi.

4. Bung Karno memasukkan Irian ke NKRI, Megawati keluarkan Sipadan Ligitan dari NKRI.

5. Bung Karno bebaskan Indonesia dari penjajahan, Megawati bebaskan penjahat BLBI dari penjara.

6. Bung Karno dan anak bangsa melawan Belanda, Megawati dan anak buahnya melawan logika sehat.

7. Bung Karno berjuang dengan kejujuran, Megawati berjuang dengan kebohongan.

8. Bung Karno hidup susah bersama rakyat, Megawati hidup senang di atas penderitaan rakyat.

9. Bung Karno tidak pernah mendendam, Megawati selalu mendendam.”

Pertanyaannya sekarang, masih relevankah kader-kader PDIP, termasuk Jokowi menggunakan  nama besar Bung Karno dalam kampanye dan aktivitas politik mereka? Lalu maukah kita jatuh di lubang yang sama dua kali? Silahkan diputuskan pada 9 april dan 9 Juli 2014 nanti. 

Tak aneh kalau dalam debat capres kedua 15 Juni, yang lalu Jokowi tidak bisa bersikap tegas, ketika ditanya Prabowo tentang sikapnya terhadap asing. Bagaimana Jokowi akan memerdekan dan menjadikan Indonesia berdaulat dibidang ekonomi dan politik, kalau tidak berani bersikapa tegas terhadap asing? Wallahu’alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Latest News
Bapack-Bapack Lyfe

Bapack-Bapack Lyfe

Jum'at, 28 Jan 2022 14:53

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Jum'at, 28 Jan 2022 09:58

Indonesia Akan Dikepung Relawan Anies

Indonesia Akan Dikepung Relawan Anies

Kamis, 27 Jan 2022 20:29

Pasukan Pemerintah Yaman Tewaskan Lusinan Pemberontak Syi'ah Houtsi Di Distrik Abedia Marib Tengah

Pasukan Pemerintah Yaman Tewaskan Lusinan Pemberontak Syi'ah Houtsi Di Distrik Abedia Marib Tengah

Kamis, 27 Jan 2022 19:45

1 Tentara Filipina Tewas 2 Terluka Dalam Serangan Abu Sayyaf Di Sulu

1 Tentara Filipina Tewas 2 Terluka Dalam Serangan Abu Sayyaf Di Sulu

Kamis, 27 Jan 2022 19:00

Publikasi Daftar Pesantren Terafiliasi Kelompok Teroris oleh BNPT Timbulkan Kecemasan Masyarakat

Publikasi Daftar Pesantren Terafiliasi Kelompok Teroris oleh BNPT Timbulkan Kecemasan Masyarakat

Kamis, 27 Jan 2022 18:15

Prancis Akan Tutup Situs Web Islam Karena Bertentangan Dengan 'Nilai-nilai Nasional'

Prancis Akan Tutup Situs Web Islam Karena Bertentangan Dengan 'Nilai-nilai Nasional'

Kamis, 27 Jan 2022 18:15

Sesajen dan Seribu Dupa Mengiringi Doa, Layakkah Dilakukan?

Sesajen dan Seribu Dupa Mengiringi Doa, Layakkah Dilakukan?

Kamis, 27 Jan 2022 10:29

Peluang 2022: Kemitraan Padang Pariaman Raih Omset Puluhan Juta

Peluang 2022: Kemitraan Padang Pariaman Raih Omset Puluhan Juta

Kamis, 27 Jan 2022 07:23

Lantik Dewan Pakar, PKS Siap Bersinergi Bangun Indonesia

Lantik Dewan Pakar, PKS Siap Bersinergi Bangun Indonesia

Kamis, 27 Jan 2022 04:20

Api Bandung Menghangatkan Purnawirawan

Api Bandung Menghangatkan Purnawirawan

Rabu, 26 Jan 2022 23:14

Pernyataan Kepala BNPT Soal Pesantren Terafilisasi Jaringan Teroris Perlu Diluruskan

Pernyataan Kepala BNPT Soal Pesantren Terafilisasi Jaringan Teroris Perlu Diluruskan

Rabu, 26 Jan 2022 23:12

Legislator: Sejahterakan Rakyat, Penerimaan Pajak Akan Meningkat

Legislator: Sejahterakan Rakyat, Penerimaan Pajak Akan Meningkat

Rabu, 26 Jan 2022 23:10

Ketua MIUMI Aceh Isi Pengajian 'Urgensi dan Keutamaan Belajar Ilmu Syari' di Dayah Arun Lhokseumawe

Ketua MIUMI Aceh Isi Pengajian 'Urgensi dan Keutamaan Belajar Ilmu Syari' di Dayah Arun Lhokseumawe

Rabu, 26 Jan 2022 22:46

Israel Bersiap Untuk Evakuasi Ribuan Warga Yahudi Ukraina Di Tengah Ancaman Invasi Rusia

Israel Bersiap Untuk Evakuasi Ribuan Warga Yahudi Ukraina Di Tengah Ancaman Invasi Rusia

Rabu, 26 Jan 2022 21:45

5 Tentara Mesir Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Semenanjung Sinai

5 Tentara Mesir Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Semenanjung Sinai

Rabu, 26 Jan 2022 21:20

Kewajiban Suami dan Bapak terhadap Keluarganya

Kewajiban Suami dan Bapak terhadap Keluarganya

Rabu, 26 Jan 2022 21:00

Mahasiswa Peternakan Universitas PERSIS Berinovasi dalam Pupuk Organik

Mahasiswa Peternakan Universitas PERSIS Berinovasi dalam Pupuk Organik

Rabu, 26 Jan 2022 17:13

Ketua Kadin: PERSIS Miliki Potensi Kembangkan Ekonomi Syariah

Ketua Kadin: PERSIS Miliki Potensi Kembangkan Ekonomi Syariah

Rabu, 26 Jan 2022 17:06

Yair Lapid: Israel Ingin Bangun Hubungan Diplomatik Dengan Indonesia Dan Saudi, Tapi Butuh Waktu

Yair Lapid: Israel Ingin Bangun Hubungan Diplomatik Dengan Indonesia Dan Saudi, Tapi Butuh Waktu

Rabu, 26 Jan 2022 16:00


MUI

Must Read!
X

Selasa, 25/01/2022 11:15

Arteria Harus Tetap Dipecat