Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
17.950 views

Presiden Francois Hollande Harus Berterima Kasih kepada ISIS?

JAKARTA (voa-islam.com) - Paris tidak akan pernah melupakan selamanya, peristiwa : “JUM'AT 13 NOPEMBER”, dan akan meninggalkan bekas luka permanen di wajah kota yang indah itu, seperti peristiwa “9 SEPTEMBER” di New York atau “7 JULI” di London.

Seperti New York, London, Madrid, Riyadh, Beirut, Bagdad, dan kota-kota lain yang telah terkena teror, suatu saat Paris akan menemukan siapa “dirinya”. Melihat mayat berserakan di mana-mana. Melihat orang memuntahkan peluru dengan tenang, saat menembaki orang-orang yang menikmati kehidupan malam kota Paris.

Banyak yang mengatakan peristiwa “JUM'AT 13 NOPEMBER”, serangan yang kedua setelah “CHARLIE HEBDO', merupakan terburuk sejak Perang Dunia II.

Pasti Perancis harus selalu ingat, betapa sakit melihat banyaknya mayat yang berserakan, tembakan terhadap orang-orang yang sedang menikmati kehidupan malam di kota Paris, dan selalu disebut orang-orang yang “TIDAK BERDOSA”.

Nilai-nilai Perancis yang memiliki akar sejarah yang panjang, melalui revolusi yang sangat keras, dan begitu banyak pengorbanan yang tak ternilai bagi mereka, bagi rakyat Perancis, sampai diujung perjuangan itu, dan mencapai kemenangan, atas perjuangan mereka, lahirlah yaitu, sebuah kebanggaan bangsa Perancis berupa "ruh spirit" yaitu : “LIBERTE, EGALITE, dan FRATERNITE”.

Benarkah Perancis memahami arti “LIBERTE, EGALITE, dan PRATERNITE”, bagi dirinya dan bagi bangsa lain? Perancis hidup dengan nilai-nilai terhormat dan berusaha menerapkan dalam kehidupan bangsanya.

Tapi, Perancis tidak pernah mengerti tentang nasib bangsa-bangsa lain, yang sampai hari ini belum dapat menikmati kehidupan, seperti bangsa Perancis dengan “LIBERTE, EGALITE, DAN PRATERNITE”. Bahkan, Perancis ikut menciptakan kondisi yang menjadi antitesa dari nilai-nilai bangsa Perancis yang diagungkan itu.

Mengapa Presiden Perancis Francois Hollanda, sesudah peristiwa “JUM'AT 13 NOPEMBER”, hanya bisa menyatakan negara dalam keadaan darurat, dan menyatakan perang terhadap ISIS? Serangan ISIS hanyalah “LIMBAH' akibat ideologi, persepsi, dan kebijakan yang tidak sesuai nilai-nilai bangsa Perancis, yaitu “LIBERTE, EGALITE, dan PRATERNITE”.

Mengapa Perancis dan Presiden Francois Hollande, mendukung rezim-rezim yang tidak mencerminkan pandangan dasar bangsa Perancis itu?

“LIBERTE”,yaitu adanya kemerdekan dan kebebasan yang merupakan hak hidup bagi setiap induvidu. “EGALITE”, adanya kesetaraan bagi setiap warga, tidak adanya perbedaan dan kelas. “PRATERNITE”, adanya persaudaraan diantara rakyat Perancis. Saling bersaudara, tolong-menolong, menghargai dan menghormati setiap anggota, dan setiap orang memilliki hak kesetaraan dalam semua aspek kehidupan di Perancis.

Jika Presiden Francois Hollande, dan para pejabat dan pemimpin Perancis, tentu sangat sedih, marah, dan terpukul, melihat mayat berserakan di mana-mana.

Mestinya peristiwa "JUM'AT 13 NOPEMBER" ini harus menjadi “ibroh” (pelajaran) yang sangat berharga, bukan hanya untuk memupuk kebencian, dendam, permusuhan, dan pembalasan, dan berbagai bentuk sikap negatif lainnya. Karena hanya akan menambah kekacauan, dan terus saling membalas, tanpa ada akhir.

Presiden Francois Hollande, para pejabat dan para pemimpin Perancis, harus “berterima kasih”, kepada ISIS yang sudah mengingatkan Presiden Francois Hollande, dan pemerintahannya, bahwa kematian akibat serangan itu, tidak dapat diterima, sebuah kejahatan, menyakitkan, dan menyedihkan. Tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diagungkan “LIBERTE, EGALITE, dan PRATERNITE”.

Bisakah sesudah peristiwa “JUM'AT 13 NOPEMBER”, kemudian Perancis mengubah seluruh kebijakannya, yang terlibat di berbagai wilayah atau kawasan, yang mendukung rezim-rezim yang sangat keji, biadab, dan tak berperikemanusiaan, dan  telah begitu banyak membunuhi rakyatnya?

Adakah Perancis melihat kepedihan rakyat Suriah, Irak, Palestina, dan rakyat-rakyat di manapun mereka, yang menjadi korban kebiadaban dan kekejian rezim-rezim yang sangat kotor?

Mengapa Presiden Hollande, masih berkutat bersama dengan Amerika, Rusia, dan Iran, mempertahankan rezim Syi'ah Bashar al-Assad, yang sudah membunuh dengan sangat keji dan melakukan “horor” terhadap rakyatnya sendiri?

Sudah lebih 500.000 rakyat Suriah yang mati di tangan Bashar al-Assad. Tapi, mengapa Hollande tetap bersikukuh mempertahankan Bashar al-Assad, melakukan serangan udara terhadap pejuang oposisi Suriarh?

Peristiwa “JUM'AT 13 NOMBER” yang dilakukan oleh ISIS, sebuah pengingat, bahwa setiap kejahatan akan dibalas. Di dalam Islam berlaku hukum “QISHAS”, siapa yang membunuh harus dibunuh. Tidak ada hukum yang lain.

Berapa banyak rakyat Muslim Suriah, Irak, Afghanistan, dan tempat lainnya yang meregang nyawa akibat serangan Perancis? Ketika mereka menjatuhkan rudal, kemudian menyisakan kehancuran dan mayat bersrakan di mana-mana. Lihat peristiwa di Suriah, Irak, Afghanistan, dan Gaza?

Mengapa semua kejahatan yang menimpa Muslim, tidak membuat para pemimpin, seperti Hollande, Vladimir Putin, Barack Obama, David Cameron, dan lainnya, tidak pernah tergugah hati mereka?

Mereka terus menghujani wilayah-wilayah di negara-negara Muslim dengan rudal, dan mengakibatkan kematian massal. Kematian yang massal itu, tidak membuat mereka sedih, berduka, berempati, dan kemudian menghentikan kejahatan mereka.

Sesudah ISIS menyerang kota Paris “JUM'AT 13 NOPEMBER”, mereka semua tersentak, dan tidak bisa mengerti atas peristiwa itu.

Melihat mayat rakyatnya berserakan di mana-mana. Francois Hollande, Vladimir Putin, Barack Obama, David Cameron, dan lainnya, harus mengerti semua kejahatan yang mereka lakukan terhadap Muslim, pasti akan dibalas.

Sekarang mereka tidak bisa tidur dengan nyenyak. Terima kasih “ISIS” telah membuat para pemimpin “KAFIR” gelisah. Mereka melihat mayat berserakan di jantung kota Paris.

Jika warga Perancis dan warga dunia, berduka atas peristiwa "JUM'AT 13  NOPEMBER", mereka juga harus mengerti setiap kematian Muslim, itu adalah sebuah kesedihan, kedukaan, kehilangan, dan tak pernah bisa  dilupakan selamanya. Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Jamaah Ansharusy Syariah Minta Kapolri Hormati Fatwa MUI

Jamaah Ansharusy Syariah Minta Kapolri Hormati Fatwa MUI

Kamis, 19 Jan 2017 11:14

Pejuang Oposisi Suriah Ahar Al-Sham Nyatakan Tidak Akan Ikut Pembicaraan Damai di Astana

Pejuang Oposisi Suriah Ahar Al-Sham Nyatakan Tidak Akan Ikut Pembicaraan Damai di Astana

Kamis, 19 Jan 2017 10:15

Din Syamsuddin Sesalkan Adanya Pernyataan Fatwa MUI Pemicu Instabilitas Nasional

Din Syamsuddin Sesalkan Adanya Pernyataan Fatwa MUI Pemicu Instabilitas Nasional

Kamis, 19 Jan 2017 08:26

Rezim Abdel Fattah Al-Sisi Masukan Legenda Sepak Bola Mesir ke Dalam Daftar Teror

Rezim Abdel Fattah Al-Sisi Masukan Legenda Sepak Bola Mesir ke Dalam Daftar Teror

Kamis, 19 Jan 2017 08:15

Sekjen GUIB: Bentengi Akidah Ummat Untuk Indonesia Berdaulat

Sekjen GUIB: Bentengi Akidah Ummat Untuk Indonesia Berdaulat

Kamis, 19 Jan 2017 07:48

Jama'ah Ansharusy Syari'ah: FPI adalah Ikon Perlawanan Terhadap Kedzaliman

Jama'ah Ansharusy Syari'ah: FPI adalah Ikon Perlawanan Terhadap Kedzaliman

Kamis, 19 Jan 2017 06:36

Pemuda Aceh Ikuti Kursus Ketrampilan Produktif

Pemuda Aceh Ikuti Kursus Ketrampilan Produktif

Kamis, 19 Jan 2017 05:24

Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Rabu, 18 Jan 2017 23:50

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Rabu, 18 Jan 2017 23:00

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

Rabu, 18 Jan 2017 21:30

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Rabu, 18 Jan 2017 20:35

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Rabu, 18 Jan 2017 19:37

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Rabu, 18 Jan 2017 18:23

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Rabu, 18 Jan 2017 17:49

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Rabu, 18 Jan 2017 16:32

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Rabu, 18 Jan 2017 16:15

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Rabu, 18 Jan 2017 15:40

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Rabu, 18 Jan 2017 15:00

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Rabu, 18 Jan 2017 14:14

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Rabu, 18 Jan 2017 13:13


Must Read!
X