Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
20.165 views

Presiden Francois Hollande Harus Berterima Kasih kepada ISIS?

JAKARTA (voa-islam.com) - Paris tidak akan pernah melupakan selamanya, peristiwa : “JUM'AT 13 NOPEMBER”, dan akan meninggalkan bekas luka permanen di wajah kota yang indah itu, seperti peristiwa “9 SEPTEMBER” di New York atau “7 JULI” di London.

Seperti New York, London, Madrid, Riyadh, Beirut, Bagdad, dan kota-kota lain yang telah terkena teror, suatu saat Paris akan menemukan siapa “dirinya”. Melihat mayat berserakan di mana-mana. Melihat orang memuntahkan peluru dengan tenang, saat menembaki orang-orang yang menikmati kehidupan malam kota Paris.

Banyak yang mengatakan peristiwa “JUM'AT 13 NOPEMBER”, serangan yang kedua setelah “CHARLIE HEBDO', merupakan terburuk sejak Perang Dunia II.

Pasti Perancis harus selalu ingat, betapa sakit melihat banyaknya mayat yang berserakan, tembakan terhadap orang-orang yang sedang menikmati kehidupan malam di kota Paris, dan selalu disebut orang-orang yang “TIDAK BERDOSA”.

Nilai-nilai Perancis yang memiliki akar sejarah yang panjang, melalui revolusi yang sangat keras, dan begitu banyak pengorbanan yang tak ternilai bagi mereka, bagi rakyat Perancis, sampai diujung perjuangan itu, dan mencapai kemenangan, atas perjuangan mereka, lahirlah yaitu, sebuah kebanggaan bangsa Perancis berupa "ruh spirit" yaitu : “LIBERTE, EGALITE, dan FRATERNITE”.

Benarkah Perancis memahami arti “LIBERTE, EGALITE, dan PRATERNITE”, bagi dirinya dan bagi bangsa lain? Perancis hidup dengan nilai-nilai terhormat dan berusaha menerapkan dalam kehidupan bangsanya.

Tapi, Perancis tidak pernah mengerti tentang nasib bangsa-bangsa lain, yang sampai hari ini belum dapat menikmati kehidupan, seperti bangsa Perancis dengan “LIBERTE, EGALITE, DAN PRATERNITE”. Bahkan, Perancis ikut menciptakan kondisi yang menjadi antitesa dari nilai-nilai bangsa Perancis yang diagungkan itu.

Mengapa Presiden Perancis Francois Hollanda, sesudah peristiwa “JUM'AT 13 NOPEMBER”, hanya bisa menyatakan negara dalam keadaan darurat, dan menyatakan perang terhadap ISIS? Serangan ISIS hanyalah “LIMBAH' akibat ideologi, persepsi, dan kebijakan yang tidak sesuai nilai-nilai bangsa Perancis, yaitu “LIBERTE, EGALITE, dan PRATERNITE”.

Mengapa Perancis dan Presiden Francois Hollande, mendukung rezim-rezim yang tidak mencerminkan pandangan dasar bangsa Perancis itu?

“LIBERTE”,yaitu adanya kemerdekan dan kebebasan yang merupakan hak hidup bagi setiap induvidu. “EGALITE”, adanya kesetaraan bagi setiap warga, tidak adanya perbedaan dan kelas. “PRATERNITE”, adanya persaudaraan diantara rakyat Perancis. Saling bersaudara, tolong-menolong, menghargai dan menghormati setiap anggota, dan setiap orang memilliki hak kesetaraan dalam semua aspek kehidupan di Perancis.

Jika Presiden Francois Hollande, dan para pejabat dan pemimpin Perancis, tentu sangat sedih, marah, dan terpukul, melihat mayat berserakan di mana-mana.

Mestinya peristiwa "JUM'AT 13 NOPEMBER" ini harus menjadi “ibroh” (pelajaran) yang sangat berharga, bukan hanya untuk memupuk kebencian, dendam, permusuhan, dan pembalasan, dan berbagai bentuk sikap negatif lainnya. Karena hanya akan menambah kekacauan, dan terus saling membalas, tanpa ada akhir.

Presiden Francois Hollande, para pejabat dan para pemimpin Perancis, harus “berterima kasih”, kepada ISIS yang sudah mengingatkan Presiden Francois Hollande, dan pemerintahannya, bahwa kematian akibat serangan itu, tidak dapat diterima, sebuah kejahatan, menyakitkan, dan menyedihkan. Tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diagungkan “LIBERTE, EGALITE, dan PRATERNITE”.

Bisakah sesudah peristiwa “JUM'AT 13 NOPEMBER”, kemudian Perancis mengubah seluruh kebijakannya, yang terlibat di berbagai wilayah atau kawasan, yang mendukung rezim-rezim yang sangat keji, biadab, dan tak berperikemanusiaan, dan  telah begitu banyak membunuhi rakyatnya?

Adakah Perancis melihat kepedihan rakyat Suriah, Irak, Palestina, dan rakyat-rakyat di manapun mereka, yang menjadi korban kebiadaban dan kekejian rezim-rezim yang sangat kotor?

Mengapa Presiden Hollande, masih berkutat bersama dengan Amerika, Rusia, dan Iran, mempertahankan rezim Syi'ah Bashar al-Assad, yang sudah membunuh dengan sangat keji dan melakukan “horor” terhadap rakyatnya sendiri?

Sudah lebih 500.000 rakyat Suriah yang mati di tangan Bashar al-Assad. Tapi, mengapa Hollande tetap bersikukuh mempertahankan Bashar al-Assad, melakukan serangan udara terhadap pejuang oposisi Suriarh?

Peristiwa “JUM'AT 13 NOMBER” yang dilakukan oleh ISIS, sebuah pengingat, bahwa setiap kejahatan akan dibalas. Di dalam Islam berlaku hukum “QISHAS”, siapa yang membunuh harus dibunuh. Tidak ada hukum yang lain.

Berapa banyak rakyat Muslim Suriah, Irak, Afghanistan, dan tempat lainnya yang meregang nyawa akibat serangan Perancis? Ketika mereka menjatuhkan rudal, kemudian menyisakan kehancuran dan mayat bersrakan di mana-mana. Lihat peristiwa di Suriah, Irak, Afghanistan, dan Gaza?

Mengapa semua kejahatan yang menimpa Muslim, tidak membuat para pemimpin, seperti Hollande, Vladimir Putin, Barack Obama, David Cameron, dan lainnya, tidak pernah tergugah hati mereka?

Mereka terus menghujani wilayah-wilayah di negara-negara Muslim dengan rudal, dan mengakibatkan kematian massal. Kematian yang massal itu, tidak membuat mereka sedih, berduka, berempati, dan kemudian menghentikan kejahatan mereka.

Sesudah ISIS menyerang kota Paris “JUM'AT 13 NOPEMBER”, mereka semua tersentak, dan tidak bisa mengerti atas peristiwa itu.

Melihat mayat rakyatnya berserakan di mana-mana. Francois Hollande, Vladimir Putin, Barack Obama, David Cameron, dan lainnya, harus mengerti semua kejahatan yang mereka lakukan terhadap Muslim, pasti akan dibalas.

Sekarang mereka tidak bisa tidur dengan nyenyak. Terima kasih “ISIS” telah membuat para pemimpin “KAFIR” gelisah. Mereka melihat mayat berserakan di jantung kota Paris.

Jika warga Perancis dan warga dunia, berduka atas peristiwa "JUM'AT 13  NOPEMBER", mereka juga harus mengerti setiap kematian Muslim, itu adalah sebuah kesedihan, kedukaan, kehilangan, dan tak pernah bisa  dilupakan selamanya. Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

Latest News
Ilmu Harus Menjadi 'Pendapatan' Harian Muslim

Ilmu Harus Menjadi 'Pendapatan' Harian Muslim

Senin, 23 Oct 2017 16:10

Pemerintah Jokowi Dituding Lakukan Standard Ganda dalam Penegakkan Hukum

Pemerintah Jokowi Dituding Lakukan Standard Ganda dalam Penegakkan Hukum

Senin, 23 Oct 2017 16:03

CIA Perluas Operasi Tersembunyi di Afghanistan untuk Tangkap Pejuang Taliban

CIA Perluas Operasi Tersembunyi di Afghanistan untuk Tangkap Pejuang Taliban

Senin, 23 Oct 2017 14:36

Banyak Aktivis Ditangkap, Rezim Jokowi Dinilai semakin Represif

Banyak Aktivis Ditangkap, Rezim Jokowi Dinilai semakin Represif

Senin, 23 Oct 2017 14:03

Masya Allah, penjara menempa Angelina Sondakh hapalkan 15 Juz Al Quran

Masya Allah, penjara menempa Angelina Sondakh hapalkan 15 Juz Al Quran

Senin, 23 Oct 2017 12:31

Jokowi Diminta Bijak Bernarasi Soal Klaim Kawasan Mandalika di NTB

Jokowi Diminta Bijak Bernarasi Soal Klaim Kawasan Mandalika di NTB

Senin, 23 Oct 2017 12:03

Hamas Tidak Akan Pernah Putuskan Hubungan dengan Iran

Hamas Tidak Akan Pernah Putuskan Hubungan dengan Iran

Senin, 23 Oct 2017 10:38

Panglima TNI Ditolak Masuk Amerika, Dua Tokoh Ini Minta Pemerintah RI Protes, bukan Klarifikasi

Panglima TNI Ditolak Masuk Amerika, Dua Tokoh Ini Minta Pemerintah RI Protes, bukan Klarifikasi

Senin, 23 Oct 2017 10:03

Luhut Diminta Tak Memaksa Pihak Lain Lanjutkan Reklamasi Teluk Jakarta

Luhut Diminta Tak Memaksa Pihak Lain Lanjutkan Reklamasi Teluk Jakarta

Senin, 23 Oct 2017 09:21

Kemenlu Saudi Bantah Laporan Ada Pejabat Tinggi Kerajaan yang Mengunjungi Israel

Kemenlu Saudi Bantah Laporan Ada Pejabat Tinggi Kerajaan yang Mengunjungi Israel

Senin, 23 Oct 2017 08:36

Dahnil: Mahasiswa Bersuara Langsung Dikriminalisasi? Benar? Ini Rezim Apa?!

Dahnil: Mahasiswa Bersuara Langsung Dikriminalisasi? Benar? Ini Rezim Apa?!

Senin, 23 Oct 2017 08:03

Keterangan atau Kronologis Panglima Tidak Diperkenankan Masuk AS

Keterangan atau Kronologis Panglima Tidak Diperkenankan Masuk AS

Senin, 23 Oct 2017 07:55

Ricuh di Istana, KA BEM IPB Kecam Aparat dan Himbau Mahasiswa Lain saling Peduli

Ricuh di Istana, KA BEM IPB Kecam Aparat dan Himbau Mahasiswa Lain saling Peduli

Senin, 23 Oct 2017 06:03

Kisah Ashabul Ukhdud (Bagian 2-Selesai)

Kisah Ashabul Ukhdud (Bagian 2-Selesai)

Ahad, 22 Oct 2017 22:12

Pemerintah Syi'ah Irak Kirim Bala Bantuan untuk Amankan Ladang Minyak di Kirkuk

Pemerintah Syi'ah Irak Kirim Bala Bantuan untuk Amankan Ladang Minyak di Kirkuk

Ahad, 22 Oct 2017 21:00

Korban Tewas Dalam Bentrokan Pasukan Keamanan Mesir dan Jihadis di Giza Meningkat jadi 54 Polisi

Korban Tewas Dalam Bentrokan Pasukan Keamanan Mesir dan Jihadis di Giza Meningkat jadi 54 Polisi

Ahad, 22 Oct 2017 20:05

Pasukan Filipina Terkunci dalam Pertempuran Sengit dengan Sisa Pejuang IS Terakhir di Marawi

Pasukan Filipina Terkunci dalam Pertempuran Sengit dengan Sisa Pejuang IS Terakhir di Marawi

Ahad, 22 Oct 2017 19:26

Ustaz Haris Amir Falah: Spirit 212 Adalah Tegaknya Syariat Islam

Ustaz Haris Amir Falah: Spirit 212 Adalah Tegaknya Syariat Islam

Ahad, 22 Oct 2017 18:27

Wartawan Senior: Umat Islam Bersatu pada Momen 212

Wartawan Senior: Umat Islam Bersatu pada Momen 212

Ahad, 22 Oct 2017 17:38

Jelang Satu Tahun 212, Sekum Forjim: Umat Islam Menang 3-0

Jelang Satu Tahun 212, Sekum Forjim: Umat Islam Menang 3-0

Ahad, 22 Oct 2017 17:01


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X