Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
20.483 views

Presiden Francois Hollande Harus Berterima Kasih kepada ISIS?

JAKARTA (voa-islam.com) - Paris tidak akan pernah melupakan selamanya, peristiwa : “JUM'AT 13 NOPEMBER”, dan akan meninggalkan bekas luka permanen di wajah kota yang indah itu, seperti peristiwa “9 SEPTEMBER” di New York atau “7 JULI” di London.

Seperti New York, London, Madrid, Riyadh, Beirut, Bagdad, dan kota-kota lain yang telah terkena teror, suatu saat Paris akan menemukan siapa “dirinya”. Melihat mayat berserakan di mana-mana. Melihat orang memuntahkan peluru dengan tenang, saat menembaki orang-orang yang menikmati kehidupan malam kota Paris.

Banyak yang mengatakan peristiwa “JUM'AT 13 NOPEMBER”, serangan yang kedua setelah “CHARLIE HEBDO', merupakan terburuk sejak Perang Dunia II.

Pasti Perancis harus selalu ingat, betapa sakit melihat banyaknya mayat yang berserakan, tembakan terhadap orang-orang yang sedang menikmati kehidupan malam di kota Paris, dan selalu disebut orang-orang yang “TIDAK BERDOSA”.

Nilai-nilai Perancis yang memiliki akar sejarah yang panjang, melalui revolusi yang sangat keras, dan begitu banyak pengorbanan yang tak ternilai bagi mereka, bagi rakyat Perancis, sampai diujung perjuangan itu, dan mencapai kemenangan, atas perjuangan mereka, lahirlah yaitu, sebuah kebanggaan bangsa Perancis berupa "ruh spirit" yaitu : “LIBERTE, EGALITE, dan FRATERNITE”.

Benarkah Perancis memahami arti “LIBERTE, EGALITE, dan PRATERNITE”, bagi dirinya dan bagi bangsa lain? Perancis hidup dengan nilai-nilai terhormat dan berusaha menerapkan dalam kehidupan bangsanya.

Tapi, Perancis tidak pernah mengerti tentang nasib bangsa-bangsa lain, yang sampai hari ini belum dapat menikmati kehidupan, seperti bangsa Perancis dengan “LIBERTE, EGALITE, DAN PRATERNITE”. Bahkan, Perancis ikut menciptakan kondisi yang menjadi antitesa dari nilai-nilai bangsa Perancis yang diagungkan itu.

Mengapa Presiden Perancis Francois Hollanda, sesudah peristiwa “JUM'AT 13 NOPEMBER”, hanya bisa menyatakan negara dalam keadaan darurat, dan menyatakan perang terhadap ISIS? Serangan ISIS hanyalah “LIMBAH' akibat ideologi, persepsi, dan kebijakan yang tidak sesuai nilai-nilai bangsa Perancis, yaitu “LIBERTE, EGALITE, dan PRATERNITE”.

Mengapa Perancis dan Presiden Francois Hollande, mendukung rezim-rezim yang tidak mencerminkan pandangan dasar bangsa Perancis itu?

“LIBERTE”,yaitu adanya kemerdekan dan kebebasan yang merupakan hak hidup bagi setiap induvidu. “EGALITE”, adanya kesetaraan bagi setiap warga, tidak adanya perbedaan dan kelas. “PRATERNITE”, adanya persaudaraan diantara rakyat Perancis. Saling bersaudara, tolong-menolong, menghargai dan menghormati setiap anggota, dan setiap orang memilliki hak kesetaraan dalam semua aspek kehidupan di Perancis.

Jika Presiden Francois Hollande, dan para pejabat dan pemimpin Perancis, tentu sangat sedih, marah, dan terpukul, melihat mayat berserakan di mana-mana.

Mestinya peristiwa "JUM'AT 13 NOPEMBER" ini harus menjadi “ibroh” (pelajaran) yang sangat berharga, bukan hanya untuk memupuk kebencian, dendam, permusuhan, dan pembalasan, dan berbagai bentuk sikap negatif lainnya. Karena hanya akan menambah kekacauan, dan terus saling membalas, tanpa ada akhir.

Presiden Francois Hollande, para pejabat dan para pemimpin Perancis, harus “berterima kasih”, kepada ISIS yang sudah mengingatkan Presiden Francois Hollande, dan pemerintahannya, bahwa kematian akibat serangan itu, tidak dapat diterima, sebuah kejahatan, menyakitkan, dan menyedihkan. Tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diagungkan “LIBERTE, EGALITE, dan PRATERNITE”.

Bisakah sesudah peristiwa “JUM'AT 13 NOPEMBER”, kemudian Perancis mengubah seluruh kebijakannya, yang terlibat di berbagai wilayah atau kawasan, yang mendukung rezim-rezim yang sangat keji, biadab, dan tak berperikemanusiaan, dan  telah begitu banyak membunuhi rakyatnya?

Adakah Perancis melihat kepedihan rakyat Suriah, Irak, Palestina, dan rakyat-rakyat di manapun mereka, yang menjadi korban kebiadaban dan kekejian rezim-rezim yang sangat kotor?

Mengapa Presiden Hollande, masih berkutat bersama dengan Amerika, Rusia, dan Iran, mempertahankan rezim Syi'ah Bashar al-Assad, yang sudah membunuh dengan sangat keji dan melakukan “horor” terhadap rakyatnya sendiri?

Sudah lebih 500.000 rakyat Suriah yang mati di tangan Bashar al-Assad. Tapi, mengapa Hollande tetap bersikukuh mempertahankan Bashar al-Assad, melakukan serangan udara terhadap pejuang oposisi Suriarh?

Peristiwa “JUM'AT 13 NOMBER” yang dilakukan oleh ISIS, sebuah pengingat, bahwa setiap kejahatan akan dibalas. Di dalam Islam berlaku hukum “QISHAS”, siapa yang membunuh harus dibunuh. Tidak ada hukum yang lain.

Berapa banyak rakyat Muslim Suriah, Irak, Afghanistan, dan tempat lainnya yang meregang nyawa akibat serangan Perancis? Ketika mereka menjatuhkan rudal, kemudian menyisakan kehancuran dan mayat bersrakan di mana-mana. Lihat peristiwa di Suriah, Irak, Afghanistan, dan Gaza?

Mengapa semua kejahatan yang menimpa Muslim, tidak membuat para pemimpin, seperti Hollande, Vladimir Putin, Barack Obama, David Cameron, dan lainnya, tidak pernah tergugah hati mereka?

Mereka terus menghujani wilayah-wilayah di negara-negara Muslim dengan rudal, dan mengakibatkan kematian massal. Kematian yang massal itu, tidak membuat mereka sedih, berduka, berempati, dan kemudian menghentikan kejahatan mereka.

Sesudah ISIS menyerang kota Paris “JUM'AT 13 NOPEMBER”, mereka semua tersentak, dan tidak bisa mengerti atas peristiwa itu.

Melihat mayat rakyatnya berserakan di mana-mana. Francois Hollande, Vladimir Putin, Barack Obama, David Cameron, dan lainnya, harus mengerti semua kejahatan yang mereka lakukan terhadap Muslim, pasti akan dibalas.

Sekarang mereka tidak bisa tidur dengan nyenyak. Terima kasih “ISIS” telah membuat para pemimpin “KAFIR” gelisah. Mereka melihat mayat berserakan di jantung kota Paris.

Jika warga Perancis dan warga dunia, berduka atas peristiwa "JUM'AT 13  NOPEMBER", mereka juga harus mengerti setiap kematian Muslim, itu adalah sebuah kesedihan, kedukaan, kehilangan, dan tak pernah bisa  dilupakan selamanya. Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Sejumlah Negara Arab Tolak Transfer Bantuan ke Otoritas Palestina karena Tidak 'Tunduk' kepada AS

Sejumlah Negara Arab Tolak Transfer Bantuan ke Otoritas Palestina karena Tidak 'Tunduk' kepada AS

Sabtu, 20 Jan 2018 10:45

Rapper Jerman yang Bergabung dengan IS, Deso Dogg Gugur dalam Serangan Udara di Suriah

Rapper Jerman yang Bergabung dengan IS, Deso Dogg Gugur dalam Serangan Udara di Suriah

Jum'at, 19 Jan 2018 23:05

LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyimpangan Perilaku

LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyimpangan Perilaku

Jum'at, 19 Jan 2018 21:25

Islam Pertengahan: Setetes Cahaya dari Para Budak, Cahaya Sangat Berharga Bagi Perjalanan Malam

Islam Pertengahan: Setetes Cahaya dari Para Budak, Cahaya Sangat Berharga Bagi Perjalanan Malam

Jum'at, 19 Jan 2018 21:10

Tentara Israel Serukan Pembentukan 'Unit Balas Dendam' Terhadap Orang Palestina

Tentara Israel Serukan Pembentukan 'Unit Balas Dendam' Terhadap Orang Palestina

Jum'at, 19 Jan 2018 21:05

Muslim Rohingya di Myanmar Terus Melarikan Diri ke Bangladesh Meski Ada Kesepakatan Repatriasi

Muslim Rohingya di Myanmar Terus Melarikan Diri ke Bangladesh Meski Ada Kesepakatan Repatriasi

Jum'at, 19 Jan 2018 20:41

[VIDEO] Dilatih TNI, Ratusan Kokam Sukoharjo Ikuti Diklat Bela Negara

[VIDEO] Dilatih TNI, Ratusan Kokam Sukoharjo Ikuti Diklat Bela Negara

Jum'at, 19 Jan 2018 17:42

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

Jum'at, 19 Jan 2018 16:13

Pengadilan Mesir Jatuhkan Hukuman Penjara Seumur Hidup pada Syaikh Yusuf Al-Qaradawi

Pengadilan Mesir Jatuhkan Hukuman Penjara Seumur Hidup pada Syaikh Yusuf Al-Qaradawi

Jum'at, 19 Jan 2018 14:45

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Jum'at, 19 Jan 2018 10:35

FOTO: Ini Dia Suasana Dukungan Ustadz Zulkifli Ali sebelum diperiksa BARESKRIM

FOTO: Ini Dia Suasana Dukungan Ustadz Zulkifli Ali sebelum diperiksa BARESKRIM

Jum'at, 19 Jan 2018 08:39

[VIDEO] Komika Banyak yang Lecehkan Islam, Pakar Hukum: Tiru Itu Cak Lontong, Lucu dan Genah

[VIDEO] Komika Banyak yang Lecehkan Islam, Pakar Hukum: Tiru Itu Cak Lontong, Lucu dan Genah

Jum'at, 19 Jan 2018 08:12

Terkait PKS, Fahri: Membuka kembali Tabir Pemecatan yang Dipaksakan

Terkait PKS, Fahri: Membuka kembali Tabir Pemecatan yang Dipaksakan

Jum'at, 19 Jan 2018 07:15

Yang Tuduh Ulama/Tokoh Islam Radikal dan Lakukan Persekusi Makin Minus Popularitas

Yang Tuduh Ulama/Tokoh Islam Radikal dan Lakukan Persekusi Makin Minus Popularitas

Jum'at, 19 Jan 2018 06:15

Kritik Nazarudin, Politisi Demokrat, Andi Arief

Kritik Nazarudin, Politisi Demokrat, Andi Arief "serang" Fahri Hamzah

Jum'at, 19 Jan 2018 05:15

Ulama Saudi Syaikh Abdul Aziz Al-Tuwaijiri Meninggal Ditembak Saat Berdakwah di Guienea

Ulama Saudi Syaikh Abdul Aziz Al-Tuwaijiri Meninggal Ditembak Saat Berdakwah di Guienea

Kamis, 18 Jan 2018 22:36

Gradasi dan Degradasi Filsafat Islam

Gradasi dan Degradasi Filsafat Islam

Kamis, 18 Jan 2018 22:25

Suriah Ancam Tembak Jatuh Jet Tempur Turki Jika Berani Serang Afrin dan Manbij

Suriah Ancam Tembak Jatuh Jet Tempur Turki Jika Berani Serang Afrin dan Manbij

Kamis, 18 Jan 2018 22:05

Pelecahan Seksual terhadap Muslimah di Solo Bagai Teror

Pelecahan Seksual terhadap Muslimah di Solo Bagai Teror

Kamis, 18 Jan 2018 21:56

Janji Jokowi Menata Kampung dan Becak Mulai Ditunaikan Anies-Sandi

Janji Jokowi Menata Kampung dan Becak Mulai Ditunaikan Anies-Sandi

Kamis, 18 Jan 2018 21:34


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X