Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.609 views

Ketika Jokowers dan Ahokers Galau dengan Ulama Jadi Cawapres Jokowi

Pasca ditunjuknya KH Maruf Amin sebagai Calon Wakil Presiden (cawapres) untuk mendampingi Jokowi pada pemilihan presiden 2019 mendatang, ternyata telah membuat banyak pihak khususnya para pendukung garis keras Jokowi dan mantan Gubernur DKI Jakarta Ahok menjadi galau, bingung dan kecewa untuk menentukan sikap mereka.

Mereka tidak menyangka Jokowi akan menggandeng KH Maruf Amin sebagai Cawapres daripada merangkul Mahfud MD. Padahal nama Mahfud MD sudah santer terdengar dipilih Jokowi untuk menjadi Cawapres di hari batas akhir pengumuman Cawapres masing-masing kubu. Bahkan Mahfud MD sudah sangat percaya diri bahwa dirinya lah yang ditunjuk oleh Jokowi untuk menjadi Cawapres. Namun mereka sangat terkejut ketika tahu bahwa bukan Mahfud MD yang dipilih Jokowi melainkan seorang kiai sepuh yang menjabat sebagai Ketua MUI Pusat dan Rois Am Nahdlatul Ulama, KH Maruf Amin.

Sosok KH Maruf Amin sampai saat ini masih tidak disukai oleh mereka. Pasalnya KH Maruf Amin dianggap berperan besar menjadikan Ahok terdakwa penista agama Islam. Para die hard Jokowi dan Ahok tersebut paham betul bagaimana peran KH Maruf Amin dalam menjadikan Ahok sebagai terdakwa penista agama sehingga membuat Ahok yang selama ini dianggap sebagai sosok untouchable akhirnya bisa dipenjara selama dua tahun.

Simaklah bagaimana kekecewaan Alifurrahman, admin situs penyebar hoax dan fitnah, Seword, setelah mengetahui bahwa Jokowi ternyata memilih KH Maruf Amin sebagai Cawapres. Dalam postingannya beberapa hari lalu, Alifurrahman menulis keluh kesahnya.

Jujur saja saya terkejut setengah mati bahwa Ma’ruf Amin yang dipilih Jokowi sebagai cawapresnya. Nama yang tidak saya duga dan bahkan tidak ingin nama itu muncul sebagai cawapres, malah final dijadikan cawapresnya oleh Jokowi.

Apakah saya kecewa? Tentu saja saya kecewa, bahkan kalau mau dibilang sangat kecewa. Saya masih ingat fatwa soal Ahok yang dia terbitkan sehingga bikin Ahok pun tak berkutik meringkuk di dalam penjara.

Saya masih ingat Ma’ruf Amin ini yang selalu lupa di pengadilan soal kasus Ahok. Bagaimana mungkin orang setua itu dijadikan Wapresnya Jokowi.

Tapi meskipun kecewa, Alifurrahman memilih pasrah dan tetap mendukung apa yang telah dilakukan Jokowi dengan memilih KH Maruf Amin sebagai cawapres pada pilpres 2019 mendatang.

Tidak hanya Alifurrahman yang kecewa dengan Jokowi yang lebih memilih KH Maruf Amin sebagai cawapres nya. Aktivis medsos Denny Siregar lewat akunnya di Twitter, @Dennysiregar7, menuliskan kekecewaannya atas pilihan Jokowi tersebut.

Antiklimaks. Ejakulasi dini. Seperti api dalam dada yang tadinya membara, meredup. Harus berusaha keras menyalakannya lagi…,” tulisnya beberapa waktu setelah Jokowi mengumumkan Kiai Ma’ruf sebagai cawapresnya di Jakarta, Kamis (09/10/2018) malam.

Saya memang kecewa ketika @jokowi lebih memilih Kyai Ma’ruf Amin jadi cawapresnya. Tapi sesudah melihat siapa cawapres @Prabowo saya jadi ketawa. Ternyata mereka jauh lebih menderita dari saya,” kicau pria penganut agama Syiah ini.

Kekecewaan senada juga dilontarkan seorang Ahoker yang juga penggiat media sosial Birgaldo Sinaga.

Sebagai Ahoker saya terdiam melihat pilihan Jokowi… Masih terbayang wajah Ahok yang begitu ekspresif di ruang pengadilan atas kesaksian Ketua MUI Ma’ruf Amin. Ahhhh embulah,” tulis Birgaldo di akun Instagramnya, @birgaldo_sinaga.

Birgaldo juga berkicau, “Memenjarakan Ahok adalah cacad sejarah bangsa ini. Memilih orang yang mengirim Ahok ke penjara adalah tragedi,” di Twitternya, Jokowi2Periode ‏@BirgaldoS, beberapa hari yang lalu.

Alifurrahman, Denny Siregar dan Birgaldo Sinaga hanyalah sebagian kecil para pendukung garis keras Jokowi dan Ahok yang kecewa dengan dipilihnya KH Maruf Amin sebagai Cawapres Jokowi. Tentu saja di luar sana masih banyak lagi yang merasa sangat kecewa dengan terpilihnya KH Maruf Amin.

Menjilat ludah sendiri

Hebatnya para pendukung garis keras Jokowi dan Ahok ini tidak merasa jijik untuk menjilat ludah mereka sendiri. Lihatlah bagaimana Alifurrahman lewat situs hoax dan fitnahnya Seword, melecehkan KH Maruf Amin waktu kasus Ahok menjadi terdakwa penista agama. Begitu juga Denny Siregar dan masih banyak lagi para Jokowers dan Ahoker yang meskipun kecewa dengan dipilihnya KH Maruf Amin sebagai Cawapres tapi akhirnya lebih memilih untuk mendukung apa yang sudah diputuskan oleh junjungan mereka Jokowi. Dan jangan lupa partai baru yang bergabung dalam koalisi Jokowi, PSI (Partai Solidaritas Indonesia), pada waktu Ahok jadi terdakwa penista agama Islam, hampir semua elitnya melecehkan KH Maruf Amin. Tapi sekarang mereka akhirnya harus menahan malu dengan mendukung keputusan Jokowi memilih KH Maruf Amin sebagai Cawapres.

Lucunya lagi, selain menjilat ludah sendiri, para Jokowers dan Ahokers garis keras ini, lidahnya menjadi keluh sewaktu Jokowi memutuskan KH Maruf Amin menjadi Cawapres. Padahal belum lama mereka di media sosial, nyinyir terhadap ustaz Abdul Somad yang dicalonkan menjadi Cawapresnya Prabowo. Mereka bilang, ulama sebaiknya tidak terjun ke dunia politik, cukup berdakwah saja. Bahkan Jokowi pun menyatakan bahwa ulama jangan diseret-seret ke politik praktis. Tapi faktanya kini, Jokowi sendiri yang akhirnya memilih ulama untuk memperkuat posisinya pada pilpres 2019 mendatang.

Terus bagaimana dengan kita? Tetap 2019 Ganti Presiden. [Redaksi]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 10:35

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X