Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.071 views

Setelah Putusan MK, Prabowo Mau Jadi Pahlawan atau Pecundang?

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Sudah ada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan kubu Prabowo-Sandi ditolak. Artinya, Jokowi jadi presiden.

Gak perlu kaget! Tulisan ini juga dibuat sebelum MK membacakan amar putusannya. Semua sudah jelas di depan mata. Arteria yang dalam talk show-nya di TV One menyatakan 100 persen yakin Jokowi menang, Yusril Ihza Mahendra, ketua kuasa hukum 02 yang ngajak rakyat menyaksikan pembacaan putusan MK melalui tweet-nya dan Denny JA yang ajak "taruhan sosial" di group WA, semuanya bisa jadi informasi, tepatnya bocoran yang terpercaya mengingat ketiganya adalah orang-orang penting di istana.

Kabar pertemuan Prabowo dengan sejumlah elit istana di bulan Ramadhan seolah  memberi sinyal pengakuan atas kemenangan Jokowi-Ma'ruf. Maksudnya? Prabowo-Sandi dan BPN diduga sudah tahu hasil MK. Serapat-rapatnya MK menyimpan, akan bocor juga.

Kok Prabowo ketemu elit istana, berarti ada deal dong? Pasti! Dealnya apa? Nanti lu juga bakal tahu. Kabar yang beredar, itu terpaksa dilakukan untuk kepentingan para pendukung. Sejumlah tersangka yang ditahan seperti Egy Sudjana dkk dikeluarkan. Ini contoh konkretnya. Sampai disini, komitmen Prabowo terhadap para pendukung perlu diapresiasi. Alias tidak diragukan. Bukan untuk kepenting partai koalisi, terutama Gerindra? Nah, soal ini, kita tunggu langkah Prabowo pasca putusan MK. Sabar!

Lepas ada tidaknya intervensi terhadap MK sebagaimana dugaan intervensi atas institusi-institusi pemilu dan aparatur negara yang salama ini jadi perbincangan hangat publik, yang pasti Jokowi ditetapkan oleh MK menjadi presiden yang terpilih. Sah secara konstitusional.

Lalu, bagaiman nasib koalisi Prabowo-Sandi? Tetap, atau bubar? Publik tahu, Demokrat sudah balik kanan. Jauh hari sebelum Prabowo-Sandi memutuskan ke MK. PAN sudah bolak-balik ke istana. Untuk apa? Mosok sekedar ngopi? Ya enggaklah! Pasti ada pembicaraan khusus.

Yang jelas, kedua partai ini confirm mau bergabung dengan koalisi Jokowi-Ma'ruf. Soal diterima tidaknya, itu soal lain. Tapi, koalisi Prabowo-Sandi tinggal dua partai yaitu Gerindra dan PKS. Partai Berkarya? Gak masuk hitungan. Karena tak punya kursi di DPR.

Apakah Gerindra dan PKS akan bertahan sebagai oposisi? Bergantung! Pertama, kalau Gerindra komitmen terkait Wagub DKI, maka koalisi ini akan solid. Meski  hanya dua partai. Tak masalah, karena selama ini hanya dua partai inilah yang konsisten dan mampu bertahan sebagai oposisi. Pilihan sebagai oposisi itu tepat jika orientasinya adalah investasi suara untuk lima tahun kedepan. Mau jadi partai besar, pilihan yang tepat untuk tetap jadi oposisi.

Ini juga penting bagi tegaknya demokrasi. Karena syarat negara itu dianggap demokratis jika cek and balance itu terjadi. Parlemen tidak diisi oleh orang-orang yang pro pemerintah saja. Tetap ada oposisi yang mengontrol.

Kedua, bergantung daya tahan Gerindra menghadapi bujuk-rayu dan mungkin juga tekanan dari penguasa. Bahkan juga bujuk rayu dari kawan koalisinya sendiri. Partai apa itu? Ah, kayak gak tahu aja. Tanya sama Pak Amien Rais. Ini godaan yang cukup berat. Selain desakan sejumlah elit dari internal partai Gerindra sendiri.

Ketiga, bergantung juga seberapa besar tekanan yang datang dari para pendukung terhadap Prabowo-Sandi. Mereka akan sangat kecewa jika Prabowo-Sandi memutuskan untuk berkoalisi dengan Jokowi-Ma'ruf.

Meski pilihan untuk gabung dengan penguasa oleh partai dianggap logis, terutama untuk mengakomodasi kepentingan para kader dan alasan kebutuhan logistik, tapi bagi para pendukung Prabowo-Sandi tetap dianggap sebagai penghianat.

Selama ini, kenapa para pendukung memberikan pilihannya kepada Prabowo-Sandi, karena mereka tidak menginginkan Jokowi jadi presiden lagi. Makanya ada tagar #2019GantiPresiden. Lalu para pendukung ini all out dengan tenaga, dana, dan semua potensi kekuatannya dikerahkan sebagai ikhtiar mendorong Prabowo jadi presiden. Menggantikan Jokowi. Bahkan ada sembilan orang berkorban nyawa. Lalu, ketika kalah, Prabowo gabung dengan Jokowi. Kalau bukan penghianatan, itu apa namanya? Protes sejumlah pendukung.

Ketika Prabowo-Sandi melarang para pendukung untuk turun ke MK saja, mereka kecewa. Malah curiga. Apalagi ikut bergabung dengan kekuasaan. Makin kecewa lagi.

Jika Prabowo-Sandi ikut berkoalisi dengan penguasa, itu sama saja mengakui kemenangan Jokowi-Ma'ruf. Lalu kenapa sebelumnya teriak ada Kecurangan TSM? Berarti gak konsisten. Bukankah majunya Prabowo-Sandi didorong oleh kekhawatiran bahwa negara ini berjalan ke arah yang salah dan bahkan berpotensi bubar di tahun 2030? Kalau sekarang gabung, berarti narasi-narasi kampanye itu kebohongan belaka dong? Hanya sandiwara dong? Itulah kekecewaan para pendukung.

Dalam situasi dilematis ini, Prabowo sedang diuji. Kalau dia memutuskan untuk bersama-sama para pendukung, mengambil posisi sebagai oposisi, maka dia akan tetap dihormati bahkan diapresiasi sebagai pahlawan. Narasi patriotisme yang selama ini digaungkankan oleh Prabowo akan di-amin-kan oleh para pendukungnya. Tapi, jika Prabowo justru memutuskan sebaliknya, menerima pinangan istana dan bergabung dalam koalisi kekuasaan, maka rakyat yang mendukungnya akan menganggap Prabowo sebagai pecundang. Kini rakyat yang mendukung Prabowo sedang menunggu, apakah Prabowo akan memilih jadi pahlawan, atau pecundang. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 26/6/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
PKS Minta PLN Gratiskan Listrik Rumah Ibadah Selama Darurat Corona

PKS Minta PLN Gratiskan Listrik Rumah Ibadah Selama Darurat Corona

Kamis, 09 Apr 2020 23:39

Terima Kasih Bapak Presiden SBY

Terima Kasih Bapak Presiden SBY

Kamis, 09 Apr 2020 22:50

Al Faruq dan Solusi Saat Wabah, Rindukah Kita?

Al Faruq dan Solusi Saat Wabah, Rindukah Kita?

Kamis, 09 Apr 2020 22:24

Viral Lagu Aisyah Istri Rasulullah, No Baper-Baper Club Ya!

Viral Lagu Aisyah Istri Rasulullah, No Baper-Baper Club Ya!

Kamis, 09 Apr 2020 22:02

Tentara Pakistan Tembak Jatuh Drone Pengintai India di Perbatasan Kashmir

Tentara Pakistan Tembak Jatuh Drone Pengintai India di Perbatasan Kashmir

Kamis, 09 Apr 2020 21:45

Rizal Ramli: Presiden Habibie dan Gus Dur Dikritik dan Dihina Secara Brutal, tapi Tak Asal Tangkap

Rizal Ramli: Presiden Habibie dan Gus Dur Dikritik dan Dihina Secara Brutal, tapi Tak Asal Tangkap

Kamis, 09 Apr 2020 21:42

100 Dokter Italia Meninggal Karena Virus Mematikan Cina Covid-19

100 Dokter Italia Meninggal Karena Virus Mematikan Cina Covid-19

Kamis, 09 Apr 2020 21:25

Koalisi Pimpinan Saudi Umumkan Gencatan Senjata 2 Pekan di Yaman dalam Upaya Perangi Pendemi Corona

Koalisi Pimpinan Saudi Umumkan Gencatan Senjata 2 Pekan di Yaman dalam Upaya Perangi Pendemi Corona

Kamis, 09 Apr 2020 21:06

Militer Yaman Rebut Kembali Bagian Kamp Strategis Al-Labnat dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Militer Yaman Rebut Kembali Bagian Kamp Strategis Al-Labnat dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Kamis, 09 Apr 2020 20:45

Hadapi Wabah Corona, Bukhori Minta Kemenag Suntik Optimisme dan Spritualitas Umat

Hadapi Wabah Corona, Bukhori Minta Kemenag Suntik Optimisme dan Spritualitas Umat

Kamis, 09 Apr 2020 20:33

Inggris Ucapkan Terima Kasih ke Turki untuk Kiriman Pasokan Medis untuk Perangi Corona

Inggris Ucapkan Terima Kasih ke Turki untuk Kiriman Pasokan Medis untuk Perangi Corona

Kamis, 09 Apr 2020 20:25

Doa Mustajab di Ujung Hari Jum’at, Mari Berdoa Agar Wabah Covid 19 Segera Sirna

Doa Mustajab di Ujung Hari Jum’at, Mari Berdoa Agar Wabah Covid 19 Segera Sirna

Kamis, 09 Apr 2020 19:33

Update 9 April 2020 Infografis Covid-19: 3293 Positif, 252 Sembuh, 280 Meninggal

Update 9 April 2020 Infografis Covid-19: 3293 Positif, 252 Sembuh, 280 Meninggal

Kamis, 09 Apr 2020 19:19

Laporan: Sekitar 150 Bangsawan Saudi Diyakini Terinfeksi COVID-19

Laporan: Sekitar 150 Bangsawan Saudi Diyakini Terinfeksi COVID-19

Kamis, 09 Apr 2020 18:02

Political Dancing

Political Dancing

Kamis, 09 Apr 2020 16:47

Ramadhan, Akhir Masa Pemberlakuan PSBB di Jakarta

Ramadhan, Akhir Masa Pemberlakuan PSBB di Jakarta

Kamis, 09 Apr 2020 13:50

Kuatkan Imunitas Tubuh dengan Memperbanyak Istighfar dan Taubat

Kuatkan Imunitas Tubuh dengan Memperbanyak Istighfar dan Taubat

Kamis, 09 Apr 2020 13:47

Bagikan Masker dan Makanan, DDII Bengkulu: Da'wah Tak Harus di Atas Mimbar

Bagikan Masker dan Makanan, DDII Bengkulu: Da'wah Tak Harus di Atas Mimbar

Kamis, 09 Apr 2020 09:15

Ramadhan 2020 Masih Pandemi Covid, Masjid Istiqlal Antar Makanan Berbuka dan Siapkan Tausiyah Online

Ramadhan 2020 Masih Pandemi Covid, Masjid Istiqlal Antar Makanan Berbuka dan Siapkan Tausiyah Online

Kamis, 09 Apr 2020 05:07

Legislator Minta PLN Transparan Soal Tarif Listrik di Masa Darurat Corona

Legislator Minta PLN Transparan Soal Tarif Listrik di Masa Darurat Corona

Kamis, 09 Apr 2020 01:42


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X