Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.631 views

UAS ke Prabowo, Jokowi Kelar?

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Mendekati tanggal 17 April, Prabowo-Sandi kebanjiran dukungan. Sejumlah tokoh dengan pengaruh dan nama beken berbondong-bondong. Mulai kalangan pengusaha, militer hingga ulama. Kalau artis? Tak terhitung jumlahnya.

Dimulai dari Ustadz Bachtiar Nasir, ketua Majlis Pelayan Indonesia (MPI). Terang-terangan deklarasi dukung Prabowo-Sandi. Dan dua kali hadir di acara kampanye Prabowo: di GBK Jakarta dan Sriwedari Solo.

Erwin Aksa, pengusaha muda nan kaya dari keluarga Kalla pun terpaksa meninggalkan posisinya di Golkar dan balik badan untuk mendukung Prabowo-Sandi. Tak tanggung-tanggung, Erwin ajak serta 1000 pengusaha. Bawa duit gak? Nah, itu yang publik gak tahu.

Selain Erwin, ada Dahlan Iskan. Pemilik koran Jawa Pos yang dikenal sebagai sosok idealis dan bersih ini pun merapat ke Prabowo. Kendati kedua pengusaha ini merapat di injury time.

Kenapa umumnya pengusaha dukung di injury time? Ada dua kemungkinan. Pertama, karena menghindari benturan dengan penguasa. Mana berani pengusaha-pengusaha besar dukung oposisi? Ijin usaha dan pajak bisa jadi masalah. Begitulah kira-kira yang terjadi. Represif dong?

Kedua, atau karena arah angin sudah mulai berubah. Umumnya pengusaha ikut petunjuk angin. Kemana angin kemenangan itu bertiup, kesitulah mereka menaruh uang dan modalnya. Dan satu lagi kelebihan pengusaha, lihai menyalib di tikungan. Dan di tikungan itulah seringkali ulama dan relawan ditinggalkan. Alasannya macam-macam. Mulai dari kompetensi sampai keikhlasan.

Dari kalangan militer, ada Gatot Nurmantyo. Mantan Panglima TNI yang dicopot Jokowi sebelum waktunya ini juga merapat ke Prabowo. Setelah hampir enam bulan melihat-lihat, menghitung, mengkalkulasi, dan entah berapa berinteraksi, akhirnya merapat juga ke Prabowo. Hadir di acara pidato kebangsaan Prabowo hari ini (12/4) di Surabaya.

Selain nama-nama beken itu, ada dua tokoh yang paling fenomenal. Sultan Hamengkubuwono ke X dan Ustaz Abdussomad (UAS). Keduanya memiliki cerita unik dan heroik.

Sebelumnya, sempat Sang Raja Jogja disowani Jokowi. Diantar Megawati, ketum PDIP dan sejumlah orang penting di istana. Keluar dari rumah Raja, wajah Jokowi dan Mega terlihat lesu. Menolak wawancara dengan wartawan. Kabarnya Sang Raja tak bersedia mendukung. Berani ya? Padahal, belum ada satupun kepala daerah yang berani menolak pinangan istana.

Tapi, ketika Prabowo hadir, Sang Raja tampak lebih hangat dan bersemangat. Masyarakat lalu menyimpulkan bahwa Sang Raja condong ke Prabowo-Sandi.

Dan Kamis lalu (11/4), giliran ustadz kondang bernama Abdussomad (UAS) ketemu Prabowo. Entah dimana mereka bertemu. Hingga hari ini, tempat dan jam pertemuan dirahasiakan. Kok pakai rahasia segala? Kabarnya, ada pihak yang tak ingin UAS dukung 02. Netral saja!

UAS nekat. Temui Prabowo. Berbincang berdua. Dan, pembicaraan keduanya direkam. Rekamannya dikirim ke TV One dan tayang.

Gempar! Akhirnya publik tahu ternyata UAS dukung Prabowo. Serius? Kalau nonton rekamannya, itu asli. Otentik. Bukan hoak.

"Dua hal yang saya minta dari Bapak jika nanti terpilih jadi presiden. Pertama, jangan undang saya ke istana. Kedua, jangan kasih saya jabatan apapun."

Legitimed! Narasinya merepresentasikan kelasnya sebagai ulama. Dukungan yang polos dan ikhlas. Narasi ini tidak saja melegitimasi UAS sebagai seorang ulama', tapi juga melegitimasi apa yang UAS sampaikan.

Diantara yang UAS sampaikan bahwa Prabowo akan terpilih jadi presiden. Pertama, dari pengamatan UAS di lapangan. Ketika UAS ceramah dari Sabang sampai Merauke, selalu dihadang salam dua jari. Dan kedua, dari pengamatan mata batin. Sejumlah ulama khos yang disowani UAS mengatakan bahwa Prabowo akan menang.

Kombinasi nalar dan mata batin UAS melihat fenomena politik di pilpres kali ini disampaikan ke Prabowo. Apa adanya. Soal benar tidaknya, tetap tanggal 17 April jadi penentu takdirnya.

Denny JA, surveyer Jokowi-Ma'ruf yang sekaligus merangkap sebagai timses ini pernah bilang: kalau UAS netral, Jokowi-Ma'ruf menang. Sekarang, UAS sudah dukung Prabowo-Sandi. Apakah berarti Jokowi-Ma'ruf kelar? Biar Denny JA yang jawab. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 12/4/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Latest News
Kelompok Bantuan Internasional Sebut Kondisi di Idlib Suriah Telah Mencapai titik krisis

Kelompok Bantuan Internasional Sebut Kondisi di Idlib Suriah Telah Mencapai titik krisis

Senin, 20 May 2019 20:00

Hamas: Tidak Ada Kompromi dalam Kehidupan Sehari-hari bagi Warga Palestina di Gaza

Hamas: Tidak Ada Kompromi dalam Kehidupan Sehari-hari bagi Warga Palestina di Gaza

Senin, 20 May 2019 19:26

Harga Bawang Putih Naik, Rakyat Menjerit

Harga Bawang Putih Naik, Rakyat Menjerit

Senin, 20 May 2019 14:28

Membedah Persoalan Sebab Kematian Mendadak Petugas Pemilu Dari Perspektif Keilmuan

Membedah Persoalan Sebab Kematian Mendadak Petugas Pemilu Dari Perspektif Keilmuan

Senin, 20 May 2019 13:20

Amien Rais Dipanggil Polisi sebagai Saksi Kasus Makar People Power

Amien Rais Dipanggil Polisi sebagai Saksi Kasus Makar People Power

Senin, 20 May 2019 13:16

Dituduh Makar, Lieus Sungkharisma Diciduk Polda Metro Jaya

Dituduh Makar, Lieus Sungkharisma Diciduk Polda Metro Jaya

Senin, 20 May 2019 12:19

Dana Zakat Seharusnya Dikelola Siapa?

Dana Zakat Seharusnya Dikelola Siapa?

Senin, 20 May 2019 11:40

Solusi Stabilitas Harga Pangan Ada di Tangan Penguasa

Solusi Stabilitas Harga Pangan Ada di Tangan Penguasa

Senin, 20 May 2019 10:47

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

Senin, 20 May 2019 09:55

Setop Stigma Negatif pada People Power

Setop Stigma Negatif pada People Power

Senin, 20 May 2019 06:01

Polisi adalah Aparat Negara, Bukan Alat Politik Rezim

Polisi adalah Aparat Negara, Bukan Alat Politik Rezim

Senin, 20 May 2019 04:01

Pasukan India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir

Pasukan India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir

Senin, 20 May 2019 01:39

Hendropriyono Tuding Pendukung Prabowo Mulai Ompong

Hendropriyono Tuding Pendukung Prabowo Mulai Ompong

Ahad, 19 May 2019 23:37

Bus Pariwisata Jadi Sasaran Serangan Bom di Mesir

Bus Pariwisata Jadi Sasaran Serangan Bom di Mesir

Ahad, 19 May 2019 23:14

Titik Balik Otoritarian di Rezim Jokowi

Titik Balik Otoritarian di Rezim Jokowi

Ahad, 19 May 2019 23:01

Pengacara Eggi Minta People Power 2014 Diusut

Pengacara Eggi Minta People Power 2014 Diusut

Ahad, 19 May 2019 22:33

Meski Juara, Kursi PDIP Rontok di DKI Jakarta

Meski Juara, Kursi PDIP Rontok di DKI Jakarta

Ahad, 19 May 2019 22:33

Dewan Militer Sudan Lanjutkan Pembicaraan dengan Para Demonstran

Dewan Militer Sudan Lanjutkan Pembicaraan dengan Para Demonstran

Ahad, 19 May 2019 21:42

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 7,9 Persen

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 7,9 Persen

Ahad, 19 May 2019 21:41

Pasukan Irak Klaim Tangkap Komandan Daesh di Mosul

Pasukan Irak Klaim Tangkap Komandan Daesh di Mosul

Ahad, 19 May 2019 21:14


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 20/05/2019 06:01

Setop Stigma Negatif pada People Power