Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.486 views

Jokowi Kaget Komjen Budi Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka Korupsi

JAKARTA (voa-islam.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi memberikan kejutan menjelang pelantikan Kepala Kepolisian RI. KPK menetapkan Komisaris Jenderal Budi Gunawan, yang menjadi calon tunggal Kapolri, sebagai tersangka kasus rekening gendut. Menurut KPK, calon Kapolri ini dijerat atas kasus kepemilikan rekening yang mencurigakan.

Lalu apa reaksi Presiden Jokowi pasca KPK menetapkan Komjen Budi Gunawan yang juga calon tunggal Kapolri sebagai tersangka. Penetapan tersangka ini mengagetkan banyak pihak. 


"Kaget saja, beliau kaget. Karena selama ini, beliau (Komjen Budi-red) tidak ada keputusan hukum," jelas Mensesneg Pratikno di Istana Negara, Jakarta, Selasa (13/1/2015).

Menurut Pratikno, karena tak ada kendala hukum pada Budi, Istana pun memberi lampu hijau dengan menyodorkan Budi ke DPR sebagai calon Kapolri.

"Jadi proses dijalankan," tutur Pratikno.

Lalu bagaimana setelah penetapan tersangka? "Tentu saja ini harus direspons ketika KPK sudah menetapkan," tutup dia.

Kronologi Penetapan Budi Gunawan sebagai Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Budi Gunawan, sebagai tersangka kasus dugaan suap dan penerimaan hadiah. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan kasus ini sudah lama masuk ke tahap penyelidikan. "Kami ada kronologi perkaranya, jadi tidak main-main," kata Bambang di kantornya, Selasa, 13 Januari 2015. (Baca: Status Tersangka Budi Gunawan Diketok Senin Malam)

Menurut dia, hasil analisis transaksi mencurigakan terhadap rekening Budi Gunawan dikeluarkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan pada Maret 2010. Hasil analisis itu diserahkan ke Kepolisian RI. Pihak Kepolisian lalu membalas surat tersebut melalui Kepala Badan Reserse Kriminal saat itu, Komisaris Jenderal Sutarman, pada 18 Juni 2010. Isinya mengenai pemberitahuan hasil penyelidikan. (Baca: Akhirnya, KPK Jadikan Budi Gunawan Tersangka)

Namun, kata Bambang, KPK sendiri mendapat informasi transaksi mencurigakan serupa dari masyarakat. Kemudian, pada Juni-Agustus 2010, tim KPK menggelar pengkajian serta mengumpulkan bahan dan keterangan. Lalu, pada 2012, hasil pengkajian diperiksa kembali. 

Menurut Bambang, ekspose pertama digelar pada Juli 2013. "Kami memperkaya dengan resume pemeriksaaan laporan harta kekayaan pejabat negara," katanya. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap laporan harta kekayaan pejabat negara dan dokumen yang dimiliki tersangka, KPK menggelar investigasi penyelidikan tertutup atau menaikkan kasus ke tahap penyelidikan pada Juli 2014. "Kami tidak main-main prosesnya, kami memetakannya juga," ujar Bambang.

Setelah melewati proses yang cukup panjang, akhirnya pada ekspose Senin, 12 Januari 2015, tim KPK sepakat menaikkan status Budi Gunawan sebagai tersangka.

Budi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi atas transaksi mencurigakan. KPK menjerat Budi dengan Pasal 12a atau b, Pasal 5 ayat 2, Pasal 11, atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP. 
[detik/tmp]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pembakaran Al-Qur'an Di Swedia Adalah Ujaran Kebencian, Bukan Kebebasan Berekspresi

Pembakaran Al-Qur'an Di Swedia Adalah Ujaran Kebencian, Bukan Kebebasan Berekspresi

Jum'at, 27 Jan 2023 16:32

Ribuan Warga Palestina Hadiri Pemakaman 9 Orang Yang Tewas Dalam Serangan Israel Di Kamp Jenin

Ribuan Warga Palestina Hadiri Pemakaman 9 Orang Yang Tewas Dalam Serangan Israel Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 15:07

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 11:17

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Jum'at, 27 Jan 2023 10:36

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Kamis, 26 Jan 2023 16:16

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Kamis, 26 Jan 2023 15:16

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Kamis, 26 Jan 2023 14:15

Mantan Menlu AS Mike Pompeo Klaim Berhasil Gagalkan Perang Nuklir India Dan Pakistan Pada 2019

Mantan Menlu AS Mike Pompeo Klaim Berhasil Gagalkan Perang Nuklir India Dan Pakistan Pada 2019

Kamis, 26 Jan 2023 13:34

AS Putuskan Akan Kirim 31 Tank Canggih M1 Abrams Ke Ukraina

AS Putuskan Akan Kirim 31 Tank Canggih M1 Abrams Ke Ukraina

Kamis, 26 Jan 2023 12:35

Training Ilmu EROSI, Cara Anda hadapi Masalah Dengan Tersenyum

Training Ilmu EROSI, Cara Anda hadapi Masalah Dengan Tersenyum

Kamis, 26 Jan 2023 11:37

Saling Anggap Adik-Kakak, Laki dan Wanita Bukan Mahram Boleh Chattingan?

Saling Anggap Adik-Kakak, Laki dan Wanita Bukan Mahram Boleh Chattingan?

Kamis, 26 Jan 2023 11:37

CAIR Desak Pemerintah AS Hentikan Penggunaan Daftar Pantauan 'Teroris'

CAIR Desak Pemerintah AS Hentikan Penggunaan Daftar Pantauan 'Teroris'

Kamis, 26 Jan 2023 11:06

8 Keunikan Pesantren Darul Munir, Modern dan Ramah Santri

8 Keunikan Pesantren Darul Munir, Modern dan Ramah Santri

Kamis, 26 Jan 2023 10:13

Mengapa Modi Tidak Ingin Warga India Tonton Film Dokumenter BBC Tentang Kerusuhan Gujarat??

Mengapa Modi Tidak Ingin Warga India Tonton Film Dokumenter BBC Tentang Kerusuhan Gujarat??

Rabu, 25 Jan 2023 22:05

Presiden Somalia Sebut Iran Ikut Campur Di Negaranya, Terapkan 'Agenda Subersif' Lewat Upaya Bantuan

Presiden Somalia Sebut Iran Ikut Campur Di Negaranya, Terapkan 'Agenda Subersif' Lewat Upaya Bantuan

Rabu, 25 Jan 2023 18:30

Puasa Khusus di Bulan Rajab; Boleh?

Puasa Khusus di Bulan Rajab; Boleh?

Rabu, 25 Jan 2023 15:05

Pakistan Naikan Hukuman Bagi Para Penghina Istri Nabi Dan Sahabat Hingga 10 Tahun Penjara

Pakistan Naikan Hukuman Bagi Para Penghina Istri Nabi Dan Sahabat Hingga 10 Tahun Penjara

Rabu, 25 Jan 2023 15:00

Prancis Pulangkan 15 Wanita Dan 32 Anak-anak Dari Kamp Tahanan Jihadis Di Suriah

Prancis Pulangkan 15 Wanita Dan 32 Anak-anak Dari Kamp Tahanan Jihadis Di Suriah

Rabu, 25 Jan 2023 13:59

Fintech Halal Yang Didukung Aramco Luncurkan Cabang Bank Fisik Di London

Fintech Halal Yang Didukung Aramco Luncurkan Cabang Bank Fisik Di London

Rabu, 25 Jan 2023 09:38

Tahukah Anda, Marah 10 Menit Tubuh Depresi Selama 16 Jam. Ini Solusinya

Tahukah Anda, Marah 10 Menit Tubuh Depresi Selama 16 Jam. Ini Solusinya

Rabu, 25 Jan 2023 09:26


MUI

Must Read!
X