Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
16.130 views

Belajar Sederhana dari Khalid Misy'al, Ketua Biro Politik Hamas

QATAR (voa-islam.com) - Hari itu, Selasa 9 September 2014 menjadi hari yang sangat berkesan bagi kami, Tim JITU yang diberangkatkan ke Suriah. Kami berempat, Muhammad Pizaro (Islampos), M. U. Salman (Bumisyam.com/Salam-Online), Fajar Shadiq (Kiblat.net) dan Abu Harits (FIPS) mendapatkan momen berharga yang takkan terlupakan.

Sekitar pukul 14.00 waktu Doha, kami menaiki Qatar Airways nomor penerbangan 240 jurusan Istanbul. Kami diberi kursi yang letaknya berderetan di kursi no 26. Ketika kami belum lama duduk, tiba-tiba Pizaro yang duduk di sebelah kiri saya setengah berteriak, “Eh ada Ismail Haniyeh.” Kami pun lantas celingukan mencari siapa yang dimaksud Pizaro. Mungkin dia sedang bercanda. “Eh bukan Haniyeh, Khalid Misy’al.”

Sejurus, kami cukup terpana. Pizaro tidak sedang bercanda. Seorang pria berambut putih penampilan flamboyan itu memang Khalid Misy’al. Ia dikawal sekitar pria berbadan tegap dengan jenggot panjang. Mereka berjas dan berkemeja rapih. Subhanallah. Kami betul-betul tak menduga bahwa kami akan satu pesawat dengan tokoh sekaliber Ketua Biro Politik Hamas.

Khalid dan pengawalnya duduk di sisi kiri pesawat di kursi nomor 25A, tepat bersebelahan dengan kami di deretan no 26. Kami yang kegirangan bak dapat durian runtuh, lantas kasak-kusuk berdiskusi bagaimana caranya agar bisa mewawancarai sosok yang jadi target Zionis itu. Kami tak ingin melewatkan momen langka ini.

Misy’al ternyata pribadi yang cukup ramah. Saat ia akan duduk ia menyapa kami terlebih dahulu. Tapi pengawalnya tetap saja menatap kami dengan mata waspada. 

Misy’al ternyata pribadi yang cukup ramah. Saat ia akan duduk ia menyapa kami terlebih dahulu. Tapi pengawalnya tetap saja menatap kami dengan mata waspada. Para pengawalnya duduk di depan dan di belakang kursi yang diduduki Misy’al. Usia mereka sekitar 30-40 tahunan. Gerak gerik tubuhnya terlihat bahwa mereka cukup profesional. Sebagian di antara mereka menyelipkan pistol di pinggang kanannya.

Saat itu, kursi di sekitar kami cukup kosong. Abu Harits dan Ubay Salman segera pindah ke bangku depan agar sejajar dengan Misy’al. Salah seorang pengawal Misy’al berpindah mendekati Abu Harits dan Ubay sehingga ia menjadi batas antara Misyal dan keduanya. Saya dan Pizaro tetap di bangku kami masing-masing. Pengawal Misy’al yang mendekati Abu Harits lantas memperkenalkan dirinya. Ia mengaku bernama Abdul Aziz. Abdul Aziz nampaknya yang paling muda dari seluruh pengawal Misy’al. Tapi kami tak yakin juga, sebab muka orang Timur Tengah lebih ‘boros’ ketimbang wajah-wajah orang Asia. Abu Harits nampak mengobrol banyak dengan Abdul Aziz. Kami pun terus menekan Abu Harits agar bisa mencuri waktu dengan Khalid Misy’al supaya ia mau diwawancarai kami. Maklum, hanya Abu Harits yang paling fasih berbahasa Arab di antara kami.

Dari hasil obrolan Abu Harits dan Abdul Aziz, tampaknya kemungkinan untuk bisa mewawancarai Misy’al cukup terbuka. Tapi kami baru akan bisa mewawancarainya saat pesawat akan mendarat. Mungkin para pengawal Misy’al tak ingin ada ‘kehebohan’ yang tak perlu saat penerbangan berlangsung. Sebab, penerbangan dari Doha ke Istanbul memakan waktu yang cukup lama. Kurang lebih 4 jam 30 menit. Oke, kami bisa bersabar. Tapi mudah-mudahan itu bisa segera terjadi.

Khalid Misy’al dan Mushaf Al-Qur’an

Sepanjang perjalanan seluruh perhatian kami tersedot ke Khalid Misy’al dan para Mujahidin Hamas yang menjadi pengawalnya. Kami cukup terkejut, saat Misy’al lebih memilih kelas ekonomi sebagai tumpangannya menuju Istanbul. Dengan kedudukan yang dimiliki dan hubungan dekatnya dengan para petinggi Qatar, jika ia meminta duduk di kelas eksekutif atau pesawat jet pribadi sekalipun bukan permintaan yang sulit dikabulkan oleh para petinggi Qatar. Pengawalan yang tidak berlebihan pun menarik dalam pengamatan kami. Meski tidak berlebihan, para pengawal Misy’al ini bergerak sangat profesional. Mereka selalu awas dan siaga dan merespon secara cepat terhadap perubahan situasi.

Abdul Aziz, salah seorang pengawal Misyal yang duduk bersisian dengan Abu Harits menghabiskan waktunya dengan mendengarkan murottal Al-Quran dari layar multimedia. Dari kursi belakang, tempat saya duduk, saya melihat bibir Abdul aziz lamat-lamat bergerak mengikuti irama murottal. Sementara pengawalnya yang lain ada yang memakai headset (mungkin juga sedang mendengarkan murottal), ada yang hanya duduk saja, dan ada yang sibuk mondar-mandir di belakang.

Sedangkan Misy’al, tak lama setelah ia duduk ia membaca koran Asy-Syarq, yang berbahasa arab. Dalam lembaran koran yang ia baca, saya melihat ada satu kolom berita yang di dalamnya ada foto dirinya. Saya pikir mungkin ia ingin mengecek tulisan wartawan yang telah mewawancarainya. “Ah, mudah-mudahan kami juga mendapat keberuntungan itu,” batin saya.

Setelah lembar demi lembar koran habis ia baca, Khalid Misy’al memejamkan matanya. Ia istirahat sejenak. Saya pun segera mencari kesibukan sendiri, meski mata ini terus memantau aktivitas tokoh yang kepalanya paling dicari oleh Bangsa Yahudi ini. Tak lama Khalid terbangun. Ia lantas merogoh sakunya dan tampaknya mengambil sesuatu. Ternyata Mushaf Al-Qur’an. Ia lantas membacanya. Lagi-lagi saya terpukau. Berapa banyak tokoh politik di Indonesia, negeri Muslim terbesar di dunia, yang menyempatkan diri membaca Al-Qur’an di pesawat? Atau di mobilnya? Atau di waktu-waktu senggang lainnya. Pemandangan ini membuat saya semakin kagum terhadap Mujahidin Hamas di Palestina. Tokoh politiknya pun tak pernah jauh dari Al-Qur’an. Semoga Allah memenangkan Hamas atas kebiadaban Zionis ‘Israel’.

Sejak itu, Misy’al memang banyak menghabiskan waktunya dengan mushaf Al-Qur’an. Kecuali saat ada pramugara/pramugari datang menawarkan makanan dan minuman.

Sejak itu, Misy’al memang banyak menghabiskan waktunya dengan mushaf Al-Qur’an. Kecuali saat ada pramugara/pramugari datang menawarkan makanan dan minuman. Saya masih ingat. Apa yang ia pesan sama dengan apa yang saya makan. Kari Domba dan Jus Jeruk. Mengingat Jus Jeruk pikiran saya jadi teringat Munir. “Ah lupakan!” Allah pasti akan menjaga para pejuangnya.

Setelah makan pun, Misy’al masih membaca mushaf. Hingga akhirnya kapten memberitahukan bahwa sekitar 20 menit lagi pesawat akan landing. Kami lagi-lagi mencolek Abu Harits. “Ayo dong Syekh, samperin,” ujar saya kepada Abu Harits. Sontak, Abu Harits ngobrol sebentar dengan Abdul Aziz dan langsung mendekati Khalid Misy’al. Bangku sebelahnya memang kosong. Pengawal yang tadinya duduk di situ pindah ke belakang sejak pesawat take off. Abu Harits lantas mengobrol berdua dengan Khalid Misy’al. Ia memperkenalkan diri bahwa kami dari tim jurnalis yang memiliki perhatian khusus terhadap Bumi Syam. Khalid sedikit menginterogasi Abu Harits. Abu Harits juga bercerita bahwa kami berempat akan melanjutkan perjalanan ke Suriah untuk melakukan kerja liputan di sana. Mendengar hal itu, Misy’al sangat senang dan mengapresiasi kami.

Sayang seribu sayang, permintaan wawancara kami tak dikabulkan Khalid Misy’al. Menurutnya, untuk langkah pertama kita berkenalan dulu. Tapi ia menawarkan korespondensi via telepon dan email. Abu Harits lantas menyodorkan nama website kami berempat, alamat email dan nomor telepon. Kami pun diberi nomor telepon dan emailnya. Khalid Misy’al meminta maaf tidak bisa memenuhi permintaan kami untuk diwawancara. Tapi ia menyodorkan dukungan dan penghargaannya atas upaya kami. Abu Harits pun dihadiahi sebotol minyak wangi dan titipan salam kepada rakyat Indonesia. “Sampaikan salam saya kepada seluruh rakyat Indonesia,” ujar Misy’al.

Meski tak bisa diwawancarai, Misy’al masih berbaik hati kepada kami. Ia membolehkan kami untuk mengambil kenang-kenangan berupa foto. Saat itu pesawat sudah landing di Istanbul dan penumpang lainnya bersiap-siap mau turun. Sejurus kemudian, para pengawal Misy’al menutup jalan dan mempersilakan kami berdiri untuk berfoto dengan Khalid Misy’al. “Sur’ah..sur’ah!” (Ayo cepat..cepat) ujar salah satu pengawal ketika saya mengambil foto kawan-kawan bersama Misy’al.

Pesawat pun berhenti. Sebagian penumpang turun. Khalid Misy’al pun nampak bersiap untuk turun. Kami berpelukan dan menjabat tangannya, tanda perpisahan akan segera dimulai. Ia menyalami kami lantas bergegas turun dari pesawat. Kami juga bersiap, mengambil tas di kabin dan mengikuti rombongan Misy’al. Turun dari pesawat, rombongan Misy’al belok kiri lantas turun di tangga darurat. Sementara kami berbelok ke kanan ke anjungan bandara. Saya baru menyadari, mungkin ini memang prosedur standar keamanan orang-orang penting dalam penerbangan. Mereka tidak turun ke lobi tapi langsung keluar via jalur emergency.

Pertemuan kami dengan Khalid Misy’al memang terbilang singkat. Tapi sangat berkesan mendalam bagi kami. Ternyata sosok yang sangat ditakuti di kancah politik Timur Tengah itu sangat sederhana, bersahaja dan figur pribadi yang ‘alim dan sederhana.

(Fajar Shadiq, jurnalis JITU untuk misi Suriah)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pejabat Hamas: Hubungan Dunia Maya Israel-Arab Akan Jadi Bencana Bagi Timur Tengah

Pejabat Hamas: Hubungan Dunia Maya Israel-Arab Akan Jadi Bencana Bagi Timur Tengah

Kamis, 02 Feb 2023 16:14

MUI: Politik Praktis Enggak Jelek, Kita Tak Bisa Hindari

MUI: Politik Praktis Enggak Jelek, Kita Tak Bisa Hindari

Kamis, 02 Feb 2023 14:35

Ukraina Tenggelamkan Lima Kapal Rusia Yang Membawa Tim Pengintai Dan Sabotase

Ukraina Tenggelamkan Lima Kapal Rusia Yang Membawa Tim Pengintai Dan Sabotase

Kamis, 02 Feb 2023 12:37

Israel Lakukan 700 Serangan Terhadap Warga Palestina Pada Bulan Januari

Israel Lakukan 700 Serangan Terhadap Warga Palestina Pada Bulan Januari

Kamis, 02 Feb 2023 11:45

Dokumen Inggris Ungkap Bush Perintahkan CIA Untuk 'Mengganti' Arafat Selama Intifada Ked

Dokumen Inggris Ungkap Bush Perintahkan CIA Untuk 'Mengganti' Arafat Selama Intifada Ked

Kamis, 02 Feb 2023 10:42

Ayo, Berbagi Jum'at Barokah ke Santri Penghafal Qur'an Ulil Albab – Solo

Ayo, Berbagi Jum'at Barokah ke Santri Penghafal Qur'an Ulil Albab – Solo

Rabu, 01 Feb 2023 16:03

Azerbaijan Tangkap 7 Orang 'Jaringan Mata-mata Iran'

Azerbaijan Tangkap 7 Orang 'Jaringan Mata-mata Iran'

Rabu, 01 Feb 2023 13:36

Lebih Dari 1.400 Warga Suriah Terbunuh Oleh Bom Tandan Rusia Dan Rezim Assad

Lebih Dari 1.400 Warga Suriah Terbunuh Oleh Bom Tandan Rusia Dan Rezim Assad

Rabu, 01 Feb 2023 10:25

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1444 H Jatuh Hari Kamis 23 Maret 2023, Idul Fitri 21 April 2023

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1444 H Jatuh Hari Kamis 23 Maret 2023, Idul Fitri 21 April 2023

Selasa, 31 Jan 2023 18:00

MK Tolak Legalkan Penikahan Beda Agama

MK Tolak Legalkan Penikahan Beda Agama

Selasa, 31 Jan 2023 17:13

Pengadilan Militer SNA Vonis Istri Pemimpin Islamic State Somalia 8 Tahun Penjara

Pengadilan Militer SNA Vonis Istri Pemimpin Islamic State Somalia 8 Tahun Penjara

Selasa, 31 Jan 2023 15:30

Haruskah Basuh Telinga Bagian Dalam Saat Mandi Janabat?

Haruskah Basuh Telinga Bagian Dalam Saat Mandi Janabat?

Selasa, 31 Jan 2023 15:00

Press Release Audiensi Presidium Duta Peradaban dengan Fraksi PKS DPR-RI

Press Release Audiensi Presidium Duta Peradaban dengan Fraksi PKS DPR-RI

Selasa, 31 Jan 2023 14:46

Adab Saat Menguap

Adab Saat Menguap

Selasa, 31 Jan 2023 13:00

Sudan Bebaskan Pria Yang Dinyatakan Bersalah Membunuh Diplomat AS

Sudan Bebaskan Pria Yang Dinyatakan Bersalah Membunuh Diplomat AS

Selasa, 31 Jan 2023 12:55

Hamas Tangkap Drone Mata-mata Israel, Ekstrak 'informasi sensitif' Terkait Pasukan Pendudukan

Hamas Tangkap Drone Mata-mata Israel, Ekstrak 'informasi sensitif' Terkait Pasukan Pendudukan

Selasa, 31 Jan 2023 12:05

59 Orang Tewas Dalam Pemboman Jibaku Di Sebuah Masjid Di Pakistan

59 Orang Tewas Dalam Pemboman Jibaku Di Sebuah Masjid Di Pakistan

Selasa, 31 Jan 2023 11:00

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

Selasa, 31 Jan 2023 10:05

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Selasa, 31 Jan 2023 09:13

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Senin, 30 Jan 2023 19:43


MUI

Must Read!
X