Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.794 views

Survey Abal-abal Masjid Radikal, Yuk Bangga jadi Aktivisnya

Oleh: Rochmah Ambarwati

Beberapa saat yang lalu, sebuah organisasi bernama P3M (Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat) menggemparkan masyarakat Indonesia dengan hasil surveynya. Disebutkan oleh P3M ada 41 masjid di Indonesia yang masuk ke dalam kategori radikal.

Ada lima kriteria radikal yang melekat dalam masjid yang masuk kategori ini, yaitu:

  1. Sikap terhadap 4 konsensus nasional, NKRI,Pancasila, UUD, Bhineka
  2. Sikap terhadap pemimpin non muslim  
  3. Sikap terhadap agama yang lain
  4. Sikap kepada kelompok minoritas, suku, agama
  5. Sikap terhadap pemimpin perempuan

Semakin negatif sikap yang diberikan maka akan menghantarkan ke semakin radikal masjid tersebut. Inilah penilaian sepihak yang telah dimunculkan oleh lembaga ini.

Tentu saja, banyak sekali respon yang diberikan oleh hasil survey ini. Mereka menentang dengan menilai bahwa survey ini sangat tidak logis dan dibuat-buat. Terlebih lembaga negara setara BIN ikut menerima hasil survey ini.

Miris, apa yang ditampakkan di dalam survey ini di tengah fakta bahwa Indonesia adalah negara dengan umat muslim terbesar di dunia. Sungguh, negara dengan jumlah muslim terbanyak ini malah memberikan penilaian yang sangat buruk dan negatif pada masjid itu sendiri.

Kita dapat lihat bahwa lima kriteria radikal yang disebutkan di atas sejatinya memang menjadi hal yang wajar dalam pengajaran agama Islam. Sikap Islam terhadap point nomer 2 dan 5 sudah sangat jelas. Ajaran Islam memang melarang adanya pemimpin dari agama lain dan dari golongan perempuan. Dalilnya jelas, sudah termaktub dalam al Quran dan As Sunnah.

Sedangkan untuk point pertama, tentu saja Islam menghargai institusi negara Indonesia dan sangat melarang adanya perpecahan. Islam justru sangat menganjurkan persatuan untuk seluruh umat. Dan kepada kelompok agama lain dan minoritas, seperti ada di point 3 dan 4, Islam tidak pernah memberikan ajaran kepada pemeluknya untuk menghina, memerangi atau menyakiti kelompok-kelompok ini. Islam sangat menghargai keyakinan agama dan kelompok lain tanpa memaksakan akidah islam untuk dianut semua manusia.

Hal ini banyak dibuktikan pada masa sejarah kehidupan rasul dan para sahabat. Umat agama lain sangat dijaga dan dihargai. Dalam islam ada istilah kafir dzimmi, yaitu kafir yang mendapatkan perlindungan dari negara dan hak yang sama dengan umat muslim karena kemauan mereka untuk tunduk dalam hukum islam walaupun tetap dengan akidah mereka.

Jadi, sungguh hasil survey ini dapat dikatakan sangat absurd terlebih dikeluarkan oleh satu lembaga yang dicitrakan berbasis agama Islam itu sendiri. Hal ini semakin membuktikan bagaimana jauhnya pemahaman Islam di benak kaum muslim. Kuatnya pengaruh ideologi sekuler juga telah menjalari tubuh umat muslim saat ini.

Jika kita lihat bagaimana Rasul memuliakan masjid, beliau menjadikannya sebagai sentral atau pusat dari kegiatan negara. Tidak hanya dalam hal ibadah ruhiyah saja, seperti sholat, berdzikir, membaca al quran atau pun untuk beri’tikaf, masjid pun digunakan Rasul untuk mendiskusikan masalah umat, membuat strategi penjalanan negara atau pun strategi perang. Masjid menjadi rumah kedua bagi kebanyakan kaum muslimin. Mereka betah dan nyaman sehingga menjadi tempat untuk berbagai aktivitas mereka.

Malangnya, di era modern seperti ini, masjid malah dianggap radikal ketika menyuarakan yang hak dan bersumber dari Islam itu sendiri. Sungguh, suatu hal yang sangat jauh dari Islam. Tak pantas hasil survey seperti itu apalagi dengan kriteria tak jelas seolah pihak penyurvey sama sekali tak paham tentang ajaran Islam sendiri. Semoga saja, semakin Islam dan masjidnya disudutkan begini, semakin banyak pemuda yang mau ke masjid untuk memakmurkannya. Biar saja mereka berkata apa, yang penting teladan kita tetap Rasulullah saja. Akur ya! (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Agar Ibadah Kita Diterima

Agar Ibadah Kita Diterima

Jum'at, 21 Feb 2020 22:52

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Jum'at, 21 Feb 2020 21:46

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Jum'at, 21 Feb 2020 21:07

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Jum'at, 21 Feb 2020 20:38

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Jum'at, 21 Feb 2020 19:30

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Jum'at, 21 Feb 2020 17:59

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Jum'at, 21 Feb 2020 17:51

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Jum'at, 21 Feb 2020 16:00

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Jum'at, 21 Feb 2020 15:15

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Jum'at, 21 Feb 2020 14:30

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Jum'at, 21 Feb 2020 13:45

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Jum'at, 21 Feb 2020 11:45

Saudi Cegat Rudal Balistik  Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Saudi Cegat Rudal Balistik Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Jum'at, 21 Feb 2020 11:15

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Jum'at, 21 Feb 2020 10:56

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Jum'at, 21 Feb 2020 09:53

Waspada Jebakan 2024

Waspada Jebakan 2024

Kamis, 20 Feb 2020 23:47

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI:  Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI: Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Kamis, 20 Feb 2020 22:09

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Kamis, 20 Feb 2020 21:20

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Kamis, 20 Feb 2020 21:12

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Kamis, 20 Feb 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Rabu, 19/02/2020 08:24

Menghadapi Virus Corona