Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.766 views

Film KTI, Wujud Seni Kebebasan dalam Sistem Sekuler?

Oleh : Miranda Anugrah Usman 

Industri perfilman kembali menjadi alat menggaungkan kehadiran kaum eljibiti.  Setelah tayang pada tanggal 18 April yang lalu, film Kucumbu Tubuh Indahku (KTI) ini menuai banyak kontroversi. Bagaimana tidak, beberapa adegan dalam film garapan sutradara Garin Nugroho ini menampilkan kisah seorang pria yang jelas-jelas telah melabrak kodratnya.

Dikisahkan bahwa pemeran utama dalam film ini adalah seorang laki-laki yang berprofesi sebagai penari tradisional yang hampir punah, yaitu tari Lengger Lanang. Dimana penari dalam tarian itu merupakan kaum pria yang berdandan seolah-olah dirinya adalah wanita.  Tarian ini merupakan salah satu seni tari asal banyumas dan kabarnya sudah ada sejak zaman majapahit.

Mengangkat tema tentang kisah cinta sejenis penari ini, mengakibatkan terjadinya kontroversi di masyarakat. Sejak penayangan perdananya, telah muncul setidaknya dua petisi yang menolak penayangan film ini. Bahkan walikota Depok telah mengeluarkan surat perintah untuk menolak penayangan film ini di bioskop-bioskop daerah Depok. Namun demikian, masih ada juga pihak-pihak yang mendukung penayangan film ini. Tentu saja dukungan itu datang dari para pro eljibiti.

Sistem Sekuler dan Kebebasan Kaum Pelangi

Melihat kasus ini, sangatlah jelas bahwa sistem sekulerisme telah memberikan kebebasan sebesar-besarnya kepada seseorang, bahkan jika hal itu adalah sesuatu yang melanggar kodrat dan keimananya. Sistem rusak ini telah menghalalkan segala sesuatu yang di murkai Allah SWT dengan mengatasnamakan HAM. Sehingga seseorang akan merasa bebas melakukan apa saja walaupun hal itu tidak sesuai dengan ajaran agama bahkan melawan fitrahnya, asalkan telah mengantongi izin HAM.

Tidak adanya kontrol negara secara totalitas dalam penayangan film-film Indonesia ini telah menjadi bukti bahwa sistem ini tidak becus dalam mengurus kesiapan mental para generasi muda. Karena tentu saja film-film seperti di atas akan membidik para remaja yang diibaratkan sebagai gelas kosong. Mereka belum mengetahui jati dirinya sehingga akan lebih mudah terpengaruh dengan adanya film-film yang mengandung unsur eljibiti ini.

Sangat jelaslah bahwa dalam sistem yang rusak ini, segala sesuatu dapat menjadi media untuk merusak generasi. Dengan adanya pemberian hak dan kebebasan sebesar-besarnya itulah, yang menimbulkan timbulnya kelompok-kelompok yang sudah tidak malu lagi melabrak syariat bahkan melenceng dari kodrat aslinya.

Menjadi bagian dari kelompok eljibiti ini bukanlah sesuatu yang dianggap tabu lagi. Bahkan para orang tua saat ini malah terbawa arus dengan melatih anak mereka sebagai seorang gay sedari kecil. Mereka menganggap sikap kemayu anak lelakinya hanyalah sebagai bahan lelucon semata tanpa memikirkan masa depan yang akan terus membayangi jika tak dikontrol sejak dini.

Islam dan seni                                  

Dalam Islam, seni bukanlah sesuatu hal yang dilarang asalkan sesuai dengan syariat. Keberadaan seni perfilman itu seharusnya menjadi media untuk berdakwah dan mengajak kembali kepada kebenaran, bukan sebaliknya.

Dengan kemajuan iptek dan teknologi, maka media untuk berdakwah dan menyampaikan kebaikan pun harus terus di upgrade. Karena para remaja saat ini senang dengan kegiatan menonton film, maka industri perfilman pun harus dikuasai oleh para pendakwah Islam. Sehingga akan tertutuplah kesempatan para perusak generasi untuk menguasai pemikiran remaja dari hal-hal yang menyesatkan yakni menyebarluaskan gaya hidup bebas dan jelas bertentangan dengan syariat Islam.

Untuk itu, sangat diperlukan peran negara dalam hal ini pemerintah untuk dapat mengabulkan hal tersebut. Jika pemerintah sudah dapat menyortir dengan baik apa yang menjadi konsumsi para remaja, maka tidak akan menjadi kekhawatiran bersama lagi anak-anak kita menjadi korban dari pefileman yang mengandung unsur sara dan eljibiti.

Dan tentunya pemerintah yang demikian itu hanya akan kita temui apabila sistem sekuler yang rusak ini telah tergantikan dengan sistem Islam yang mulia. Apabila sistem Islam telah diterapkan secara kaffah (keseluruhan) baik dalam kehidupan keseharian maupun dalam bernegara, maka tidak akan kita jumpai lagi pemerintahan yang meloloskan uji sensor film yang mengandung gaya hidup bebas, hedonism, dan pemikiran-pemikiran sesat lainnya. Wallahu’alam bi ash-shawab. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah Mahasiswa Universitas Halu oleo.

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Kamis, 09 Jul 2020 22:13

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

Kamis, 09 Jul 2020 21:30

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Kamis, 09 Jul 2020 21:05

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Kamis, 09 Jul 2020 20:48

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

Kamis, 09 Jul 2020 19:44

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Kamis, 09 Jul 2020 18:15

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Kamis, 09 Jul 2020 17:00

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Kamis, 09 Jul 2020 16:28

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Kamis, 09 Jul 2020 15:00

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Kamis, 09 Jul 2020 14:15

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Kamis, 09 Jul 2020 12:59

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Kamis, 09 Jul 2020 09:26

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Kamis, 09 Jul 2020 08:18

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

Kamis, 09 Jul 2020 07:00

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Rabu, 08 Jul 2020 23:55

Konsep

Konsep "Tangguh Semeru" di Jawa Timur, Solusi Tatanan Baru ?

Rabu, 08 Jul 2020 23:20

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Rabu, 08 Jul 2020 23:06

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Rabu, 08 Jul 2020 22:59

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

Rabu, 08 Jul 2020 21:52

Arab Saudi Berencana Sediakan 1 Juta Lapangan Pekerjaan Bagi Perempuan Pada 2030

Arab Saudi Berencana Sediakan 1 Juta Lapangan Pekerjaan Bagi Perempuan Pada 2030

Rabu, 08 Jul 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X