Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.599 views

Belajar dari Sang Khalifah

 

 

Oleh:

Lay MujahidaFillah*

 

TIDAK terasa waktu telah berlalu begitu cepat. Secepat menyebarnya pula virus Covid-19 ini ke seluruh bagian dunia, termasuk Indonesiapun tak luput dari 'serangan' virus Covid-19 ini. Sampai saat ini tiba, Indonesia juga telah kehilangan ratusan nyawa dan tidak sedikit juga yang sedang terancam nyawanya.

Hei, nyawa itu nggak murah lho. Karena nyawa adalah waktu kehidupan seseorang. Apalagi khususnya bagi seorang muslim. Allah SWT sangat membenci hilangnya nyawa seorang muslim dengan sia-sia.

Apalagi di Indonesia ini mayoritas masyarakatnya adalah beragama Islam. Tentu saja itu adalah tanggung jawab sang kepala negara untuk mengayomi dan mengurusi rakyatnya. Karena raja adalah pelayan rakyat. Begitu ia siap menduduki kursi pemimpin, itu artinya dia juga siap memikul beban ratusan, bahkan ribuan orang di pundaknya. Yeah, menjadi pemimpin itu memang tidak mudah, ia memiliki banyak amanah yang nanti akan dipertanggungjawabkan.

Tapi kembali lagi, sayang seribu sayang, kita saat ini hidup di era kapitalisme, yang mana keuntungan dan materi adalah segalanya. Siapa yang peduli tentang amanah dan tanggung jawab? Hal tersebut membuat cara berfikir manusia menjadi kacau dan bergeser dari fitrahnya. Sehingga, di tengah pandemi yang sedang mengancam nyawa ini, rezim malah membuat arah kebijakan yang tidak jelas dalam menghentikan penyebaran virus.

Pemangku kekuasaan malah sibuk membeda-bedakan antara mudik dan pulang kampung, di mana keputusan mudik dilarang, tapi pulang kampung diperbolehkan. Yang mana protokol ini banyak celah dan bisa berakibat fatal bagi seluruh rakyat. Sama sekali tidak bisa diharapkan untuk menghentikan penyebaran virus.

Hal ini membuat waktu terbuang sia-sia. Di tengah rakyat yang sedang memperjuangkan hidupnya, rezim malah sibuk dengan segala kebijakan yang tidak jelas. Padahal apa bedanya dengan mudik dan pulang kampung? Dalam KBBI pun tertulis mudik adalah pulang kampung. Padahal seharusnya, di saat wabah seperti ini dibutuhkan gerak cepat dan tepat agar tak memakan korban lagi.

Entahlah, kita memang tak bisa berharap kepada sistem kapitalisme, hasil akal manusia yang terbatas. Kita memerlukan solusi langsung dari sang pencipta langit dan bumi yang telah disampaikan sejak dahulu kala kepada Rasulullah Muhammad SAW. Jelas hanya sistem Islam yang dapat menyelesaikan segala problem manusia secara cepat dan tepat, dan orientasinya juga jelas untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Karena hal yang terpenting dalam Islam bukanlah materi, tetapi ridho Allah SWT. Yang mana keridhoan Allah SWT dapat dicapai dengan mengikuti segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya.

Sehingga secara otomatis, seorang muslim yang tujuan hidupnya adalah meraih ridho Allah, pasti akan selalu berusaha untuk menaati aturan-Nya. Satu-satunya aturan yang akan membawa rahmat bagi semesta alam.

Hingga ketika telah terbangun kehidupan Islam dalam bermasyarakat maupun bernegara, rakyat juga akan memahami secara penuh kebijakan yang telah ditentukan. Sistem Islam juga bertanggung jawab penuh atas konsekuensi pemberlakuannya. Mereka semua kembali berjalan di jalan yang seharusnya, dengan tujuan bersama-sama meraih ridho-Nya.

Contoh nyata bisa kita dapatkan saat negara Islam yang jelas memakai sistem Islam, dipimpin oleh Khalifah Umar bin Khattab. Saat itu terjadi pula wabah di bawah kepemimpinan beliau. Meski saat itu beliau dan para sahabat sedang perjalanan menuju ke Syam, tapi begitu di beritakan bahwa Syam sedang terkena wabah Amwas.

Tak butuh waktu lama, sang Khalifah langsung kembali ke Madinah dan menjalankan sabda nabi SAW : 'jika kalian berada di suatu tempat (yang terserang wabah), maka janganlah kalian keluar darinya, apabila kalian mendengar wabah itu di suatu tempat, maka janganlah kalian mendatangiya.' "

Setelah itu Khalifah Umar pun segera menetapkan lockdown. Tapi tidak sampai di situ, sang pemimpin juga memastikan kebutuhan seluruh rakyat terpenuhi selama lockdown. Bahkan beliau juga tidak segan-segan ikut turun ke posko-posko dan memanggul karung gandum sendiri di pundaknya untuk dibagikan kepada rakyat.

Melihat keadaan saat ini, sudah saatnya kita kembali kepada Islam. Karena hanya negara Islam-lah yang dapat melahirkan pemimpin-pemimpin hebat, seperti Abu Bakar,  Umar bin Khattab dst. Sebelum jatuh terlalu dalam, mari kita bangkit dan kembali pada Illahi. Semoga Allah merahmati kita semua. Wallahua'lam bishowab.

Penulis adalah siswi SMP Mutiara Ummah Sidoarjo,Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Jaminan Pangan Halal

Jaminan Pangan Halal

Senin, 20 Sep 2021 14:08

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Gegabah Mengumbar Tuduhan Radikal

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Gegabah Mengumbar Tuduhan Radikal

Senin, 20 Sep 2021 13:00

Taliban Sebut Anak Perempuan Dapat Kembali Bersekolah Setelah Lingkungan Aman

Taliban Sebut Anak Perempuan Dapat Kembali Bersekolah Setelah Lingkungan Aman

Senin, 20 Sep 2021 12:55

Kecam Penyerangan Tokoh Agama di Tangerang dan Makassar, Legislator Desak Polri Tangkap Pelaku

Kecam Penyerangan Tokoh Agama di Tangerang dan Makassar, Legislator Desak Polri Tangkap Pelaku

Senin, 20 Sep 2021 12:27

Fahira Idris Dukung Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara

Fahira Idris Dukung Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara

Senin, 20 Sep 2021 11:58

Laporan: Mossad Bunuh Ahli Nuklir terkemuka Iran Dengan 'Robot Pembunuh'

Laporan: Mossad Bunuh Ahli Nuklir terkemuka Iran Dengan 'Robot Pembunuh'

Ahad, 19 Sep 2021 21:00

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Pemboman Pipa Gas Alam Utama Di Tenggara Suriah

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Pemboman Pipa Gas Alam Utama Di Tenggara Suriah

Ahad, 19 Sep 2021 20:35

Israel Klaim Tangkap Kembali 2 Pejuang Palestina Tersisa Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Israel Klaim Tangkap Kembali 2 Pejuang Palestina Tersisa Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Ahad, 19 Sep 2021 20:06

Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Ahad, 19 Sep 2021 19:53

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Ahad, 19 Sep 2021 15:35

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Ahad, 19 Sep 2021 14:30

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Ahad, 19 Sep 2021 11:46

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Ahad, 19 Sep 2021 09:18

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ahad, 19 Sep 2021 08:20

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Sabtu, 18 Sep 2021 21:31

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

Sabtu, 18 Sep 2021 20:25

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Sabtu, 18 Sep 2021 19:48

 HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

Sabtu, 18 Sep 2021 16:55


MUI

Must Read!
X