Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.540 views

Hutang Ribawi Bikin Hidup Tak Harmoni

 

Oleh: Isti Shofiah

"Saya berharap ini jd berita positif. Saya pribadi hanya ingin menjalankan new normal versi saya. Pengen hidup tenang seadanya dan apa adanya tanpa ada hutang, have a nice day," tulis Ivan Gunawan dalam akun Instagramnya.

Hidup dengan kartu kredit sudah menjadi hal lumrah di kalangan masyarakat menengah ke atas, termasuk para artis. Mereka merasa belum keren jika belum memakainya. Sebab, itu semua memang dinarasikan demikian, sehingga kalangan atas berlomba memakainya tanpa memperhatikan hukum agama tentangnya. Padahal, pemakaiannya memaksa mereka hutang dengan bunga, tentunya.

Manusia ingin hidup nyaman itu fitrah. Di sistem kapitalisme saat ini, istilah hidup nyaman diidentikkan dengan banyaknya materi, baik uang maupun barang branded yang dimiliki. Sehingga, mereka kalangan atas memilih jalan pintas untuk bisa hidup mewah meski hasil ngutang di balik kartu kreditnya. Ya, secara dzahir mereka terlihat kaya, tetapi sejatinya banyak beban hidup yang ditanggung karena hutang.

Rafi Ahmad misalnya. Dengan mobil sport dan beberapa mobil serta rumah mewah yang dimiliki tentu orang lain mengira hidupnya nyaman, berlimpahan materi maka tentu mereka bahagia. Padahal, Raffi sendiri pernah mengungkapkan bahwa ia bekerja keras berangkat pagi pulang pagi hanya untuk bayar cicilan. Miris kan?

Dan hal serupa juga dilakukan Ivan Gunawan. Designer kondang itu memakai sebanyak enam buah kartu kredit. Tentu, tujuannya sama yakni ingin tetap hidup mewah meski dengan cara ngutang. Namun, pada akhirnya ia pun menyadari bahwa dengan banyaknya hutang membuat hidupnya tak tenang, terlebih di masa wabah seperti ini. Ia mengatakan bahwa pemasukan dana tak banyak sedangkan cicilan tetap harus dibayarkan dan tak dapat ditunda. Maka, Ia ingin hidup dengan tenang tanpa bayang-bayang hutang dengan berhenti memakai kartu kredit.

Hedonisme sungguh menyerang negeri ini ke berbagai kalangan. Demi sebuah gaya hidup, banyak yang rela melakukan segala cara. Mereka tak peduli melanggar norma agama atau tidak. Tua atau muda, kaya atau miskin, semua telah terjangkiti hedonisme. Tak heran, pernah terjadi kasus pelajar menjual diri hanya demi memiliki HP dengan merk apel gigit. Oh No! Sebegitu akutnya hedonisme meracuni otak anak negeri.

Sikap hedonis lahir dari sekular kapitalisme yang dianut negeri ini, juga negeri-negeri yang lain di dunia. Ya, kesenangan materi adalah hal utama yang ditanamkan dalam pemahaman hedonisme. Kebahagiaan diukur dari banyaknya materi dan kemewahan yang dimiliki. Gaya hidup hedonisme tak lain hanyalah salah satu dampak dari naluri/gharizah baqa’ (mempertahankan diri) yang mendorong manusia mempertahankan diri atau menguasai sesuatu yang diinginkan.  

Sebagai seorang muslim, harusnya kita bersyukur dan bangga. Itu karena Islam tak hanya mengatur urusan ibadah semata. Lebih dari itu Islam juga sebagai ideologi yang memiliki pandangan hidup khas sesuai dengan akidah Islam. Kebahagian dalam Islam diukur ketika seorang hamba mendapatkan keridhoan dari penciptanya, Allah Swt. Bagaimana? Dengan cara menaati perintah Allah dan menjauhi larangaNya.

Bila kita bisa memaknai arti kebahagiaan secara benar maka dengan sendirinya kita akan mewujudkan langkah kehidupan kita sesuai dengan syariat Islam. Sebutlah dengan menerapkan pola hidup sederhana, bersyukur dengan apa yang kita miliki dan selalu 'melihat ke bawah' saat di luar sana masih banyak orang-orang yang masih membutuhkan. Hal tersebut bisa menjadi pengontrol bagi kita agar terhindar dari hedonisme.

Kebahagiaan sejati tidak diukur dari banyaknya harta atau mewahnya rumah, namun kebahagiaan itu apabila muncul ketenangan dalam hati dan selalu bersyukur atas rezeki yang telah Allah beri. Banyak atau sedikitnya rezeki adalah ketika ridho Allah menyertai, sehingga muncul sikap qana'ah dalam diri.

Sementara itu, negara yang menjadikan Islam sebagai ideologi, takkan membiarkan hutang berbau ribawi bertebaran memangsa rakyat. Hukum asal berhutang adalah boleh. Namun, kebolehan itu bisa berubah menjadi haram tatkala ada tambahan lain sebagai kompensasi di dalamnya. Sekecil apapun kompensasi atau keuntungan itu tetaplah haram. Sebagaimana dalam kaidah para ulama mengatakan, “Setiap utang piutang yang di dalamnya ditarik keuntungan, maka itu adalah riba“.

Dan Allah telah berfirman yang artinya, “Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba…” (Al Baqarah : 275)

Semoga Allah senantiasa melindungi kita dari jerat ribawi dan memberikan kita rezeki dan kehidupan yang berkah. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Hutang Ribawi Bikin Hidup Tak Harmoni

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Anggota Komisi IV Desak Pemerintah Batasi Kepemilikan Lahan

Anggota Komisi IV Desak Pemerintah Batasi Kepemilikan Lahan

Senin, 18 Jan 2021 09:52

Fraksi PKS Kembali Potong Gaji untuk Bantu Korban Bencana

Fraksi PKS Kembali Potong Gaji untuk Bantu Korban Bencana

Senin, 18 Jan 2021 09:15

Cintai Ibumu Tanpa Tapi, Tanpa Nanti

Cintai Ibumu Tanpa Tapi, Tanpa Nanti

Senin, 18 Jan 2021 08:57

Ibu Risma, Ngono Yo Ngono tapi Ojo Ngono

Ibu Risma, Ngono Yo Ngono tapi Ojo Ngono

Senin, 18 Jan 2021 08:31

5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Islamic State di Homs

5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Islamic State di Homs

Ahad, 17 Jan 2021 21:00

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Ahad, 17 Jan 2021 20:45

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS di Hari Pertama Menjabat Presiden

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS di Hari Pertama Menjabat Presiden

Ahad, 17 Jan 2021 20:22

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Ahad, 17 Jan 2021 20:14

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Ahad, 17 Jan 2021 19:54

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Ahad, 17 Jan 2021 19:43

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Ahad, 17 Jan 2021 19:42

Pro Kontra Vaksin

Pro Kontra Vaksin

Ahad, 17 Jan 2021 19:19

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Ahad, 17 Jan 2021 14:30

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Ahad, 17 Jan 2021 11:29

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Sabtu, 16 Jan 2021 23:17

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Sabtu, 16 Jan 2021 21:25

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Sabtu, 16 Jan 2021 21:05

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Sabtu, 16 Jan 2021 20:13

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Sabtu, 16 Jan 2021 16:41

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Sabtu, 16 Jan 2021 11:59


MUI

Must Read!
X