Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.022 views

Ketika Rezim Dagelan Takut Komika Lucu

 

Oleh: Vega Rahmatika Fahra, SH

Baru baru ini komedian lucu Bintang Emon menjadi sorotan publik. Semua berawal sejak Bintang Emon mengkritik kebijakan pemerintah tentang kasus Novel Baswedan. Kritik itu dilakukan Bintang Emon melalui video berdurasi 1 menit 42 detik yang mengungkap keanehan atas hasil keputusan jaksa yang menyatakan bahwa kasus Novel Baswedan adalah ketidaksengajaan.

Video tersebut berhasil menarik simpati warganet. Banyak yang mengapresiasi keberanian Bintang Emon, mulai dari Najwa Sihab, Ustad Felix dan tokoh publik lainnya. Video yang dikemas dengan "renyah" tersebut semakin banyak menyadarkan masyarakat bahwa hukum hari ini sangat tumpul pada keadilan hingga tagar #GakSengaja trending di jagat dunia maya.

Bintang Emon Ditero

Nyatanya apresiasi pada generasi yang melakukan kritik tidak berlaku. Bukannya diapresiasi, Emon malah diteror oleh para buzzer. Komika ini difitnah bahwa sebagai pecandu sabu-sabu. Akun media sosial Bintang Emon pun diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Lagi dan lagi, nampak jelas cacatnya negeri yang menganut sistem kapitalisme ini. Negeri yang membuat aturan suka-suka namun anti kritik dan minim apresiasi pada yang kritis. Kebebasan berpendapat hanya boleh bagi yang berkepentingan dan menguntungkan rezim, tapi jika merugikan mereka akan mendapatkan masalah.

Ternyata ketakutan rezim hari ini tidak hanya pada aktivis Islam yang dicap radikal, pada komika lucu seperti Bintang Emon pun mereka takut juga akan kekritisannya. Inilah yang menyebabkan generasi di Indonesia tidak pernah maju karena dihambat ketika menyampaikan pendapat. Lalu apa kabar dengan pemuda yang mengumbar kebencian pada Islam dan menistakan agama? Mereka dibebaskan begitu saja bahkan dicap sebagai duta Pancasila.

Sejatinya pemuda itu ibarat bibit unggul. Ia hadir dari perawatan yang baik. Pupuk berkualitas, tanah yang baik, air yang cukup, juga cuaca yang mendukung. Tidak cukup dengan itu, bibit tersebut juga harus mendapat perhatian atau perlakuan yang amat baik. Jika hal-hal tersebut tidak terpenuhi, maka bibit itu akan rusak dan tidak membawa manfaat.

Begitu juga halnya dengan pemuda. Generasi ini juga butuh perawatan intensif untuk menjadi pemuda baik yang mampu menjadi pemimpin yang baik kelak. Perawatan intensif itu berupa penjagaan aqidah, pendidikan yang berkualitas, lingkungan yang baik, pergaulan yang terjaga, ekonomi yang mantap, juga jaminan keamanan dan lain-lain.

Karena sejatinya di sepanjang sejarah perubahan suatu bangsa sangat ditentukan oleh generasi mudanya. Itulah sebabnya rezim hari ini menutup mulut dan mata pemuda dengan berbagai cara agar pemuda hari ini tidak kritis dan dilenakan dengan game dan tik-tok.

Padahal nasib bangsa, negara, dan Islam sangat ditentukan kiprah pemuda era sekarang. Tidak berlebihan kiranya Bung Karno dulu pernah berujar, ”Berikan sepuluh orang pemuda kepadaku, maka akan aku ubah dunia.” Itulah pengakuan jujur sang proklamator tersebut terhadap potensi pemuda dalam mengubah warna dunia ke arah yang lebih baik.

Majunya Negara Tergantung Kualitas Pemuda

Sungguh sangat berbeda cara apresiasi rezim hari ini dengan sistem Islam. Di awal dakwah Islam, pengikut Rasulullah kebanyakan dari kalangan pemuda dan remaja bahkan ada yang masih anak-anak. Diantaranya adalah Ali bin Abi Thalib dan Zubair bin Awwam. Mereka berdua ketika itu berusia 8 tahun. Thalhah bin Ubaidillah berusia 11 tahun. Al-Arqam bin  Abi Al Arqam berusia 12 tahun. Abdullah bin Mas’ud berusia 14 tahun, yang kelak menjadi ahli tafsir yang terkemuka. Sa’ad bin Abi Waqqash berusia 17 tahun, yang kelak menjadi panglima perang yang menundukkan negara super power di zamannya yaitu kerajaan Persia.

Ja’far bin Abi Thalib berusia 18 tahun. Zaid bin Haritsah berusia 20 tahun, Ustman bin Affan berusia 20 tahun, Mus’ab bin Umair berusia 24 tahun, Umar bin Khattab berusia 26 tahun, Abu Ubaidah ibnul Jarah berusia 27 tahun, Bilal bi Rabbah berusia 30 tahun, Abu Salamah berusia 30 tahun, Abu Bakar Ash Siddiq berusia 37 tahun, Hamzah bin Abdil Muthalib berusi 42 tahun, Ubadah bin Al Harist yang paling tua di antara semua shahabat berusia 50 tahun.

Dan masih terdapat puluhan ribu pemuda lain yang terlibat aktivitas dalam dakwah menegakkan panji-panji Islam di masa hidup Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam. Umumnya mereka adalah pemuda, bahkan remaja yang baru beranjak dewasa. Adalah Usamah bin Zaid, ketika itu berusia 18 tahun, yang diangkat Nabi SAW sebagai panglima perang pasukan Islam ketika menyerbu Syam. Padahal di antara pasukan Islam terdapat shahabat seperti Abu Bakar,  Umar bib Khattab yang lebih tua darinya. Begitu juga Abdullah bin Umar, jiwa perjuangan Islam telah memanasi jiwanya sejak usia 13 tahun.

Di sini bisa kita lihat betapa bedanya perlakuan yang diberikan terhadap potensi pemuda. Apakah rezim yang takut kritik dari pemudanya, ataukah sistem paripurna yang begitu menghargai pemuda yang akan kita pilih? Akal sehat dan iman kita tentu mampu memilih mana yang terbaik. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

Jum'at, 27 Nov 2020 23:06

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Jum'at, 27 Nov 2020 22:38

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Jum'at, 27 Nov 2020 21:45

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Jum'at, 27 Nov 2020 21:14

Teh Jahe dapat Turunkan Berat Badan

Teh Jahe dapat Turunkan Berat Badan

Jum'at, 27 Nov 2020 21:05

Kemenag Alokasikan 5,7 Triliun Bantuan Pemulihan Ekonomi untuk Pendidikan Agama

Kemenag Alokasikan 5,7 Triliun Bantuan Pemulihan Ekonomi untuk Pendidikan Agama

Jum'at, 27 Nov 2020 21:00

Menlu Saudi: Pemberontak Syi'ah Houtsi Dukungan Iran Di Balik Permasalahan di Yaman

Menlu Saudi: Pemberontak Syi'ah Houtsi Dukungan Iran Di Balik Permasalahan di Yaman

Jum'at, 27 Nov 2020 20:46

Pengadilan Banding Potong Hukuman Penjara Penembak Mati 6 Jamaah di Masjid Quebec Jadi 25 Tahun

Pengadilan Banding Potong Hukuman Penjara Penembak Mati 6 Jamaah di Masjid Quebec Jadi 25 Tahun

Jum'at, 27 Nov 2020 19:00

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Jum'at, 27 Nov 2020 16:45

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

Jum'at, 27 Nov 2020 11:39

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Jum'at, 27 Nov 2020 10:36

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Jum'at, 27 Nov 2020 09:21

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 08:25

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Jum'at, 27 Nov 2020 07:16

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Jum'at, 27 Nov 2020 05:32

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 05:10

Mulai Pertarungan Politik Istana

Mulai Pertarungan Politik Istana

Kamis, 26 Nov 2020 23:23

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Kamis, 26 Nov 2020 23:22

Ketika Jokowi Goyah

Ketika Jokowi Goyah

Kamis, 26 Nov 2020 22:20

Copot Segera Pangdam Jaya

Copot Segera Pangdam Jaya

Kamis, 26 Nov 2020 21:16


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X