Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.116 views

Belajar Itu Pasti, Beraspirasi Harus!

 

Oleh:

Fita Rahmania S. Keb.Bd || Aktivis Fikrul Islam

 

PEMUDA adalah pemegang tampuk kekuasaan di masa mendatang. Mereka yang akan menjadi pengurus ummat sekaligus penunjuk arah peradaban. Sehingga mempersiapkan bekal mereka sejak dini sangatlah penting. Hal itu yang akan menentukan seperti apa kualitas mereka dalam mengabdikan diri untuk bangsanya.

Wajah pendidikan hari ini merupakan cerminan calon generasi muda. Pendidikan yang mengasah seluruh potensi anak, mulai dari segi intelektual, spiritual, hingga emosionalnya sangat dibutuhkan dalam menghasilkan generasi unggul. Namun sayang, pendidikan sekarang rupanya tak berjalan demikian, yakni sangat kurang dari segi spiriritual dan emosional. Pelajar dibuat apatis, tak peduli dengan lingkungan sekitarnya, sibuk mengurus diri sendiri, alias individualistis. Begitu pula dengan pelajaran agama yang kini disunat habis-habisan, membuat mereka miskin iman.

Sedangkan bagi pelajar yang kritis hanya dibolehkan merdeka dari segi belajar, namun tidak dengan kebebasan beraspirasinya. Seperti dalam kasus demonstrasi yang dilakukan oleh pelajar menolak disahkannya Omnibus Law Cipta Kerja ternyata mendapat pelarangan dari pihak berwenang. Bahkan kepolisian mengancam tidak akan mengeluarkan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) yang biasa digunakan untuk melamar pekerjaan bagi pelajar yang ikut aksi.

Diketahui, pada (8/10/2020) lalu 3.862 orang ditangkap di berbagai wilayah Indonesia. Mayoritas pelajar, yaitu 1.548 orang dari Sulawesi Selatan, Jakarta, Sumatra Utara, dan Kalimantan Tengah. (cnnindonesia.com, 14/10/2020)

Tentu kebijakan untuk tidak mengeluarkan SKCK adalah kebijakan pragmatis. Kebijakan tersebut terkesan tidak adil dan beruansa otoriter, di tengah negeri yang katanya demokratis. Berbagai pihak pun ramai mengkritisinya. Mulai dari KPAI, Kontras, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), hingga pengamat kepolisian.

Dikutip dari suarajabar.com, Lembaga Advokasi Hak Anak (LAHA) mengatakan polisi yang menjegal untuk partisipasi anak itu problem, dan menggunakan ancaman agar anak tidak bersuara itu juga jauh lebih problem. Andi menilai upaya yang dilakukan pelajar untuk mengikuti aksi tidak bisa dikategorikan sebagai perbuatan melanggar hukum. Pasalnya, kata dia, setiap anak memiliki hak untuk menyampaikan aspirasinya dan dilindungi oleh Undang-Undang.

Senada dengan itu, Bambang Rukminto sebagai pengamat kepolisian dari Institut for Security Strategic Studies (IseSS) menjelaskan, perlunya kehati-hatian dari kepolisian menangani para pelajar yang ikut demo. Unjuk rasa bukan pelanggaran hukum, melainkan perbuatan legal yang dilindungi undang-undang.

Dengan demikian, negeri ini tak sepatutnya mempermasalahkan aksi demonstrasi yang dimotori oleh pelajar. Toh, di alam demokrasi aspirasi adalah hak setiap warga negara. Atau slogan tersebut hanya sekedar basa basi semata demi mengelabui semua orang untuk tetap setia pada sistem demokrasi?

Para remaja atau pemuda yang berjuang menyuarakan kebenaran harusnya didukung dan diarahkan untuk tidak berbuat kerusakan, bukan malah dibungkam supaya jera. Penguasa tak perlu gusar dikritisi jika memang kebijakan yang dibuat/ diambil sudah sesuai dengan kebutuhan rakyat dan tidak merugikan rakyatnya.

Namun, pada kenyataannya kebijakan penguasa sekarang memang perlu dikritik karena berpotensi membahayakan kehidupan rakyat juga negara. Seperti lahirnya UU yang prokapitalis bukan prorakyat, aksi persekusi ulama, juga aktivis Islam. Ide-ide komunisme, islamofobia, dan apa pun yang tak sesuai Islam harus dilawan dan dikoreksi.

Tentu bukan hal yang salah jika generasi muda melakukan aktivitas politik, mengoreksi kebijakan penguasa yang tidak membela kepentingan umat, atau ketika penguasa lalai terhadap tugas utamanya mengurusi kepentingan umat.

Rasulullah Saw. bersabda, “Sebaik-baik jihad adalah perkataan yang benar kepada pemimpin yang zalim.” (HR Ahmad, Ibn Majah, Abu Dawud, al-Nasa’i, al-Hakim, dan lainnya).*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Pajak, Tanda Hidup Belum Berkah

Pajak, Tanda Hidup Belum Berkah

Selasa, 15 Jun 2021 10:06

Soal Haji, Mari Cari Solusi

Soal Haji, Mari Cari Solusi

Selasa, 15 Jun 2021 07:43

Iseng Membaca Zodiak Dalam Islam, Bolehkah?

Iseng Membaca Zodiak Dalam Islam, Bolehkah?

Senin, 14 Jun 2021 20:23

Islam adalah Agama Sosial

Islam adalah Agama Sosial

Senin, 14 Jun 2021 20:15

Saudi Izinkan Wanita Tanpa Mahram Untuk Mendaptar Haji Untuk Tahun Ini

Saudi Izinkan Wanita Tanpa Mahram Untuk Mendaptar Haji Untuk Tahun Ini

Senin, 14 Jun 2021 17:05

IRC Kutuk Serangan Mematikan Terhadap Rumah Sakit Di Afrin Yang Menewaskan Belasan Warga Sipil

IRC Kutuk Serangan Mematikan Terhadap Rumah Sakit Di Afrin Yang Menewaskan Belasan Warga Sipil

Senin, 14 Jun 2021 13:35

Taliban: Keamanan Bandara Dan Kedutaan Tanggung Jawab Orang Afghanistan

Taliban: Keamanan Bandara Dan Kedutaan Tanggung Jawab Orang Afghanistan

Senin, 14 Jun 2021 11:30

Parlemen Israel Pilih Naftali Bennett Sebagai PM Baru, Akhiri Pemerintahan Lama Netanyahu

Parlemen Israel Pilih Naftali Bennett Sebagai PM Baru, Akhiri Pemerintahan Lama Netanyahu

Senin, 14 Jun 2021 10:42

Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Senin, 14 Jun 2021 07:23

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Senin, 14 Jun 2021 07:08

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Ahad, 13 Jun 2021 22:33

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Ahad, 13 Jun 2021 22:08

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

Ahad, 13 Jun 2021 21:45

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Ahad, 13 Jun 2021 21:20

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Ahad, 13 Jun 2021 21:15

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

Ahad, 13 Jun 2021 21:00

Your Life is Your Choice!

Your Life is Your Choice!

Ahad, 13 Jun 2021 20:52

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Ahad, 13 Jun 2021 20:00

Jihad Islam Serukan Persatuan Untuk Melawan 'Pos Pemeriksaan Kematian' Israel

Jihad Islam Serukan Persatuan Untuk Melawan 'Pos Pemeriksaan Kematian' Israel

Ahad, 13 Jun 2021 18:55

Soal Capres 2024, Fahri Hamzah: Bukan Bicara Figur Doang, Tapi Idenya Apa?

Soal Capres 2024, Fahri Hamzah: Bukan Bicara Figur Doang, Tapi Idenya Apa?

Ahad, 13 Jun 2021 17:20


MUI

Must Read!
X